Connect with us

Politik

Tuty Hamid-Richard Manuas Kantongi Nomor 3, BAPUTIH Siap Tempur

Published

on

BALUT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah menggelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut bagi pasangan calon bupati/wakil bupati. Dari pengundian tersebut, Paslon Tuty Hamid-Richard Manuas memperoleh nomor urut 3.

Ketua Tim Pemenangan pasangan ini, Mohamad Tanjung D. Pawara menyebutkan bahwa nomor tiga merupakan lambang kekuatan.

“Alhamdulillah kita baru saja mendampingi ibu (Tuty Hamid, red) karena hari ini adalah agenda pencabutan nomor pasangan. Dan Tuty-Richard mendapatkan nomor 3,” kata Anjung usai mengikuti rapat pleno terbuka di KPU, Rabu (24/9).
“Tiga adalah lambang kekuatan,” tegasnya lagi.

Selain Tuty Richard, tiga paslon lainnya juga melakukan pencabutan nomor undian yang menghasilkan pasangan Weny-Ridaya mendapatkan nomor urut 1, Pasangan Rudal dengan nomor urut 2, dan Basoka-Solit nomor urut 4.

Sebelumnya, antusiasme pendukung Tuty-Richard terlihat saat pasangan ini memasuki Gedung Labotan Sosodek tempat di mana pengundian nomor urut berlangsung. Ratusan pendukung yang menamakan diri BAPUTIH (Barisan Perempuan Tuty Hamid) memagar betis di area gedung dan bersorak yel yel kemenangan Tuty-Richard. Barisan pendukung yang dikomandoi Faradila Pawara itu merupakan perwakilan dari 7 kecematan di Banggai laut.

Menurut Faradila, barisan perempuan ini turun kejalan dalam rangka memeriahkan pesta demokrasi Banggai laut.

“Ini gerakan emansipasi ,ini juga bentuk penegasan Bahwa kami Boine Banggai laut mampu berkompetisi dielektoral ini,” kata Dila sapaan akrabnya.

Lanjut kata dia, gerakan ini tidak hanya sekedar penggembira belaka akan tetapi tampil sebagai suksesi seorang wanita hebat.
“Orang tua kami Tuty Hamid, Tuty Hamid adalah Refresentatif Boine Banggai . Ini kemajuan dalam kanca politik Banggai laut . Bahwa kami mampu maju dan mensejajarkan diri sebagai perempuan kami juga tampil dengan kaya akan gagasan dan ide untuk mewujudkan Banggai sejaterah.
Sebagai timses BAPUTIH akan terus berkonsolidasi dan Bersosialisasi hingga ketingkat desa demi mewujudkan kemenangan Tuty-Richrad, ini kesempatan langkah untuk perempuan berkesempatan menjadi pemimpin daerah,” pungkas Dila.

News

Prabowo Instruksikan Migrasi Gas ke Kompor Listrik Dipercepat

Published

on

NEWS – Di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026), sebuah langkah ambisius dirajut demi melepas jerat ketergantungan energi. Presiden Prabowo Subianto tegas menginstruksikan jajarannya, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, untuk memacu transisi dari elpiji ke kompor listrik. Manuver ini merupakan respons atas kerentanan fluktuasi harga migas global, sekaligus upaya meredam lonjakan impor yang kian membebani fiskal negara.

​Sinergi lintas kementerian pun dipantik agar migrasi energi ini tak sekadar wacana. Sebuah Satgas percepatan transisi yang dikoordinasikan Bahlil langsung dibentuk untuk eksekusi lapangan. Sementara itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi disiagakan guna meramu landasan riset perguruan tinggi. Mengonfirmasi mandat krusial tersebut, Menteri Brian Yuliarto menyatakan secara lugas, “Kita diminta (Presiden Prabowo) mempercepat bagaimana kompor listrik itu bisa menggantikan kompor dari elpiji,” tuturnya usai pertemuan.

​Desakan untuk beralih dari elpiji ini sejatinya lahir dari kalkulasi ekonomi yang mendesak. Melansir analisis dari berbagai media, pergeseran ini adalah langkah krusial untuk mereduksi triliunan rupiah uang negara yang terkuras oleh subsidi energi tahunan. Mewujudkan kemandirian ini ditargetkan tak memakan waktu lama. Sesuai tenggat waktu Presiden, revolusi energi dapur—yang juga diiringi percepatan PLTS dan motor listrik—harus terealisasi utuh paling lambat tiga hingga empat tahun ke depan.

Continue Reading

News

Fakta Terbaru, Tel Aviv Porak-poranda! Kesaksian Mengejutkan dari Mulut Politikus Inggris.

Published

on

Politikus Inggris, George Galloway, membongkar klaim mengejutkan terkait perang Iran melawan aliansi AS-Israel dalam podcast The Last Crusade, Senin (9/3/2026). Ia menyebut media Barat sengaja menutupi skala kehancuran yang sebenarnya.

Galloway mengeklaim pertahanan udara Israel telah lumpuh, membuat Tel Aviv hancur layaknya Gaza. Ia juga menuding data korban jiwa yang dirilis sangat tidak akurat.

“Tel Aviv itu sudah mirip seperti Gaza. Kenapa saya tahu, karena saya punya teman di sana,” ujarnya. “Mereka juga berbohong soal jumlah korban. Bagaimana mungkin dengan serangan seperti ini hanya ada enam korban tewas. Saya bertaruh, hampir lebih dari 1.000 korban sudah meninggal. Ini tidak akan bisa mereka sembunyikan selamanya,” tegas Galloway.

Galloway membantah tudingan AS bahwa rezim Ayatollah Ali Khamenei menewaskan 40.000 orang. Menurutnya, kegagalan AS memecah belah warga Iran pasca-gugurnya Khamenei membuat Donald Trump mencoba memanfaatkan kelompok Kurdistan.

“Kini Trump meminta Kurdistan yang maju untuk melawan,” kritik Galloway. “Masalahnya Kurdistan sudah bosan ditipu oleh Amerika. Jika keinginan itu diwujudkan maka sebagian wilayah Turki dan Irak akan dikorbankan untuk Kurdistan,” pungkasnya.

Laporan media internasional seperti Firstpost dan analisis Redline Observers pada Maret 2026 turut mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan rudal Israel mulai kewalahan menghadapi serangan asimetris Iran. Pakar geopolitik Seyed Mohammad Marandi mencatat bahwa aset strategis AS, termasuk kapal induk USS Gerald R. Ford, bahkan terpaksa menjauh dari zona bahaya untuk menghindari kerusakan fatal.

Continue Reading

News

Pukulan Telak! Iran Sukses Hancurkan Sistem Radar Rudal AS Senilai 4,7 Triliun di Yordania

Published

on

Konflik di Timur Tengah kian memanas. Amerika Serikat menelan kerugian besar setelah sistem radar pemandu rudal canggihnya yang bernilai 300 juta dolar AS (sekitar 4,7 triliun rupiah) hancur lebur akibat serangan Iran.

Berdasarkan laporan NDTV yang turut dikonfirmasi oleh pantauan citra satelit Bloomberg dan CNN, Iran sukses menghancurkan radar AN/TPY-2 di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Radar buatan RTX Corp ini adalah “mata” penentu bagi sistem pertahanan rudal canggih THAAD milik AS. Tanpa fungsinya, beban pencegatan rudal balistik kini jatuh sepenuhnya pada sistem Patriot, yang stok rudalnya dilaporkan makin menipis.

Menurut catatan Foundation for Defense of Democracies (FDD), serangan ke pangkalan tersebut terjadi secara beruntun. Menanggapi insiden ini, Ryan Brobst, pakar militer dari FDD menyatakan: “Jika berhasil, serangan Iran terhadap radar THAAD akan menandai salah satu serangan Iran yang paling sukses sejauh ini.” Meski begitu, ia menegaskan bahwa pertahanan AS belum sepenuhnya lumpuh, “Militer AS dan para mitranya memiliki radar lain yang dapat terus memberikan cakupan pertahanan udara dan rudal, mengurangi dampak hilangnya satu radar.”

Kerugian ini memukul telak Pentagon. Data Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan AS hanya mengoperasikan delapan unit THAAD di seluruh dunia. Pakar pertahanan rudal CSIS, Tom Karako, menyoroti betapa fatalnya kerusakan ini: “Ini adalah sumber daya strategis yang langka dan kehilangannya merupakan pukulan besar.” Karako juga menjelaskan tidak adanya armada pengganti, “Kekuatan delapan baterai masih di bawah persyaratan struktur kekuatan sebanyak sembilan yang ditetapkan pada tahun 2012, jadi tidak ada cadangan TPY-2 yang menganggur.”

Serangan di Yordania ini bukan satu-satunya kerugian AS. Laporan berbagai media internasional mencatat radar peringatan dini AS di Qatar juga sempat rusak oleh serangan Iran. Situasi krisis ini memaksa Gedung Putih segera memanggil para kontraktor pertahanan utama untuk mempercepat produksi rudal dan peralatan tempur pengganti.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler