Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Perdana Kuliah Tatap Muka Angkatan 2020 Pasca Lebaran

Published

on

Rekto Universitas Gorontalo Eduart Wolok

UNG – Setelah melakukan perkuliahan secara daring selama satu tahun terakhir dikarenakan pandemi Covid-19, Universitas Negeri Gorontalo akan segera melaksanakan perkuliahan tatap muka.

Pelaksanaan perkuliahan tatap muka untuk tahap awal akan dimulai dari Mahasiswa angkatan 2020, yang menurut rencana akan dilaksanakan setelah hari raya idul Fitri nanti. Hal ini diungkapkan oleh Rektor UNG Eduart Wolok pada QnA Bersama Rektor Dengan Mahasiswa Angkatan Tahun 2020.

“Kita siap-siap untuk melaksanakan kuliah tatap muka di semester genap ini. Kalau ini berjalan baik dan lancar maka Insya Allah di semester ketiga nanti, saya berharap sudah bisa untuk memulai perkuliahan secara langsung di kampus, meskipun pasti situasinya belum akan seperti situasi sebelum Covid,” Ujar Rektor kemahasiswa angkatan tahun 2020.

Rektor menjelaskan alasan dipilihnya Mahasiswa angkatan tahun 2020 untuk tahap awal kuliah Tatap muka dikarenakan, seluruhnya belum pernah berkesempatan untuk melaksanakan kuliah tatap muka sejak awal perkuliahan. Sehingga Mahasiswa angkatan 2020 diberikan kesempatan untuk melaksanakan kuliah tatap muka lebih awal, dengan catatan nantinya ketika melaksanakan kuliah tatap muka harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Adik-adik yang berada diluar daerah itu harus mempersiapkan diri untuk bisa ke Gorontalo setelah lebaran, tetapi kalian harus saling mengingatkan dan saling menjaga karena mungkin pada saat kalian kuliah di dalam kampus. kita bisa pantau dan atur terkait protokol kesehatannya, tetapi justru di luar kampus ini yang akan menjadi permasalahan dan itu hanya bisa diatasi oleh kalian sendiri”, imbau Rektor.

Advertorial

Batas Akhir 31 Juli 2026: UNG Resmi Buka Pembayaran UKT Semester Ganjil Terbaru

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara resmi membuka kran pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semester ganjil tahun akademik 2026/2027 bagi seluruh mahasiswa. Penyelesaian kontribusi finansial ini menjadi salah satu pilar krusial dalam rangkaian registrasi ulang yang wajib dituntaskan mahasiswa guna mengamankan hak akses kegiatan akademik pada semester mendatang.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) UNG Darman, S.Kom., M.Ap. memaparkan, loket pembayaran UKT berbasis digital ini telah diaktifkan sejak Senin, 22 Juni 2026, dan dijadwalkan tutup secara otomatis pada Jumat, 31 Juli 2026. Seluruh mahasiswa diimbau untuk cermat memanfaatkan lini masa yang tersedia agar terhindar dari sanksi keterlambatan administrasi.

“Mekanisme pembayaran UKT semester ini dirancang fleksibel melalui berbagai kanal perbankan mitra yang telah terintegrasi dengan sistem UNG, baik lewat layanan teller maupun jaringan ATM. Namun, sebelum bertransaksi, mahasiswa diwajibkan mengakses sistem terlebih dahulu untuk mengunduh kode bayar atau besaran tagihan masing-masing,” urai Darman, Rabu (24/06/2026).

Demi ketertiban administrasi, BAKP UNG membagi kluster akses tagihan berdasarkan segmentasi angkatan dan program studi melalui dua platform digital yang berbeda:

  • Kluster SIAT (www.siat.ung.ac.id): Diperuntukkan bagi mahasiswa program Diploma (D-3), Sarjana Terapan (D-4), dan Sarjana (S-1) angkatan 2024 serta tahun-tahun sebelumnya. Akses ini juga berlaku bagi mahasiswa program profesi dan pascasarjana. Transaksi keuangan kluster ini dilayani melalui jaringan Bank BTN, BNI, dan BRI.

  • Kluster SIAKAD (www.siakad.ung.ac.id): Dikonsentrasikan khusus bagi mahasiswa angkatan 2025 untuk program D-3, D-4, dan S-1. Kelompok ini dapat merampungkan penyetoran dana melalui instrumen Bank BTN, BNI, serta Bank Mandiri.

Darman mengingatkan para mahasiswa untuk melakukan verifikasi data personal secara teliti sebelum menekan tombol konfirmasi transaksi. Setelah proses transfer dinyatakan berhasil, mahasiswa wajib mengamankan dan mengarsipkan resi atau bukti pembayaran sebagai dokumen otentik jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses validasi lanjutan.

“Pastikan kode bayar yang dimasukkan sudah valid sesuai identitas akademik Anda. Jangan lupa simpan bukti transaksinya sebagai dokumen sah yang mengikat,” tambah Kepala BAKP tersebut.

Melalui perluasan opsi kanal perbankan ini, jajaran rektorat berharap mahasiswa dapat menuntaskan kewajiban administratif mereka tanpa hambatan teknis. Modernisasi sistem ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan UNG dalam mengaselerasi transformasi pelayanan akademik berbasis digital (e-governance).

Di tempat terpisah, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. menegaskan bahwa pemenuhan kewajiban UKT memiliki korelasi langsung terhadap status keaktifan mahasiswa. Penyetoran ini menjadi indikator legalitas utama bahwa mahasiswa bersangkutan terdaftar secara resmi di pangkalan data dan berhak mengontrak mata kuliah.

“Pembayaran UKT ini bukan sekadar pemenuhan rutinitas administratif, melainkan prasyarat mutlak yang mengunci hak mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan, ujian, serta memanfaatkan seluruh fasilitas akademik pada semester berjalan,” tegas Prof. Abdul Hafidz.

Continue Reading

Advertorial

Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG

Published

on

UNG – Kampus Kerakyatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencetak ratusan sumber daya manusia (SDM) unggul siap pakai. Sebanyak 700 lulusan dari berbagai disiplin ilmu resmi dikukuhkan dalam prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-61 yang berlangsung khidmat di Auditorium UNG, Selasa (23/06/2026).

Para wisudawan yang dilepas kali ini berasal dari klaster penjenjangan yang komprehensif, mulai dari program diploma, sarjana (S1), profesi, magister (S2), hingga strata doktor (S3).

Rapat Senat Terbuka pengukuhan gelar ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., bersama jajaran Senat Universitas. Momen sakral ini menandai puncak pencapaian akademis para mahasiswa setelah berhasil melewati seluruh fase kurikulum ketat di universitas terbesar di Teluk Tomini tersebut.

Dalam pidato rektoratnya, Prof. Eduart Wolok melayangkan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan bahwa lembaran ijazah dan gelar akademik yang disandang hari ini tidak lahir dari ruang instan, melainkan buah dari konsistensi, pengorbanan linear, serta daya tahan melewati tantangan studi.

“Keberhasilan hari ini merupakan potret kemenangan kolektif. Ada tetesan keringat dan doa dari orang tua, keluarga, dedikasi dosen, serta ekosistem civitas akademika yang konsisten mengawal sepanjang proses mentoring pendidikan,” ujar Eduart.

Lebih lanjut, Rektor yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) ini mengingatkan bahwa toga yang dikenakan hari ini bukanlah tanda berakhirnya masa belajar. Sebaliknya, wisuda adalah garis start menuju medan pengabdian yang lebih heterogen di tengah masyarakat.

Menurutnya, lanskap global saat ini menuntut infiltrasi generasi muda yang tidak sekadar superior secara indeks prestasi, melainkan tangguh dalam beradaptasi, piawai melahirkan inovasi, serta solutif membedah problem sosial.

“Kelulusan ini adalah awal dari pengabdian yang sesungguhnya di dunia nyata. Jadilah aktor pembaru yang terus menyerap ilmu, berinovasi, dan melahirkan impak konkret bagi lingkungan sekitar. Jagalah marwah dan nama baik almamater UNG lewat karya nyata serta prestasi yang maslahat bagi bangsa,” pesan Eduart khidmat.

Ia juga menantang para lulusan untuk bertransformasi menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu menstimulus pertumbuhan positif di berbagai sektor kehidupan, selaras dengan kompetensi keilmuan masing-masing. Lewat bekal intelektual, pengalaman organisasi, dan internalisasi karakter moral selama di UNG, lulusan ke-61 ini diproyeksikan mampu menjadi pilar SDM yang memiliki daya saing tinggi di level lokal, nasional, hingga internasional.

Continue Reading

Advertorial

Bawa Misi Desa Wisata Mandiri Energi: Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Resmi Mengabdi di Botutonuo

Published

on

UNG – Sinergi lintas perguruan tinggi dalam wujud pengabdian masyarakat kembali ditunjukkan oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari kedua institusi bergengsi tersebut secara resmi diterjunkan ke Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (20/06/2026).

Prosesi penerimaan delegasi intelektual muda ini berlangsung hangat di balai desa setempat. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah desa, Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif yang siap menjalankan masa pengabdian komprehensif selama 45 hari ke depan.

Ketua Tim DPL KKN Kolaboratif Ervan Hasan Harun, yang didampingi oleh dua anggota DPL lainnya, Obhin Pakaya dan Jumiati Ilham, memaparkan bahwa program pengabdian tahun ini mengusung misi strategis. Tema spesifik yang diangkat adalah “Pengembangan Desa Wisata Mandiri Energi Berbasis Tenaga Surya untuk Mendukung Sport Tourism Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal.”

Kepala Desa Botutonuo Nuzzul Abdul Radjak menyampaikan apresiasi dan menyambut tangan terbuka kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu tersebut. Ia menilai intervensi dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk memoles potensi pesisir wilayahnya.

“Pemerintah dan masyarakat Desa Botutonuo menerima dengan sangat terbuka pelaksanaan program KKN Kolaboratif ini. Kami berharap seluruh rancangan kegiatan dapat tereksekusi dengan lancar, serta mampu memberikan multiplier effect (dampak ganda) yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga kami,” ujar Nuzzul.

Lebih rinci, Ketua DPL Ervan Hasan Harun menjelaskan bahwa program strategis yang dibawa berorientasi pada lompatan inovasi desa wisata. Fokus garapan mahasiswa tidak sekadar pembenahan fisik, melainkan mencakup optimalisasi sport tourism, penguatan sentra ekonomi kreatif, digitalisasi pemasaran, hingga implementasi teknologi panel surya sebagai suplai energi ramah lingkungan.

Melalui payung kolaborasi UNG dan UGM ini, diharapkan terbangun sinergitas solid antara perguruan tinggi dan entitas masyarakat akar rumput. Selain menargetkan luaran aplikatif sebagai pondasi pengembangan tata ruang wisata berkelanjutan, program ini juga menjadi wujud nyata dukungan kampus terhadap percepatan pembangunan Kawasan Teluk Tomini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan transisi energi terbarukan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler