UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Rektor UNG: THR Telah Dibayarkan untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan
Published
2 years agoon
UNG – Universitas Negeri Gorontalo telah membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Dosen, P3K, dan Tenaga Kependidikan mulai Senin (25/3/2024). Hal ini diumumkan oleh Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok., ST., MT, dalam sebuah wawancara pada hari yang sama.
“Pada hari Senin kemarin, kami telah memulai pembayaran THR bagi Dosen, P3K, dan Tenaga Kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo,” ujar Prof. Eduart.
Pembayaran THR ini diatur oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke-13. Total jumlah THR yang dibayarkan oleh UNG mencapai Rp. 6.161.672.962.
Prof. Eduart berharap bahwa THR ini dapat digunakan oleh penerima untuk mempersiapkan Idul Fitri dan juga untuk ditabung.
You may like
-
KULIAH GRATIS DI UNG: 19 Calon Mahasiswa Bersaing Ketat di Jalur Mandiri Prestasi 2026
-
Sasar Rekognisi Global: FIP UNG Desain Pendidikan Teluk Tomini Menuju Internasionalisasi
-
Cetak Sejarah Baru: FK UNG Resmi Buka Pendaftaran PPDS Spesialis Anestesiologi 2026
-
Sasar Ekonomi Sirkulasi: SDGs Center UNG Sokong Deklarasi Pilah Sampah Dumbo Raya
-
Gandeng Monash University: Internasionalisasi UNG Lahirkan Platform Kesehatan Digital
-
Target Standar Nasional: FOK UNG Matangkan Kesiapan Gedung OSCE Center untuk Ujian Apoteker
Advertorial
PRESTASI GEMILANG: Angkatan XXII Profesi Ners UNG Lulus Uji Kompetensi Nasional 100 Persen
Published
1 day agoon
06/06/2026
UNG – Sebanyak 66 lulusan Profesi Ners Angkatan XXII Jurusan Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi mengikuti prosesi Pengambilan Sumpah Perawat secara khidmat di Gedung Grand Sumberia, Rabu (03/06/2026). Prosesi sakral ini menjadi penanda legalitas dan kesiapan mutlak para lulusan untuk terjun ke dunia kerja sebagai tenaga kesehatan profesional yang mengemban misi kemanusiaan.
Suasana haru dan bangga menyelimuti jalannya acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Mohamad Amir Arham. Turut hadir pula Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., jajaran dosen Jurusan Keperawatan, Koordinator Program Studi Pendidikan Ners, serta orang tua pendamping para lulusan.
Koordinator Program Studi Pendidikan Ners UNG, Ibrahim Suleman, menjelaskan bahwa sumpah profesi merupakan fase pemungkas yang wajib dilalui setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademik dan profesi klinis sebelum perawat diizinkan memberikan pelayanan kesehatan kepada publik.
Ibrahim memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Angkatan XXII karena berhasil mencatatkan prestasi gemilang, yakni kelulusan 100 persen dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Ners (UKOM) nasional. Menurutnya, capaian impresif first-taker ini merefleksikan tingginya mutu pendidikan akademik di kampus kerakyatan tersebut.
“Angkat sumpah ini menjadi bukti konkret bahwa ke-66 lulusan kami telah memenuhi standar kualifikasi akademik dan legalitas profesional untuk menjalankan praktik keperawatan secara resmi serta siap mengabdikan diri di tengah masyarakat,” ungkap Ibrahim.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Mohamad Amir Arham, menegaskan bahwa lafal sumpah yang diucapkan bukan sekadar formalitas seremonial kelulusan, melainkan sebuah ikatan kontrak moral seumur hidup.
Ia mengingatkan bahwa perawat memegang posisi garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan terpadu. Berbekal keilmuan, keterampilan klinis, dan empati yang ditempa selama masa studi, lulusan Ners UNG dituntut mampu menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu tinggi, humanis, dan menempatkan keselamatan pasien di atas segalanya.
“Profesi perawat adalah profesi kemanusiaan yang mulia. Melalui integrasi pengetahuan dan integritas moral yang dikukuhkan hari ini, kami berharap alumni UNG mampu mengambil peran krusial dalam menaikkan derajat kesehatan masyarakat luas,” tutur Amir Arham.
Prosesi angkat sumpah ini sekaligus membuka gerbang baru bagi puluhan ners muda tersebut untuk mulai mendistribusikan dedikasi terbaik mereka di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, klinik swasta, maupun institusi medis strategis di level regional, nasional, hingga internasional.
Advertorial
KULIAH GRATIS DI UNG: 19 Calon Mahasiswa Bersaing Ketat di Jalur Mandiri Prestasi 2026
Published
2 days agoon
06/06/2026
UNG – Sebanyak 19 calon mahasiswa baru berkompetisi ketat dalam tahapan seleksi jalur Seleksi Mandiri Prestasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahun Akademik 2026. Para peserta tersebut bersaing memperebutkan kuota emas untuk menempuh pendidikan tinggi dengan fasilitas pembebasan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI) serta Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Proses seleksi ketat yang meliputi penilaian portofolio dan wawancara mendalam ini digelar di Aula Totombowata Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) UNG, Jumat (05/06/2026). Calon mahasiswa yang berhasil menembus tahapan ini merupakan pemilik rekam jejak mentereng, mulai dari jawara kompetisi tingkat nasional dan internasional, hingga penghafal (hafidz) Al-Qur’an dengan kapasitas hafalan hingga 20 juz.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan UNG, Darman, S.Kom., M.Ap., menjelaskan bahwa jalur Seleksi Mandiri Prestasi ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi nyata dari pihak universitas terhadap talenta muda yang memiliki capaian luar biasa di berbagai bidang.
“Tahun ini tercatat ada 19 peserta yang mengikuti seleksi akhir. Mereka terbagi dalam beberapa kategori, yakni prestasi bidang sains, olahraga, olimpiade, kesenian, serta kategori hafidz Al-Qur’an,” rinci Darman.
Darman menambahkan, proses wawancara dan bedah portofolio ini merupakan instrumen krusial untuk menguji keabsahan seluruh dokumen yang diajukan. Tim seleksi memverifikasi langsung fisik sertifikat penghargaan, sementara bagi kategori hafidz Al-Qur’an, tim penguji langsung melakukan tes hafalan di tempat (muhasabah).
“Melalui tahapan validasi yang ketat ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh rekam jejak prestasi yang diajukan benar-benar valid, autentik, dan memenuhi standar kualifikasi universitas,” imbuhnya.
Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, M.Si., menuturkan bahwa jalur khusus ini dirancang sebagai komitmen kampus dalam menjaring input mahasiswa unggul yang memiliki kompetensi menonjol di luar jalur reguler.
Kendati menjanjikan kuliah gratis tanpa beban IPI dan UKT, Prof. Abdul Hafidz memberikan catatan tegas bahwa beasiswa institusi ini menerapkan sistem evaluasi berkala yang ketat setiap tahunnya. Mahasiswa yang lolos dituntut wajib mempertahankan kerangka prestasi mereka selama berkuliah di Bumi Gorontalo.
“Fasilitas gratis ini tidak bersifat permanen tanpa syarat. Jika dalam evaluasi tahunan mahasiswa yang bersangkutan tidak lagi mampu menunjukkan capaian prestasi sesuai standar minimum yang disepakati, maka hak pembebasan UKT akan dicabut dan mereka wajib membayar kuliah secara reguler,” tegas Prof. Abdul Hafidz.
Berdasarkan jadwal yang dirilis panitia, hasil akhir kelulusan Seleksi Mandiri Prestasi UNG 2026 akan diumumkan secara resmi pada Senin, 8 Juni 2026. Melalui program ini, UNG berkomitmen membuka pintu pendidikan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa tanpa perlu terhambat oleh faktor finansial.
Advertorial
Sasar Rekognisi Global: FIP UNG Desain Pendidikan Teluk Tomini Menuju Internasionalisasi
Published
2 weeks agoon
24/05/2026
UNG – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengambil langkah taktis dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD). Agenda strategis ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama lintas sektor serta peluncuran buku di Aula FIP UNG, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Pendidikan Berbasis Kawasan: Menyatukan Aspirasi Mewujudkan Inspirasi” tersebut didesain sebagai upaya nyata institusi dalam mendorong percepatan serta pemerataan mutu pendidikan di kawasan Teluk Tomini.
Momentum Hardiknas tahun ini dijadikan FIP UNG sebagai pijakan krusial untuk menjaring langsung realitas objektif kondisi pendidikan di lapangan. FIP mengambil peran sentral dengan menghimpun aspirasi mendasar dari para kepala dinas pendidikan se-Provinsi Gorontalo dan kawasan sekitarnya. Langkah ini ditempuh guna memastikan kontribusi akademik universitas selaras dengan kebutuhan riil daerah.
Dekan FIP UNG, Prof. Dr. Arwildayanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa potret riil dari para pemangku kebijakan di daerah sangat dibutuhkan untuk merumuskan arah transformasi pendidikan yang komprehensif.
“Kami ingin mendengarkan langsung dari para kepala dinas mengenai realitas pendidikan yang sesungguhnya terjadi di daerah masing-masing. Hasil pemetaan ini nantinya akan kami rangkum menjadi sebuah dokumen rekomendasi kebijakan dalam bentuk policy brief,” tegas Prof. Arwildayanto.
Inisiatif yang dimotori oleh FIP ini menjadi bagian integral dari perwujudan visi makro UNG dalam mengembangkan inovasi berbasis kawasan. Langkah tersebut sekaligus menjadi refleksi dalam membawa institusi melangkah ke panggung internasionalisasi yang lebih luas.
Senada dengan hal itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto S. Malik, M.Hum., menekankan bahwa pembicaraan mengenai pengembangan kawasan merupakan core bisnis akademik UNG yang berkaitan erat dengan arah masa depan universitas.
“Tema ini menjadi sangat penting karena UNG saat ini sedang bersiap menuju internasionalisasi perguruan tinggi. Untuk mencapainya, UNG harus hadir terlebih dahulu menjawab kebutuhan nyata masyarakat melalui sistem pendidikan yang kontekstual, relevan, dan berbasis pada karakter wilayah,” papar Dr. Harto.
Melalui sinergi kuat yang terbangun dalam momentum Hardiknas 2026 ini, dokumen policy brief yang dihasilkan diproyeksikan tidak hanya memajukan mutu pendidikan lokal di lingkar Teluk Tomini, melainkan juga menjadi akselerator penting bagi Universitas Negeri Gorontalo dalam memantapkan langkah menuju rekognisi global.
PRESTASI GEMILANG: Angkatan XXII Profesi Ners UNG Lulus Uji Kompetensi Nasional 100 Persen
KULIAH GRATIS DI UNG: 19 Calon Mahasiswa Bersaing Ketat di Jalur Mandiri Prestasi 2026
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
Nanik : BGN Wacanakan Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG Di WIlayah Terpencil
Siap-siap Perkuat Pertahanan Negara, Ribuan ASN Bakal Jalani Latihan Militer Komcad Agustus Mendatang
Masyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
Total Hadiah Rp60 Juta: Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 Resmi Dimulai
Bukan Sekadar Hobi: Mods Mayday 2026 Jadi Simbol Kreativitas Anak Vespa Gorontalo
Gerindra Gorontalo Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden
POTRET IRONI: Di Balik Kunjungan Prabowo ke Gorontalo, Rakyat Pohuwato Merasa Terusir
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah4 weeks agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoTak Tinggal Diam! Dugaan Pelecehan dan Pelanggaran Kerja Alfamidi Dilaporkan ke Disnaker
-
Gorontalo2 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo2 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Advertorial3 months agoDibongkar di Depan Wartawan, Ini Penjelasan Soal Rp14 M Harta Bupati Pohuwato
-
News3 months agoMengejutkan! Riset UI, Hanya 5 dari 34 Siswa Habiskan Menu MBG
-
Gorontalo3 months agoIroni di Balik Program MBG: Petani Lokal Belum Dilibatkan Penuh
-
Gorontalo3 months agoBerani Bertindak, Pemdes Teratai Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal
