Hiburan
Aklamasi, Rollys Masaniku Pimpin Persatuan Disc Jockey Indonesia Gorontalo
Published
6 years agoon
Gorontalo – Rollys Masaniku atau yang akrab di sapa DJ Olien terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua Persatuan Disc Jockey Indonesia(PDJI) Wilayah Gorontalo, pada kamis malam (14/11/2019).
Pemilihan yang digelar di Warunk Upnormal itu di hadiri Langsung Vicky Haris Humonggio, perwakilan dari PDJI pusat.
Ketua Persatuan Disc Jocket Indonesia Gorontalo Rolys Masaniku mengatakan, musik ataupun pemain DJ di mata masyarakat masih mendapat stigma yang negatif, kita masih di identikkan dengan dunia malam, diskotik, dan dekat dengan minuman keras, “kita ingin mengubah itu dan membuktikan bahwa musik DJ tidak semuanya berbau hal-hal negatif. Ungkapnya.
Rollys juga berharap, kedepan Pemerintah dapat memperhatikan para pelaku seni khususnya pekerja DJ untuk di dukung dengan menghadirkan ruang-ruang untuk bisa mendapatkan penghidupan yang layak, agar karya-karya pekerja DJ juga bisa dihargai di daerah ini, tambahnya.
“Kedepan saya meminta dukungan dan Suport penuh dari Pemerintahan Provinsi Gorontalo Untuk pengembangan DJ yang ada di Gorontalo Untuk menjadi satu lahan atau bidang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak” ucap Rollys.
Sementara itu Vicky Humonggio dalam sambutannya mengatakan, dirinya berharap Para DJ Lokal mampu memberikan perform yang maksimal dan dapat menjadi Influencer kepada masyarakat untuk melahirkan Player Player DJ yang Profesional.
“kedepannya para Player DJ bisa memberikan dampak positif kepada Masyarakat yang ada di Gorontalo.”
Sebelum menutup sambutannya Vicky berharap kepada siapapun untuk menghargai karya para Player DJ dan untuk tidak mengaitkan lagi dengan hal-hal negatif.
“Sebab sampai hari ini player DJ di Gorontalo masih kurang cukup di hargai jasanya padahal biaya dari sekolah DJ begitu mahal.” Tutup Vicky.
You may like
Hiburan
Sedang Berjuang Dari Sakit Stroke, Pesulap Pak Tarno Malah Bilang Ingin Nikah Lagi
Published
1 day agoon
20/04/2026
JAKARTA – Di tengah kondisi finansial yang sedang goyah dan kesehatan yang belum pulih seratus persen akibat serangan stroke, pesulap kawakan Sutarno, atau yang lebih populer disapa Pak Tarno, membawa kabar yang cukup mencengangkan. Pria yang identik dengan mantra “prok prok prok” ini santer dikabarkan berniat untuk kembali membina rumah tangga dengan wanita lain.
Menariknya, rencana pernikahan ini justru dibongkar secara gamblang oleh istrinya sendiri, Lisa Karlina. Dalam sebuah momen perbincangan, Pak Tarno sebenarnya sempat merespons dengan menggelengkan kepala, memberikan isyarat agar sang istri menahan diri untuk tidak membicarakan hal tersebut ke publik. Namun, isyarat itu tak mampu menghentikan Lisa.
Alih-alih menunjukkan kecemburuan atau melarang, Lisa justru memberikan lampu hijau atas niat suaminya. “Enggak apa-apa saya izinin,” tuturnya dengan santai.
Lebih jauh, Lisa membeberkan bahwa sosok wanita yang memikat hati Pak Tarno tersebut berasal dari kalangan usia yang terpaut jauh dan pertama kali ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta. “Ada, masih muda juga,” ungkap Lisa membenarkan sosok calon madunya.
Pengakuan blak-blakan ini tak pelak membuat pedangdut Dewi Perssik, yang turut mendengar langsung, terperanjat hebat. Ia merespons dengan nada tak percaya. “Masih muda perempuannya mau? Allahu Akbar,” ucap Dewi spontan. Menghadapi kehebohan dan rentetan komentar Dewi, Pak Tarno meresponsnya santai dengan tawa ringan, sama sekali tak berniat membantah ucapan istrinya.
Ketika disinggung mengenai kelonggaran hatinya mengizinkan sang suami menikah lagi, Lisa mengutarakan alasan yang bersifat emosional. “Habis saya kasihan sama dia, biar dia seneng terus,” ujar Lisa tulus.
Sebagai informasi, rekam jejak asmara Pak Tarno memang terbilang berliku. Ia sebelumnya mengaku pernah mempersunting 10 orang wanita. Sayangnya, ujian penyakit yang datang bertubi-tubi membuat tujuh istrinya memilih pergi, menyisakan tiga pendamping yang masih setia merawatnya hingga kini.
Niat Pak Tarno untuk menambah pendamping hidup ini menjadi sorotan tajam jika disandingkan dengan realitas kehidupannya saat ini yang cukup memprihatinkan. Mengutip laporan dari CNN Indonesia, pesulap gaek itu kini menyambung hidup dengan berjualan mainan anak-anak, alat tulis, dan pernak-pernik di atas kursi roda. Ia kerap terlihat berkeliling menjajakan dagangannya di sekitar kawasan Warakas, Jakarta Utara.
Perekonomian Pak Tarno semakin porak-poranda usai dirinya menjadi korban kejahatan kerah putih. Berdasarkan data yang dirilis iNews, di tengah masa pemulihannya, Pak Tarno harus menelan kerugian fantastis berupa hilangnya uang tunai sebesar Rp100 juta beserta unit mobil yang diduga kuat digelapkan oleh orang terdekatnya.
Meski dihantam badai ekonomi, tertipu ratusan juta, dan fisik yang tak lagi prima, semangat Pak Tarno pantang surut. Selain tekun berjualan, ia masih kerap berkunjung ke Kota Tua di akhir pekan untuk menampilkan trik sulap, sebuah dedikasi murni demi menghibur masyarakat dan mengusir nestapa.
Hiburan
Umur Pernikahan Hanya Dua Bulan, Pelawak Boiyen Curhat Merasa Dikelabui Profesi Sang Suami
Published
5 days agoon
16/04/2026
Prahara rumah tangga komedian sekaligus presenter kondang, Boiyen, belakangan ini akhirnya terkuak ke hadapan publik. Tampil secara eksklusif sebagai bintang tamu di kanal YouTube Taulany TV, sang komedian membongkar rentetan perlakuan mengejutkan dari mantan suaminya yang berujung pada gugatan cerai di usia pernikahan yang baru seumur jagung.
Kisah perpisahan yang tragis ini rupanya bermula dari janji manis dan kepercayaan buta terhadap latar belakang pasangan. Publik dan rekan sejawat sebelumnya mengetahui bahwa pria yang meminang Boiyen diklaim memiliki profesi mentereng sebagai akademisi dan pebisnis. Hal ini bahkan sempat disinggung kembali oleh sahabatnya, Andre Taulany, yang merasa janggal dengan kelanjutan rumah tangga mereka.
“Iya Pak Haji ini calon saya nih pengusaha dosen apa segala,” cecar Andre mengulangi ucapan bangga Boiyen di masa lalu.
Dengan tawa getir bernada penyesalan, Boiyen akhirnya mengakui bahwa dirinya terlalu polos. Ia membeberkan bahwa ia tak pernah sungguh-sungguh mengecek silang kebenaran profesi pria tersebut, dan murni termakan oleh bukti visual digital yang diperlihatkan kepadanya.
“ditunjukin slip gajinya itunya bikin dibuka kali enggak bukan itunya di handphone oh iya di handphone,” akunya terus terang.
Kepolosannya itu berlanjut tatkala ditanya lebih dalam mengenai lokasi pasti tempat mantan suaminya mengabdi sebagai tenaga pendidik. “saya kan kagak paham digital ya kan saya oh ya udah oh berarti terus kan katanya dosen dosen,” tambah Boiyen pasrah. Merespons hal itu, Andre hanya bisa menyeletuk heran, “ngajar ngajar warga kali enggak tah ngajar mana.”
Selain karena polemik status pekerjaan yang tidak transparan, kehancuran ikatan suci ini memuncak akibat sikap mantan suami yang dianggap tidak bertanggung jawab saat masalah datang mendera. Boiyen membeberkan kronologi saat dirinya ditinggal pergi tanpa ada kepastian. Awalnya sang pria berpamitan untuk pulang kampung, dan semuanya tampak normal selama beberapa hari.
“jadi tanggal pokoknya udah seminggu heeh udah pulang kan ke daerahnya dia kan ke rumahnya dia pulang ke luar kota terus seminggu komunikasi 5 hari terus 2 harinya enggak ada komunikasi si tiba-tiba ada video itu muncul,” urai Boiyen merinci detik-detik ia dicampakkan begitu saja.
Betapa hancurnya batin sang pelawak saat menyadari suaminya tak kunjung pulang, namun justru tiba-tiba muncul di layar publik membuat pernyataan sepihak.
“tiba-tiba muncul-muncul video video bikin klarifikasi video bikin klarifikasi membawa nama nama Boyen,” ungkapnya dengan raut kecewa.
Langkah sepihak sang suami yang berbicara di hadapan media jelas menorehkan luka yang mendalam bagi Boiyen. Ia merasa disepelekan sebagai seorang istri yang sah. Apalagi, pernyataan yang dilontarkan pria tersebut seolah menutupi keadaan sebenarnya dari publik.
“dan dia bilang baik-baik saja padahal saya tidak tahu dia di mana kabar dia gimana terus dia juga enggak tahu kabar aku gimana,” tegasnya menelanjangi kejanggalan dalam video klarifikasi tersebut.
Insiden malang yang menimpa Boiyen ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat. Mengacu pada data yang kerap diulas oleh berbagai media nasional arus utama terpercaya, kasus manipulasi identitas, rekam jejak finansial, hingga pemalsuan profesi—atau yang kerap diistilahkan sebagai catfishing di ranah asmara—memang menduduki tren yang cukup mengkhawatirkan sebagai salah satu pemicu melonjaknya angka perceraian cepat (micro-marriage) di Indonesia. Kisah ini membuktikan bahwa validasi dan transparansi latar belakang wajib dilakukan dengan saksama sebelum melangkah ke gerbang pernikahan
Hiburan
Gaji Youtube 24 Juta Jajagi Keliling Indonesia Ternyata Malah Tekor Untuk Biaya Hidup di Jalan
Published
5 days agoon
16/04/2026
Banyak orang berasumsi bahwa kehidupan seorang travel vlogger atau pembuat konten jalan-jalan sangatlah bergelimang harta. Bayangannya, mereka bisa liburan gratis keliling Nusantara sambil terus mendulang pundi-pundi rupiah dari AdSense YouTube. Namun, realita di balik layar ternyata jauh dari kata santai. Fakta mengejutkan ini dibongkar secara gamblang oleh pasangan kreator dari kanal JAJAGO KELILING INDONESIA.
Tanpa basa-basi, mereka memberanikan diri untuk bersikap transparan dengan memperlihatkan dashboard AdSense miliknya kepada publik. Dalam satu bulan penayangan konten reguler mereka, angka pendapatan yang tertera cukup fantastis bagi orang awam.
“nah ini adalah adsense-nya JJA ya kita pendapatan untuk di bulan ini tuh adalah di Rp24 juta,” ungkap kreator tersebut secara terang-terangan.
Sekilas, penghasilan bulanan di kisaran puluhan juta rupiah tampak sangat menggiurkan. Namun, angka kotor tersebut berbanding terbalik dengan besarnya pasak daripada tiang ketika diaplikasikan pada gaya hidup berpindah-pindah. Produksi konten ekspedisi menelan biaya operasional yang luar biasa bengkak, terutama saat merambah wilayah Indonesia Timur seperti Maluku Utara yang memiliki tantangan logistik tinggi.
Sang kreator pun membeberkan bahwa uang dari YouTube tersebut lenyap begitu saja hanya untuk menutupi kebutuhan pokok operasional kendaraan.
“nah itu paling juga bisa tutupin bensin sama makan doang misalnya kagak cukup iya ini kita enggak cukup beli aja pengolang kita penyeberangan aja udah berapa makanya aku bilang AdSense itu enggak bisa jadi kayak pendapatan utama,” jelasnya.
Fenomena ini sebenarnya sejalan dengan data kalkulasi bisnis digital yang sering diungkap oleh sejumlah media teknologi dan bisnis terkemuka di tanah air. Berdasarkan analisis tren pasar, Cost Per Mille (CPM) atau pendapatan per seribu tayangan untuk audiens Indonesia tergolong jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, bagi kreator dengan ceruk konten traveling ekstrem—di mana biaya logistik kapal roro, bensin, suku cadang, dan penginapan menguras 70 hingga 90 persen anggaran—sangat mustahil jika hanya mengandalkan klik dan tayangan iklan semata.
Model bisnis yang bertumpu murni pada AdSense dianggap sebagai strategi bunuh diri bagi travel vlogger. Algoritma platform yang fluktuatif membuat pendapatan tidak pernah stabil dan tak bisa ditebak.
“belum lagi ingat ini naik dan turun pas naik ya bagus pas turun ya tewas kita,” tegasnya memberikan peringatan keras.
Pernyataan ini seolah menjadi tamparan realita sekaligus edukasi berharga bagi publik maupun pembuat konten pemula. Di balik estetika video liburan yang disajikan di layar kaca ponsel, terdapat perputaran modal raksasa dan manajemen finansial yang sangat menguras tenaga agar para kreator ini tetap bisa bertahan di jalanan.
Resmi Dimulai! 5.504 Peserta Berjuang Rebut Kursi PTN Lewat UTBK-SNBT 2026 di UNG
Wajib Melek Digital! Wabup Pohuwato Instruksikan Seluruh ASN Bertransaksi Pakai QRIS
Amankan Ketahanan Pangan! Bupati Saipul Hadiri Rakornas Antisipasi Musim Kemarau 2026 di Jakarta
Tak Main-Main! Wali Kota Adhan Siap Pidanakan Penyerobot Lahan Eks Terminal 42
Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang
Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
Meresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
Sikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
Tidak Diperhatikan Pemda Selama Beberapa Tahun, dr. Rizal Alaydrus & Papip Celebes Akhirnnya Turun Tangan Renovasi Asrama Bogor
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Advertorial2 months agoTertib Administrasi! Pemkab Pohuwato Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan
-
Gorontalo3 months agoKlarifikasi Penting! UNG Tegaskan Penelitian Mikroplastik Tak Ganggu Nelayan Torosiaje
-
Gorontalo1 month agoTak Tinggal Diam! Dugaan Pelecehan dan Pelanggaran Kerja Alfamidi Dilaporkan ke Disnaker
-
Gorontalo3 months agoTak Sekadar Rayakan HUT, Gerindra Gorontalo Ulurkan Kasih untuk Anak Yatim dan Piatu
-
Gorontalo3 months agoGeram Kerusakan Alam! Pemuda Muhammadiyah Layangkan Protes Hukum ke Pemerintah
-
News3 months agoBahlil: Saya Menteri Gagal Kalau Saudara Kita di Desa Belum Menikmati Listrik
-
Bone Bolango2 months agoPemuda Bergerak: Karang Taruna Patriot Bilungala Kukuhkan Silaturahmi
-
Gorontalo2 weeks agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
