Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Merasa Difitnah Terima Uang dari Pemda, BEM Gorontalo Polisikan Salah Satu Pemilik Akun

Published

on

GORONTALO-Merasa difitnah dan dituding gerakan mereka ditunggangi kepentingan politik, ketua-ketua Badan Eksekutive Mahasiswa (BEM) Provinsi Gorontalo melaporkan salah satu pemilik akun facebook ke Polisi.

Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Rivaldi Ibura mengatakan, awalnya mereka tidak mempermasalahkan postingan yang menuding bahwa aksi tanggal 16 Juli 2020 yang mereka lakukan itu disetting oleh salah satu anggota partai politik. Mereka juga merasa tidak pernah menerima sejumlah uang dari pemerintah daerah sebagaimana tuduhan akun tersebut.

“Akan tetapi, setelah dua hari berlalu postingan itu kembali di bagikan oleh akun facebook lain. Sehingga atas dasar itu, kami sepakat melaporkan ini ke pihak berwajib karena sudah dikonsumsi publik dan menjadi fitnah di sana sini,” terang Aldi.

Adapun poin yang menjadi tuntutan lanjut Aldi, lembaga BEM merasa di rugikan atas postingan yang dilakukan pemilik akun Kartin Bobihoe yang menyebutkan bahwa pihak mereka telah menerima sejumlah uang dari Pemda.

Ia juga menegaskan bahwa aksi yang dilakukan tanggal 16 Juli 2020 tidak pernah di setting atau di tunggangi oleh Anggota atau partai politik tertentu, melainkan murni untuk kepentingan rakyat dengan menolak masuknya Tenaga Kerja Asing di Gorontalo Utara.

“Dan atas dasar itu, kami terpaksa menempuh jalur hukum demi menjaga nama baik BEM,” pungkas Aldi

Advertorial

Resmi Terpilih! Dicky Rahmansyah dari FMIPA Rebut Mahkota Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

Published

on

UNG – Teka-teki mengenai siapa pemegang takhta mahasiswa paling inspiratif di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tahun ini akhirnya terjawab. Melalui persaingan akademik yang sangat ketat, Dicky Rahmansyah, mahasiswa perwakilan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), resmi dikukuhkan sebagai Terbaik I dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) UNG Tahun 2026 untuk kategori Program Sarjana.

Dicky berhasil menduduki posisi puncak setelah mengumpulkan akumulasi poin tertinggi, menyisihkan delegasi-delegasi tangguh dari fakultas lainnya. Menyusul di bawahnya, predikat Terbaik II berhasil diraih oleh wakil dari Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), sementara posisi Terbaik III ditempati oleh perwakilan dari Fakultas Kedokteran (FK).

Ketua Panitia Pelaksana Pilmapres UNG 2026, Magdalena Pakaya, S.Farm., M.Si., memaparkan bahwa kemenangan Dicky merupakan murni hasil penilaian objektif dari dewan juri yang mengacu pada tiga komponen fundamental.

“Menjadi yang terbaik di UNG berarti peserta harus terbukti unggul secara komprehensif. Penilaian tersebut meliputi kualitas naskah gagasan kreatif atau produk inovatif, bobot portofolio dan capaian unggulan selama menjadi mahasiswa, serta kecakapan dalam berbahasa Inggris,” jelas Magdalena.

Ia menambahkan, “Melalui tahapan seleksi yang sangat ketat dan objektif ini, kami telah mendapatkan sosok terbaik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap membawa nama harum UNG di tingkat regional maupun nasional.”

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., turut memberikan ucapan selamat sekaligus suntikan motivasi bagi sang jawara. Baginya, kemenangan Dicky adalah cerminan prestasi seluruh civitas akademika UNG.

“Selamat kepada Dicky Rahmansyah. Kami berharap Anda dapat menjadi duta terbaik yang mampu menghadirkan prestasi gemilang bagi kampus di kompetisi tingkat nasional nanti. Jangan cepat berpuas diri, karena perjuangan yang sesungguhnya baru saja dimulai,” pesan Prof. Amir.

Sebagai wujud komitmen institusi, Prof. Amir menegaskan bahwa Bidang Kemahasiswaan UNG akan segera merancang program pembimbingan dan pendampingan intensif. Langkah strategis ini dipersiapkan guna memastikan Dicky beserta tim pendukungnya mampu tampil dengan performa maksimal saat bersaing menghadapi deretan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi top lainnya di Indonesia.

Continue Reading

Advertorial

Ketat! 3 Indikator Ini Jadi Penentu Kemenangan 12 Finalis Pilmapres UNG 2026

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menggelar ajang kompetisi tahunan paling bergengsi bagi para intelektual mudanya. Sebanyak 12 mahasiswa terbaik resmi terpilih untuk beradu gagasan dan rekam jejak dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Universitas Tahun 2026.

Belasan finalis tersebut merupakan delegasi pilihan yang mewakili 11 fakultas dan program pendidikan vokasi di lingkungan Kampus Kerakyatan. Mereka tidak sekadar memikul nama baik fakultas masing-masing, tetapi juga dituntut untuk membawa inovasi yang diharapkan mampu memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat luas.

Ketua Panitia Pelaksana Pilmapres UNG 2026, Magdalena Pakaya, S.Farm., M.Si., menjelaskan bahwa ajang ini merupakan wadah strategis untuk menjaring mahasiswa yang unggul secara paripurna.

“Pilmapres bukan hanya mencari mereka yang unggul secara nilai di dalam kelas, tetapi juga mahasiswa yang memiliki kreativitas tinggi serta kontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui kompetisi ini, UNG ingin menjaring sosok inspiratif dengan kemampuan akademik terbaik yang siap menjadi wajah universitas di tingkat regional hingga nasional,” papar Magdalena.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga indikator utama yang menjadi penentu kemenangan para finalis. Ketiga aspek tersebut meliputi penilaian Naskah Gagasan Kreatif atau Produk Inovatif (menguji kemampuan menawarkan solusi atas permasalahan riil), Portofolio Capaian Unggulan (rekam jejak prestasi dan organisasi selama kuliah), serta kecakapan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., mengungkapkan bahwa Pilmapres juga menjadi instrumen penting untuk mengukur kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Mengingat ketatnya standar penilaian yang diterapkan, kompetisi ini diakui sebagai salah satu ajang paling bergengsi yang bermuara hingga ke tingkat nasional.

“Diharapkan sosok yang terpilih pada kompetisi ini adalah benar-benar mahasiswa terbaik. Kita tidak hanya sekadar mencari seorang juara tingkat kampus, tetapi mencari representasi terbaik UNG yang memiliki portofolio mumpuni dan mental juara untuk bersaing di panggung nasional,” tegas Prof. Amir.

Continue Reading

Advertorial

Adu Cerdas! 155 Saintis Muda UNG Bersaing Ketat di Ajang ONMIPA 2026

Published

on

UNG – Atmosfer kompetisi akademik di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kian memanas. Sebanyak 155 mahasiswa terbaik yang mewakili delapan fakultas dan sekolah vokasi saling unjuk kemampuan dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026 tingkat universitas.

Ajang bergengsi ini bukan sekadar perlombaan akademik tahunan biasa, melainkan menjadi panggung pembuktian bagi para “saintis muda” di Kampus Kerakyatan tersebut. Ratusan mahasiswa ini bersaing ketat untuk memperebutkan posisi sebagai delegasi terbaik yang akan mewakili UNG di tingkat regional hingga nasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Mohamad Amir Arham, menegaskan bahwa kompetisi ini adalah wadah strategis untuk menjaring talenta unggul dan mematangkan mental peserta.

“Ini adalah momen penting untuk meningkatkan budaya kompetisi akademik di lingkungan kampus. Kami ingin para mahasiswa menunjukkan potensi terbaiknya di bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Melalui proses seleksi ini, kita melakukan pemantapan kualitas sebelum melangkah ke persaingan di tingkat nasional,” ujar Amir.

Sementara itu, mewakili Rektor UNG, Wakil Rektor Bidang Akademik, Abdul Hafidz Olii, turut memberikan pandangannya. Ia menekankan bahwa kompetisi ONMIPA merupakan bagian dari langkah strategis kampus dalam mendorong peningkatan kualitas mahasiswa, khususnya di bidang sains dan teknologi.

Lebih lanjut, Abdul Hafidz menyoroti urgensi penguatan kompetensi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi menuju era industri 5.0. Menurutnya, penguasaan di bidang-bidang tersebut menjadi kunci utama bagi lulusan perguruan tinggi agar mampu beradaptasi dan berkontribusi secara nyata dalam perubahan zaman.

“Melalui ajang ini, UNG sangat optimistis dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya hebat di atas kertas ujian, tetapi juga siap menjadi motor penggerak transformasi di bidang keilmuan sains maupun teknologi pada masa depan,” pungkasnya.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler