Connect with us

kabupaten pohuwato

Buka Coaching Clinic Bagi Perangkat Desa, Ini Harapan Bupati Saipul

Published

on

POHUWATO – Coaching clinic aplikasi sistem dan tata kelola keuangan desa yang berlangsung di Hotel Amaris Kota Gorontalo dibuka Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang turut dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, dan Ketua APDESI Pohuwato, (23/11/2022).

Menurut Bupati, dengan diterbitkannya Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, maka pemerintah kabupaten Pohuwato berupaya setiap tahun dapat melaksanakan kegiatan coaching clinik bagi perangkat desa se-kabupaten Pohuwato dalam pengelolaan keuangan desa.

Hal ini dimaksudkan agar pengetahuan dan penguasaan aparatur desa terhadap dinamika perundang-undangan yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan desa terus terbarukan.

Selanjutnya dana desa sebagaimana diatur dalam peraturan Mendagri dan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang telah diterbitkan dan telah disosialisasikan, diharapkan nantinya tidak ada lagi keterlambatan dan kekeliruan dalam penyusunan anggaran pendapatan belanja desa tahun anggaran 2023 di tingkat desa.

“Kepada para kepala desa se- kabupaten pohuwato sebagai pengguna anggaran sekaligus pengelola keuangan desa untuk dapat mengikuti kegiatan coaching clinik ini dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa menjadi pembelajaran dan referensi dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa,” Kata Saipul.

Sehubungan dengan kegiatan ini juga kami berharap kedepan akan banyak perubahan yang terjadi di tingkat desa, dukungan anggaran dan regulasi yang memberikan peluang bagi desa untuk mengembangkan segala potensi yang ada merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam membangun desa serta masyarakatnya”,jelas bupati.

Diakhir sambutan, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo atas dukungan dan kesediaannya berbagi pengalaman dan pengetahuan yang akan diberikan untuk para kepala desa, sekdes serta seluruh peserta.

“Saya berharap agar seluruh pemerintah desa dapat mengikutsertakan perangkat desa yang dipekerjakan, sehingga perangkat desa bisa merasa lebih nyaman dan aman dalam bekerja karena telah dilindungi dalam jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutup Bupati Saipul.

Advertorial

Genjot Cetak Sawah 5.000 Hektare: Siasat Taktis Bupati Saipul Mbuinga Jawab Instruksi Presiden Prabowo

Published

on

Pohuwato – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri langsung acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman GORR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/06/2026). Kehadiran Kepala Negara menjadi klimaks dari perhelatan akbar yang mempertemukan jutaan petani, nelayan, penyuluh, hingga pelaku industri agrobisnis dari seluruh penjuru nusantara.

Hajatan strategis ini turut dihadiri oleh delegasi pimpinan daerah, di antaranya Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam, Ketua TP-PKK Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, serta Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali. Kehadiran jajaran Pemkab Pohuwato tersebut menegaskan komitmen penuh daerah dalam menyokong stabilitas pangan makro.

Presiden Prabowo Subianto tiba di venue utama didampingi oleh barisan elit menteri Kabinet Merah Putih. Kedatangan rombongan presiden disambut hangat oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Di panggung kehormatan, tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor.

Sinergitas lintas sektor dalam mengawal kedaulatan pangan juga tecermin dari kehadiran Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum HKTI Sudaryono, Mendagri Tito Karnavian, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bahagia emosionalnya karena dapat kembali bernostalgia di tengah keluarga besar pejuang pangan Indonesia. Agenda PENAS XVII ini menorehkan catatan sejarah sebagai kehadiran perdana Prabowo dengan kapasitas resmi sebagai Presiden Republik Indonesia, setelah pada tahun-tahun sebelumnya aktif mengikuti agenda serupa saat memimpin organisasi petani nasional.

Presiden Prabowo juga melayangkan rasa syukur yang mendalam atas lompatan kurva produksi pangan domestik yang berhasil diakselerasi berkat dedikasi kolektif di sektor hulu.

“Saya merasa bersyukur karena kita kian dekat menuju swasembada pangan total. Produksi beras, jagung, dan berbagai komoditas pangan esensial terus merangkak naik, bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah bangsa. Ini adalah buah dari cucuran keringat saudara-saudara sekalian. Untuk itu, saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan rasa hormat terdalam kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia,” tegas Presiden Prabowo Subianto yang disambut gemuruh tepuk tangan peserta.

Kepala Negara menegaskan bahwa modernisasi sektor agraria dan maritim wajib diakselerasi melalui tiga pilar utama: eskalasi produktivitas lahan, implementasi teknologi mekanisasi modern, serta penguatan hilirisasi industri agar komoditas mentah mampu memberikan nilai tambah (value added) ekonomis yang lebih tinggi bagi kesejahteraan rakyat.

Ditemui pascaagenda, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga melayangkan apresiasi tinggi atas keputusan Presiden yang memilih Provinsi Gorontalo sebagai episentrum perhelatan PENAS XVII. Menurut Saipul, kehadiran langsung Kepala Negara menyuntikkan energi dan motivasi berlipat bagi daerah untuk memperkuat kedaulatan pangan regional.

“Alhamdulillah, PENAS XVII di Gorontalo sukses besar. Ini kebanggaan masif bagi bumi Gorontalo, khususnya Kabupaten Pohuwato. Sejak awal kami mendukung penuh dengan menerjunkan kontingen terbaik yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, hingga pelaku usaha lokal untuk menyerap ilmu dan teknologi baru selama rangkaian kegiatan,” ungkap Saipul.

Saipul menambahkan, Kabupaten Pohuwato siap menjawab instruksi Presiden dengan memaksimalkan seluruh potensi wilayah di sektor pertanian, kelautan, dan perkebunan. Saat ini, Pemkab Pohuwato tengah menggenjot proyek strategis cetak sawah baru seluas kurang lebih 5.000 hektare demi mengamankan pasokan beras daerah.

“Pohuwato saat ini memegang predikat sebagai lumbung jagung terbesar di Provinsi Gorontalo. Melalui perluasan cetak sawah 5.000 hektare dan topangan stimulus dari pemerintah pusat, kami optimistis Pohuwato mampu naik kelas menjadi pilar penyokong pangan utama di tingkat provinsi maupun nasional,” papar Saipul.

Menutup keterangannya, Saipul menegaskan komitmen tegak lurus jajarannya untuk memfasilitasi kebutuhan para petani dan nelayan di akar rumput melalui skema pendampingan intensif, penyediaan sarana produksi (saprodi) berkualitas, serta pembukaan akses pasar yang sehat. Langkah konkret ini diyakini mampu menyukseskan visi swasembada pangan nasional sekaligus menyejahterakan para aktor utama pembangunan di daerah.

Continue Reading

kabupaten pohuwato

Gara-Gara Ular Naik Isolator: Gardu Induk Paguat Meledak, Lima Kecamatan di Pohuwato Padam Total

Published

on

Marisa – Misteri penyebab padamnya aliran listrik secara mendadak yang sempat melumpuhkan sebagian wilayah Kabupaten Pohuwato pada Minggu (21/06/2026) malam akhirnya terkuak. Manajemen PLN Marisa mengonfirmasi bahwa insiden mati lampu massal tersebut dipicu oleh gangguan eksternal yang tak terduga dari faktor alam (satwa liar).

Sebelumnya, interupsi daya total yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah kecamatan—mulai dari Paguat, Marisa, Duhiadaa, Randangan, hingga Taluditi—sempat memicu kepanikan minor. Gelap gulita yang terjadi seketika di malam hari itu membuat masyarakat berspekulasi dan mempertanyakan keandalan sistem distribusi gardu induk.

Setelah melakukan penelusuran taktis dan penyisiran komprehensif, pihak PLN Marisa mengungkapkan bahwa pemadaman tersebut dipicu oleh seekor ular. Satwa tersebut dilaporkan merayap naik dan menyentuh bagian isolator listrik sensitif, hingga memicu hubungan arus pendek (korsleting) parah dan mengakibatkan dentuman ledakan di kawasan Gardu Induk (GI) Paguat.

Pasca-ledakan mekanis tersebut, personel teknis lapangan PLN langsung disiagakan di lokasi kejadian. Tim ahli terus melakukan lokalisasi komponen, pengamanan sistem kelistrikan, serta memastikan sterilisasi seluruh jaringan utama dari potensi gangguan lanjutan agar kondisi benar-benar pulih secara aman.

Berkat gerak cepat dan tanggap darurat dari para petugas di lapangan, pasokan daya listrik di sebagian besar wilayah terdampak kini berangsur normal kembali. Kendati demikian, hingga berita ini diterbitkan, proses pemulihan (recovery) bertahap masih terus dipacu pada beberapa klaster perumahan warga yang jaringannya sempat mengalami kendala teknis paling berat.

Sebelum adanya rilis kepastian ini, pihak otoritas PLN Marisa memang telah menginstruksikan tim bersiaga penuh dan menerjunkan personel pemburu gangguan langsung ke GI Paguat guna memeriksa seluruh rangkaian transmisi. Awak media masih terus bersiaga memantau kondisi lapangan serta menunggu keterangan resmi lanjutan terkait penyelesaian total proses normalisasi listrik di Bumi Panua.

Continue Reading

Gorontalo

Diguncang Dentuman Keras: Sebagian Wilayah Marisa Gelap Gulita Akibat Gangguan Listrik Mendadak

Published

on

Pohuwato – Suara dentuman keras yang disusul pemadaman listrik secara mendadak menggemparkan warga di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Minggu (21/06/2026) malam. Insiden tanpa pemberitahuan resmi dari otoritas penyedia daya ini langsung melumpuhkan aktivitas publik dan memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pemadaman total (blackout) terjadi secara simultan di sejumlah titik vital pusat ibu kota kabupaten. Kondisi gelap gulita yang terjadi seketika membuat kepanikan minor di kalangan warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah maupun pelaku usaha mikro.

Saat dikonfirmasi awak media, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Marisa Arida Hirawan membenarkan adanya gangguan struktural pada jaringan distribusi mereka. Ia menjelaskan bahwa indikasi awal interupsi daya ini dipicu oleh insiden ledakan teknis, meski titik koordinat pastinya masih diinvestigasi.

“Informasi sementara yang kami terima, memang ada indikasi ledakan pada sistem jaringan. Saat ini, personel teknis lapangan sudah diterjunkan dan sedang bergerak cepat menuju Gardu Induk (GI) untuk melakukan lokalisasi masalah serta pengecekan komprehensif,” terang Arida Hirawan via sambungan telepon.

Dampak dari gangguan sistemis tersebut, hampir sebagian besar wilayah pelayanan di Kecamatan Marisa dilaporkan lumpuh total dari pasokan listrik. Sektor jasa dan utilitas rumah tangga menjadi pihak yang paling terdampak atas insiden operasional pada malam hari ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN Marisa belum merilis pernyataan resmi terkait penyebab utama pemicu ledakan maupun estimasi waktu normalisasi aliran listrik (recovery time). Awak media masih terus bersiaga di lokasi dan menghimpun data terbaru guna menyajikan perkembangan informasi lanjutan kepada publik.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler