Connect with us

Advertorial

Bupati Gorontalo Bakal Angkat sebagai Anak Asuh dan Fasilitasi Akbar Masuk Bintara TNI

Published

on

GORONTALO-Nama Akbar Ngeli makin terkenal setelah viral di media social dengan aksinya memanjat tiang menara Tower Pakaya untuk menancapkan merah putih di puncaknya di Hari Proklamasi Kemerdekaan beberapa waktu lalu. Ia dianggap sebagai anak muda yang memiliki jiwa naionalisme tinggi.

Pujian demi pujian mengalir kepada anak muda asal Gorontalo ini. Akbar pun kini sering diundang menjadi narasumber dalam acara-acara podcast.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo juga tak ketinggalan menaruh simpati pada Akbar karena keberaniannya tersebut. Ia bahkan mengundang Akbar ke Rumah Dinas hingga ingin mengangkatnya sebagai anak asuh.

“Saya bangga dengan anak muda seperti ini pemberani punya jiwa nasionalisme tinggi dan cinta NKRI. Ia bercita-cita menjadi Bintara TNI, saya akan fasilitasi dia sampai lulus seleksi. Saya ingin mengasuh dia. Karna saya liat anak ini baik punya semangat yang tinggi”
“Semoga cita-cita nya tercapai, dan bisa menginspirasi anak muda yang lain”. harap Bupati Nelson.

Diundang di salah satu acara, Akbar tak tanggung-tanggung mengisahkan perjalanan hidup yang sejak kecil hanya sebatang kara. Sejak lahir Akbar tidak pernah bertemu dengan ayahnya, dan juga harus menanggung pilu ditinggal almarhumah ibunya saat ia duduk di bangku kelas 6 SD.

Menjadi orang miskin bukan berarti punya cita-cita yang rendah, begitu pula dengan Akbar Ngeli. Meskipun dirinya tidak punya siapa-siapa untuk ia banggakan, ia tetap punya cita-cita yang tinggi. Jiwa nasionalisme yang tinggi dan cinta NKRI membuat dirinya ingin menjadi seorang anggota TNI-AD. 2 tahun menganggur Akbar mempersiapkan dirinya untuk menutupi kekurangannya, mulai dari kesehatan dan juga mental. Namun keterbatasan ekonomi membuat dirinya tidak dapat memenuhi persiapan kesehatan.

Advertorial

Pemda Pohuwato Gelar Safari Ramadan Di Kecamatan Marisa

Published

on

POHUWATO – Hari kesembilan bulan Suci Ramadan, Bupati Pohuwato Saipul Mbungina melakukan safari di Kecamatan Marisa, turut pula dalam kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dana hibah ke Takmirul masjid Ah-Daniah Desa Marisa Selatan, (21/4/2021).

Bupati Saipul A. Mbuinga mengungkapkan bantuan yang diberikan kiranya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pengembangan masjid, mengingat saat ini masih sementara dalam proses pengerjaan.

Dirinya juga mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk banyak bersyukur kepada Allah SWT karena masih dipertemukan dengan bulan suci ramadhan tahun ini.

“Di bulan yang penuh berkah ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memperbanyak amalia,” Ungkapnya.

Tak hanya itu, Saipul mengingatkan kepada masyarakat agar turut aktif dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi yang di gaungkan pemerintah bisa maksimal. “kami sudah melakukan vaksinasi, sehingga diharapkan masyarakat bisa bersama-sama ikut vaksin untuk kedepannya,” Tutur Saipul.

Continue Reading

Advertorial

Indra Yasin Imbau Pegawainya Tak Lakukan Mudik

Published

on

GORUT – Menindak lanjuti surat edaran dari menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tentang larangan mudik lebaran di tanggapi Pemerintah Daerah kabupaten Gorontalo Utara.

Bupati Indra Yasin mengungkapkan, Gorontalo Utara sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan beberapa provinsi tentu saja menjadi akses jalur masuk para warga yang ingin bepergian, sehingga melalui kesempatan tersebut tiap-tiap perbatasan akan diperketat jalur masuk maupun keluarnya.

Menurut Indra yang dapat melalui perbatasan hanya memiliki keperluan mendesak seperti mobil pengangkut barang-barang kebutuhan, Ambulan. Sementara untuk beberapa pelaku perjalanan yang ingin mengunjungi keluarga sakit, meninggal harus mengantongi surat swab anti gen dan sertifikat vaksinasi.

“Yang dapat dibenarkan lewat saat mudik itu antara lain logistik, yang kedua ambulans, yang ketika dibenarkan juga karena mendesak yaitu karena dia ada kedukaan, tapi harus persyaratannya dia sudah di vaksin dan swab anti gen, dan kalau tidak ada dia diminta balik” Jelasnya.

Dirinya juga menegaskan kepada para pegawai yang bertugas di pemerintahan Gorontalo Utara dan berasal berasal daeu luar daerah tidak perbolehkan untuk melakukan mudik.

“Bahwa tidak ada pegawai-pegawai dari luar daerah untuk kembali ke daerahnya, tetap hanya di dalam daerah tugasnya. Tidak di benarkan yang akan melakukan perjalanan untuk mudik pada lebaran,” Jelas Indra.

Continue Reading

Advertorial

Indra Yasin Ikuti Rakor Larangan Mudik Lebaran

Published

on

Bupati Gorut saat mengikuti Rapat Lintas Sektoral Polres Gorut dan Polres Gorontalo

GORUT – Himbauan Pemerintah Pusat yang memberlakukan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021 di respon positif oleh stakeholder dan masyarakat, hal ini dinilai sangat tepat dalam menekan angka penyebaran virus covid 19.

Bupati Indra Yasin yang turut hadir dalam pertemuan secara virtual lintas sektoral antara Kepolisian resort Gorontalo Utara dan Gorontalo yang di pimpin Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo, di Aula Titimenga, (21/4/2021).

Menurut Bupati Indra Yasin, Rapat koordinasi yang dilaksanakan tersebut guna menindaklanjuti surat edaran yang dikeluarkan kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tentang larangan mudik.

“Rapat koordinasi yang dilakukan itu hanya satu intinya, yaitu persiapan menghadapi mudik lebaran. Dari surat edaran kementerian, sudah ada larangan mudik, bagi PNS dan juga termasuk masyarakat,” Jelas Indra.

Kata Indra, meskipun sudah terjadi penurunan kasus Covid 19, tetap langkah antisipasi pemerintah dalam melakukan larangan dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menekan lajunya penyebaran virus pasca lebaran.

“Memang sekarang sudah terjadi penurunan akan tetapi Kita waspadai, seperti yang terjadi di India, yang mengalami lonjakan drastis, dan itu dikhawatirkan oleh pemerintah” Jelas Indra.

“Maka hari ini, Panglima TNI, Kapolri, bersama seluruh Forkopimda Indonesia, Gubernur, kepala daerah, Bupati, Walikota se Indonesia untuk melakukan rapat, mencegah jangan sampai terjadi peristiwa yang sama yang terjadi di India terjadi di Indonesia,” Tutur Indra.

Continue Reading

Terpopuler