Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Proker Mahasiswa KKN Desa Tutulo Tuai Pujian Dari Kadis Pangan Boalemo

Published

on

Foto Istimewa ll Mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo tahun 2021 Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo Usai melakukan sosialisasi

UNG – Kepala Dinas Pangan Kabupaten Boalemo mengapresiasi dan membuka langsung acara sosialisasi yang digelar oleh Mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo tahun 2021 Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, bertempat di Aula Serba Guna.

Sosialisasi bertajuk “Penguatan Potensi Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Serta Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Dimasa Pandemi” mendatangkan narasumber kepala dinas pangan Kabupaten Boalemo, Sjafrudin K. Lamusu dan kepala bidang penyuluhan pertanian dari dinas pertanian, Sarinda Igirisa.

Dalam sambutannya, Kadis Pangan Sjafrudin K. Lamusu mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN karena bertepatan dengan memperingati hari Pangan Sedunia.

“Kegiatan Sosialisasi ini saya apresiasi karena teman-teman mahasiswa mengangkat tema yang tepat dengan menjadikan pangan dan pertanian sebagai peningkatan pendapatan masyarakat dimasa pandemi dengan memanfaatkan potensi komoditi lokal,” Tuturnya.

“Satu hal yang menjadi keterpanggilan dinas pangan di kegiatan ini karena ada kaitannya dengan kami pada satu program unggulan daerah ini yaitu Gerakan Boalemo Mopomulo, yang tujuannya adalah menyediakan komoditi strategis harian seperti BARITO (Bawang Rica Tomat),” Sambungnya.

Sementara itu Sarinda Igirisa yang menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut bangga dengan mahasiswa KKN Tematik Desa Tutulo yang perhatian dengan pertanian.

“Sektor Pertanian adalah salah satu sektor yang tidak dipengaruhi oleh pandemi. Seperti halnya produksi jagung dari daerah kita ini terus meningkat bahkan sampai diekspor ke luar negeri,” Jelasnya.

Advertorial

STOP KEKERASAN: Satgas PPKPT UNG Gandeng Polda Gorontalo Bersihkan Kampus dari Perundungan

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Langkah ini dipertegas melalui audiensi strategis yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) UNG bersama Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo.

Kunjungan resmi Satgas PPKPT ini dipimpin langsung oleh Ketua Satgas, Dr. Laksmyn Kadir, S.Pd., M.Kes. Rombongan disambut hangat oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Widodo, SH, MH, yang didampingi oleh sejumlah pejabat utama, di antaranya Dirreskrimum Kombes Pol. Teddy Rachesna, SH., SIK., MH., Kasubdit 4 PPA PPO Kompol. Mukhammad Hendrik Apriliyanto, SIK., MM., serta Kasubdit 3 Jatanras Kompol. Guruh Bagus Eddy Suryana, SIK., MH.

Ketua Satgas PPKPT UNG, Dr. Laksmyn Kadir, menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah krusial untuk membangun sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum. Fokus utama kolaborasi ini adalah optimalisasi pencegahan serta penanganan kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus secara profesional.

“Audiensi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan kampus UNG menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika. Kami ingin menciptakan ekosistem yang benar-benar bebas dari perundungan maupun kekerasan seksual,” tegas Dr. Laksmyn.

Ia menambahkan, keterlibatan Polda Gorontalo sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas internal Satgas, terutama menyangkut aspek investigasi teknis dan prosedur penanganan kasus yang sesuai dengan koridor hukum.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Gorontalo melalui Dirreskrimum Kombes Pol. Teddy Rachesna, menyatakan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap inisiatif UNG. Polda Gorontalo berkomitmen untuk memberikan pembekalan berupa pelatihan khusus bagi anggota Satgas agar memiliki kompetensi mumpuni dalam menangani setiap laporan kekerasan.

“Kami siap bekerja sama secara aktif. Dukungan Polda Gorontalo tidak hanya pada tataran pencegahan, tetapi juga melalui pelatihan penguatan kapasitas tim agar mereka siap menghadapi berbagai dinamika di lapangan,” ujar Kombes Pol. Teddy.

Sebagai bentuk keseriusan, kolaborasi ini nantinya akan diformalkan melalui penandatanganan Letter of Acceptance (LoA) kerja sama antara Polda Gorontalo dan UNG. Kesepakatan ini direncanakan mencakup berbagai dimensi, mulai dari riset bersama hingga penguatan sistem perlindungan hukum bagi korban kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Continue Reading

Advertorial

Kuliah Gratis Sampai Lulus: UNG Buka Jalur Seleksi Mandiri Prestasi Unggul 2026

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali membuka peluang emas bagi lulusan SMA sederajat melalui jalur Seleksi Mandiri Prestasi Unggul tahun akademik 2026. Jalur khusus ini menawarkan fasilitas kuliah gratis bagi calon mahasiswa yang memiliki rekam jejak prestasi luar biasa di berbagai bidang.

Pendaftaran telah resmi dibuka mulai 29 April hingga 1 Juni 2026. Program ini dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi siswa berprestasi serta menjadi solusi menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah. Jalur ini dapat diikuti oleh lulusan tahun 2023, 2024, 2025, hingga 2026.

Fokus utama seleksi ini adalah menjaring calon mahasiswa dengan capaian di tingkat nasional maupun internasional, baik di bidang seni, olahraga, olimpiade sains, lomba keagamaan, hingga prestasi luar biasa lainnya. Calon mahasiswa diwajibkan melampirkan sertifikat, dokumentasi, hingga tautan berita sebagai bukti autentik. Selain itu, jalur ini juga dibuka khusus bagi penghafal Al-Qur’an (Hafidz) dengan kriteria minimal hafalan 20 Juz.

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menjelaskan bahwa jalur Seleksi Mandiri Prestasi Unggul bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul yang memiliki keseimbangan antara capaian akademik dan non-akademik.

“Jalur ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa berprestasi untuk memperoleh pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan penuh dari kampus,” ujar Prof. Eduart.

Keuntungan utama dari jalur ini adalah pembebasan biaya pendaftaran serta pembebasan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Tak hanya itu, mahasiswa yang dinyatakan lolos akan digratiskan dari pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Meski demikian, Rektor memberikan catatan penting bahwa fasilitas bebas UKT akan dievaluasi secara berkala setiap tahun. Evaluasi didasarkan pada capaian prestasi mahasiswa selama masa perkuliahan. Jika mahasiswa tidak mampu mempertahankan prestasinya sesuai ketentuan, maka fasilitas tersebut dapat dicabut.

“Kami ingin program ini menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi selama menempuh pendidikan di UNG,” tambahnya.

Proses seleksi akan dilakukan melalui verifikasi dokumen ketat, wawancara, serta klarifikasi bukti fisik prestasi. Perlu dicatat, jalur Prestasi Unggul ini berlaku untuk hampir semua jurusan, kecuali Program Studi Pendidikan Kedokteran.

Adapun jadwal penting seleksi ini meliputi: pendaftaran dan verifikasi dokumen (29 April – 2 Juni), tahap wawancara (4 Juni), dan pengumuman hasil seleksi pada 8 Juni 2026.

Continue Reading

Advertorial

Atasi Darurat Sampah Perkotaan, Kecamatan Dumbo Raya Gandeng SDGs Center UNG dan GIZ Jerman

Published

on

UNG – Komitmen kuat dalam mendukung program unggulan Wali Kota Gorontalo terkait kebersihan lingkungan ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya. Langkah nyata ini dibuktikan dengan respons cepat pihak kecamatan dalam mengeksekusi rancangan pengelolaan persampahan berbasis kemitraan multi-pihak (multi-stakeholder partnership).

Program strategis ini merupakan inisiasi bersama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Sustainable Development Goals (SDGs) Center Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan lembaga kerja sama pemerintah Jerman (GIZ).

Kecamatan Dumbo Raya secara resmi ditunjuk sebagai lokus pilot project percontohan pengelolaan persampahan yang dirumuskan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Gorontalo, Sekretariat SDGs Provinsi, SDGs Center UNG, serta Advisor GIZ Gorontalo.

Sebagai langkah awal, terdapat tiga kelurahan yang menjadi fokus utama, yakni Kelurahan Leato Selatan, Leato Utara, dan Talumolo. Penetapan wilayah ini merupakan bagian dari strategi untuk membangun model tata kelola sampah yang terintegrasi, partisipatif, berdampak berkelanjutan, dan rencananya akan diperluas ke seluruh kelurahan di wilayah tersebut.

Camat Dumbo Raya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan program ini tidak hanya berhenti pada dokumen perencanaan.

“Pengelolaan sampah tidak bisa ditunda. Kita perlu bergerak cepat dengan memanfaatkan sumber daya yang ada saat ini. Jangan menunggu semua tersedia baru kita bergerak. Kami akan melibatkan semua pihak dan memastikan bahwa setiap rencana benar-benar dieksekusi di lapangan,” ungkap Camat dalam pertemuan koordinasi lintas sektor pada Minggu (26/4/2026).

Pendekatan kemitraan multi-pihak ini menjadi kunci utama yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas masyarakat, serta mitra pembangunan internasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kompleks terkait penanganan sampah perkotaan, mulai dari mengubah paradigma dan perilaku masyarakat, hingga memperkuat sistem pengelolaan agar jauh lebih efektif.

Momentum perubahan ini semakin menguat dengan diterjunkannya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari UNG. Kehadiran para mahasiswa menjadi elemen esensial dalam memberikan edukasi dan pendampingan intensif kepada masyarakat. Melalui program KKN Tematik ini, sosialisasi pemilahan sampah dan praktik pengelolaannya dari skala rumah tangga dapat langsung menyentuh akar rumput.

Implementasi nyata dari kolaborasi ini telah mulai terlihat pada Sabtu (25/4/2026) di Kelurahan Leato Selatan. Sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, mahasiswa KKN, NGO Biota, dan unsur PKK Kecamatan Dumbo Raya membuahkan aksi langsung di tengah masyarakat. Warga diberikan edukasi praktis mengenai cara mengolah sampah organik menjadi kompos menggunakan teknik biopori dan tong komposter.

Upaya bersama ini diyakini menjadi titik tolak yang krusial. Ke depannya, kerja-kerja kolaboratif yang lebih berkesinambungan sangat dinantikan guna memastikan terjadinya pengurangan volume timbunan sampah secara signifikan di wilayah ini.

Dengan komitmen kuat dan langkah cepat yang telah diambil, Kecamatan Dumbo Raya kini menjadi contoh nyata bagaimana kepemimpinan tingkat lokal mampu memainkan peran strategis dalam mengeksekusi program prioritas daerah secara terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler