Connect with us

kabupaten pohuwato

Pemda Pohuwato Serahkan Bantuan Ke Sejumlah Warga Pada Gebyar SMS

Published

on

POHUWATO – Ratusan bantuan diberikan pemerintah daerah pada Gebyar SMS di Kecamatan Popayato Timur, Hadir pada kegiatan itu Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, Anggota DPRD Pohuwato, dan Pimpinan OPD, Rabu, (09/11/2022).

Dinas Pendidikan Pohuwato menyerahkan, bantuan seragam sekolah sebanyak 55 paket terdiri dari PAUD 3 paket, SD 40 paket dan SMP 12 paket. Kemudian Dinas Pangan, bantuan pengendalian inflasi pangan berupa beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, telur ayam 1 bak dengan jumlah 477 paket.

Selanjutnya ada Dinas Perhubungan yang menyerahkan bantuan voucer BBM non subsidi 15 liter bagi pengemudi bentor untuk 3 bulan periode Oktober-Desember sebanyak 6 orang. Berikutnya ada Dinas Penanaman Modal yang menyerahkan bantuan nomor induk berusaha, sebanyak 24 NIB. Berikutnya lagi Dinas Perindagkop, menyerahkan hantuan mesin jahit, bantuan peralatan mebel 2 paket.

Ada juga Dinas Perikanan, yang menyerahkan bantuan voucer BBM untuk nelayan sebanyak 50 liter dengan jumlah 32 voucer. Dinas Kesehatan, bantuan pemberian makanan tambahan bagi balita stunting sebanyak 11 paket. Dinas Kominfo, bantuan akses internet 3 orang.

Sementara Bagian Kesra, menyerahkan bantuan sembako kepada imam, pegawai syar’i yakni beras 10 kg, telur 2 bak, gula pasir 2 kg, minyak kelapa 2 liter sebanyak 54 paket. Dinas Pertanian, bantuan bibit cabe kepada Ketua TP. PKK Kecamatan sebanyak 1 paket. Kemudian penyerahan SK perangkat adat dan pegawai syar’i.

Bupati Saipul Mbuinga, menjelaskan kegiatan hari ini tidak lain adalah apresiasi dari pemerintah pusat yang memberikan anggaran Rp. 18 Milyar berkat penilaian dari dana insentif daerah terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, pemerintah pusat telah memberikan penghargaan kepada kita atas kinerja pemerintah Pohuwato,” Katanya.

Menurut Bupati Saipul Mbuinga, kinerja pemerintah tidak hanya bupati dengan wakil bupati, tapi Pimpinan OPD yang merupakan jajaran di pemerintahan daerah. Karena tanpa mereka penilaian pemerintah pusat tidak ada.

”Terima kasih banyak atas kerja baik kita, semoga kedepan pemerintah pusat kembali memberikan penghargaan bagi pemda Pohuwato,” Harap Bupati.

Tak lupa pula Bupati turut berterima kasih kepada DPRD Pohuwato yang telah menyetujui anggaran ini, “juga tentunya terhadap teman-teman pimpinan OPD, asisten, staf ahli yang telah bekerja dengan baik,” Tandasnya.

Gorontalo

Pasar Malam Marisa Ditutup dengan Meriahnya Konser Spesial Bersama Artis Ibukota

Published

on

POHUWATO – Masyarakat Kabupaten Pohuwato dan para penggemar pasar malam menyambut momen penutupan pasar malam Marisa dengan antusias dan kegembiraan yang tiada tara. Dipanggil dengan sebutan lokal “hoya-hoya”, pasar malam ini telah menjadi pusat hiburan dan kegiatan sosial selama beberapa waktu, menarik pengunjung dari berbagai penjuru untuk menikmati keberagaman kuliner, barang unik, dan berbagai wahana hiburan.

Terletak di Desa Marisa Teratai, Kecamatan Marisa, pasar malam ini tidak hanya menjadi daya tarik lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Pohuwato setiap tahunnya. Dengan tema akhir “Ganteng-Ganteng Ceria (GGC)”, panitia penyelenggara merencanakan penutupan yang megah dan tak terlupakan.

Para pengunjung akan disuguhi konser spesial dari beberapa artis ibukota yang diundang khusus untuk meramaikan penutupan pasar malam ini. Di antaranya, Imel, Mira, Ica, Mutia, dan DJ Rahmat Tahalu. DJ Rahmat Tahalu, dengan reputasi energi panggungnya yang memukau dan campuran musik yang beragam, diharapkan dapat memberikan penampilan yang mengguncang panggung utama pasar malam Marisa.

Acara konser spesial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, (13/04/2024), di panggung utama pasar malam Marisa. Pengunjung yang hadir sangat bersemangat dan menantikan penampilan para artis serta DJ yang akan menghibur mereka hingga larut malam.

Salah satu pengunjung, Iswan, menyatakan kegembiraannya atas keberadaan pasar malam tersebut. “Saya cukup senang dengan pasar malam ini. Dengan adanya wahana-wahana dan beragam kegiatan, kami bisa melepas penat dengan santai di tempat ini. Semoga ini bukanlah penutupan terakhirnya, dan kita semua berharap ada lagi pasar malam yang gemilang dan meriah seperti ini di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Continue Reading

Gorontalo

Kecaman Terhadap Tragedi Longsor PETI: LSM Desak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Usaha

Published

on

GORONTALO – Tragedi longsor yang terjadi di lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) yang dimiliki oleh salah satu pelaku usaha dengan inisial M, atau lebih dikenal sebagai Midun, menimbulkan kecaman keras dari LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

Aktivis LSM Pohuwato Watch, Ruslan Pakaya, SH, menegaskan perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan dengan memanggil pemilik lokasi untuk diproses hukum atas perusakan lingkungan yang berakibat fatal terhadap nyawa manusia serta menghilangkan habitat hewan dan tumbuhan di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, namun APH tentunya lebih memahami proses hukum dan sanksi yang berlaku bagi pelaku perusakan lingkungan tanpa izin,” tegas Ruslan dengan nada datar.

Ruslan juga menyoroti sikap para pelaku usaha yang tampak mengabaikan betapa mahalnya proses restorasi lingkungan yang telah dirusak dalam waktu singkat.

“Dana besar telah dialokasikan oleh negara untuk mengembalikan hutan yang telah gundul, namun segelintir orang dengan mudah merusaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum,” ungkapnya dengan kesal.

Ruslan berharap agar APH memberikan perhatian yang serius terhadap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh aktivis LAI, Harson Ali, yang menekankan perlunya APH untuk mengambil langkah tegas dengan memanggil pemilik lokasi dan memproses hukum kegiatan ilegal tersebut.

“Agar ada efek jera, APH harus bertindak dan memproses hukum kegiatan ilegal yang dilakukan oleh pemilik lokasi,” tegas Harson.

Continue Reading

Gorontalo

Korban Longsor PETI Di Desa Popaya Dimakamkan, LSM dan LAI Desak Tindakan Hukum

Published

on

GORONTALO – Keluarga korban longsoran material PETI di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato akhirnya mengantarkan jenazah korban ke peristirahatan terakhir di Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Korban yang telah diidentifikasi bernama Suprianto Mohamad, berusia 22 tahun, warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Pada Jumat (12/04/24), proses pemakaman sementara dilaksanakan di rumah duka. Dijadwalkan pukul 10.30, proses pemakaman almarhum akan dilaksanakan dengan khidmat.

Meskipun dalam suasana yang sedih, keluarga korban melepas dengan tenang saudara mereka yang telah berjuang keras untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang diperoleh dari pihak keluarga mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Namun, sebelumnya LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) telah menekankan pentingnya agar pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemilik lokasi dan pelaku usaha, dipanggil untuk mempertanggungjawabkan aktivitas ilegalnya di hadapan APH.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler