Connect with us

Advertorial

Pemda Gorut Gelar Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama

Published

on

GORUT-Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Indra Yasin, membuka secara resmi acara seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilingkungan Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (22/08/2020).

Seleksi yang diselenggarakan di Hotel Grand’Q Kota Gorontalo tersebut guna mengisi dua jabatan kepala dinas yang sementara kosong.

“Diantaranya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gorontalo Utara. Ini kita sudah harus segera isi dan mudah-mudahan tiga hari ke depan sudah akan terseleksi 12 Eselon III yang saat ini sementara diseleksi, mudah-mudahan dari itu akan ada 6 orang dan 3 masing-masing dinas, itu yang diusulkan ke saya oleh tim seleksi” ucap Bupati Gorontalo Indra Yasin.

Bupati Gorut dua periode itu mengatakan, pejabat yang nantinya diusulkan untuk mengisi jabatan tentu sudah melewati seleksi dari berbagai aspek penilaian.

“Sebab itu saya lihat dari 12 itu 6 dia usulkan tentu mereka mempunyai rekam jejak dari masing-masing pejabat tadi Saya lihat itu. Memang loyal semua, tapi di antara yang loyal-loyal itu tentu ada yang lebih tinggi lagi. Apakah dedikasinya tinggi kepada pekerjaannya? Apakah pejabat ini yang disodorkan ke saya bisa mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi pada tugasnya sebelumnya?. Apakah ditugas sebelumnya itu dia lakukan ada perubahan, ada inovasi-inovasi yang dia lakukan?. Karena ke depan saya membutuhkan pejabat yang mempunyai inovasi, dia tidak boleh vakum dengan tugas yang ada padanya, paling tidak ada dia lakukan perubahan-perubahan, ada di dinamisasi-dinamisasi didalam menyelesaikan tugas-tugasnya” jelas Bupati Indra.

Ditambahkan pula, penjabat yang dipilih untuk membantu tugas kepala daerah, tentu juga harus memiliki loyalitas terhadap pimpinan atau kepala daerah dan harus tau visi misi kepala daerah. Tidak lupa tugasnya untuk meringankan tugas kepala daerah, dan bukan untuk menambah tugas kepala daerah atau beban kepala daerah.

“Dan ini saya minta mereka ini, melihat dengan fokus, apa yang mejadi visi misi kepala daerah dia harus tau. Dan dia harus sukseskan, harus selesaikan. Dia tidak boleh membawa visi misinya sendiri, ada visi yang memang di dinas badan. Tetapi ada visi kepala daerah, visinya untuk mendukung visi kepala daerah” tukasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertorial

Marten: APEKSI Siap Perjuangkan Dana Kelurahan Dihadapan Presiden RI

Published

on

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, yang juga Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI Bidang Pemerintahan dan Otonomi, saat bersama Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Bima Arya, Wali Kota Bogor. || Foto Istimewa

KOTA GORONTALO – Ada beberapa program yang menjadi rekomendasi APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), pada rapat perdana Dewan Pengurus Pusat APEKSI di Kota Bogor. Rekomendasi itu, nantinya akan disampaikan jajaran Dewan Pengurus Pusat APEKSI, kepada Presiden RI Joko Widodo.

Diantaranya meminta Pemerintah Pusat mengalokasikan kembali dana kelurahan, yang tahun ini dihentikan. Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Bidang Pemerintahan dan Otonomi, Marten Taha, yang juga Wali Kota Gorontalo menjelaskan, seperti kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI katakan bahwa kota-kota di Tanah Air termasuk Kota Gorontalo sempat merasakan dampak dari dana kelurahan tersebut.

Selain mampu menangani persoalan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan pembangunan dengan menggunakan dana kelurahan berjalan dengan sukses. Contohnya bisa dilihat perkembangan pembangunan di Kota Gorontalo khususnya ditingkat kelurahan. kondisi yang sebelumnya terbilang kumuh dan tidak tertata, kini asri, gang-gang yang sebelumnya sulit untuk dilalui kendaraan, sekarang sangat mudah dilalui oleh kendaraan.

Tidak hanya itu saja, dampak dari dana kelurahan ini turut dirasakan oleh para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) daerah. Mereka diberikan pelatihan peningkatan keterampilan untuk mengembangkan usahanya, melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Artinya, dana kelurahan ini digunakan sebaik mungkin oleh seluruh Pemerintah Kota di Indonesia, dengan tujuan peningkatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha atau UMKM dan lain sebagainya. Sehingga, menurut saya, APEKSI sangat terpanggil untuk menyuarakan dana kelurahan di hadapan Presiden RI Joko Widodo,” ujar Wali Kota Gorontalo Dua Periode itu, saat mengutip penyampaian Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI pada konferensi pers usai rapat Sabtu (06/03/2021).

Hal lain yang dibicarakan dalam forum APEKSI adalah berkaitan dengan bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI, kata Marten. Ia mengakui dimasa pandemi Covid-19 perhatian Pemerintah Pusat begitu besar khususnya pada pemberian bantuan sosial. Tapi sayang, masih saja ditemukan permasalahan di tingkat daerah yang bukan lain adalah, terkait data penerima bantuan yang masih tumpang tindih. Padahal, daerah sudah melakukan pendataan secara terpadu by name, by address, by phone bahkan meminta nomor Kertu Keluarga calon penerima bantuan.

“Data yang dimiliki Kemensos RI harus sesuai dengan data yang ada di daerah, atau tingkat bawah. Datanya transparan dan update. Dan Alhamdulillah, apa yang APEKSI rekomendaikan kepada Kemensos RI, mendapat respon dan tanggapan positif dari Menteri Sosial RI, Ibu Risma. Dimana persoalan data penerima bantuan, dijadikan prioritas utama,” ungkap Marten.

Selanjutnya mengenai economic recovery yang akan menjadi permintaan APEKSI kepada Pemerintah Pusat. Hal ini sangat penting, karena tidak sedikit kota-kota di Indonesia memiliki berbagai potensi, yang patut diberikan perhatian khusus oleh Pemerintah Pusat. Mulai dari pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, jasa, pendidikan, dan lain sebagainya. “Seperti Kota Gorontalo, yang merupakan daerah jasa dan perdagangan. Tentu sangat membutuhkan perhatian Pemerintah Pusat, dalam rangka meningkatkan pelaksanaan program kegiatan pada bidang tersebut,” ungkap Marten.

Terakhir mengenai pelaksanaan Pilkada serentak, dan tentunya Kota Gorontalo menjadi salah satu daerah yang akan melaksanakan pesta demokrasi itu di tahun 2024 akan datang. Kaitan dengan Pilkada ini APEKSI meminta kepada Pemerintah Pusat, agar lebih masif melaksanakan sosialisasi dan edukasi pelaksanaan Pilkada serentak, kepada masyarakat. Selain itu pula, ketersediaan SDM (Sumber Daya Manusia) dan fasilitas penunjang termasuk fasilita pada bidang IT di setiap KPU daerah, yang harus diberikan penguatan, mengingat begitu banyak petugas penyelenggara yang berjatuhan.

“Edukasi dan sosialisasi masyarakat, sangat penting. Agar masyarakat bisa mengetahui dan paham, tujuan dan maksud dilaksanakan pilkada serentak. Pemenuhan fasilitas serta penguatan SDM di lingkungan KPU daerah, tujuannya juga dalam rangka meminimalisir penggunaan anggaran pelaksanaan Pilkada. Serta menyukseskan pelaksanaan Pilkada,” jelas Marten.

Rapat tersebut dihadiri 13 wali kota yang merupakan Dewan Pengurus dan Ketua Komisariat Wilayah APEKSI, dua diantaranya hadir secara daring. Selain Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Bima arya dan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI Bidang Pemerintahan dan Otonomi, Marten Taha.

Rapat itu juga turut dihadiri oleh, Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh, Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang, Abdullah Abu bakar, Wali Kota Kediri, Maulan Aklil, Wali Kota Pangkalpinang, Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu. Kemudian SN Prana Putra Sohe, Wali Kota Lubuklinggau, Jefirstson R Riwu Kore, Wali Kota Kupang, Khairul, Wali Kota Tarakan, Richard Louhenapessy, Wali Kota Ambon. Sementara secara daring hadir Firdaus, Wali Kota Pekanbaru, Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Tegal.

Continue Reading

Advertorial

Plt Bupati Boalemo Datangi Kantor Kejaksaan Negeri Tilamuta

Published

on

Foto Kominfo

BOALEMO – Dalam rangka mempererat tali silaturahim antar unsur Forkopimda, Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf melakukan Kunjungan ke kantor Kejaksaan Negeri Tilamuta dengan kepala Kejaksaan yang baru, (5/3/2021).

“Tentunya kunjungan ini untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan Kejaksaan Negeri Tilamuta, sebagai Pemerintah Daerah seharusnya membangun komunikasi dengan jajaran Forkopimda,karena tugas seorang pimpinan daerah adalah menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” Ungkap Anas Jusuf.

Menurutnya jika sinergitas tetap terjat dengan Forkopimda, maka pelaksanaan kegiatan oleh pemerintah daerah tentu akan berjalan dengan baik, begitu pula dengan penegakan hukum yang ada di wilayah Kabupaten Boalemo.

“Saya berharap kedepan hubungan Pemerintah daerah dengan jajaran Forkopimda akan terjalin dengan baik dalam rangka peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo,” Teran Anas.

Continue Reading

Advertorial

Pre Regional Meeting Hasilkan Kesepakatan Pembentukan Konsorsium

Published

on

Rektor Universitas Negeri Gorontalo || Foto Istimewa

UNG – Agenda Pre Regional Meeting Kawasan Teluk Tomini sebagai wadah untuk menyamakan persepsi antar Pemerintah Daerah dan aparatur desa dalam pengembangan Teluk Tomini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Berbasis Perdesaan yang dilangsungkan di Hotel TC Damhil UNG telah resmi ditutup pada Jum’at (5/30).

Pertemuan yang berlangsung selama dua hari yang melibatkan Kepala BAPPEDA se Teluk Tomini, Kepala Dinas Pariwisata, Perikanan dan Kelautan, dan Pertanian, perwakilan desa-desa, dan perwakilan pendamping desa di provinsi se Teluk Tomini menghasilkan kesepakatan yang akan dibawa pada Regional Meeting mendatang.

“Hasil kesepakatan Pre Regional Meeting yang telah berlangsung selama dua hari, yang pertama adalah Perlunya pembentukan Konsorsium Pengembangan Kawasan Teluk Tomini yang didahului dengan komitmen antar kepala daerah di wilayah Teluk Tomini”, ungkap Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT.

Rektor menambahkan bahwa kesepakatan selanjutnya adalah perlunya dilakukan pemetaan potensi, permasalahan, dan agenda perbaikan pembangunan kawasan Teluk Tomini.

Pre Regional Meeting Kawasan Teluk Tomini yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 5 Maret 2021, dihadiri oleh Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi PDTT, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI, dan Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler