Advertorial
Bupati Pohuwato Pantau Latihan Paskibraka Jelang Upacara 17 Agustus
Published
2 years agoon
POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dengan antusiasme tinggi, melihat langsung latihan dari anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pohuwato di halaman kantor sementara Bupati Pohuwato pada Selasa (13/08/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan upacara detik-detik Proklamasi dan penurunan bendera yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 17 Agustus.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul menyaksikan secara langsung proses latihan yang dilakukan oleh anggota Paskibraka. Beliau memberikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para anggota yang terus berlatih dengan sungguh-sungguh untuk memastikan upacara berjalan dengan khidmat dan lancar. “Kehadiran saya di sini adalah bentuk dukungan dan penghargaan bagi kalian yang telah berlatih keras untuk mempersiapkan diri. Tugas kalian sangat mulia, yaitu mengibarkan bendera negara pada saat yang paling bersejarah bagi bangsa kita,” ujar Bupati Saipul.
Latihan yang dilakukan oleh anggota Paskibraka mencakup berbagai aspek, mulai dari formasi baris-berbaris hingga pengibaran dan penurunan bendera. Para anggota, yang terdiri dari siswa-siswi terpilih di Pohuwato beserta anggota TNI dan Polri, dipersiapkan secara matang untuk menjalankan tugas penting tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda, serta mengingatkan kembali makna penting dari hari kemerdekaan Indonesia.
“Kami harap latihan ini dilaksanakan dengan baik, sehingga pada hari H nanti atau pada Sabtu, 17 Agustus 2024, semua sudah siap, baik itu fisik maupun kesehatannya. Waktu tinggal beberapa hari ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk latihan,” harap Bupati Saipul Mbuinga.
Latihan intensif yang dilakukan oleh Paskibraka Pohuwato tidak hanya bertujuan untuk mempersiapkan upacara pengibaran bendera, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme. Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota Paskibraka dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air.
Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting untuk kesuksesan upacara 17 Agustus. Kehadiran Bupati Saipul A. Mbuinga dalam memantau langsung latihan Paskibraka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung persiapan upacara kemerdekaan. Semangat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh anggota Paskibraka diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam perayaan hari kemerdekaan dengan penuh semangat dan kebanggaan.
Upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus nanti diharapkan dapat berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan di Kabupaten Pohuwato serta seluruh Indonesia.
You may like
-
Gelar Ritual Lomayango: Wabup Iwan S. Adam Letakkan Batu Pertama Kantor Bupati Pohuwato
-
Simbol Kebangkitan Bumi Panua: Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang Baru Resmi Dimulai
-
ISI KEKOSONGAN JABATAN: Sekda Definitif Cuti Haji, Achmad Jusuf Djuuna Terima SK Pj Sekda Pohuwato
-
AKSELERASI UCJ: Bupati Saipul Mbuinga Gandeng PT IGL dan PT BTL Proteksi 215 Pekerja Rentan
-
KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini
-
Redam Tensi Lingkar Tambang: Bupati Saipul Kumpulkan Manajemen PT PETS dan Perwakilan Penambang
Advertorial
Dua Tahun Berturut-turut: Wali Kota Adhan Dambea Terima 100 Mahasiswa KKN UGM di BLY
Published
50 mins agoon
24/06/2026
Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi menyambut kedatangan 100 mahasiswa dan 4 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026. Prosesi penerimaan delegasi akademis kampus berbasis Yogyakarta ini berlangsung khidmat di Gedung Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Senin (22/06/2026).
Ratusan intelektual muda tersebut dijadwalkan bakal berdiaspora untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di sejumlah lokus wilayah strategis, yang mencakup teritorial Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango (kawasan Bone Pantai), dan Kabupaten Gorontalo Utara.
Seremoni penerimaan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Indra Gobel, Sekretaris Daerah Ismail Madjid, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Dr. Deddy, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Harianto Saini. Turut hadir pula jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta lurah se-Kota Gorontalo.
Dalam sambutan resminya, Wali Kota Adhan Dambea melayangkan apresiasi tinggi kepada rektorat UGM yang kembali menetapkan Provinsi Gorontalo sebagai lokus pengabdian. Menurut Adhan, penetapan wilayah ini selama dua tahun berturut-turut—sejak 2025 hingga 2026—merupakan sebuah kehormatan geopolitik sekaligus peluang emas bagi daerah.
Adhan berharap, penetrasi program kerja dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia ini tidak hanya menyentuh aspek pembangunan fisik pedesaan semata. Lebih dari itu, kehadiran kontingen UGM ditargetkan mampu memicu lompatan motivasi dan membakar semangat generasi muda lokal agar berani merajut mimpi melanjutkan studi ke universitas klaster puncak nasional.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa UGM di Gorontalo harus menjadi stimulan psikologis bagi anak-anak daerah. Kami menaruh harapan besar agar pasca-program ini, semakin banyak putra-putri asli Gorontalo yang memiliki konfiden dan daya juang tinggi untuk menembus seleksi akademik di UGM,” tegas Wali Kota Adhan.
Politisi senior ini menggarisbawahi bahwa daerahnya tidak boleh sekadar diposisikan sebagai objek penonton atau laboratorium formalitas KKN semata. Substansi utama yang dikejar oleh pemerintah daerah adalah transfer pengetahuan, internalisasi nilai, serta dampak jangka panjang (long-term impact) terhadap eskalasi indeks pembangunan manusia (IPM).
“Jangan sampai daerah kita hanya dijadikan tempat KKN yang lewat begitu saja tanpa bekas. Poin krusialnya adalah bagaimana kehadiran mereka mentransfer inspirasi bagi anak-anak di desa-desa Gorontalo untuk terus belajar, mendulang prestasi, dan berani bersaing masuk ke jajaran kampus elite di Indonesia,” imbuhnya.
Melalui kemitraan KKN inklusif ini, Pemkot Gorontalo optimis dapat mengunci komitmen kolaboratif yang lebih solid antara klaster akademik dan birokrasi daerah. Sinergi ini diproyeksikan mampu mengurai berbagai problem sosial kemasyarakatan sekaligus mencetak cetak biru generasi muda daerah yang unggul dan berdaya saing global.
Advertorial
Nyaris Tembus Rp100 Juta: Dua Hari Street Food Kota Tua Gorontalo Bukukan Transaksi Fantastis
Published
2 hours agoon
23/06/2026
Kota Gorontalo – Di tengah absennya sektor industri manufaktur besar dan keterbatasan komoditas sumber daya alam (SDA), Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berhasil mengukuhkan diri sebagai tulang punggung utama stabilitas ekonomi di Kota Gorontalo. Sektor domestik ini terbukti ampuh menjaga daya beli masyarakat dan menopang laju pertumbuhan ekonomi daerah dari lini terbawah.
Potret ketangguhan ekonomi kerakyatan tersebut tercermin nyata dalam perhelatan Street Food Kota Tua Jilid III. Berdasarkan data rekapitulasi resmi dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, total omzet transaksi yang berhasil dibukukan hanya dalam kurun waktu dua hari pelaksanaan menembus angka fantastis, yakni sebesar Rp99,1 juta.
“Alhamdulillah, pendapatan para pelaku UMKM lokal selama dua hari perhelatan nyaris menyentuh angka Rp100 juta,” konfirmasi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo Muttakin Adam, Senin (22/06/2026).
Muttakin merinci bahwa stimulus finansial tersebut mengalir langsung ke kantong puluhan pelaku usaha yang menjajakan ragam kuliner makanan, minuman, hingga komoditas olahan rumahan (home industry). Efek domino (multiplier effect) dari perputaran uang ini tidak hanya menguntungkan para pedagang di lini depan, melainkan turut menggerakkan rantai pasok sektor penunjang lainnya yang terintegrasi.
Menariknya, akselerasi ekonomi ini terpusat di koridor historis Kota Tua Gorontalo. Jajaran bangunan cagar budaya yang menjadi saksi bisu peradaban kota kini diakomodasi sebagai ruang niaga estetik pasca-matahari terbenam. Kawasan yang dulunya pasif selepas petang perlahan menjelma menjadi episentrum baru interaksi sosial sekaligus generator ekonomi kreatif bagi warga Bumi Serambi Madinah.
Fenomena ini mempertegas struktur fundamental ekonomi Kota Gorontalo yang sangat bergantung pada sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) serta sektor jasa. Berbeda dengan daerah lain yang mengandalkan dana bagi hasil (DBH) sektor pertambangan, perkebunan skala makro, ataupun kawasan industri berat, roda ekonomi di Kota Gorontalo justru murni berputar dari denyut nadi usaha berbasis komunitas mikro.
Oleh karena itu, intervensi dan pembinaan terhadap pelaku UMKM terus menjadi program prioritas Pemerintah Kota Gorontalo di bawah nahkoda Wali Kota Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel. Duet kepemimpinan ini menempatkan sektor usaha kecil sebagai benteng pertahanan ekonomi utama yang menjaga daya tahan domestik tetap stabil.
Kebijakan strategis tersebut lahir dari pembacaan objektif atas postur daerah yang mayoritas digerakkan oleh unit usaha rakyat—mulai dari sektor warung makan, kedai kopi, pedagang kaki lima (PKL), hingga industri rumahan. Seluruh klaster ini berkontribusi aktif dalam menekan angka pengangguran serta membuka lapangan kerja baru secara mandiri.
Lewat peluncuran agenda inklusif seperti festival Street Food, Pemkot Gorontalo berkomitmen memperluas ruang promosi dan memangkas jalur pemasaran bagi UMKM dengan mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung.
Capaian transaksi yang mendekati angka Rp100 juta dalam hitungan hari menjadi indikator sahih bahwa UMKM bukan sekadar sektor alternatif, melainkan fondasi utama perekonomian kota. Dari sudut-sudut klasik Kota Tua, denyut ekonomi rakyat dibuktikan tetap hidup dan produktif melalui lapak-lapak kecil yang konsisten melayani perputaran rupiah setiap malam.
Advertorial
Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG
Published
8 hours agoon
23/06/2026
UNG – Kampus Kerakyatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencetak ratusan sumber daya manusia (SDM) unggul siap pakai. Sebanyak 700 lulusan dari berbagai disiplin ilmu resmi dikukuhkan dalam prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-61 yang berlangsung khidmat di Auditorium UNG, Selasa (23/06/2026).
Para wisudawan yang dilepas kali ini berasal dari klaster penjenjangan yang komprehensif, mulai dari program diploma, sarjana (S1), profesi, magister (S2), hingga strata doktor (S3).
Rapat Senat Terbuka pengukuhan gelar ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., bersama jajaran Senat Universitas. Momen sakral ini menandai puncak pencapaian akademis para mahasiswa setelah berhasil melewati seluruh fase kurikulum ketat di universitas terbesar di Teluk Tomini tersebut.
Dalam pidato rektoratnya, Prof. Eduart Wolok melayangkan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan bahwa lembaran ijazah dan gelar akademik yang disandang hari ini tidak lahir dari ruang instan, melainkan buah dari konsistensi, pengorbanan linear, serta daya tahan melewati tantangan studi.
“Keberhasilan hari ini merupakan potret kemenangan kolektif. Ada tetesan keringat dan doa dari orang tua, keluarga, dedikasi dosen, serta ekosistem civitas akademika yang konsisten mengawal sepanjang proses mentoring pendidikan,” ujar Eduart.
Lebih lanjut, Rektor yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) ini mengingatkan bahwa toga yang dikenakan hari ini bukanlah tanda berakhirnya masa belajar. Sebaliknya, wisuda adalah garis start menuju medan pengabdian yang lebih heterogen di tengah masyarakat.
Menurutnya, lanskap global saat ini menuntut infiltrasi generasi muda yang tidak sekadar superior secara indeks prestasi, melainkan tangguh dalam beradaptasi, piawai melahirkan inovasi, serta solutif membedah problem sosial.
“Kelulusan ini adalah awal dari pengabdian yang sesungguhnya di dunia nyata. Jadilah aktor pembaru yang terus menyerap ilmu, berinovasi, dan melahirkan impak konkret bagi lingkungan sekitar. Jagalah marwah dan nama baik almamater UNG lewat karya nyata serta prestasi yang maslahat bagi bangsa,” pesan Eduart khidmat.
Ia juga menantang para lulusan untuk bertransformasi menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu menstimulus pertumbuhan positif di berbagai sektor kehidupan, selaras dengan kompetensi keilmuan masing-masing. Lewat bekal intelektual, pengalaman organisasi, dan internalisasi karakter moral selama di UNG, lulusan ke-61 ini diproyeksikan mampu menjadi pilar SDM yang memiliki daya saing tinggi di level lokal, nasional, hingga internasional.
Dua Tahun Berturut-turut: Wali Kota Adhan Dambea Terima 100 Mahasiswa KKN UGM di BLY
Bergeser dari Evaluasi Rapor: Orang Tua Keluhkan Dana Pembangunan Saat Rapat di SMA 3 Gorontalalo
Nyaris Tembus Rp100 Juta: Dua Hari Street Food Kota Tua Gorontalo Bukukan Transaksi Fantastis
Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG
Tak Perlu Terbang ke Makassar: Menikmati Semangkuk Pallubasa Kaya Rempah di Kota Gorontalo
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
Studi Dermatologis : Mandi Setiap Hari Bisa Merusak Kulit. Cukup Mandi 3 Hari Sekali Saja
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah2 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
Advertorial3 months agoSentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi
