Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Dies Natalis Keperawatan UNG: Feby Putri dan Penampilan Eksklusif Penyanyi Lokal Gorontalo

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan merayakan Dies Natalis Jurusan Keperawatan dengan konser megah yang diadakan pada tanggal 21 Desember 2023 di Lapangan Rektorat UNG. Menyajikan performa istimewa dari penyanyi ternama Feby Putri, acara ini bertujuan memberikan kesan tak terlupakan kepada masyarakat, terutama para penggemar konser musik.

“Kami ingin memberikan yang terbaik dalam Dies Natalis Keperawatan UNG untuk semua yang menyukai konser musik,” ujar Ketua Panitia, Rey Alfriansyah Gobel.

Selain penampilan gemilang Feby Putri, konser Dies Natalis Keperawatan UNG juga akan dimeriahkan oleh sejumlah penyanyi dan band lokal Gorontalo seperti Andre Tahaku, Parapapa, The Soul, dan Jarang Break.

“Feby Putri tidak hanya menjadi fokus, tetapi kehadiran seniman dan band lokal Gorontalo akan menambah semarak pada malam puncak perayaan Dies Natalis Keperawatan UNG,” tambah Rey.

Sementara itu, Ketua HMJ Keperawatan UNG, Qabulraziq Hidayah Rahman, mengungkapkan tema tahun ini adalah “The Rise and Shine Of Nursing Anniversary Day”. Dia berharap melalui kegiatan ini, Jurusan Keperawatan UNG dapat terus menjadi yang terbaik dalam menghasilkan lulusan berkualitas.

“Dies Natalis tidak hanya acara seremonial semata, tetapi juga harus menjadi ajang meningkatkan kualitas Jurusan Keperawatan UNG,” ungkapnya. Semangat merayakan hari jadi ini diharapkan dapat menginspirasi peningkatan mutu dan reputasi Jurusan Keperawatan UNG.

Advertorial

Bawa Misi Desa Wisata Mandiri Energi: Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Resmi Mengabdi di Botutonuo

Published

on

UNG – Sinergi lintas perguruan tinggi dalam wujud pengabdian masyarakat kembali ditunjukkan oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari kedua institusi bergengsi tersebut secara resmi diterjunkan ke Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (20/06/2026).

Prosesi penerimaan delegasi intelektual muda ini berlangsung hangat di balai desa setempat. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah desa, Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif yang siap menjalankan masa pengabdian komprehensif selama 45 hari ke depan.

Ketua Tim DPL KKN Kolaboratif Ervan Hasan Harun, yang didampingi oleh dua anggota DPL lainnya, Obhin Pakaya dan Jumiati Ilham, memaparkan bahwa program pengabdian tahun ini mengusung misi strategis. Tema spesifik yang diangkat adalah “Pengembangan Desa Wisata Mandiri Energi Berbasis Tenaga Surya untuk Mendukung Sport Tourism Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal.”

Kepala Desa Botutonuo Nuzzul Abdul Radjak menyampaikan apresiasi dan menyambut tangan terbuka kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu tersebut. Ia menilai intervensi dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk memoles potensi pesisir wilayahnya.

“Pemerintah dan masyarakat Desa Botutonuo menerima dengan sangat terbuka pelaksanaan program KKN Kolaboratif ini. Kami berharap seluruh rancangan kegiatan dapat tereksekusi dengan lancar, serta mampu memberikan multiplier effect (dampak ganda) yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga kami,” ujar Nuzzul.

Lebih rinci, Ketua DPL Ervan Hasan Harun menjelaskan bahwa program strategis yang dibawa berorientasi pada lompatan inovasi desa wisata. Fokus garapan mahasiswa tidak sekadar pembenahan fisik, melainkan mencakup optimalisasi sport tourism, penguatan sentra ekonomi kreatif, digitalisasi pemasaran, hingga implementasi teknologi panel surya sebagai suplai energi ramah lingkungan.

Melalui payung kolaborasi UNG dan UGM ini, diharapkan terbangun sinergitas solid antara perguruan tinggi dan entitas masyarakat akar rumput. Selain menargetkan luaran aplikatif sebagai pondasi pengembangan tata ruang wisata berkelanjutan, program ini juga menjadi wujud nyata dukungan kampus terhadap percepatan pembangunan Kawasan Teluk Tomini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan transisi energi terbarukan.

Continue Reading

Advertorial

Buka Jalur Afirmasi Kedokteran: Langkah Berani UNG dan Pemkab Parigi Moutong Cetak Dokter Daerah

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus melebarkan sayap kontribusi akademiknya ke wilayah luar provinsi. Komitmen ekspansi jejaring ini dibuktikan lewat jalinan kemitraan strategis bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, guna mengakselerasi pembangunan daerah dan mutu sumber daya manusia.

Langkah taktis tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. bersama Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, S.Kom. Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Aula Rektorat UNG, Minggu (21/06/2026).

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menegaskan, kolaborasi dengan UNG memiliki nilai geopolitik dan strategis yang sangat tinggi bagi daerahnya. Institusi pendidikan tinggi dinilai sebagai mitra intelektual yang mampu menyuplai pemikiran saintifik untuk melahirkan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat akar rumput.

“Kerja sama ini kami proyeksikan menjadi fondasi kokoh untuk menopang berbagai program strategis daerah, khususnya dalam memetakan serta mengembangkan potensi wilayah serta mendongkrak indeks kualitas sumber daya manusia di Parimo,” urai Erwin Burase usai seremoni.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama dalam kesepakatan ini adalah dibukanya keran pemanfaatan Program Afirmasi Fakultas Kedokteran UNG bagi putra-putri berprestasi asal Kabupaten Parigi Moutong. Program afirmasi ini ditargetkan mampu memangkas ketimpangan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Parimo untuk menempuh studi kedokteran, yang nantinya diproyeksikan kembali ke daerah sebagai tenaga medis daerah.

Merespons hal itu, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyambut optimis implementasi dari kesepakatan antardua institusi ini. Baginya, jalinan kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan pengejawantahan dari esensi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup aspek pendidikan, riset, serta pengabdian masyarakat.

“Kami menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial di atas selembar dokumen legalitas belaka. Ini adalah manifestasi nyata komitmen UNG untuk hadir secara konkret, mengintervensi pembangunan daerah, serta mengelevasi tingkat kesejahteraan masyarakat,” tegas Eduart Wolok.

Eduart menambahkan, melalui peta jalan kolaboratif yang disepakati, UNG siap menyuplai dukungan penuh di bidang akademik, kajian riset, transfer inovasi, hingga penguatan kapasitas aparatur sipil maupun masyarakat yang dibutuhkan oleh Pemkab Parigi Moutong. Sinergi ini diharapkan mengukuhkan peran kampus sebagai motor penggerak pembangunan daerah berkelanjutan di kawasan Teluk Tomini.

Continue Reading

Advertorial

Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat hilirisasi ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat melalui kemitraan strategis lintas institusi raksasa. Komitmen ini diwujudkan lewat pelepasan 38 mahasiswa terpilih untuk berkompetisi dan mengabdi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif UNG–Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026.

Mengusung tema besar “Mewujudkan Desa Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal,” program prestisius ini diproyeksikan menjadi inkubator bagi mahasiswa kedua universitas untuk menelurkan solusi nyata atas problematika pedesaan melalui instrumen inovasi, sains, dan teknologi tepat guna.

Seremoni pelepasan sekaligus agenda coaching (pembekalan) intensif ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Melalui fase pembekalan ini, para peserta dipersenjatai dengan pemetaan kompetensi taktis sebelum terjun membedah potensi sosiologis di lokasi pengabdian.

Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., merinci bahwa puluhan mahasiswa ini akan disebar secara merata di lima desa yang berada dalam lokus tiga kecamatan di dua kabupaten Provinsi Gorontalo. Sinergi antarkampus ini dibidik untuk memicu lompatan ekonomi kreatif dan tata kelola desa berbasis keunggulan komparatif wilayah masing-masing.

“Mahasiswa tidak boleh memosisikan diri sekadar sebagai pelaksana program formalitas akademik. Mereka dikirim sebagai agent of change (agen perubahan) yang wajib menstimulus inovasi serta menghadirkan resolusi konkret atas hambatan pembangunan yang dihadapi warga desa,” tegas Rosbin Pakaya.

Ia menambahkan, cetak biru KKN kolaboratif ini telah dirancang secara terintegrasi. Fokus gerakan mahasiswa mencakup empat pilar utama, yakni akselerasi ekonomi domestik, transformasi digital birokrasi desa, pemberdayaan pemuda dan perempuan, hingga tata kelola lingkungan yang ramah iklim dan berkelanjutan.

Selaras dengan hal itu, Wakil Rektor Prof. Abdul Hafidz Olii menegaskan bahwa KKN merupakan laboratorium sosial paling sahih bagi mahasiswa. Melalui benturan dinamika di lapangan, kepekaan sosial, kapasitas kepemimpinan, komunikasi publik, serta kemampuan problem-solving mahasiswa akan diuji secara natural.

“Ruang kelas memiliki batasan, namun lapangan pengabdian menyuguhkan realitas tanpa batas. Mahasiswa wajib membangun kemitraan setara dengan jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat demi merancang program kerja yang menghasilkan impact jangka panjang, bukan sekadar program instan,” papar Hafidz.

Menutup arahannya, Prof. Hafidz menggarisbawahi urgensi fase coaching pra-keberangkatan. Pembekalan materi—mulai dari metodologi pemetaan aset desa, strategi pemberdayaan inklusif, manajemen smart village, hingga mitigasi konflik lingkungan—menjadi jaminan bahwa delegasi UNG dan UGM siap menghadapi medan pengabdian dengan status matang dan terukur.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler