Gorontalo
Bukan Rapat Biasa, Instruksi Gerindra Tegaskan Kader Harus Kompak dan Berdampak untuk Mayoritas Rakyat
Published
9 months agoon
Gorontalo – Rapat koordinasi Partai Gerindra di Gorontalo menjadi ajang konsolidasi penting untuk memperkuat soliditas kader dan memastikan gerak politik partai tetap berpihak kepada kepentingan mayoritas rakyat. Pertemuan ini tidak hanya membahas strategi elektoral, tetapi juga menegaskan komitmen untuk menghadirkan kebijakan nyata yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Rapat koordinasi yang diinisiasi DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo tersebut menghadirkan Koordinator Gerindra Regional Sulawesi dan mengundang seluruh kader, mulai dari struktur tingkat bawah hingga pengurus DPD. Hadir pula kader-kader yang kini menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten, kota, dan provinsi, serta kepala daerah dari kader Gerindra, menjadikan forum ini sebagai pertemuan strategis untuk menyatukan langkah dan persepsi politik partai.
Pertemuan yang digelar di Grand Q Hotel Kota Gorontalo ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti instruksi khusus Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Presiden RI. Instruksi tersebut menekankan pentingnya kesiapan partai menghadapi dinamika politik nasional ke depan, termasuk konsolidasi program dan penguatan peran kader di tingkat daerah.
Gerindra memandang bahwa konfigurasi politik menuju tahun 2029 berpotensi membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan teknologi dan budaya di Indonesia, yang dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat, termasuk di Provinsi Gorontalo. Karena itu, partai menilai perlu ada kesiapsiagaan politik dan penguatan kapasitas kader agar tetap relevan dan responsif terhadap perubahan zaman.
Koordinator Gerindra Regional Sulawesi, Abdul Karim Al Jufri, menegaskan bahwa seluruh kader Gerindra harus terus bergerak dan tidak boleh terlena dengan waktu. Menurutnya, tahun pemilu 2029 atau 2031 bukan lagi terasa jauh, melainkan semakin dekat sehingga kerja politik harus dilakukan sejak dini dan secara berkelanjutan.
“Perkembangan teknologi sekarang ini sudah semakin canggih. Apalagi, seperti disampaikan Bendahara DPD Gerindra Provinsi Gorontalo, dunia AI sudah memasuki tahap yang mengkhawatirkan jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Karena itu, semua kader Gerindra di Gorontalo harus terus bergerak dan hadir di tengah masyarakat, sebab Gerindra memiliki misi besar untuk bangsa dan negara ini, termasuk bagi daerah Gorontalo,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Bang AK itu meminta seluruh kader Gerindra, baik yang duduk di legislatif maupun eksekutif, untuk bekerja sungguh-sungguh dan tidak takut berbuat yang terbaik bagi rakyat. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan harus diuji sejauh mana berpihak pada kepentingan publik, khususnya kelompok mayoritas yang selama ini membutuhkan keberpihakan negara.
“Saya minta seluruh kader Gerindra yang berada di legislatif dan eksekutif agar jangan takut memberikan kritik. Selama kebijakan di suatu daerah berpihak pada kepentingan masyarakat, maka itu sejalan dengan arah gerakan Gerindra. Namun jika kebijakan itu bertentangan dengan kepentingan rakyat, Gerindra harus tampil paling depan untuk melawan dan menyuarakan koreksi,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Abdul Karim Al Jufri kembali mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif kader Gerindra dalam menyukseskan tiga program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yakni MBG (Makanan Bergizi Gratis), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Ketiga program ini dinilai sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi rakyat.
“Kita tahu bersama, ada tiga program prioritas Ketua Umum Gerindra yang juga Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yaitu MBG, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Realisasi tiga program prioritas ini mulai terlihat dan dirasakan masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air. Saya minta seluruh kader Gerindra di Gorontalo berperan paling depan dalam mengampanyekan program ini dan ikut menyukseskannya di lapangan,” pungkasnya.

Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, Hi. Adhan Dambea
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, Hi. Adhan Dambea, menyampaikan bahwa sisa usianya akan diabdikan sepenuhnya untuk Partai Gerindra dan masyarakat Gorontalo. Ia menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke basis masyarakat melalui safari politik yang menjangkau berbagai wilayah.
Adhan mengungkapkan rencananya melakukan safari politik dari ujung Kabupaten Pohuwato hingga ujung Kabupaten Bone Bolango, dengan pola kunjungan yang tidak hanya seremoni, melainkan menginap beberapa hari di tiap daerah. Langkah ini dimaksudkan agar ia dapat menyerap aspirasi warga secara lebih mendalam dan memperkuat kedekatan Partai Gerindra dengan masyarakat di akar rumput.
Dalam rangka membesarkan Partai Gerindra di Gorontalo, Adhan berharap peran aktif seluruh kader, terutama yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif di berbagai tingkatan. Menurutnya, keberadaan wakil rakyat dari Gerindra harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh konstituen sebagai bukti nyata bahwa gerakan partai berorientasi pada kepentingan publik.
“Gerakan Partai Gerindra sangat jelas, yaitu hanya untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, saya sampaikan kepada teman-teman, sisa umur saya ini saya baktikan untuk Gerindra dan masyarakat. Mulai awal tahun 2026, Insya Allah saya akan melakukan safari politik dari Pohuwato sampai Bone Bolango, bukan hanya kunjungan biasa, tetapi akan menginap beberapa hari. Maka dari itu, dalam rangka membesarkan Partai Gerindra, saya berharap peran semua kader Gerindra di semua wilayah benar-benar maksimal,” terangnya.
You may like
-
Warning Keras Pemkot! Musnahkan 1.281 Botol Miras, Wali Kota Adhan Sebut Ini Baru Permulaan
-
Sikat Habis! Era Pemerintahan AIR Gorontalo Telah Musnahkan 21.035 Botol Miras
-
Disaksikan Langsung Wali Kota: MTsN 1 dan Spendugo Berbagi Gelar Juara di Turnamen 3×3 Pelajar
-
Pesan Tegas Adhan Dambea: Anggota Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Penjaga Keutuhan NKRI!
-
Reaksi Menohok Adhan Dambea Kunjungi Korban Penikaman: “Kalau Tidak Mampu Mengurus, Kembalikan ke Orang Tua!”
-
Tolak Sekat Birokrasi Kaku: Strategi Sudaryono Cairkan Suasana Lewat Musik dan Kuliner Lokal
Gorontalo
Tampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
Published
14 hours agoon
02/09/2026
Pohuwato – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pohuwato berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Hulonthalo Marching Festival (HMF) 2026. Tampil memukau dalam kompetisi yang berlangsung di GOR David Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada 29–30 Agustus 2026, MIN 1 Pohuwato sukses meraih predikat Juara 1 Umum Divisi Junior.
Ajang Hulonthalo Marching Festival 2026 ini diikuti oleh 16 sekolah yang bersaing ketat dalam berbagai divisi dan kategori perlombaan. Di tengah persaingan tersebut, penampilan Divisi Junior MIN 1 Pohuwato mampu mencuri perhatian para juri serta penonton, hingga berhasil membawa pulang deretan penghargaan bergengsi.
Tidak hanya mengamankan gelar juara umum, Divisi Junior MIN 1 Pohuwato juga menunjukkan dominasinya di berbagai kategori individu maupun kelompok.
Pada kategori Individual Percussion, MIN 1 Pohuwato menyapu bersih posisi puncak dengan menyabet Juara 1, Juara 2, dan Juara 3. Prestasi berlanjut di kategori Individual Colorguard, yakni dengan meraih Juara 2 dan Juara 3 Individual Colorguard, serta Juara 2 Individual Colorguard Open.
Sementara pada perlombaan kategori kelompok, tim Divisi Junior MIN 1 Pohuwato sukses meraih Juara 2 Parade Divisi Junior, Juara 1 Analysis Hornline, serta Juara 1 Music Analysis Percussion.
Kualitas performa yang disajikan di atas lapangan kian mendapat apresiasi tinggi lewat raihan Juara 1 Display Showmanship dan Juara 1 General Effect. Selain itu, MIN 1 Pohuwato turut memboyong Juara 2 Colorguard Divisi Junior dan Juara 1 Display Divisi Junior, hingga puncaknya dinobatkan sebagai Juara 1 Umum Divisi Junior.
Capaian manis tersebut makin lengkap setelah salah satu perwakilan sekolah berhasil menyabet penghargaan Juara 1 The Best Drum Major, yang kian mengukuhkan keunggulan Divisi Junior MIN 1 Pohuwato pada HMF 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari hasil kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, serta kesiapan matang para siswa MIN 1 Pohuwato dalam menyajikan pertunjukan marching band secara maksimal. Rentetan piala yang diraih sekaligus membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing unggul dengan peserta dari berbagai sekolah lainnya.
Kepala MIN 1 Pohuwato, Sriasrawati Ahmad, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perjuangan para siswa yang berhasil membawa pulang gelar Juara 1 Umum Divisi Junior.
Menurut Sriasrawati, pencapaian ini sangat istimewa mengingat tingkat persaingan kompetisi yang cukup ketat. Gelar juara umum ini juga mencatatkan sejarah baru, karena menjadi kali pertama bagi MIN 1 Pohuwato berhasil merebut Juara 1 Umum Divisi Junior sepanjang keikutsertaan mereka dalam Hulonthalo Marching Festival.
Ia berharap ajang kompetisi seperti ini dapat terus menjadi wadah positif bagi para peserta didik untuk mengasah dan mengaktualisasikan potensi diri, khususnya di bidang seni marching band.
“Melalui kegiatan seperti ini tentunya menjadi batu loncatan dalam pengembangan minat dan bakat para siswa, khususnya dalam bidang marching band,” ujar Sriasrawati.
Capaian gemilang MIN 1 Pohuwato pada Hulonthalo Marching Festival 2026 diharapkan dapat menjadi amunisi motivasi bagi para siswa untuk terus berlatih, mengasah kemampuan, serta mempertahankan tradisi juara pada ajang-ajang berikutnya. Raihan Juara 1 Umum Divisi Junior ini menegaskan bahwa kerja keras dan solidaritas mampu membuahkan prestasi yang mengharumkan nama madrasah.
Gorontalo
Dari Mengabdi untuk Sesama hingga Meraih Gelar Magister: Lima Relawan Goroba Tuntaskan Studi S2
Published
14 hours agoon
02/09/2026
GORONTALO — Kabar membanggakan datang dari Yayasan Gorontalo Baik Indonesia (Goroba). Sebanyak lima relawan penerima program Beasiswa Goroba Peduli Pendidikan berhasil menuntaskan pendidikan strata dua (S2) dan resmi menyandang gelar Magister setelah mengikuti prosesi wisuda di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) IBMT Surabaya.
Kelima penerima beasiswa tersebut adalah Muhlis Pateda, Rezkiyah Anastasya Hulungo, Sofyan Rauf, Sartika Ente, dan Adiputra Wijaya Katili.
Kelulusan kelima relawan ini menjadi wujud nyata komitmen Goroba dalam membuka akses pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kapasitas para relawan yang selama ini aktif turun ke lapangan dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.
Program Goroba Peduli Pendidikan merupakan salah satu pilar utama pengembangan sumber daya manusia yang dijalankan oleh Yayasan Gorontalo Baik Indonesia. Melalui program ini, Goroba tidak hanya memberikan ruang bagi pemuda untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, tetapi juga mendorong penguatan potensi diri lewat pendidikan formal, pelatihan skill teknis (hard skill), kemampuan interpesonal (soft skill), hingga penyaluran beasiswa.
Founder Yayasan Gorontalo Baik Indonesia, Ririn Afitri Tatu, menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi setinggi-tingginya sekaligus investasi jangka panjang organisasi terhadap para relawan yang telah mendedikasikan waktu dan pikirannya untuk masyarakat.
“Kelima wisudawan ini merupakan penerima program Beasiswa Goroba Peduli Pendidikan. Program ini khusus kami hadirkan bagi para relawan yang selama ini telah banyak mencurahkan tenaga, pikiran, dan kontribusi nyatanya dalam berbagai aksi kebaikan di Goroba,” ujar Ririn.
Menurut Ririn, Goroba memegang teguh prinsip bahwa mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang lain juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan memperjuangkan masa depannya.
“Prinsipnya sederhana: mereka yang selama ini sibuk menolong orang lain juga perlu diberikan kesempatan untuk menolong dirinya sendiri, salah satunya melalui jalur pendidikan. Kami ingin para relawan tidak hanya matang dalam pengabdian, tetapi juga bertumbuh secara pribadi, akademik, dan profesional,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas akademik ini diharapkan dapat berbanding lurus dengan perluasan jangkauan serta dampak positif yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas di masa depan.
“Berbuat baik kepada sesama bukan berarti harus mengorbankan mimpi pribadi. Justru ketika relawan semakin berilmu, berdaya, dan memiliki kapasitas yang matang, kami percaya manfaat yang mereka kembalikan kepada masyarakat akan jauh lebih besar,” lanjut Ririn.
Langkah ini sejalan dengan fungsi pemberdayaan (empowering) yang terus diusung Goroba, yaitu memaksimalkan potensi relawan agar mampu menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.
Sementara itu, salah satu penerima beasiswa, Rezkiyah Anastasya Hulungo, mengungkapkan rasa syukur dan harunya dapat menyelesaikan studi S2 berkat dukungan penuh dari Goroba.
“Kami sangat bersyukur akhirnya bisa menuntaskan studi ini. Kesempatan dari Goroba sangat berarti bagi kami. Di tengah padatnya aktivitas pengabdian, kami tetap diberi ruang dan fasilitas untuk belajar serta mengembangkan diri,” tutur Rezkiyah.
Ia mengakui bahwa menempuh studi lanjut sembari menjalankan tugas kemanusiaan bukanlah hal yang mudah. Namun, berbagai tantangan yang dihadapi justru memperkaya pengalaman dan menguatkan tekad mereka hingga meraih gelar Magister.
“Perjuangan panjang ini akhirnya terbayar tuntas. Ada banyak proses, pengorbanan waktu, dan tenaga yang kami lalui. Kami berharap ilmu yang diperoleh membawa keberkahan dan dapat diamalkan untuk membantu masyarakat serta memperkuat kontribusi kami ke depan,” ungkapnya.
Rezkiyah juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada Yayasan Gorontalo Baik Indonesia atas kepercayaan dan kesempatan berharga yang telah diberikan.
“Gelar ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu. Semoga kebaikan yang kami terima bisa kami balas dengan terus belajar, berkarya, dan memberi manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Capaian kelima relawan ini kian memperkuat visi Goroba untuk terus menempatkan relawan sebagai bagian vital dari ekosistem kebaikan yang harus terus diberdayakan.
Sebagai organisasi sosial, Goroba secara konsisten menjalin kolaborasi dan membangun jejaring kebaikan agar mampu menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat. Ririn berharap keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi relawan lainnya untuk terus berani bermimpi tinggi.
“Hari ini mereka membuktikan bahwa mengabdi untuk sesama dan mengejar cita-cita akademik dapat berjalan berdampingan. Semoga gelar ini menjadi pintu pembuka bagi lebih banyak karya dan kebermanfaatan. Kami ingin setiap relawan Goroba percaya, saat mereka membantu orang lain bertumbuh, mereka juga berhak untuk ikut bertumbuh,” pungkas Ririn.
Untuk diketahui, Yayasan Gorontalo Baik Indonesia (Goroba) dengan slogan “Satu Hati Berbuat Baik” merupakan organisasi sosial yang dirintis sejak 2017 dan resmi berbadan hukum pada 2020. Goroba fokus pada pendampingan pasien medis, bantuan nonmedis, pendidikan, serta pemberdayaan relawan. Hingga tahun 2026, Goroba tercatat memiliki lebih dari 500 relawan aktif dan telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 4.000 penerima manfaat.
Gorontalo
Diserbu Emak-emak! Stan Kopi Gratis PW ISNU Gorontalo Jadi Primadona di Arena Muktamar NU ke-35
Published
4 days agoon
30/08/2026
NEWS – Kehadiran Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Gorontalo di arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sukses mencuri perhatian. Suguhan kopi gratis dan aneka kue khas Gorontalo yang disiapkan di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diserbu secara antusias oleh para peserta muktamar (muktamirin), khususnya kalangan ibu-ibu Muslimat NU.
Sebagai bentuk keramahan sekaligus upaya promosi daerah, PW ISNU Gorontalo secara khusus menghadirkan Kopi Pinogu. Kopi organik asli kebanggaan masyarakat Gorontalo ini disajikan secara cuma-cuma bersama deretan penganan lokal untuk dinikmati para muktamirin maupun rombongan liar (romli) yang memadati lokasi.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat rombongan ibu-ibu Muslimat NU berbondong-bondong memadati stan PW ISNU Gorontalo. Suasana pun terasa semakin meriah dan hangat, diwarnai obrolan akrab serta ajang silaturahmi antara kader-kader NU asal Gorontalo dengan warga nahdliyin dari berbagai penjuru Nusantara.

Ketua PW ISNU Gorontalo, Eduart Wolok, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kontribusi nyata pihaknya dalam menyemarakkan forum permusyawaratan tertinggi di tubuh NU tersebut.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat PW ISNU Gorontalo dalam memeriahkan Muktamar ke-35 NU, sekaligus membawa nama Gorontalo melalui cita rasa kopi dan kuliner khas daerah,” ujar Eduart.
Pria yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini menambahkan, Kopi Pinogu memiliki karakter cita rasa yang sangat khas. Momentum Muktamar ini dinilai sebagai panggung strategis untuk memperkenalkan potensi kopi lokal Nusantara tersebut kepada masyarakat luas.
“PW ISNU Gorontalo berharap kegiatan sederhana ini dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkenalkan potensi dan kekayaan Gorontalo kepada para kader dan warga NU dari seluruh Indonesia,” ungkap Eduart.
Mengusung semangat “Kopi Gratis dan Kue Khas Gorontalo untuk Para Muktamirin dan Romli”, aksi berbagi ini menjadi bukti nyata guyub rukun ala Nahdliyin. Dari Gorontalo untuk Nahdlatul Ulama, PW ISNU membuktikan bahwa dakwah kultural dan persaudaraan bisa terjalin erat lewat secangkir kopi.
Tampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
Dari Mengabdi untuk Sesama hingga Meraih Gelar Magister: Lima Relawan Goroba Tuntaskan Studi S2
Kawal Makan Bergizi Gratis: LPPM UNG Tinjau Kesuksesan Inovasi Pangan di Gorontalo
Warning Keras Pemkot! Musnahkan 1.281 Botol Miras, Wali Kota Adhan Sebut Ini Baru Permulaan
Sikat Habis! Era Pemerintahan AIR Gorontalo Telah Musnahkan 21.035 Botol Miras
Salurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu
Salurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal
Tampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
Berani! Tolak PT Celebes Bone Mineral, Camat Bonepantai Siap Pertaruhkan Jabatan
Lintasi Pegunungan telaga Hingga Telaga Biru: Yayasan Niswadi Ilmu Gemilang Salurkan 100 Bantuan SD di Kabupaten Gorontalo
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo2 months agoFakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
-
Gorontalo2 months agoDiduga Tembus Rp1,3 Miliar: Skandal Penggelapan Dana Mahasiswa Guncang Kampus Universitas Gorontalo
-
Ruang Literasi2 months agoDosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo Luncurkan “Manjonongki”, Aplikasi Karya Anak Daerah dari Riset Kampus
-
News3 months agoMenggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
-
Gorontalo1 week agoSalurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu
-
Advertorial3 months agoTembus Top 30 Global: Tiga Mahasiswi FEB UNG Siap Rebut Juara di Vietnam
-
Advertorial3 months agoTembus Jurnal SINTA 2: Mahasiswa BK UNG Alwi Hasan Temukan Solusi Atasi Academic Burnout
-
Gorontalo3 months agoANCAMAN TSUNAMI: BMKG Rilis Peringatan Dini Usai Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi
