Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Perdana, UNG Gelar Wisuda Luring Pasca Pandemi Covid 19

Published

on

UNG – Di usia yang tidak lagi terbilang muda, Universitas Negeri Gorontalo telah berhasil mencetak lulusan-lulusan terbaik dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan, sehingga tak mengherankan jika kampus ini sering di sebut kampus peradaban oleh para alumninya.

Hal tersebut terbukti pada pertengahan tahun ini, sebanyak 1142 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dikukuhkan Rektor UNG Eduart Wolok, melalui sidang senat terbuka wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana dan diploma periode Juni 2022.

Berbeda dari dua tahun sebelumnya, jika pengukuhan wisudawan dilakukan secara drive thru maka pada kali ini pelaksanaan wisuda dilakukan secara luring oleh pihak rektorat dan berlangsung di Auditorium UNG.

Proses pengukuhan dilakukan oleh Rektor UNG Eduart Wolok, didampingi Ketua Senat Universitas Rauf A Hatu, serta seluruh anggota Senat Universitas. Wisuda kali ini turut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer.

Dalam sambutannya Rektor UNG Eduart Wolok mengatakan wisuda kali ini merupakan momen membahagiakan bagi wisudawan maupun civitas akademika UNG. Setelah sebelumnya hanya bisa melaksanakan wisuda secara drive thru maupun daring, kali ini prosesi wisuda periode Juni bisa dilaksanakan secara luring.

“Selain bisa melaksanakan wisuda secara luring, rasa bahagia civitas akademika UNG semakin lengkap dengan berhasil mengantarkan 1142 lulusan meraih gelar akademik doktor, magister, profesi sarjana maupun diploma,” ungkap Rektor.

Dengan pencapaian gelar akademik, Rektor mendorong lulusan UNG untuk berkarya dan memberikan kontribusi. Berbagai pengetahuan maupun kemampuan individu harus dapat dipraktekan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Advertorial

Tembus Jurnal SINTA 2: Mahasiswa BK UNG Alwi Hasan Temukan Solusi Atasi Academic Burnout

Published

on

UNG – Tekanan akademik yang tinggi, tumpukan tugas, hingga kejenuhan akut (academic burnout) kini menjadi ancaman nyata bagi kesehatan mental mahasiswa di Indonesia. Merespons realitas tersebut, Moh. Alwi Hasan, mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG), sukses melahirkan inovasi mitigasi klinis yang berhasil menembus jurnal ilmiah bereputasi nasional.

Alwi berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya pada Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan (JPBPP) Volume 6 Nomor 8 Tahun 2026. Jurnal bereputasi tersebut diterbitkan oleh Universitas Negeri Malang (UM) dan telah terindeks SINTA 2.

Dalam naskah ilmiah berjudul “From Academic Pressure to Preventive Self-Help: Development of Academic Burnout Mitigation Guide for Students”, Alwi merancang sebuah buku panduan taktis berbasis self-help. Media preventif ini didesain khusus untuk membantu mahasiswa mengenali gejala kejenuhan sejak dini, mengelola stresor perkuliahan, serta menerapkan strategi pemulihan psikologis secara mandiri demi menjaga keberhasilan studi.

Karya inovatif ini dinilai menjadi jawaban strategis di tengah melonjaknya kasus gangguan kecemasan mahasiswa pascapandemi. Menariknya, ini bukan kali pertama Alwi menembus jurnal nasional. Sebelumnya, ia telah mempublikasikan riset bertajuk “Inclusive-Counsel: Website-Based Inclusive Guidance and Counseling Service Design for Students with Special Needs” pada Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Undiksha (JIBK) yang terindeks SINTA 3.

Menembus dua jurnal bereputasi nasional dalam satu rekam jejak akademik merupakan capaian langka untuk selevel mahasiswa program sarjana (S1). Keberhasilan Alwi ini tidak lepas dari bimbingan intensif dua dosen setianya, yakni Dr. Tuti Wantu, M.Pd., Kons., dan Permata Sari, S.Pd., M.Pd. Selain itu, manajemen Jurusan BK FIP UNG turut andil dalam memberikan dukungan finansial serta fasilitas ekosistem riset yang kondusif.

Dekan FIP UNG, Prof. Dr. Arwildayanto, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas capaian prestisius ini. Menurutnya, keberhasilan publikasi di SINTA 2 ini menjadi pembuktian bahwa mutu riset mahasiswa UNG mampu bersanding dan berkontribusi langsung pada perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional.

Prof. Arwildayanto menegaskan bahwa birokrasi fakultas akan terus melipatgandakan dukungan terhadap budaya riset, inovasi, dan pembiayaan publikasi ilmiah guna mendongkrak daya saing lulusan di dunia kerja.

“Dari ruang penelitian FIP UNG, Moh. Alwi Hasan membuktikan secara empiris bahwa mahasiswa bukan lagi sekadar konsumen ilmu pengetahuan. Mereka telah bertransformasi menjadi produsen solusi bagi tantangan riil dunia pendidikan masa kini,” ujar Prof. Arwildayanto, Kamis (11/06/2026).

Bagi akademisi maupun mahasiswa yang ingin mendalami metode mitigasi kejenuhan akademik tersebut, artikel penelitian Alwi kini sudah dapat diakses dan diunduh secara resmi melalui laman web https://journal3.um.ac.id/index.php/fip/article/view/8141.

Continue Reading

Advertorial

Tembus Top 30 Global: Tiga Mahasiswi FEB UNG Siap Rebut Juara di Vietnam

Published

on

UNG – Tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menorehkan prestasi gemilang di panggung dunia. Delegasi kampus maron ini berhasil menembus jajaran Top 30 Global Finalists pada ajang bergengsi International Business Competition (IBC) Season 4 Tahun 2026.

Atas capaian tersebut, mereka berhak melaju ke babak final yang akan diselenggarakan langsung di University of Economics Ho Chi Minh City, Vietnam. Ketiga mahasiswi berprestasi itu adalah Salsabila A. T. Jermias, Nazwa Ramadhani Latif, dan Safira Zatalia Putri Hikmah. Keberhasilan melenggang ke partai puncak ini diraih setelah melalui proses kurasi proposal bisnis yang ketat, menyisihkan ratusan kompetitor dari berbagai belahan dunia.

International Business Competition sendiri merupakan kompetisi internasional tahunan yang diinisiasi oleh Student Exchange Abroad (SEA). Ajang ini didesain sebagai laboratorium global bagi generasi muda untuk melahirkan ide bisnis inovatif, memperkuat mentalitas kewirausahaan, serta membangun kolaborasi multinasional. Sektor penilaian utama berfokus pada rancangan bisnis yang kreatif, berkelanjutan (sustainable), serta memiliki skalabilitas adaptif di pasar internasional.

Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, kesuksesan ini merupakan buah dari konsistensi, dedikasi, serta iklim akademik fakultas yang terus memacu kompetensi global mahasiswa.

“Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan prestisius bagi FEB. Kami berkomitmen mendukung penuh keberangkatan mereka. Kami berharap ketiga mahasiswi ini mampu mengeksplorasi kemampuan terbaiknya di Vietnam hingga sukses mengharumkan nama UNG dan Indonesia,” ujar Dr. Raflin, Kamis (11/06/2026).

Apresiasi senada ditiupkan Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menembus jajaran finalis global menjadi validasi empiris bahwa mutu mahasiswa UNG memiliki daya saing kompetitif yang sejajar dengan universitas top dunia.

“Prestasi internasional ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNG tidak lagi sekadar jago kandang di tingkat nasional, melainkan siap bertarung di panggung global. Ini membuktikan secara nyata bahwa perguruan tinggi dari daerah mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap menjawab tantangan ekonomi global,” tegas Prof. Eduart Wolok.

Keterlibatan aktif delegasi FEB dalam IBC 2026 di Vietnam ini menjadi bagian dari akselerasi internasionalisasi yang tengah digenjot oleh UNG. Selain berburu medali, momentum ini diproyeksikan sebagai instrumen bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring profesional internasional, melakukan brainstorming gagasan bisnis, serta membuka peluang kolaborasi global di masa depan.

Continue Reading

Advertorial

Gedor Ketahanan Domestik: Akademisi BK FIP UNG Bedah Formula Keluarga Sehat di Biluhu

Published

on

UNG – Tim akademisi Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) menggelar program pengabdian masyarakat di Desa Lobuto Timur, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Agenda edukasi yang berfokus pada ketahanan domestik ini mengusung tema “Penguatan Kesadaran Sosial Masyarakat Desa Lobuto Timur Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling”.

Kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi ini menghadirkan dosen BK FIP UNG, Mohamad Awal Lakadjo, M.Pd., sebagai fasilitator utama. Kehadiran para akademisi di ruang pertemuan desa tersebut disambut antusias oleh puluhan warga setempat yang ingin mendalami formula manajemen konflik keluarga.

Dalam sesi interaktif tersebut, Mohamad Awal Lakadjo membedah materi bertajuk “Hidup Berkeluarga yang Sehat”. Kajian mendalam ini mengupas berbagai aspek vital prasyarat ketahanan keluarga, mulai dari esensi pernikahan yang sehat dan bertanggung jawab, pembentukan ekosistem rumah tangga yang harmonis, pembagian peran antaranggota keluarga, hingga strategi taktis dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun sosial.

Bagi Awal, institusi keluarga bukan sekadar unit terkecil sosiologis masyarakat, melainkan fondasi utama yang menentukan kualitas karakter individu dan potret kesehatan sosial secara makro.

“Ketahanan keluarga merupakan faktor determinan dalam menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis. Ketika fungsi-fungsi internal keluarga berjalan optimal, maka perwujudan lingkungan sosial yang sehat, aman, dan produktif akan jauh lebih mudah diakselerasi,” urai Awal. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya rekonstruksi komunikasi dua arah yang sehat serta pemenuhan tanggung jawab berbasis kesadaran kolektif.

Materi yang kontekstual tersebut memicu diskusi dua arah yang dinamis. Warga desa memanfaatkan forum ini untuk berkonsultasi, berbagi pengalaman empiris, serta mengurai dinamika problem rumah tangga yang mereka hadapi sehari-hari. Salah seorang perwakilan warga menuturkan, edukasi praktis seperti ini sangat dinantikan karena menyajikan solusi konkret atas konflik domestik yang selama ini jarang tersentuh oleh penyuluhan formal.

Program pengabdian masyarakat ini dirancang secara integratif. Agenda ini merupakan bagian dari proyek kolaboratif berbasis mata kuliah, yakni BK di Masyarakat, BK Sosial, dan Kearifan Lokal yang diampu oleh Dr. Ilham Khairi Siregar, S.Pd., M.Pd., dan Mohamad Rizal Pautina, S.Pd., M.Pd.

Guna memperluas dampak sosial, proyek ini turut melibatkan aktif puluhan mahasiswa BK FIP UNG Angkatan 2023 dan 2025 yang berkolaborasi langsung dengan komunitas remaja Desa Lobuto Timur. Sinergi ini tidak hanya membekali warga dengan instrumen psikologi sosial, tetapi juga menjadi laboratorium lapangan bagi mahasiswa dalam mengonversi teori akademik menjadi aksi pengabdian yang berdampak nyata.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler