Connect with us

News

Bumikan Al-Quran di Serambi Madinah

Published

on

Terletak Jauh di utara Indonesia yang memiliki julukan Bumi Serambi Madinah, Gorontalo memanggil. Ada semacam kerinduan yang menghentak di dada. Rindu mendengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an bergema di rumah-rumah saudara muslim Gorontalo. BWA (Badan Wakaf Al-Qur’an) menjawab kerinduan itu dengan mengadakan Proyek 100.000 Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan (WAP) untuk Gorontalo.

Alhamdulillah pada kesempatan ini bulan November 2020 BWA pelaksanaan distribusi Al-Quran tahap #1 sebanyak 20.000 Eksemplar Al-Quran wakaf di awali. Dengan wilayah sebaran meliputi 6 daerah diantaranya Kab Bone Bolango, Kota Gorontalo, kab Gorontalo, Kab Boalemo, Kab Pohuwato dan Gorontalo Utara.

Penyerahan simbolis Al-Quran pertama di Kabupaten Bone Bolango melalui Ustd Hazairin Hasan Direktur Program BWA kepada Plh Bupati Drs. Muhamad Nadjamudin menjadi simbol penguat saudara-saudara muslim Gorontalo sesuai dengan Falsafah Hidup masyarakat Gorontalo yakni Aadati hula-hula to Sara’, Sara’ hula-hula to Kuru’ani (Adat bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Al-Quran).

Salah satu pesan yang di sampaikan oleh Plh Bupati Drs. Muhamad Nadjamudin berkaitan dengan “Al-Quran itu jangan di jadikan barang yang di dewa-dewakan, yang disimpan simpan yang sebagai ajimat disimpan di lemari seolah-olah seakan akan begitu sakral untuk di sentuh. Al-Qur’an ini yang tentunya dari pewakafnya sampai rusak pun di bolak balik syukur tetapi jangan sampai berdebu hanya simpan di lemari.

Selain dengan Plh Bupati acara juga di hadiri oleh Ketua Badan Takmirul Masjid Baitul Haq Islamic Center Kab.Bone Bolango yaitu Dr.Irwan Dempah. M.P ,Asisten I Setda Bone Bolango Bapak Taufik El Hakim Sidiki. S.E, M.M, Kementrian Agama Bone Bolango yang di wakili Kasi Bimas Bapak Ishak Husain M.H, Sekretaris Takmirul Masjid Baitul Haq Islamic Center Kab Bone Bolango Bapak Ismail Huntua.M.Pd.i.

Pelaksanaan simbolisasi dan distribusi langsung kepada perwakilan pondok pesantren, majelis taklim, pengurus masjid dan beberapa dinas pemda Bone Bolango sebanyak 8.000 Eksemplar Al-Quran yang di koordinir langsung oleh Mitra Lapang BWA yaitu Ustadz Yusuf Datau S.T.P (Beliau seorang penyuluh pertanian yang di beri julukan oleh BWA sebagai Penyuluh Dunia Akhirat).

Semoga kegiatan distribusi Al-Qur’an di wilayah Gorontalo khususnya Kabupaten Bone Bolango ini semakin menggemakan Al-Qur’an di dalam rumah, hati, dan jiwa kaum muslimin. Semoga Al-Quran wakaf ini menjadi investasi pahala jariyah ila yaumil qiyamah aamiin.

BWA (Badan Wakaf Al-Qur’an)

Sekilas tentang BWA (Badan Wakaf Al Quran). BWA adalah lembaga filantrophy Islam yang fokus mengembangkan program wakaf yang inovatif. BWA mengedukasi umat untuk berwakaf, dan menjadikan wakaf sebagai gaya hidup. Dana wakaf yang dikumpulkan langsung disalurkan melalui proyek-proyek wakaf yang unik, kreatif, inovatif, dan solutif, sehingga dapat membantu menyelesaikan problem yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia di pelosok Nusantara sampai tuntas.

Visi :
Menjadikan Wakaf Sebagai Gaya Hidup Muslim
Menjadi lembaga filantropi wakaf profesional, yang terdepan dan syar’ie

Misi :
Menyalurkan Al Qur’an kedaerah-daerah rawan pendidikan dan rawan aqidah.
Mendukung Para Da’i di Pelosok Negeri Melakukan Pembinaan dan Pengajaran Al Qur’an dengan metode yang membekas.
Mengembangkan Program Pendukung yang inovatif menyentuh problem asasi masyarakat sehingga memberikan nilai tambah bagi kehidupan.
Menyalurkan manfaat kepada umat melalui program wakaf dan Kemanusiaan.

Pendirian :
pada tahun 2005 sejumlah Ulama dan Profesional Muslim menggagas sebuah lembaga yang diberi nama Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) dan tercatat dalam Akte Notaris H. Rizul Sudarmadi No. 119 Tanggal 28 April 2005.

Pada 1 Juni 2006, BWA mendapat sambutan baik dan dukungan dari MUI sesuai dengan Surat Rekomendasi MUI Nomor U-217/MUI/VI/2006.

Akta Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Badan Wakaf Al Qur’an di Notaris H. Rizul Sudarmadi, SH. Mkn tanggal: 12 Desember 2014 Nomor. 88

Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor AHU-00851.60.10.2014 sebagai Badan Hukum Perkumpulan pada 16 Desember 2014

Tanda daftar Perkumpulan/Organisasi Sosial nomor: 01/10.1.0/31/74.01.1001/-1.848/2017 tanggal 13 September 2017

Program-program wakaf yang dikembangkan oleh BWA antara lain:
Wakaf Al Qur’an dan Pembinaan,
Wakaf Sarana Air Bersih (Water Action for People),
Wakaf Khusus,
Wakaf Sarana Pembangkit Listrik (Tebar Cahaya Indonesia Terang),
Wakaf Produktif,
Donasi Pendidikan (Indonesia Belajar),
Sedekah Kemanusiaan,
dan Zakat Peer to Peer,
Informasi lebih lanjut mengenai program-program BWA dapat di lihat pada www.wakafquran.org

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gorontalo

Diamuk Si Jago Merah! Dapur Saung Talaga Biru Hangus Terbakar Dini Hari

Published

on

Gorontalo – Musibah kebakaran melanda rumah makan Saung Talaga Biru (RM Mawar Sharon) yang berlokasi di kawasan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu (25/4/2026) dini hari. Amukan si jago merah tersebut menyebabkan bangunan rumah makan mengalami kerusakan parah, khususnya pada bagian dapur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu pertama kali diketahui sekitar pukul 01.15 WITA. Menindaklanjuti laporan kedaruratan tersebut, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan lokalisasi dan pemadaman api agar tidak merambat ke bangunan lainnya.

Dalam proses penanganan kedaruratan ini, tim Damkar Kabupaten Gorontalo mendapat dukungan penuh dari lintas wilayah. Operasi pemadaman turut diperkuat dengan pengerahan armada bantuan dari Damkar Kota Gorontalo, Damkar Kabupaten Bone Bolango, serta tambahan satu unit mobil pemadam dari Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo.

Berkat kesigapan dan kerja sama solid tim gabungan tersebut, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 01.45 WITA, atau berselang kurang lebih 30 menit sejak upaya pemadaman masif dilakukan.

Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, besarnya skala kerusakan pada bangunan fisik dan peralatan dapur membuat kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api di rumah makan kawasan Telaga Biru tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat.

Berkaca dari insiden ini, otoritas terkait mengimbau seluruh lapisan masyarakat maupun pelaku usaha untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman kebakaran, terlebih pada waktu malam atau dini hari. Warga diminta untuk secara rutin memastikan kelayakan instalasi listrik, keamanan selang gas, serta menjauhkan sumber api dari material mudah terbakar guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Continue Reading

News

Colok Kompor Listrik di Kereta Demi Konten, Penumpang Tuai Hujatan Warganet

Published

on

NEWS – Minimnya literasi keselamatan bertransportasi kembali menjadi sorotan setelah sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak pantas di fasilitas umum viral di media sosial. Seorang penumpang kereta api jarak jauh kedapatan asyik memasak mi instan menggunakan panci atau kompor listrik mini langsung di dalam gerbong.

Insiden yang memicu kemarahan publik ini pertama kali mencuat melalui platform Threads oleh akun @purbamurhaniini. Berdasarkan rekaman tersebut, kejadian berlangsung saat kereta tengah berhenti transit di Stasiun Tegal. Alih-alih menyadari bahayanya, penumpang itu justru menaruh kompor listriknya tepat di atas kursi dan menyambungkannya ke stopkontak kereta yang peruntukannya bukan untuk alat pemanas.

Dalam unggahannya, penumpang tersebut seolah mewajarkan pelanggaran yang dilakukannya dengan menyematkan takarir (caption) pembelaan diri karena merasa perjalanannya masih jauh. Berikut adalah kutipan asli dari unggahan tersebut:

“Masih di Stasiun Tegal Guys masih panjang perjalanan, nikmati aja perjalanan dengan rebus soto medan,” tulisnya. Di akhir takarir, ia menambahkan kalimat penutup, “…sederhana tapi nikmat,”.

Konten yang niatnya hanya sekadar ajang pamer itu tak pelak menjadi bumerang. Ratusan warganet melontarkan kritik tajam karena aksi egois tersebut mempertaruhkan keselamatan seluruh penumpang dalam satu rangkaian kereta. Salah satu warganet dengan jengkel menyentil sang penumpang yang mengabaikan imbauan visual di dekat stopkontak:

“Duuuuhhh ibuuuuu.. kurang jelas apa sih itu stiker disituuuuuu??? Udh dikasih tau cuma boleh buat apaan aja,” tulis salah seorang pengguna media sosial.

*Tanggapan Tegas PT KAI dan Bahaya Korsleting*

Merespons kegaduhan ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) langsung mengambil sikap. Melansir dari Kompas.com dan Media Indonesia, KAI memberikan peringatan keras terkait bahaya fatal dari penggunaan perangkat elektronik berdaya tinggi di dalam armada mereka.

Pihak KAI menegaskan bahwa fasilitas stopkontak di setiap kursi penumpang didesain secara khusus hanya untuk mengisi daya gawai ringan seperti ponsel pintar (smartphone), tablet, dan laptop. Penggunaan alat pemanas seperti panci listrik, rice cooker, catokan rambut, hingga hair dryer dilarang keras karena dapat memicu kelebihan beban (overload) pada sirkuit kelistrikan kereta.

Dampak terburuk dari overload ini adalah panas berlebih pada kabel yang berisiko memicu korsleting listrik hingga ancaman kebakaran di dalam gerbong.

“Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum,” ujar Luqman Arif, salah satu perwakilan KAI, seperti dikutip dari Kompas.com.

Saat ini, pihak internal KAI tengah melakukan validasi terkait identitas penumpang dan detail rute kereta dalam video tersebut untuk diberikan tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Continue Reading

News

MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Indonesia Gaet Pengusaha China

Published

on

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengambil langkah strategis guna memastikan ketahanan pasokan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyadari kebutuhan masif akan protein hewani, Kadin kini tengah menjajaki kerja sama di sektor hilirisasi industri unggas dengan sejumlah perusahaan asal China.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat krusial mengingat status Indonesia yang belum sepenuhnya mencapai surplus pangan untuk komoditas telur dan susu. Skala program MBG memang tidak main-main. Sebagai gambaran, untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di Provinsi Aceh saja, diperlukan setidaknya 600.000 butir telur setiap harinya.

“Presiden Indonesia melihat ini sebagai proyek prioritas, dengan 30.000 dapur, di mana KADIN berencana untuk terlibat dalam 1.000 dari 30.000 dapur, menggunakan sumber daya kita sendiri,” ujarnya.

Langkah Kadin ini turut dikonfirmasi oleh laporan dari jaringan media Okezone dan IDX Channel, yang mencatat bahwa secara nasional, program MBG akan menyerap hingga 24 juta butir telur per hari atau sekitar 700 juta telur per tahun. Untuk merealisasikan target raksasa tersebut, Kadin menggandeng beberapa perusahaan agroteknologi terkemuka asal Tiongkok, di antaranya adalah Hubei Shendi dan Shandong Yuwang.

Kemitraan ini diproyeksikan tidak hanya sebatas pemenuhan suplai harian, tetapi juga transfer teknologi, mulai dari suplai pakan, penyediaan peralatan peternakan, hingga bioteknologi inovasi produk turunan unggas. Hal ini diyakini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.

Kesiapan para investor Tiongkok pun sudah terlihat. Wang Zhongqiang, perwakilan dari pengusaha unggas asal China, menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem industri unggas berskala besar di Indonesia guna menopang keberlanjutan program MBG.

“Kami juga memiliki salah satu rumah potong hewan yang sangat besar di China dan mereka menyembelih sekitar 120 juta ayam per tahun,” ucap Wang.

Dengan kolaborasi lintas negara ini, Kadin optimistis bahwa roda ekonomi lokal akan berputar lebih cepat, sejalan dengan terpenuhinya hak gizi jutaan anak Indonesia melalui program prioritas pemerintah.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler