Connect with us

Gorontalo

Viral!! Karyawan Indomaret Diduga Provokasi Warga Pohuwato

Published

on

Tangkapan Layar saat Karyawan Indomaret Provokasi Warga Pohuwato || Foto Istimewa

GORONTALO – Beredarnya video karyawan Indomaret yang diduga menantang masyarakat yang tak setuju dengan kehadiran perusahaan ritel raksasa di Kabupaten Pohuwato tersebut, mendapat kecaman dari beberapa warga.

Dalam video yang berdurasi 6 detik tersebut, nampak beberapa karyawan sedang melakukan siaran langsung di akun sosial media. Namun ada salah satu karyawan dari Indomaret melontarkan kata-kata yang di nilai tak pantas untuk disampaikan, dimana dirinya memanas-manasi dan meminta para netizen untuk melakukan demo.

“Sapa yang jaga ba komen ini, wey ngoni yang mo bademo,.. Pohuwato ini bos demo akan,” Ujar seorang Karyawan yang diduga mencoba memprovokasi warga netizen.

Hendra salah seorang warga masyarakat kecamatan Marisa sangat menyayangkan hal yang dipertontonkan oleh karyawan Indomaret tersebut. Dirinya menilai hal tersebut bisa memicu amarah warga, terlebih sebelumnya pernah ada penolakan dari masyarakat Pohuwato terkait dengan kehadiran ritel Indomaret.

“Saya bingung dengan maksud video tersebut karena saya menilai mereka mengajak kepada masyarakat untuk melakukan unjuk rasa lagi” ungkap Hendra, Senin, (3/1/2021).

Ferry Kumayas sebagai license Indomaret Wilayah Gorontalo || Foto Barakati.Id (Isran)

Sementara itu, Ferry Kumayas sebagai license Indomaret Wilayah Gorontalo memberikan klarifikasi, bahwa pihaknya sebelumnya memohon maaf atas tindakan yang dilakukan oleh karyawan Indomaret. Diakuinya, manajemen Indomaret telah memberikan teguran keras kepada oknum yang bersangkutan.

“Kami sudah melakukan tindakan berupa sanksi kepada mereka dan nantinya akan dilakukan training kembali dan Meraka benar-benar masyarakat Pohuwato yang sudah di tempatkan di ritel yang ada di kecamatan Paguat itu sendiri,” Jelas Ferry.

Gorontalo

Seorang Lansia Warga Upomela Dikabarkan Hilang Terseret Arus Sungai

Published

on

GORONTALO – Seorang Lansia, Abdullah Pakaya warga Desa Upomela, Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo dikabarkan hilang terseret arus sungai Upomela, dirinya diketahui menyebrangi sungai dan akan memberi makan ke kucing peliharaannya pada Rabu (10/8/2022).

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Hendry Pattiruhu menjelaskan bagian komunikasi SAR Gorontalo mendapat laporan dari masyarakat ada kejadian membahayakan manusia, laporan tersebut diterima pukul 22.18 WITA.

“Kami kantor SAR Gorontalo menerima laporan dari masyarakat, mereka meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang,” Hendry Pattiruhu.

Hendry melanjutkan kronologis hilangnya Abdullah, bermula ketika korban akan menyebrangi bantaran sungai Upomela. Korban berangkat menuju sungai pukul 16.30 WITA dan biasanya pulang ke rumah Sekitar Pukul 18.00 WITA. Namun hingga menjelang waktu Maghrib korban tak kunjung kembali.

Hingga saat ini Tim SAR gabungan terdiri dari TNI-Polri, IEA, dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap korban dan dikarenakan posisi sudah larut malam, pencarian di hentikan sementara dan akan di lanjutkan besok pagi Kamis, (11/8/2022).

Continue Reading

Gorontalo

PMI Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Mutasi 25 Personil Polri

Published

on

Wakil ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia Aldy Ibura

GORONTALO – Kasus penembakan sesama anggota Polisi Brigadir J, dan Brada E, akhir-akhir ini menyita perhatian publik, terutama pengguna sosial media. Di Instagram sendiri ada kurang lebih 5,4 ribu tagar #brigadirj dan ribuan komentar membicarakan dan bertanya-tanya seputar kasus ini. Bahkan sempat trending beberapa kali di Twitter, semua bertanya-tanya seputar kebenaran dan kepastian dari kasus ini.

Wakil ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia Aldy Ibura mengatakan, jika kita menyoroti perkembangan keseriusan penanganan kasus ini, maka bisa dilihat dari beberapa anggota Polri yang diperiksa dan mendapatkan sanksi dicopot serta dimutasi dari jabatannya.

“Hal ini membuktikan bahwasanya sedari awal institusi Polri dan Kapolri sendiri tidak tersandera oleh kepentingan manapun. Dan kami yakin kasus ini bisa kemudian di ungkap secara transparan,” Kata Aldy.

Kepada Kapolri, Kami berharap kasus ini segera diselesaikan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku serta dapat dilakukan penegakan hukum dengan seadil-adilnya tanpa memandang pangkat dan jabatan terhadap siapa saja yang terlibat.

“Sehingga citra Polri sebagai aparat penegak hukum tetap terjaga di hadapan masyarakat Indonesia,” Sambung Aldy.

“Pada intinya harapan publik adalah bagaimana Tim Khusus Polri bisa menuntaskan pekerjaannya dan menegakkan supremasi hukum yang seadil-adilnya bagi korban dan seluruh pihak yang terlibat,..”

“Terakhir kami meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil penanganan kasus ini dan mendukung segala upaya penegakan hukum yang sedang di jalankan,” Tutup Aldy.

Continue Reading

Gorontalo

Ketua OKK DPD II Tanggapi Polemik Hasil Muscam KNPI Dungaliyo

Published

on

Arief Habibie Ketua OKK DPD II Kabupaten Gorontalo || Foto istimewa

GORONTALO – Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo menyikapi polemik hasil Musyawarah Kecamatan DPK Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dungaliyo. Selasa (26/7/2022).

Arif Habibie mengatakan pihak DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo melihat, bahwa hasil muscam KNPI Kecamatan Dungaliyo sudah sesuai ketentuan dan prosedur.

“Kami hadir bersama ketua DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo dalam pelaksanaan Muscam tersebut berdasarkan undangan yang diberikan oleh panitia, dan kami melihat dengan hadirnya pemerintah Kecamatan Dungaliyo dan beberapa aparat desa yang ada tentu hal ini sudah dikoordinasikan terlebih dahulu,” Ungkap Arif.

Arif menambahkan konflik yang terjadi di Kecamatan Dungaliyo itu adalah hal biasa dan itu hanyalah dinamika organisasi. Ia juga sangat mengapresiasi, karena ternyata ada pihak-pihak terkait yang penduli terhadap kepemudaan apalagi mengenai musyawarah KNPI khususnya di Kecamatan Dungaliyo.

“Sehingga hal ini tidak perlu dilakukan peninjauan kembali dan kami menunggu hasil Muscam tersebut segera dilakukan pengajuan administrasi sebagai proses untuk pemenuhan Surat Keputusan (SK) dari DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo,” Pungkasnya.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler