Connect with us

Advertorial

Saat Sidak, Thariq Dapati Ada Program Disperindagkop Bermasalah

Published

on

Wakil Bupati Gorontalo Utara Saat Melakukan Sidak

GORUT – Inspeksi mendadak kembali dilakukan Wakil Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, kali ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah yang menjadi tujuannya.

Dalam sidaknya Thariq menemukan ada program dari Dinas Perindagkop yang tidak berorientasi pada keberhasilan sebagaimana pada penjelasannya diawal.

“Sebagai contoh saya menemukan bahwa ternyata tahun 2019 itu ada dua kelompok yang diadakan pelatihan yaitu kelompok usaha, termasuk usaha karawo. Kemudian 2020 juga ada kelompok lagi jadi praktis 2019-2020 ada 4 kelompok. tapi ternyata saya tanya mana pemantauan, monitoring, evaluasi, untuk 2 kelompok ini, apa di beri paket pelatihan, ternyata tidak ada” Ujarnya, Kamis (13/01/2022).

Dirinya pun kemudian memberikan petunjuk kepada dinas Perindagkop untuk memantau efek dari dampak program misalnya pelatihan terhadap keberhasilan produk.

“Itu dilihat apabila, misalnya produknya bagus, tapi mereka, karena industri rumah tangga ada kendala dari sisi pemasaran. Mestinya, kalian saling berkoordinasi, hasil produk pendampingan atau pelatihan dari bidang industri itu di tindaklanjuti oleh bidang perdagangan,” Kata Thariq.

Sementara untuk menindaklanjuti penemuannya pada sidak hari ini, Thariq akan melakukan pertemuan rapat bersama Dinas terkait.

“Nah ini yang belum jalan di Perindagkop. Jadi tadi beberapa petunjuk saya berikan, dan minggu depan saya minta pertemuan dan menyiapkan data masing masing. Kita akan lakukan pertemuan agar persoalan bagaimana mendorong perindustrian di Gorontalo Utara ini betul-betul disikapi secara kolektif dan komprehensif oleh semua bidang,” Ujarnya.

Advertorial

Pemda Gorut Targetkan Penerangan Jalan Bypass Selesai Sebelum Malam Tumbilotohe

Published

on

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin

GORUT – Pemaparan Review Desaign perencanaan pengadaan penerangan jalan umum oleh PT. Norosana Persada, dihadiri Bupati Indra Yasin, di Aula Tinepo Kantor Bupati. Menurutnya, pembangunan jaringan penerangan jalan akan dipasang di sepanjang jalan bypass.

“Hari ini kami membahas persiapan nanti pembangunan jaringan penerangan jalan yang nanti akan dipasang di sepanjang jalan bypass, yang sekarang ini mungkin belum selesai bangunannya tapi Insya Allah tahun ini selesai pembangunan jalannya. Kurang lebih itu 12 Kilometer,” Ungkap Indra Yasin.

Selain jalur bypass, ada beberapa jalur yang menjadi sasaran untuk dilakukan penerangan jalan salah satunya Jalan Nasional yang berada di depan Kantor Bupati Gorut.

“Jalan Nasional yang ada di depan Kantor Bupati kurang lebih 30 meter dari Bank SulutGo sampai Motinelo yang sekarang sudah ada medianya, itu sekarang kita pasang. Dan dari Pontolo sampai di Kodim, kemudian dari Polres Sementara, sampai di Rumah Sakit Zus, kemudian belok kiri di jalan menuju rumah sakit. Nah kurang lebih itu 15 ,8 KM,” Jelasnya.

Anggaran yang tersedia kata Indra kurang lebih 3 Miliar dari estimasi anggaran 5 Miliar, oleh sebab itu harapannya tahun ini penerangan jalan itu dapat terlaksana meskipun baru sebagian.

Ia menargetkan pada malam Tumbilotohe di bulan Ramadhan tahun ini sudah bisa dinyalakan atau paling lambat pada hari Ulang Tahun Kabupaten Gorontalo Utara.

“Nah mudah-mudahan ini sebagian sudah bisa terpasang tahun ini, karena belum teranggarkan seluruhnya. Nah, saya berharap lebih awal pembangunannya, saya targetkan kalau bukan April pada saat kita mau Ulang Tahun ini sudah bisa menyala, atau pada saat kita pasang lampu di Bulan Suci Ramadhan. Tentu itu target kita di tahun 2022,” Ujar Indra.

Continue Reading

Advertorial

Tak hanya Sukses Akademik, Mahasiswa Harus sukses Berwirausaha

Published

on

UNG – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo tidak hanya dituntut untuk dapat berprestasi dalam bidang akademik, namun juga didorong untuk bisa sukses melalui wirausaha. Dukungan agar mahasiswa berani sukses diusia muda melalui wirausaha dilakukan dalam beragam cara salah satunya melalui seminar entrepreneur.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Karmila Mahmud, M.A, Ph.D, mengatakan, wirausaha merupakan sesuatu yang menjanjikan bagi generasi muda saat ini. Melalui wirausaha dapat menjanjikan kesuksesan bagi mahasiswa jika dijalani dengan serius.

“Bagi genereasi z maupun alpha sudah seharusnya dapat berkecimpung dengan dunia entrepreneur, karena pada saat ini entrepreneur yang kreatif dan inovatif dapat menjamin kesuksesan diusia muda,” ungkap Karmila.

Menurutnya wirausaha menjadi unsur penting bagi perguruan tinggi. Begitu pentingnya wirausaha untuk menjamin kualitas lulusan, maka dalam Indikator Kinerja Utama nomor 1 PTN dituntut melahirkan kualitas lulusan yang dapat bekerja atau berwirausaha.

“Melihat betapa pentingnya mahasiswa dapat berwirausaha, maka bidang kemahasiswaan dan alumni menjadikan mahasiswa berwirausaha menjadi salah satu program utama,” jelasnya.

Continue Reading

Advertorial

Indra Yasin Terima Ranperda Inisiatif DPRD Gorut

Published

on

Bupati Gorontalo Utara Saat Menerima Draf 4 Buah Ranperda Usulan DPRD Gorut

GORUT – Empat rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara diterima dan disetujui oleh Pemerintah Daerah. Hanya saja harus mengikuti tahapan sesuai mekanisme dan tata tertib DPRD.

Keempat buah ranperda itu, yakni, Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Pimpinan dan Anggota BPD, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Ranperda tentang Bantuan Hukum, dan Ranperda tentang Kewenangan Desa.

“Dan dari hasil kajian kami terhadap urgensi ke- 4 (empat) buah rancangan peraturan daerah tersebut. Maka, saya selaku pemerintah daerah berpendapat menerima dan menyetujui ke- 4 buah ranperda untuk dilakukan pembahasan bersama sesuai mekanisme dan tata tertib DPRD,” ungkap Bupati Gorut, Indra Yasin saat diwawancarai.

Ia menilai, Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 10 tahun 2017 tentang hak keuangan kepala desa, perangkat desa dan pimpinan dan anggota BPD, memang perlu dilakukan perubahan, karena disesuaikan dengan kondisi saat ini, tentu sudah tidak memenuhi lagi kebutuhan para kepala desa. Oleh sebab itu, DPRD mengambil inisiatif untuk segera melakukan perubahan perda tersebut.

“Nah, hak keuangan kepala desa saat ini memang kalau tidak salah saya Rp 2 juta lebih ya. Nah, itu nanti pada saat pembahasan, kita akan tunggu, apakah ada penambahan atau bagaimana. Tapi, yang jelas ada penambahan,” terangnya.

Demikian juga ranperda tentang perubahan perda nomor 2 tahun 2017 tentang pengelolaan keuangan desa. Menurut Indra, ranperda tersebut juga sangat penting, karena setiap tahunnya pengelolaan keuangan desa rawan kalau tidak diatur lebih baik.

“Sebab itu, dengan adanya perubahan, berarti ada perbaikan-perbaikan yang menurut DPRD perlu ada perubahan, ya kita persilahkan. Nanti pada pembahasannya hal-hal apa saja yang harus diubah dalam pengelolaan keuangan yang ada di desa,” ujarnya.

Ia pun berharap, dengan pengelolaan keuangan desa yang semakin diatur lebih baik atau ada perubahan, maka pengelolaan keuangan desa tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama adanya temuan-temuan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler