Connect with us

Kota Gorontalo

Pemkot Terus Berupaya Putus Rantai Penyebaran Covid

Published

on

KOTA GORONTALO-Upaya Pemerintah Kota Gorontalo dalam memutus penyebaran covid-19 di Kota Gorontalo terus berlanjut. Hal ini diungkapkan Walikota Gorontalo Marten Taha, saat melakukan kunjungan bersama warga rantau Gorontalo di Kota Manado, Kamis (24/9) lalu.

Menurut Marten, meski saat ini tingkat penyembuhan pasien corona cukup tinggi, namun penyebaran penyakit menular ini masih tetap ada. Olehnya, Pemkot kata dia terus berusaha agar mata rantai penyebaran virus ini benar-benar terhenti.

“Pandemi covid ini sudah berlangsung kurang lebih enam bulan dari bulan april namun masih tetap juga ada yang positif. Walaupun tingkat prnyembuhan cukup tinggi,” kata Marten.

Dilanjutkannya lagi, pemkot juga akan mengambil langkah serius untuk penangana corona diantaranya pemberlakuan peraturan daerah tentang penerapan protokol kesehatan.
“Sebab selama ini, secara regulasi, selama ini hanya perwako. Olehnya kita akan menunggu perda untuk penerapan sanksi,” ujar Marten Taha.

Advertorial

Resmi Ditutup! MTQ ke-31 Kota Gorontalo Sukses Cetak Qori-Qoriah Berprestasi

Published

on

Kota Gorontalo – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026 resmi ditutup dengan semarak di Lapangan Taruna Remaja, Sabtu (18/4/2026). Ajang keagamaan tahunan bergengsi ini dinilai sukses menjaring dan mencetak bibit-bibit unggul qori dan qoriah berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah.

Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Adapun pidato sambutan resmi penutupan dari Wali Kota diwakili dan dibacakan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid.

Dalam sambutan tertulisnya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian perlombaan MTQ telah berjalan lancar sesuai harapan. Ajang ini dipastikan telah menghasilkan para peserta terbaik yang akan mengemban amanah mewakili Kota Gorontalo pada perhelatan MTQ di tingkat Provinsi Gorontalo.

“Para qori-qoriah dan hafiz-hafizah telah memberikan upaya serta kemampuan terbaiknya selama perlombaan. Alhamdulillah, telah terpilih peserta-peserta terbaik untuk mewakili daerah kita untuk melangkah ke tingkat selanjutnya,” ujar Sekda Ismail Madjid saat membacakan amanat Wali Kota.

Lebih lanjut, Ismail menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ sejatinya bukan sekadar ajang unjuk kebolehan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kompetisi ini harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk terus meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, serta pemahaman komprehensif terhadap nilai-nilai luhur Al-Qur’an agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan syiar Islam ini juga dinilai sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda. Tujuannya agar generasi penerus Gorontalo tidak hanya unggul dan berprestasi secara spiritual, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkembang pesat dalam penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dengan tetap berlandaskan pedoman Al-Qur’an.

Mengingat MTQ merupakan agenda berjenjang yang dilaksanakan mulai dari tingkat kelurahan hingga nasional, Pemkot Gorontalo berharap ajang ini konsisten melahirkan kafilah yang siap bersaing di kancah yang lebih tinggi. Pemerintah turut memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.

“Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah belajar, berlatih, dan mengambil hikmah dari setiap proses,” pesan Sekda Ismail.

Menutup sambutannya, Pemkot Gorontalo menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada dewan hakim, panitia penyelenggara, serta seluruh elemen yang telah bersinergi menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-31 ini.

Berakhirnya pergelaran tersebut diharapkan dapat memantik motivasi masyarakat luas dalam meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, sekaligus mempererat jalinan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam) dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan umat manusia) di wilayah Kota Gorontalo.

Continue Reading

Advertorial

Resmi Bergeser: Ini Daftar Lengkap 4 Pejabat Eselon yang Dilantik Wali Kota Gorontalo

Published

on

Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam struktur jabatan administrator. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di rumah dinas jabatan, Bantayo Lo Yiladia, pada Jumat (17/04/2026).

Langkah mutasi dan promosi ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo untuk melakukan penyegaran organisasi sekaligus memacu peningkatan kinerja birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.

Keputusan pelantikan tersebut tertuang secara sah dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Gorontalo Nomor 821.2/BKPSDM/II/790 tertanggal 16 April 2026. Berdasarkan beleid tersebut, berikut adalah empat nama pejabat administrator yang baru saja dilantik:

  1. Nur Arfahni Laya, sebelumnya menjabat sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, kini dipromosikan sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kota Gorontalo.

  2. Rulan Pobi, sebelumnya bertugas sebagai Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Muda pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Bagian Hukum Setda Kota Gorontalo.

  3. Ridwan Kaharu, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Hukum Setda Kota Gorontalo, kini dirotasi menduduki kursi Sekretaris pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Gorontalo.

  4. Ilyas Rahim Poiyo, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPMPTSP, kini bergeser posisi menjadi Sekretaris pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo.

Wali Kota Adhan memastikan bahwa pelantikan keempat pejabat ini tidak dilakukan secara instan. Penempatan posisi tersebut telah melewati proses asesmen dan pertimbangan matang dari Komite Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Mekanisme ini merupakan wujud nyata penerapan penempatan jabatan yang berbasis pada kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan riil organisasi.

Melalui pelantikan ini, Pemkot Gorontalo menaruh harapan besar agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanahnya dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Mereka dituntut untuk segera beradaptasi dan menggenjot kualitas pelayanan publik di masing-masing perangkat daerah.

Lebih dari itu, para pejabat administrator ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan membangun sinergi lintas instansi. Hal ini dinilai krusial guna memastikan roda pemerintahan di Kota Gorontalo dapat berjalan lebih efektif, adaptif, serta responsif dalam merespons kebutuhan dan program pembangunan masyarakat.

Continue Reading

Advertorial

Mulai Tahap Pembongkaran! Groundbreaking Kantor Wali Kota Gorontalo Baru Ditargetkan Awal Agustus

Published

on

Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kian mematangkan rencana pembangunan fisik Kantor Wali Kota yang baru. Megaproyek pusat pemerintahan tersebut ditargetkan akan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada awal Agustus 2026 mendatang.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, di sela-sela kegiatannya memimpin dan mengawal proses penertiban bangunan di lokasi yang akan menjadi tempat berdirinya gedung baru tersebut, Sabtu (11/4/2026).

Adhan menegaskan, langkah pembongkaran yang tengah masif dilakukan saat ini adalah wujud keseriusan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan masyarakat bahwa rencana pembangunan pusat pemerintahan yang baru bukanlah sekadar wacana, melainkan benar-benar direalisasikan.

Saat ini, seluruh bangunan yang berstatus aset milik pemerintah di kawasan tersebut mulai diratakan dengan tanah sebagai tahapan penyiapan lahan konstruksi (land clearing).

Menyangkut status kepemilikan lahan, Adhan menjelaskan bahwa selain memanfaatkan aset daerah, Pemkot Gorontalo juga membebaskan sejumlah lahan milik warga melalui skema jual beli. Ia memastikan seluruh proses pembebasan lahan dilakukan secara transparan dan adil menggunakan sistem penilaian wajar (appraisal) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ada sekitar delapan lokasi di sebelah sini dan beberapa di ujung sana yang kita gunakan sistem appraisal jual beli. Target kita, jika seluruh tahapan administrasi selesai, insyaallah pembangunan fisik akan segera dimulai pada awal Agustus nanti,” urai Wali Kota Adhan.

Agenda peletakan batu pertama kelak tidak hanya menjadi penanda dimulainya konstruksi gedung baru, tetapi juga menjadi babak baru dalam sejarah penataan infrastruktur pemerintahan di Kota Gorontalo.

Guna merealisasikan proyek prestisius ini, Pemkot Gorontalo telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar. Dana puluhan miliar tersebut akan difokuskan untuk memastikan kualitas dan kekokohan struktur bangunan, sehingga kelak mampu menunjang efisiensi kinerja aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Secara teknis di lapangan, proses pembongkaran saat ini masih difokuskan pada bangunan-bangunan berukuran kecil serta area bekas pangkalan (pool) bus antarkota yang telah dikosongkan. Pemkot Gorontalo turut menyiagakan sejumlah alat berat, termasuk ekskavator, guna meratakan bangunan yang lebih kokoh agar pembersihan lahan dapat rampung tepat waktu.

Langkah percepatan ini menjadi bukti konkret komitmen Pemkot Gorontalo dalam menata tata ruang dan infrastruktur daerah. Berdirinya Kantor Wali Kota baru ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja birokrasi yang lebih representatif, sekaligus menjadi simbol kemajuan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Gorontalo.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler