Connect with us

Kabupaten Gorontalo

Nelson Terima Bantuan APD dan Sembako dari Bank Sulutgo

Published

on

KABGOR-Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), Alat Bantu untuk lansia, dan paket sembako diberikan Bank Sulutgo Cabang Limboto kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Bantuan yang akan dibagi-bagikan ke masyarakat dan petugas medis itu diterima langsung Bupati Nelson Pomalingo, Kamis (14/5).

“Alhamdulillah hari ini BSG membantu pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dalam menangani Covid-19, dalam bentuk APD, Alat Bantu untuk lansia, dan paket sembako yang insyaAllah kita salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan” ujar Nelson di Halaman Kantor Bupati Gorontalo.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bank Sulutgo yang turut peduki dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Gorontalo. Saya berharap bukan hanya Bank SulutGo tapi juga bank lain apalagi yang BUMN. Karna Bank SulutGo ini hanya BUMD” kata Nelson.

Sementara itu, Pimpinan Bank SulutGo Cabang Limboto Yusuf Husain mengatakan, Bank Sulutgo sebenarnya telah menyiapkan bantuam berupa paket sembako, APD, dan alat bantu untuk lansia seperti kursi kursi roda, tongkat dan lain-lain untuk warga terdampak Covid-19 di wilayah Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo. Dan untuk di Kabgor, pihak bank memberikan 500 paket sembako dengan nilai Rp. 50 Juta, APD, 1 buah kursi roda, dan 5 huah tongkat.

“Bantuan ini adalah amanah dari Bank SulutGo untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo. Dimana juga daerah lain yang ada di Sulawesi Utara dan Gorontalo mendapat bantuan seperti ini,” ujar Yusuf Husain.

Daerah

Semarak Budaya Hulondalo Youth Culture Festival 2026 di SMAN 1 Telaga: Kolaborasi Kemenbud RI dan Elnino Mohi Hadirkan Seni Tradisi hingga Bedah Film Dokumenter

Published

on

KABUPATEN GORONTALO – Rangkaian program kebudayaan bertajuk “Hulondalo Youth Culture Festival 2026” sukses diselenggarakan dengan penuh kemeriahan di Aula SMA Negeri 1 Telaga, Kabupaten Gorontalo, pada Minggu (1/11/2026). Perhelatan akbar ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Anggota Komisi X DPR RI daerah pemilihan Gorontalo, Elnino M. Husein Mohi.

Festival ini dirancang sebagai ruang apresiasi dan edukasi inklusif bagi generasi muda di lingkungan satuan pendidikan. Sebanyak 100-an peserta yang terdiri atas siswa dan para guru SMAN 1 Telaga larut dalam berbagai suguhan budaya yang komprehensif, mencakup pertunjukan seni tradisi, pameran wastra kriya, ragam gastronomi pusaka daerah, hingga forum bedah film dokumenter kebudayaan.

Sejak pagi hari, suasana panggung utama diwarnai oleh lantunan magis seni tutur lisan Tanggomo yang sarat pesan moral dan sejarah lokal, dilanjutkan dengan gerak gemulai penari adat berbusana tradisional Gorontalo. Di sisi lain aula, peserta disuguhi eksebisi tenun sulam Karawo yang memperlihatkan kerumitan, ketelitian, serta nilai filosofis di balik sehelai kain khas Gorontalo.

Keistimewaan festival kian terasa dengan adanya etalase kuliner tradisional Gorontalo. Para peserta dan tamu undangan disajikan aneka ragam panganan warisan leluhur, mulai dari kelezatan kuah jagung rempah Binthe Biluhuta, gurihnya Ilabulo, hingga legitnya kue tradisional khas Gorontalo seperti Tiliaya dan Popolulu.

Anggota Komisi X DPR RI, Elnino M. Husein Mohi, dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh Tenaga Ahli Komisi X DPR RI, N. Syamsu Panna, S.Kom, menegaskan pentingnya menancapkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap identitas budaya lokal di tengah gempuran tren global.

“Kegiatan Hulondalo Youth Culture Festival ini dihadirkan tidak lain dan tidak bukan untuk terus menggali, memupuk, serta memperteguh rasa cinta generasi muda terhadap kebudayaan daerah kita sendiri. Anak-anak muda Gorontalo harus berdiri dengan kepala tegak, bangga akan tutur Tanggomo, bangga memakai sulam Karawo, dan mencintai warisan rasa leluhurnya. Kemajuan zaman dan teknologi tidak boleh membuat kita terasing dari akar sejarah bumi pertiwi,” tegas N. Syamsu Panna saat membacakan penggalan pidato sambutan Elnino.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Roni R. Mamu, S.Pd, yang hadir langsung menyaksikan antusiasme para siswa. Menurutnya, menghadirkan ekosistem kebudayaan ke ruang kelas adalah langkah konkret penguatan karakter bangsa.

“Kami menyambut luar biasa sinergi nyata antara Kementerian Kebudayaan dan Bapak Elnino di Komisi X DPR RI. Membawa pementasan tradisi, kriya Karawo, kuliner lokal, hingga sinema ke sekolah membuktikan bahwa nilai luhur Gorontalo sangat fleksibel dan relevan bagi generasi masa kini. Ini adalah wadah edukasi kontekstual yang sangat memperkaya wawasan budi pekerti peserta didik,” ujar Roni R. Mamu.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik terpilihnya SMAN 1 Telaga sebagai pusat penyelenggaraan festival budaya ini. Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Telaga, Ayus Nusi, dalam keterangannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya.

“Kehadiran festival ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga dan berbeda bagi anak-anak kami. Mereka tidak sekadar membaca teori di buku, melainkan menyaksikan langsung pertunjukan sastra Tanggomo, melihat proses kain Karawo, hingga mencicipi kuliner pusaka daerahnya. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus berlanjut agar anak-anak muda kita memiliki benteng karakter yang kokoh,” kata Ayus Nusi.

Salah satu agenda utama yang menyedot perhatian besar para peserta adalah sesi penayangan dan bedah film dokumenter kebudayaan. Melalui forum diskusi interaktif ini, para siswa dan guru diajak membedah sudut pandang sinematografi, teknik riset budaya, serta bagaimana media audio-visual dapat digunakan sebagai instrumen modern untuk mendokumentasikan kearifan lokal agar tetap lestari dan komunikatif bagi khalayak luas.

Rangkaian kegiatan Hulondalo Youth Culture Festival 2026 diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pengisi acara, sesi tanya-jawab interaktif, serta foto bersama antara seluruh pemangku kepentingan kebudayaan bersama guru dan siswa SMAN 1 Telaga.

Continue Reading

Gorontalo

Salurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu

Published

on

Gorontalo – Yayasan Ishak Abdi Cendekia (IAC) menyalurkan paket bantuan pendidikan untuk siswa sekolah dasar di Gorontalo. Paket tersebut berisi kebutuhan sekolah, antara lain seragam, topi, hingga sepatu.

Ketua IAC, Ronal Iliya, mengatakan bantuan itu ditujukan untuk meringankan pengeluaran orang tua, terutama keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak.

“Jangan sampai anak berhenti sekolah karena tak punya sepatu,” kata relawan Elnino Center tersebut, Senin, 24 Agustus 2026.

Kebutuhan perlengkapan sekolah, lanjut Ronal, terlihat sederhana, tapi bukan pengeluaran yang kecil bagi sebagian keluarga. Karena itu, bantuan diberikan dalam bentuk paket lengkap yang dapat meringankan pengeluaran orang tua.

“Harapannya, orang tua so tidak pusing lagi dengan seragam, sepatu, dll,” jelas Ronal.

IAC, yayasan yang dikelola secara gotong-royong ini, sepenuhnya memfokuskan kegiatannya pada bidang pendidikan. IAC meyakini pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah nasib seseorang. Ke depan, IAC mengarahkan kegiatannya pada pendampingan pendidikan, posko informasi beasiswa, termasuk aspirasi PIP dan KIP Kuliah.

Continue Reading

Gorontalo

Sebut Tim Pemeriksa Masih Bekerja: Jawaban Diplomatis Rektor Universitas Gorontalo Soal Kisruh Keuangan

Published

on

Gorontalo – Merespons pusaran polemik yang tengah mengguncang institusinya, Rektor Universitas Gorontalo (UNIGO) Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si. akhirnya angkat bicara terkait dugaan penggelapan dana mahasiswa di Fakultas Perikanan, Kehutanan, dan Pertanian (FPKP) yang kini menjadi sorotan tajam publik.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Robby Hunawa menegaskan bahwa manajemen rektorat saat ini memilih mengambil sikap berhati-hati dan belum dapat membeberkan substansi perkara secara mendalam ke ruang publik. Hal tersebut lantaran tim pemeriksa internal masih terus bekerja merampungkan seluruh rangkaian proses audit dan klarifikasi materiil.

“Mohon maaf, untuk saat ini saya belum bisa memberikan keterangan ataupun menjawab materi pertanyaan lebih jauh. Kami harus menghormati proses yang ada karena tim pemeriksa internal saat ini masih bekerja melaksanakan tugasnya di lapangan,” ungkap Robby Hunawa, Rabu (01/07/2026).

Rektor menekankan bahwa seluruh lapisan civitas akademika maupun masyarakat luas sebaiknya menahan diri dan menunggu hasil pemeriksaan resmi yang sedang bergulir. Ia menjanjikan, otoritas tertinggi kampus akan segera merilis transparansi informasi secara gamblang kepada publik begitu investigasi internal mencapai titik final.

“Sebaiknya tunggu saja prosesnya hingga tuntas. Nanti pasti akan ada keterangan rilis resmi dari universitas setelah seluruh tahapan pemeriksaan diselesaikan secara menyeluruh,” tambah Robby secara diplomatis.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, isu miring mengenai dugaan penggelapan dana di lingkungan FPKP UNIGO pertama kali meledak ke publik pascaberedarnya surat pemanggilan resmi dari birokrasi kampus terhadap belasan mahasiswa. Pemanggilan tersebut ditujukan untuk mencocokkan dokumen kuitansi manual dengan data digital, menyusul adanya gelombang laporan keberatan dari para mahasiswa yang merasa dirugikan oleh pola penataan administrasi keuangan di fakultas tersebut.

Hingga laporan berkala ini diturunkan, pos pemeriksaan internal di tingkat yayasan maupun universitas dilaporkan masih berada pada fase pendalaman intensif. Pihak Universitas Gorontalo sendiri terpantau belum mengeluarkan diktum keputusan ataupun kesimpulan hukum apa pun terkait hasil investigasi yang dilakukan oleh tim pemeriksa.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler