Advertorial
Redam Gejolak Lingkar Tambang: Bupati Saipul Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Popayato Timur
Published
5 months agoon
Pohuwato – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato bergerak cepat meredam gejolak sosial dengan mempercepat proses sertifikasi tanah milik warga di Kecamatan Popayato Timur. Lahan tersebut merupakan objek yang sebelumnya dijanjikan oleh tiga perusahaan, yakni PT BJA, PT IGL, dan PT BTL. Langkah taktis ini dibahas dalam rapat koordinasi khusus di Kantor Pertanahan Kabupaten Pohuwato, Jumat (10/04/2026).
Rapat krusial tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Pohuwato Andi Baso Thabrani, Kasat Intel Polres Pohuwato, perwakilan manajemen PT Inti Global Group, jajaran kepala desa, serta perwakilan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Tim Percepatan Sertifikasi.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyatakan bahwa pemerintah daerah memberikan atensi penuh terhadap eskalasi dinamika yang terjadi di lingkungan lingkar perusahaan dalam sepekan terakhir. Ia mengapresiasi kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam memitigasi potensi konflik horizontal di lapangan.
“Alhamdulillah, kondisi yang sempat memanas di lapangan langsung direspons cepat oleh Kapolres dengan menerjunkan personel pengamanan. Berkat langkah preventif tersebut, potensi benturan fisik dapat kita hindari,” ungkap Saipul.
Bupati mengakui bahwa sengketa dan tuntutan sertifikasi lahan ini merupakan persoalan klasik yang telah berlarut-larut. Guna merealisasikan harapan besar masyarakat, Pemkab Pohuwato berkomitmen penuh mendorong percepatan penerbitan sertifikat dengan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Sebagai langkah konkret, Saipul membeberkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi langsung dengan mantan Direktur PT Inti Global Laksana (IGL) Group, Ir. Burhanuddin. Dalam komunikasi tersebut, pihak manajemen menyatakan kesiapan penuh untuk bertanggung jawab menyelesaikan seluruh aspek administrasi yang diperlukan.
“Kami meminta komitmen dan peran aktif dari jajaran pemerintah desa, kecamatan, tim percepatan, serta warga pemilik lahan. Semua pihak harus proaktif dan responsif ketika dibutuhkan, terutama saat ada verifikasi dokumen yang harus ditandatangani di BPN,” tegasnya.
Lebih lanjut, Saipul menekankan bahwa penyelesaian sertifikasi ini sangat vital. Selain untuk memberikan kepastian hukum hak milik atas tanah bagi masyarakat, langkah ini juga penting guna menjamin iklim investasi dan kelancaran operasional korporasi di daerah.
Ia menambahkan, Pemkab telah menerima surat resmi dari beberapa desa terkait draf usulan lahan. Proses identifikasi batas tanah nantinya akan mengombinasikan pemanfaatan teknologi siber wahana tanpa awak (drone) dengan validasi fisik oleh tim gabungan di lapangan.
Di tempat yang sama, Kakantah Pohuwato Andi Baso Thabrani menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan verifikasi data yuridis dan fisik yang diajukan. Validasi ini bertujuan untuk melihat peluang integrasi lahan tersebut ke dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran berjalan.
“Begitu data usulan masuk, kami langsung melakukan overlay (tumpang susun) pada peta pendaftaran untuk mengecek apakah bidang tanah tersebut memungkinkan diakomodasi dalam program PTSL tahun ini atau tidak,” urai Andi Baso.
Andi Baso menegaskan bahwa validitas dan kelengkapan dokumen administrasi pertanahan merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam penerbitan sertifikat. Untuk tahun anggaran 2026, BPN Pohuwato sendiri memiliki target program PTSL seluas 948 hektare yang terkonsentrasi di Desa Wonggarasi Barat.
“Metode pemetaan bidang tanah tahun ini memang beralih menggunakan drone. Meskipun lokasi prioritas (Wonggarasi Barat) sudah dikunci, tidak menutup kemungkinan adanya plot alternatif untuk wilayah Popayato Timur, sasarannya tergantung luasan lahan dan kesiapan data klinis masyarakat,” terangnya.
Kendati demikian, Andi Baso menyiapkan opsi sekunder jika usulan tersebut terkendala batas waktu luasan plot anggaran tahun ini. “Jika belum terakomodasi penuh pada 2026, kami pastikan akan dikawal untuk masuk klaster prioritas program tahun anggaran berikutnya. Kami tetap berupaya maksimal agar realisasinya bisa ditarik tahun ini, asalkan koordinasi semua lini berjalan solid,” pungkasnya.
You may like
-
Gelar Pelantikan di Tengah Sawah: DPD Tani Merdeka Indonesia Pohuwato Resmi Dikukuhkan Periode 2026–2031
-
Hadir Langsung di Pohuwato: Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir Instruksikan Pengurus Bentuk Struktur Hingga Desa
-
Meski Waktu Latihan Singkat: Siasat Paskibraka Pohuwato Sukses Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI
-
Di Tengah Gencarnya Razia Polisi: Siasat Tambang Ilegal Buntulia Tetap Melenggang Bebas
-
Abaikan Penolakan Warga Sejak 2024: PT Celebes Bone Mineral Paksakan Konsultasi Publik Amdal di Bonepantai
-
Siap Jadi Sentra Perikanan Nasional: Bupati Saipul Mbuinga Perjuangkan Program Pusat untuk Pohuwato
Advertorial
Hadirkan Dampak Nyata! UNG Terjunkan 1.108 Mahasiswa di Program UNG Mengajar Batch 10
Published
52 mins agoon
07/09/2026
UNG – Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menerjunkan 1.108 mahasiswa dalam program UNG Mengajar Batch 10. Para peserta yang berasal dari 18 program studi kependidikan di lingkungan UNG tersebut bakal mengabdi di tiga wilayah di Provinsi Gorontalo.
Ketiga wilayah sasaran program meliputi Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango. Selama kurang lebih empat bulan, para mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas pendidikan dan pembelajaran di sekolah mitra, sekaligus membawa semangat pengabdian demi menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan daerah.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan program UNG Mengajar terus mengalami transformasi seiring dinamisnya arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi.
Menurut Elya, program UNG Mengajar yang sebelumnya menjadi bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kini kian dipacu untuk mengusung semangat Kampus Berdampak.
“Artinya, kehadiran mahasiswa bukan hanya untuk belajar di lapangan, tetapi harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi sekolah dan masyarakat,” ujar Prof. Elya.
Melalui program ini, para mahasiswa kependidikan memperoleh ruang luas untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan serta kompetensi yang ditimba di bangku kuliah secara langsung. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat berbagai aspek pembelajaran, khususnya pengembangan literasi, numerasi, hingga pembentukan karakter peserta didik.
Lebih dari sekadar pengalaman mengajar, UNG Mengajar turut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami dinamika riil dunia pendidikan di lapangan. Mereka dituntut peka membaca kebutuhan sekolah, beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta melahirkan gagasan dan pendekatan pembelajaran yang relevan.
Mewakili Rektor UNG, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menegaskan bahwa keterlibatan ribuan mahasiswa ini merupakan wujud kontribusi konkret kampus kerakyatan tersebut terhadap peningkatan mutu pendidikan di Gorontalo.
Ia berpesan agar para mahasiswa tak sekadar menjalankan aktivitas rutin yang ada di sekolah, melainkan harus mampu memberi nilai tambah melalui gagasan dan inovasi segar.
“Kehadiran mahasiswa bukan hanya untuk menggantikan peran guru yang ada di sekolah. Mahasiswa harus hadir membawa inovasi, sistem, serta pendekatan baru yang dimiliki untuk memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran,” tegas Prof. Amir.
Pesan mendalam tersebut menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan UNG Mengajar Batch 10. Sebagai calon pendidik masa depan, para mahasiswa diharapkan mampu menjadikan sekolah mitra sebagai ruang belajar sekaligus ladang pengabdian yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Advertorial
Tingkatkan Kinerja Pelayanan! Wali Kota Adhan Tekankan Disiplin ASN Pemkot Gorontalo
Published
5 hours agoon
07/09/2026
Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memimpin langsung pelaksanaan apel pagi awal pekan yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo. Agenda rutin tersebut berlangsung di Lapangan Taruna Remaja pada Senin (7/9/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota Adhan secara khusus menyoroti dinamika kedisiplinan para pegawai di lingkungan Pemkot Gorontalo. Ia menilai, secara umum tingkat kedisiplinan aparatur mulai menunjukkan tren perbaikan positif, meskipun masih ditemukan sejumlah pelanggaran skala kecil yang tetap membutuhkan perhatian dan perbaikan.
Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja tata kelola pemerintahan yang solid dan akuntabel. Oleh karena itu, program pembinaan terhadap ASN akan terus digalakkan agar setiap pegawai memahami secara mendalam fungsi, tanggung jawab, serta kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.
Selain penegakan disiplin aparatur, Adhan menyampaikan bahwa Pemkot Gorontalo saat ini tengah melakukan penataan dan pembenahan struktur organisasi. Salah satu fokus utamanya adalah proses pengisian sejumlah posisi jabatan yang masih kosong pada beberapa Perangkat Daerah (PD).
Langkah pengisian jabatan tersebut ditargetkan dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas-tugas roda pemerintahan sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
Wali Kota Adhan berharap seluruh ASN dapat terus meningkatkan komitmen disiplin, rasa tanggung jawab, serta kualitas kerja harian. Dengan demikian, kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat Kota Gorontalo dapat berjalan semakin optimal dan berdampak nyata.
Advertorial
Siap Harumkan Daerah! 27 Mahasiswa UNG Berlaga di Peksiminas XVIII 2026
Published
5 hours agoon
07/09/2026
UNG – Sebanyak 27 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersiap menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026. Dalam helatan seni bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari perguruan tinggi se-Indonesia tersebut, kontingen UNG akan tampil berlaga di Universitas Jember, Jawa Timur.
Keikutsertaan ini menjadi momentum krusial bagi para mahasiswa UNG untuk mewakili nama Provinsi Gorontalo, sekaligus membuktikan kualitas serta daya cipta kreativitas generasi muda daerah di panggung nasional.
Kontingen UNG dijadwalkan bertanding pada 19 tangkai lomba dari beragam cabang seni. Bidang-bidang yang diikuti meliputi vokalia pop (putra dan putri), fotografi, tari, penulisan cerpen, baca puisi (putra dan putri), penulisan lakon, keroncong (putra dan putri), seriosa (putra dan putri), dangdut (putra dan putri), komik strip, desain poster, penulisan puisi, monolog, hingga seni lukis.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi tinggi atas keterlibatan para mahasiswa yang terpilih menjadi bagian dari Kontingen Provinsi Gorontalo tersebut.
Menurut Prof. Eduart, partisipasi dalam Peksiminas bukan sekadar ajang unjuk kebolehan berkompetisi, melainkan ruang berharga untuk mengasah potensi, mengekspresikan kreativitas, dan mencetak prestasi setinggi-tingginya.
“Keikutsertaan mahasiswa UNG dalam ajang nasional ini merupakan kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukir prestasi. Kami tentu memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh mahasiswa yang telah terpilih,” ujar Prof. Eduart.
Ia berharap seluruh duta seni UNG dapat tampil penuh percaya diri dan konsisten memberikan performa maksimal sepanjang kompetisi. Lebih dari itu, para mahasiswa diharapkan mampu membawa pulang deretan piala yang membanggakan Provinsi Gorontalo dan harum di kancah nasional.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menjelaskan bahwa keikutsertaan kontingen telah dimatangkan melalui rangkaian pembinaan terstruktur dan bertahap.
Proses persiapan diawali dari tahap seleksi berjenjang mulai tingkat fakultas hingga universitas. Mahasiswa yang lolos seleksi kemudian menjalani program pembinaan intensif melalui karantina dengan pendampingan langsung dari dosen-dosen pakar di bidang seni, tari, maupun musik.
“Persiapan komprehensif ini dilakukan untuk mengasah kemampuan teknis dan kreativitas, sekaligus membangun ketahanan mental mahasiswa agar mampu tampil optimal saat berhadapan dengan lawan di tingkat nasional,” jelas Prof. Amir Arham.
Ia menambahkan, pembinaan ketat ini menjadi kunci untuk memastikan kontingen tidak hanya menguasai materi lomba, tetapi juga memiliki kepercayaan diri tinggi dalam bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Dengan seluruh persiapan matang yang telah dilalui, pihak rektorat optimistis kontingen UNG mampu menyuguhkan penampilan terbaik dan memboyong hasil manis dari 19 tangkai lomba yang diikuti.
Hadirkan Dampak Nyata! UNG Terjunkan 1.108 Mahasiswa di Program UNG Mengajar Batch 10
Terkesan Kebal Hukum! Puluhan Ekskavator PETI Masih Bebas Beroperasi di Taluditi
Sempat Ganti Plat Nomor! Residivis Curanmor Asal Bolmut Diringkus Polresta Gorontalo Kota
Tingkatkan Kinerja Pelayanan! Wali Kota Adhan Tekankan Disiplin ASN Pemkot Gorontalo
Siap Harumkan Daerah! 27 Mahasiswa UNG Berlaga di Peksiminas XVIII 2026
Salurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal
Tampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
Salurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu
Berani! Tolak PT Celebes Bone Mineral, Camat Bonepantai Siap Pertaruhkan Jabatan
Polemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo2 months agoFakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
-
Gorontalo2 months agoDiduga Tembus Rp1,3 Miliar: Skandal Penggelapan Dana Mahasiswa Guncang Kampus Universitas Gorontalo
-
Gorontalo2 weeks agoSalurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal
-
Gorontalo5 days agoTampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
-
Ruang Literasi2 months agoDosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo Luncurkan “Manjonongki”, Aplikasi Karya Anak Daerah dari Riset Kampus
-
Gorontalo2 weeks agoSalurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu
-
Advertorial3 months agoTembus Jurnal SINTA 2: Mahasiswa BK UNG Alwi Hasan Temukan Solusi Atasi Academic Burnout
-
Advertorial3 months agoTembus Top 30 Global: Tiga Mahasiswi FEB UNG Siap Rebut Juara di Vietnam