News
Polisi: Dosen Terduga Kekerasan Seksual dan Istrinya bakal Diperiksa Psikiater
Published
7 years agoon
GORONTALO-Subdit IV PPA, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo, menindaklanjuti kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual yang di lakukan oleh oknum dosen.
Rencananya, kasus tersebut akan menghadirkan saksi ahli di antaranya dokter psikiater dari Rumah sakit Aloei Saboei (RSAS) Kota Gorontalo.
Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, Sik., menyampaikan, pelibatan ahli dalam kasus tersebut untuk memudahkan proses penyelidikan masalah yang melibatkan pasangan suami istri itu. Kedua pihak baik istri (pelapor) maupun suaminya, nantinya akan dilakukan pemeriksaan Psikiatrikum untuk mengetahui kondisi psikis masing-masing dari mereka.
Wahyu menuturkan, Rabu (11/3/2020) ini, polisi bahkan berencana melakukan interogasi kepada lima orang saksi yang terdiri dari mahasiswa. Polda juga kata dia akan menyurat ke Telkomsel, guna mengekstrak handphone genggam dan GSM milik pelapor.
“Subdit 1V telah me lakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi yang di ajukan oleh pelapor. Dari kedua saksi ini menerangkan baru sebatas yang mengetahui masalah pengancaman dan penganiayaan yang di ceritakan oleh pelapor,” ujar Wahyu Tri Cahyono.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu warga Gorontalo dihebohkan adanya kasus kekerasan seksul yang dilakukan oknum dosen di salah satu perguruan tinggi berinisial MK. Dalam pemberitaan, MK dipolisikan istrinya karena menyuruh sang istri melakukan hubungan intim dengan sejumlah pria.
You may like
-
STOP KEKERASAN: Satgas PPKPT UNG Gandeng Polda Gorontalo Bersihkan Kampus dari Perundungan
-
Tidak Ada Kekebalan Hukum, Hersal Minta Oknum DPRD Touna Segera Ditindak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Aborsi Paksa di Kabupaten Pohuwato
-
Universitas Negeri Gorontalo Sosialisasikan Modul Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual
-
UNG Tindaklanjuti Permendikbudristek No 30 Tahun 2021
-
Rektor Lepas Dosen Dan Tendik Purna Tugas
Bone Bolango
Melambung Hingga Rp15 Ribu Per Liter! Harga Pertalite Eceran di Bone Pesisir Mencekik Warga
Published
36 mins agoon
12/10/2026
BONBOL – Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang dijual secara eceran di kawasan Bone Pesisir, Kabupaten Bone Bolango, melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter. Lonjakan harga mencekik ini terjadi akibat pasokan Pertalite di SPBU Bonepantai yang kerap mengalami kekosongan berkepanjangan.
Hasil pantauan lapangan menunjukkan bahwa keberadaan sejujmlah depot mini di wilayah Kecamatan Bonepantai mematok harga Pertalite eceran di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter. Kendati harganya melambung tinggi dibanding harga eceran tertinggi (HET) resmi, opsi ini terpaksa diambil masyarakat demi menyambung aktivitas harian di tengah mandeknya pasokan di SPBU.
Sejumlah warga setempat membeberkan bahwa SPBU Bonepantai sempat menghentikan operasinya akibat kekosongan pasokan BBM selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Meski sempat kembali menerima kiriman BBM pada akhir September hingga awal Oktober 2026, stok yang tersedia langsung ludes diserbu warga dalam waktu sangat singkat.
Persoalan ini memicu keprihatinan mendalam lantaran SPBU Bonepantai berada di posisi sangat strategis, yakni melintasi Jalur Trans Sulawesi yang menjadi urat nadi penghubung utama antara Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara. Artinya, keberadaan SPBU tersebut tidak hanya menopang kebutuhan warga lokal, tetapi juga menjadi tumpuan bagi lalu lintas kendaraan antarprovinsi.
Ketika pasokan BBM di SPBU tersebut nihil, dampaknya merembet luas. Pengendara lintas provinsi yang melintasi rute tersebut terancam mogok di jalan akibat kesulitan memperoleh bahan bakar.
Kondisi ini kian memprihatinkan bagi sektor perekonomian lokal. Masyarakat nelayan dan petani di kawasan pesisir merupakan kelompok yang paling terdampak langsung dari krisis energi ini. Nelayan membutuhkan Pertalite untuk menggerakkan mesin perahu saat melaut, sementara petani memanfaatkannya untuk mengoperasikan mesin pompa dan alat mesin pertanian (alsintan).
Keterbatasan pasokan memaksa warga merogoh kocek lebih dalam untuk membeli BBM eceran. Situasi ini secara signifikan membengkakkan biaya operasional dan menggerus pendapatan harian para pekerja sektor informal di wilayah tersebut.
Kondisi kelangkaan ini memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas dan kesinambungan tata kelola distribusi BBM di wilayah pesisir Bone Bolango. SPBU yang berada di jalur perlintasan utama antarprovinsi mestinya mendapatkan prioritas pengawasan dan kuota yang memadai.
Masyarakat mendesak pihak pengelola SPBU, PT Pertamina (Persero), serta Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk segera menginvestigasi penyebab tersendatnya pasokan Pertalite ini, sekaligus merumuskan solusi konkret guna menjamin kelancaran distribusi BBM.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan atau konfirmasi resmi dari pihak pengelola SPBU Bonepantai maupun otoritas Pertamina setempat terkait pemicu utama kekosongan stok serta langkah taktis yang akan diambil.
Bone Bolango
Kawasan Permukiman Berhasil Diamankan, Karhutla di HPT Pelita Hijau Masih Terus Membara
Published
42 mins agoon
12/10/2026
BONBOL – Tim gabungan Manggala Agni Daops Sulawesi IV Bitung bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Bone Bolango dan Aliansi Peduli Lingkungan Hidup Kecamatan Bonepantai bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Pelita Hijau, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Aksi tanggap darurat ini ditempuh setelah Manggala Agni menerima laporan resmi dari Pemerintah Kecamatan Bonepantai serta pengurus MPA Bone Bolango terkait maraknya titik api yang mengancam kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Manggala Agni segera berkoordinasi dan menerjunkan tim ke titik lokasi.
Dalam durasi waktu kurang dari 24 jam, kobaran api di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) yang berbatasan langsung dengan permukiman warga berhasil dipadamkan. Kendati demikian, penanganan kebakaran belum usai lantaran lidah api meluas hingga mengusik area perkebunan warga dan masuk ke kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).
Anggota Manggala Agni, Rahmat M. Lalu, mengonfirmasi bahwa potensi ancaman api di sekitar perumahan warga telah berhasil dijinakkan. Meski begitu, personel di lapangan terus melangsungkan penyisiran dan proses pendinginan (cooling down) secara terukur guna mengantisipasi munculnya sekam atau bara api susulan.
“Api di sekitar rumah warga alhamdulillah sudah padam. Namun, kami bersama masyarakat masih menyisir lokasi untuk memastikan sisa-sisa bara api benar-benar mati,” ujar Rahmat.
Usai mengamankan kawasan permukiman, tim gabungan mengalihkan fokus operasi pemadaman menuju kawasan HPT. Namun, upaya penanganan di area HPT menghadapkan petugas pada tantangan berat berupa topografi medan yang terjal, keterbatasan akses jalan, serta minimnya pasokan sumber air di sekitar titik api.
Ketua Karang Taruna Desa Pelita Hijau sekaligus anggota Aliansi Peduli Lingkungan Hidup Kecamatan Bonepantai dan MPA Bone Bolango, Abd Rahman Barisi, membeberkan bahwa kobaran api di lahan perkebunan masyarakat masih aktif merambat. Berdasarkan pendataan awal, sebanyak 4.600 pohon kemiri dan 750 pohon cengkeh dilaporkan hangus terbakar.
“Api di area permukiman warga memang sudah padam, tetapi di area perkebunan warga apinya masih berjalan sampai saat ini. Ada ribuan tanaman yang harus kita selamatkan. Karena itu, dibutuhkan kerja sama dari instansi terkait untuk membantu memadamkan api di kawasan HPT Desa Pelita Hijau,” jelas Abd Rahman.
Ia menerangkan, jarak tempuh dari pemukiman menuju lokasi kebakaran di kawasan HPT mencapai kurang lebih tujuh kilometer dan tidak dapat diakses menggunakan kendaraan roda empat. Di samping itu, sumber air terdekat berada pada jarak sekitar satu kilometer dari titik pijar api.
Kondisi geografis yang sulit tersebut menuntut ketersediaan dukungan logistik, tambahan personel, serta perlengkapan teknis pemadaman. Untuk memaksimalkan operasi, tim lapangan sangat membutuhkan sejumlah peralatan penunjang, seperti pompa piston pertanian, lima rol selang pemadam sepanjang masing-masing 100 meter, alat komunikasi area hutan, pasokan bahan bakar minyak, terpal penampungan air, hingga ketersediaan logistik konsumsi bagi para relawan.
Abd Rahman juga mengungkapkan bahwa hingga laporan ini diturunkan, unsur pemadam lainnya seperti TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, BNPB Provinsi Gorontalo, BPBD Bone Bolango, serta KPH Bone Bolango belum dapat menembus titik api di dalam kawasan HPT karena kendala medan. Oleh karena itu, ia mengetuk koordinasi lintas instansi agar percepatan bantuan dapat segera meluncur ke lokasi.
Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, aksi pemadaman di dalam kawasan HPT kini bertumpu pada aksi swadaya masyarakat dan tim relawan yang bertaruh tenaga di lapangan. Mereka terdiri dari warga Desa Pelita Hijau, warga Desa Bilungala Utara, Karang Taruna Desa Pelita Hijau, personel Manggala Agni Daops Bitung, komunitas pencinta alam, serta Kelompok Pencinta Alam (KPA) GIMBAL.
Komitmen dan sinergi dari segenap elemen masyarakat serta relawan ini menjadi benteng terakhir dalam mengendalikan kobaran karhutla, sekaligus menyelamatkan lahan perkebunan yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat.
Gorontalo
Tekan Angka Kriminalitas Malam! Polsek Kota Utara Sita Puluhan Liter Miras di Sipatana
Published
3 days agoon
08/10/2026
NEWS – Mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, jajaran personel Polsek Kota Utara menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan preventif tersebut berlangsung pada Rabu (07/10/2026) malam mulai pukul 22.00 WITA hingga selesai, dengan menyisir wilayah hukum yang mencakup Kecamatan Kota Utara dan Kecamatan Sipatana.
Patroli gabungan ini dipimpin oleh PS. KSPK III AIPDA Rizki Maliki bersama tiga personel Bhabinkamtibmas—AIPDA Marwan Kau, Bripka Rizky Yusuf, dan Brigpol Eriyanto Buruji—serta Banit Reskrim Briptu Febian S. Yantu, S.H.
Pelaksanaan patroli KRYD ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas, mengurangi risiko serta menutup celah terjadinya pelanggaran hukum, menghadirkan rasa aman secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus mempererat kemitraan aktif bersama warga.
Dalam aksi di lapangan, tim patroli secara berkala menyambangi titik-titik rawan aksi premanisme serta lokasi kerumunan warga. Petugas memberikan imbauan secara humanis kepada para pengunjung di kawasan Terminal Andalas serta sekelompok muda-mudi agar tidak nongkrong hingga larut malam guna mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan. Di samping itu, petugas juga melaksanakan patroli menyisir kompleks perumahan untuk mengantisipasi potensi pencurian dan tindak kejahatan lainnya.
Dari hasil penertiban penyakit masyarakat yang menyasar sebuah kios milik warga berinisial KS (45), seorang wiraswasta di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, petugas berhasil menyita barang bukti minuman keras tanpa izin edar sebanyak 8 botol.
Rincian barang bukti yang disita meliputi 5 botol miras jenis Cap Tikus ukuran 600 ml dengan total mencapai 3 liter, 1 botol Bir Bintang ukuran 620 ml, serta 1 botol Kasegaran ukuran 620 ml. Seluruh barang bukti tersebut langsung diangkut dan diamankan ke Mapolsek Kota Utara untuk proses penanganan lebih lanjut.
Melambung Hingga Rp15 Ribu Per Liter! Harga Pertalite Eceran di Bone Pesisir Mencekik Warga
Kawasan Permukiman Berhasil Diamankan, Karhutla di HPT Pelita Hijau Masih Terus Membara
Pastikan Pasokan Aman Terkendali! Ketersediaan BBM di SPBU Marisa Pohuwato Dipastikan Normal
Gagas Youth Economic Policy Lab, Ratri Rahmatya Hiola Bawa Nama UNG ke Forum Dunia
Tekan Angka Kriminalitas Malam! Polsek Kota Utara Sita Puluhan Liter Miras di Sipatana
Respon Dampak Buruk El nino! Laskar Gerindra Gorut Langsung Gerak Cepat
Muda, Disiplin, dan Militan! Gemblengan Kaderisasi khas Hambalang Hadir di Diklat Laskar Gerindra Gorontalo
Menjaga Jiwa Serambi Madinah: Bukti Nyata Perhatian Pemerintah Kota Gorontalo Terhadap Kebudayaan
Sejajar Perguruan Tinggi Terbaik Nasional! S1 Kesmas dan D3 Farmasi UNG Raih Akreditasi Unggul
Sinyal Untuk 2029! Diklat Laskar Gerindra Gorontalo Mulai Panaskan Mesin Tempur Partai
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo1 month agoTampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
-
Gorontalo3 months agoFakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
-
Gorontalo2 months agoSalurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal
-
kabupaten boalemo1 month agoPolemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?
-
Gorontalo2 months agoSalurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu
-
Gorontalo1 month agoBerani! Tolak PT Celebes Bone Mineral, Camat Bonepantai Siap Pertaruhkan Jabatan
-
Daerah2 weeks agoRespon Dampak Buruk El nino! Laskar Gerindra Gorut Langsung Gerak Cepat
-
Gorontalo2 months agoKurang dari 1×24 Jam: Tim URC Jatanras Polresta Gorontalo Kota Ringkus Pembobol Konter HP
