Connect with us

Advertorial

Pembinaan CPNS dan PPPK di Pohuwato: Membangun ASN yang Profesional dan Disiplin

Published

on

Pohuwato – Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan CPNS dan PPPK Tahap I Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Taspen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Panua, Kamis (18/09/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, Kepala BKPSDM Pohuwato, Supratman Nento, serta Kepala Cabang Taspen Gorontalo, Alfridz Frans Sumolang, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Iwan S. Adam mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada BKPSDM Pohuwato dan Taspen Cabang Gorontalo yang telah memprakarsai acara ini. “Saya berharap kepada CPNS dan PPPK agar senantiasa menanamkan disiplin, termasuk dalam menjaga kelengkapan atribut pakaian dinas. ASN dan PPPK adalah pelayan masyarakat, sehingga keteladanan harus ditunjukkan dari hal-hal yang paling dasar,” ujarnya.

Wabup Iwan juga menyampaikan bahwa ia hadir mewakili Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang sedang menghadiri agenda kedinasan lainnya pada saat bersamaan.

Sementara itu, Kepala Cabang Taspen Gorontalo, Alfridz Frans Sumolang, menjelaskan bahwa seluruh CPNS dan PPPK otomatis menjadi peserta Taspen dengan hak dan kewajiban sesuai regulasi yang berlaku. “Taspen bukan hanya asuransi sosial bagi ASN dan PPPK, tetapi juga terus berinovasi dalam memberikan layanan,” katanya. Ia juga memperkenalkan program terbaru, yakni Aplikasi Andal by Taspen yang akan diluncurkan pada 1 Januari 2025. Aplikasi ini akan fokus pada layanan digital. Selain itu, ada juga Taspen Bright Life yang memberikan perlindungan kesehatan dan kematian untuk ASN dan PPPK, serta Taspen Save, tabungan persiapan pensiun.

Alfridz menambahkan, “Taspen terus melakukan transformasi melalui digitalisasi agar proses autentikasi dan layanan peserta semakin mudah, cepat, dan aman.”

Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh 636 peserta, yang terdiri dari 621 PPPK Tahap I dan 15 CPNS. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Syaiful Safri Luma, menjelaskan secara rinci jumlah peserta yang terbagi dalam berbagai kategori. “621 PPPK Tahap I terdiri dari 7 guru, 64 tenaga kesehatan, dan 550 tenaga teknis, yang meliputi 370 jabatan pelaksana dan 180 jabatan fungsional,” terangnya.

Syaiful juga menyampaikan bahwa tujuan dari pembinaan ini adalah untuk membentuk aparatur yang kompeten, profesional, disiplin, serta berakhlak mulia, sesuai dengan nilai-nilai dasar ASN. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung visi-misi pemerintah daerah, serta memperkuat karakter ASN untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Daerah Pohuwato melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk membentuk ASN yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan dukungan dari program Taspen yang semakin modern, diharapkan CPNS dan PPPK di Pohuwato dapat lebih siap menjalankan tugas pengabdian mereka kepada masyarakat dan negara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertorial

TATAP PEKAN SENI UNG: Tim FOK Matangkan Strategi Lomba Lewat Technical Meeting di Rektorat

Published

on

UNG – Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) memantapkan kesiapan dan komitmennya dalam menyambut Pekan Seni Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2026. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan intensif Tim FOK UNG dalam agenda technical meeting (TM) yang digelar di Lantai 4 Rektorat UNG, Sabtu (16/05/2026).

Pertemuan teknis ini menjadi tahapan krusial sebelum dibukanya tirai kompetisi Pekan Seni UNG. Agenda utama pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan regulasi teknis, mekanisme perlombaan, tata tertib, sinkronisasi jadwal, hingga pemetaan kesiapan kontingen dari seluruh fakultas di lingkungan universitas.

Partisipasi aktif dalam TM ini menegaskan keseriusan FOK UNG dalam menyusun strategi dan mempersiapkan delegasi mahasiswa terbaik mereka. Melalui ajang ini, FOK UNG ingin membuktikan bahwa mahasiswanya tidak hanya unggul di arena olahraga dan sains kesehatan, melainkan juga memiliki daya saing tinggi dalam ranah ekspresi seni dan budaya.

Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan tim official dan peserta dalam mengawal tahapan awal ini. Ia meminta seluruh delegasi untuk tampil penuh percaya diri.

“Keikutsertaan Tim FOK UNG dalam technical meeting Pekan Seni Universitas Negeri Gorontalo merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan seluruh kesiapan taktis kami. Kami mendorong mahasiswa FOK untuk tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan kreativitas terbaik, serta menjaga nama baik fakultas dan universitas,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.

Lebih lanjut, Dr. Hartono menekankan bahwa Pekan Seni merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah potensi nonakademik sekaligus mempererat solidaritas antar-sivitas akademika.

“FOK UNG percaya bahwa esensi prestasi mahasiswa bersifat holistik, tidak hanya diukur dari capaian akademis di ruang kuliah, tetapi juga dari kemampuan mengaktualisasikan bakat, seni, dan karakter. Kami berharap momentum ini dapat memperkuat reputasi positif UNG sebagai kampus yang mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh,” tambahnya.

Ajang Pekan Seni UNG 2026 ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta kreatif baru, membangun iklim kompetisi yang sehat, serta menumbuhkan apresiasi yang mendalam terhadap kelestarian budaya di lingkungan kampus kerakyatan tersebut.

Continue Reading

Advertorial

CATAT JADWALNYA! UNG Resmi Buka Pembayaran UKT Maba Jalur SNBP 2026 Hingga 25 Mei

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara resmi membuka tahapan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 yang dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Tahapan ini merupakan bagian krusial dari rangkaian registrasi ulang sebelum para calon mahasiswa resmi memulai kegiatan akademik di kampus.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan UNG, Darman, S.Kom., M.Ap., menjelaskan bahwa masa pembayaran UKT dijadwalkan berlangsung dari tanggal 11 Mei hingga 25 Mei 2026. Guna memudahkan proses transaksi, UNG telah bekerja sama dengan sejumlah bank mitra, yakni Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Calon mahasiswa baru dapat melakukan pembayaran melalui teller maupun anjungan tunai mandiri (ATM). Selain itu, sistem pembayaran daring (online) juga tersedia melalui aplikasi mobile banking milik Bank Mandiri dan BTN.

“Dengan berbagai opsi layanan perbankan yang kami sediakan, diharapkan calon mahasiswa dapat dengan mudah dan cepat menyelesaikan proses registrasi administrasi mereka tanpa kendala,” ujar Darman.

Darman juga mengingatkan para calon mahasiswa untuk wajib menyimpan struk atau bukti pembayaran UKT sebagai dokumen administrasi resmi pada tahapan registrasi berikutnya. Sementara itu, khusus bagi mahasiswa penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang telah lolos verifikasi, mereka diwajibkan untuk segera mengunggah surat pernyataan melalui laman resmi registrasi di spmb.ung.ac.id.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Abdul Hafidz Olii, menegaskan bahwa pemenuhan kewajiban administrasi ini bersifat mengikat bagi status kelulusan calon mahasiswa.

“Pembayaran UKT menjadi penanda resmi bahwa calon mahasiswa telah menyelesaikan proses registrasi dan dinyatakan siap untuk mengikuti seluruh aktivitas akademik di UNG,” tegas Abdul Hafidz.

Mengingat batas waktu pembayaran yang relatif terbatas, pihak rektorat mengimbau seluruh calon mahasiswa baru jalur SNBP 2026 untuk segera melakukan transaksi sesuai jadwal guna menghindari risiko keterlambatan registrasi.

“Pembukaan masa pembayaran UKT ini sekaligus menandai kesiapan penuh UNG dalam menyambut generasi baru tahun akademik 2026 untuk menempuh pendidikan di kampus kerakyatan ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

HARGA MENCEKIK: Perindagkop Pohuwato Temukan Pertalite Botolan Tembus Rp25 Ribu

Published

on

Pohuwato – Merespons kelangkaan serta melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Perindagkop-UKM) Kabupaten Pohuwato melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (12/05/2026). Tim diterjunkan untuk memantau langsung rantai distribusi dan harga eceran di lapangan.

Sidak yang berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 13.40 WITA tersebut menyasar sejumlah unit Pom Mini di wilayah strategis, yakni Kecamatan Marisa dan Kecamatan Duhiadaa.

Dari hasil pemantauan, tim menemukan fakta bahwa lonjakan harga di tingkat pengecer dipicu oleh maraknya praktik perantara atau calo dalam distribusi BBM. Berdasarkan hasil investigasi, sejumlah pemilik Pom Mini mengaku terpaksa membeli pasokan dari pihak ketiga dengan harga yang sudah tinggi sebelum dijual kembali ke masyarakat.

Kepala Dinas Perindagkop-UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman, yang memimpin langsung sidak tersebut menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya menyasar kestabilan harga, tetapi juga fokus pada perlindungan konsumen, terutama terkait ketepatan takaran.

“Kami akan segera mendatangkan alat ukur bersertifikasi dari unit kemetrologian. Langkah ini bertujuan untuk memastikan takaran atau literasi BBM di Pom Mini benar-benar sesuai standar yang berlaku, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” tegas Ibrahim Kiraman di sela-sela sidak.

Ibrahim menambahkan, penertiban ini dilakukan untuk menjamin rasa keadilan di tengah situasi sulit akibat kelangkaan BBM. Pemerintah daerah berkomitmen memutus mata rantai distribusi yang tidak sehat agar tidak dimanfaatkan oleh spekulan maupun calo.

Dalam pantauan tersebut, tim mencatat harga Pertalite di sejumlah Pom Mini kini menembus angka Rp15.000 per liter. Hal ini disebabkan tingginya biaya modal dari calo yang menjual BBM dalam kemasan galon berukuran 34 hingga 35 liter dengan harga mencapai Rp450.000 hingga Rp470.000.

Bahkan, pada tingkat pengecer botolan, harga terpantau kian mencekik. Pertalite dalam kemasan botol air mineral ukuran besar dijual seharga Rp23.000 hingga Rp25.000, sementara kemasan botol sedang dibanderol Rp15.000 per botol.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Perindagkop-UKM akan terus melakukan pemantauan intensif secara berkala guna mencegah praktik penimbunan dan permainan harga yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler