Connect with us

Gorontalo

Penuhi Stan Tani Merdeka Indonesia: Antrean Warga Berburu Produk Organik Nyaris Tak Pernah Sepi

Published

on

Gorontalo – Seremoni penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, berlangsung semarak dan dipadati lautan massa, Kamis (25/06/2026). Hajatan berskala nasional yang mempertemukan jutaan delegasi pejuang pangan dari berbagai provinsi di Indonesia ini sukses bertransformasi menjadi panggung besar introduksi hilirisasi produk agraria, sektor maritim, serta inovasi pangan lokal.

Sejak resmi bergulir selama sepekan terakhir, PENAS 2026 terbukti ampuh menjadi wadah inkubasi taktis bagi para pelaku hulu hingga hilir sektor pertanian dan kelautan. Melalui ruang perjumpaan ini, para peserta aktif melakukan transfer teknologi, memperluas jejaring kemitraan (networking) bisnis, hingga mempromosikan komoditas unggulan komparatif dari daerah masing-masing.

Kendati demikian, konsentrasi perhatian ribuan pengunjung pada hari pamungkas justru tersedot ke arah gerai pameran milik Tani Merdeka Indonesia (TMI). Stan organisasi pejuang pangan tersebut mendadak dibanjiri warga dan kolektor komoditas yang berburu berbagai produk hasil bumi berkualitas tinggi.

Eksitasi belanja masyarakat terlihat begitu masif. Sejak gerbang pameran dibuka pada pagi hari hingga menjelang detik-detik upacara penutupan resmi, stan TMI nyaris tidak pernah sepi dari antrean konsumen. Beragam varian produk unggulan, mulai dari hasil perkebunan organik, produk olahan pangan kreatif, hingga komoditas lokal spesifik lokasi laris manis diborong para pengunjung.

Fenomena lonjakan daya beli ini merefleksikan tingginya minat sosiologis masyarakat terhadap produk-produk pertanian domestik. Hal ini sekaligus menjadi pembenaran empiris bahwa sektor agrobisnis di tingkat akar rumput memiliki daya pikat ekonomi yang luar biasa jika dikemas lewat strategi pemasaran yang modern dan inovatif.

Bagi para delegasi lintas provinsi, perhelatan PENAS 2026 bukan sekadar rutinitas pameran tahunan biasa. Agenda ini diposisikan sebagai momentum sakral untuk mengonsolidasikan kembali semangat kemandirian pangan nasional serta percepatan kesejahteraan bagi petani dan nelayan di seluruh pelosok nusantara.

Kemeriahan malam penutupan ini meninggalkan kesan mendalam sekaligus mempertegas posisi bahwa sektor agraria dan perikanan tetap tegak lurus bertindak sebagai tulang punggung utama pembangunan kedaulatan bangsa.

Gorontalo

Salurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu

Published

on

Gorontalo – Yayasan Ishak Abdi Cendekia (IAC) menyalurkan paket bantuan pendidikan untuk siswa sekolah dasar di Gorontalo. Paket tersebut berisi kebutuhan sekolah, antara lain seragam, topi, hingga sepatu.

Ketua IAC, Ronal Iliya, mengatakan bantuan itu ditujukan untuk meringankan pengeluaran orang tua, terutama keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak.

“Jangan sampai anak berhenti sekolah karena tak punya sepatu,” kata relawan Elnino Center tersebut, Senin, 24 Agustus 2026.

Kebutuhan perlengkapan sekolah, lanjut Ronal, terlihat sederhana, tapi bukan pengeluaran yang kecil bagi sebagian keluarga. Karena itu, bantuan diberikan dalam bentuk paket lengkap yang dapat meringankan pengeluaran orang tua.

“Harapannya, orang tua so tidak pusing lagi dengan seragam, sepatu, dll,” jelas Ronal.

IAC, yayasan yang dikelola secara gotong-royong ini, sepenuhnya memfokuskan kegiatannya pada bidang pendidikan. IAC meyakini pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah nasib seseorang. Ke depan, IAC mengarahkan kegiatannya pada pendampingan pendidikan, posko informasi beasiswa, termasuk aspirasi PIP dan KIP Kuliah.

Continue Reading

Gorontalo

Salurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal

Published

on

Gorontalo – Yayasan Pendidikan Aserval (YPA) menyerahkan 150 paket bantuan pendidikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan pesisir Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Program aksi sosial ini menjadi pijakan awal komitmen YPA dalam menekan angka putus sekolah di wilayah pesisir.

Kepada redaksi, Pendiri sekaligus Pengurus YPA, Aserval, menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian nyata untuk menjaga asa serta motivasi belajar anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Ini adalah bantuan pendidikan yang kami utamakan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Harapan kami, bantuan ini bisa menjaga semangat mereka untuk terus bersekolah dan mencegah potensi putus sekolah,” ujar Aserval.

Program bantuan yang mendapatkan dukungan penuh dari Elnino Center ini dirancang secara komprehensif untuk memenuhi kebutuhan pokok perlengkapan sekolah siswa.

“Paket yang disalurkan mencakup kebutuhan sekolah siswa secara mendasar, mulai dari topi hingga sepatu,” terangnya.

Aserval menambahkan bahwa pelaksanaan program ini akan terus dievaluasi secara berkala guna memastikan penyaluran bantuan di masa mendatang makin efektif, terukur, dan tepat sasaran.

“Ini baru langkah awal. Ke depan, pelaksanaan program akan terus kami perbaiki dan evaluasi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran serta menjawab kebutuhan nyata para penerima,” tutur Aserval.

Selain penyaluran perlengkapan sekolah secara mandiri, YPA berkomitmen untuk memperluas jangkauan kebermanfaatan dengan memperjuangkan program Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi. YPA juga membuka ruang kolaborasi secara berkelanjutan dengan pihak sekolah demi menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak di Bone Bolango.

Continue Reading

Advertorial

Gelar Pelantikan di Tengah Sawah: DPD Tani Merdeka Indonesia Pohuwato Resmi Dikukuhkan Periode 2026–2031

Published

on

Pohuwato – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dan dilantik di kawasan persawahan Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan unik di tengah bentangan sawah tersebut menjadi momentum krusial bagi TMI Pohuwato untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyuarakan berbagai persoalan mendasar yang masih membayangi kehidupan masyarakat petani di daerah.

Prosesi pengukuhan dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir, Ketua DPW TMI Provinsi Gorontalo Rian Uno, serta Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Turut hadir jajaran camat, pimpinan Bank SulutGo (BSG) Cabang Marisa, perwakilan PT Loka Indah Lestari (LIL), perwakilan Kodim 1313/Pohuwato, Danramil, hingga Komandan Pos TNI AL (Danposal) Pohuwato.

Pemilihan kawasan persawahan sebagai lokasi acara menyimbolkan komitmen TMI Pohuwato untuk senantiasa hadir dekat dengan realitas kehidupan serta pergumulan para petani di akar rumput.

Ketua DPD TMI Pohuwato yang baru dilantik, Abdul Hamid Sukoli, dalam orasi sambutannya membeberkan kompleksitas persoalan yang dihadapi sektor pertanian lokal, membentang dari wilayah Paguat hingga Popayato. Ia menyoroti kondisi memprihatinkan di kawasan Buntulia dan Duhiadaa, di mana para petani kerap mengalami kelumpuhan masa tanam hingga ancaman gagal panen yang berulang.

“Kompleksitas masalah petani kita membentang dari Paguat sampai Popayato. Apalagi di wilayah Buntulia dan Duhiadaa, petani kesulitan menanam bahkan dihadapkan pada ancaman gagal panen. Ini salah satu isu krusial yang membutuhkan perhatian serius,” tegas Abdul Hamid.

Ia menekankan pentingnya solusi konkret dan jangka panjang dari pemerintah daerah maupun pusat agar masa depan petani tidak terus terancam setiap musim tanam. Abdul Hamid berharap kehadiran TMI mampu menjadi jembatan aspirasi yang efektif antara petani dan pemangku kebijakan.

Secara khusus, ia menggarisbawahi urgensi penanganan sekitar 3.000 hektare lahan pertanian di Pohuwato yang membutuhkan penyelesaian komprehensif. Momen kehadiran Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir pun diharapkan membawa dampak positif bagi percepatan penanganan masalah tersebut.

“Kehadiran Ketua Umum di Pohuwato semoga membawa spirit dan jangkauan strategis Presiden untuk mengawal serta menyelesaikan masalah petani di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW TMI Rian Uno menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal implementasi program-program pertanian agar kemanfaatannya benar-benar menyentuh masyarakat bawah. Rian menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai Pembina TMI, sehingga seluruh program kebijakan sektor pertanian difokuskan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan taraf hidup petani.

Sebagai wujud kerja nyata, rangkaian pelantikan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dengan disaksikan langsung oleh Ketum DPN TMI Don Muzakir.

Penyerahan alsintan tersebut diharapkan dapat mempermudah pengolahan lahan, mendongkrak produktivitas hasil panen, serta mendorong modernisasi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler