Connect with us

News

Omnibus Law Cipta Kerja Anak Emaskan Pengusaha?

Published

on

Direktur Eksekutif Center for Energy Policy, Kholid Syeirazi

JAKARTA-RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja pemerintah dinilai cenderung menganakemaskan pelaku usaha. Hal ini mengemuka dalam diskusi bertopik Kemana dan Buat Apa RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Perspektif Ekonomi, Ketenagakerjaan, dan Energi), yang digelar di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Direktur Eksekutif Center for Energy Policy, Kholid Syeirazi menyebut, Draft RUU Cipta Kerja yang kini sudah diserahkan ke DPR tersebut berfokus pada penyederhanaan perizinan, kemudahan berusaha, dan fleksibilitas ketenagakerjaan tak lain adalah karpet merah bagi investasi.

“Padahal, demi investasi, Pemerintah sebenarnya telah memberikan cukup banyak kepada pelaku usaha, mulai dari tax holiday hingga 20 tahun, penurunan tarif PPh Badan secara bertahap, hingga sejumlah kemudahan yang disiapkan melalui Omnibus Law Cipta Kerja,” kata Kholid Syeirazi dalam diskusi.

Disambungnya lagi, di Draft Omnibus Law sektor ESDM, Pemerintah berencana menambah insentif berupa pengenaan royalti sebesar 0% dan perpanjangan jangka waktu usaha tambang hingga seumur tambang bagi pelaku usaha yang melakukan hilirisasi. Dengan tanpa menghitung ulang keseluruhan proses bisnis dan efek bergandanya, kebijakan Pemerintah bisa melanggengkan oligarki dan memperparah ketimpangan.

Selain itu, bahkan menurutnya, arah dari Omnibus Law Cipta Kerja adalah upaya resentralisasi kewenangan oleh Pemerintah Pusat untuk membuldozer seluruh hambatan investasi. Di pertambangan minerba misalnya, wewenang penerbitan IUP oleh kepala daerah telah dipotong, diambil alih oleh Pemerintah Pusat dengan Perizinan Berusaha.

Sedangkan di pertambangan migas, Perizinan Berusaha berlaku untuk BUMN-K, akan tetapi alamatnya tidak jelas.

“Apakah Pertamina sebagai holding BUMN energi, atau SKK Migas yang dirombak statusnya, atau BUMN yang sama sekali baru? Menurut Kholid, draft RUU Cipta Kerja sektor migas gagal menerjemahkan norma putusan MK dalam rumusan yang solid,” kata Kholid.

Kholid Syeirazi – Direktur Eksekutif Center for Energy Policy

“Pola pengusahaan tidak jelas menganut pola B2B (Business to Business) sebagaimana dimandatkan MK atau juga membuka peluang G2B (Government to Business) sebagaimana berlaku sekarang,” sambungnya lagi.

Dirinya mengatakan, cukup dipahami, bahwa kebutuhan terhadap investasi semata-mata untuk menggenjot pertumbuhan, akan tetapi tidak boleh menganakemaskan pelaku usaha dengan beragam fasilitas dan proteksi.

Dalam kesempatan itu Kholid juga menyinggung langkah kurang tepat Jokowi yang memaksa harga gas industri turun di level US$6 per MMBTU dengan mengurangi porsi Government Take (bagian negara) dalam bagi hasil. Menurutnya, kebijakan ini tak lain adalah bentuk subsidi negara kepada industri. Sehingga jika Pemerintah memaksakan harga gas bumi di level US$6 per MMBTU, industri hulu migas justru bakal sekarat.

“Karena dengan harga keekonomian gas sekitar US$ 6-9 per MMBTU, tidak akan ada operator yang mau mengembangkan gas bumi jika harganya dipatok rugi. Di hilir, infrastruktur gas tidak akan berkembang karena cekaknya margin, yang berdampak negatif bagi keberlanjutan program pengarusutamaan gas bumi secara keseluruhan,” kata dia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gorontalo

Bantah Klarifikasi Polisi, Warga Pohuwato: Itu Uang Beli Emas, Saya Tahu Kronologinya!

Published

on

NEWS – Fakta baru mulai mencuat di balik viralnya video status WhatsApp seorang oknum polisi berinisial DA yang memamerkan tumpukan uang tunai miliaran rupiah. Meski DA dan pihak Polres Pohuwato sempat memberikan klarifikasi bahwa uang tersebut merupakan hasil penjualan aset berupa rumah toko (ruko), seorang warga setempat justru membeberkan kesaksian yang bertolak belakang.

Warga Kabupaten Pohuwato berinisial R secara terang-terangan membantah alibi tersebut. Ia menegaskan bahwa tumpukan uang miliaran rupiah itu sama sekali bukanlah hasil dari transaksi properti, melainkan diyakini kuat sebagai dana untuk transaksi jual beli emas ilegal di wilayah tersebut.

“Itu uang untuk beli emaslah. Kronologi sebenarnya saya tahu persis semua,” ungkap R secara singkat namun meyakinkan, Kamis (9/4/2026).

Tak sampai di situ, R juga mengklaim bahwa dirinya memiliki informasi detail mengenai jaringan di balik perputaran uang miliaran tersebut. Ia mengaku mengetahui sosok dalang atau ‘bos besar’ yang mendanai DA, jalur distribusi logistik, hingga akomodasi mewah mereka selama berada di Pohuwato.

”Saya tahu siapa bosnya, di mana mereka menarik uang itu, siapa yang menjemput mereka di bandara, sampai siapa yang membiayai tempat tinggal mereka di hotel,” beber R memberikan petunjuk tajam.

Di sisi lain, oknum polisi berinisial DA saat ini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pohuwato serta Polda Gorontalo.

Dalam video klarifikasinya sebelum diamankan, DA bersikukuh membantah rumor keterlibatannya dalam pusaran bisnis emas ilegal. Ia berdalih bahwa video tersebut tidak ada kaitannya dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Uang tersebut bukan uang milik saya pribadi, tetapi murni uang milik teman saya yang baru saja menjual rukonya,” kilah DA dalam rekaman klarifikasi tersebut.

Munculnya kesaksian dari warga berinisial R ini sontak menambah panjang teka-teki dan spekulasi liar di tengah masyarakat. Publik kini menanti ketegasan Propam Polda Gorontalo dalam mengusut tuntas dari mana muasal uang miliaran tersebut dan siapa dalang sebenarnya di balik layar.

Continue Reading

News

Kondisi Terkini Fajar Sadboy Usai Kecelakaan Motor: Tulang Geser, Kuku Jempol Copot

Published

on

NEWS – Nasib nahas menimpa kreator konten Fajar Sadboy. Ia baru saja mengalami kecelakaan motor tunggal di Jakarta Timur akibat jalan licin. Insiden ini menyebabkan Fajar menderita sejumlah cedera serius; mulai dari memar di wajah, kuku jempol tangan copot, hingga tulang tangan yang bergeser akibat terbentur aspal.

Mengutip laporan wawancaranya, insiden bermula saat Fajar hendak pulang ke apartemennya sekitar pukul 10.00 WIB. Saat berbelok dan mengerem, motornya tergelincir ke kiri. Sementara itu, ramai di jagat maya kabar ini pertama kali mencuat usai Amanda Manopo membagikan kondisi Fajar via siaran langsung.

Meski terluka parah, Fajar mengaku tak trauma karena terbiasa jatuh sejak kecil. Namun, efek benturan itu sangat terasa. “Ini masih nyeri-nyeri pegal gitu,” kata Fajar. Ia juga menyinggung luka di wajahnya, “Iya di pipi ini kemarin gemoy, iya sempat bengkak.”

Keluarga terkejut mendengar kabar ini. “Pertama itu Mama istighfar astaghfirullah kaget gitu, hampir pingsan kan, untung enggak pingsan,” ungkap Fajar. Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman selaku ayah angkatnya kini melarang Fajar bawa motor lagi. Dokter pun menyarankan Fajar rehat total sebulan penuh.

Continue Reading

News

Fajar Sadboy Kecelakaan Motor Cukup Parah, Amanda Manopo: Tulangnya Lepas

Published

on

NEWS – Kabar mengagetkan di jagat hiburan. Selebgram Fajar Sadboy dilaporkan mengalami kecelakaan motor nahas yang menyebabkan cedera ortopedi parah pada tangannya. Kondisi memprihatinkan tersebut pertama kali diungkapkan oleh aktris Amanda Manopo lewat siaran langsung TikTok, Selasa (7/4/2026).

​Mendapat informasi dari pihak manajemen, Amanda membeberkan detail luka yang membuat ngilu. “Kalau enggak salah, kuku tangannya copot, terus tulang tangan atau tulang apa gitu lepas atau kegeser,” ungkapnya cemas. Demi menjaga ketenangan masa pemulihan, Amanda memilih tak langsung menelepon Fajar.

​Menilik data World Health Organization (WHO), pengendara motor menyumbang persentase cedera lalu lintas tertinggi di dunia, di mana dislokasi atau lepasnya tulang area lengan adalah trauma muskuloskeletal yang paling rentan terjadi.

​Di akhir siaran, Amanda menggalang simpati warganet. “Hari ini kita sama-sama di sini mendoakan yang terbaik untuk Fajar, karena Fajar habis mengalami kecelakaan,” pungkasnya.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler