Connect with us

News

HPMIG JAYA Dorong Kader Berkarya Sesuai Keilmuan

Published

on

JAKARTA – Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo Jakarta Raya (HPMIG Jaya) menyelenggarakan Prosesi Pelantikan dengan tema “Sukses HPMIG Jaya untuk Indonesia dan Gorontalo” yang berlangsung secara hikmat di Aula PDS HB Jassin TIM, Jakarta. Acara pelantikan ini juga menjadi momen istimewa dalam peringatan 106 tahun HB. Jassin.

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa tokoh hebat, antara lain Winarni Monoarfa, (Staf Ahli Menteri LHK Bidang Energi), Basri Amin (Direktur Pusat Analisis Regional Indonesia), Diki Lukman Hakim (Kepala Perpustakaan Jakarta dan PDS HB. Jassin), serta Sunu Wasono (Dosen FIB Universitas Indonesia).

Dalam sambutannya, Winarni Monoarfa menyampaikan harapan besar kepada generasi muda Gorontalo untuk memanfaatkan bonus demografi dalam membangun Indonesia dan Gorontalo. Beliau juga menekankan pentingnya meneladani konsistensi dan semangat belajar HB. Jassin serta menjauhi pergaulan bebas dan narkoba.

Selain itu Diki Lukman Hakim, Kepala Perpustakaan Jakarta & PDS HB. Jassin, juga turut berbicara dalam acara tersebut. Ia membanggakan peran PDS HB. Jassin sebagai warisan luar biasa bagi bangsa Indonesia, hasil dari konsistensi orang Gorontalo di bawah kepemimpinan HB. Jassin.

Acara pelantikan ini juga menjadi momentum Ketua Umum PB HPMIG periode 2023-2025, Munifa Hartoyo, untuk melantik Pengurus HPMIG Jakarta Raya Periode 2023-2024. Munifa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan ini dan menyatakan bahwa HPMIG adalah ruang bagi para pemuda untuk berdedikasi dan membuktikan kemampuan mereka dalam berkolaborasi membangun Gorontalo ke depan.

Ketua HPMIG Jaya terpilih, Rausan Fikri Nurdin, juga menyampaikan beberapa poin penting untuk kepengurusan yang dipimpinnya. Rausan berharap para kader HPMIG Jaya dapat meneladani nilai-nilai kejuangan HB. Jassin, serta menjaga konsistensi dan semangatnya.

Selain itu, Rausan mendorong para kader untuk menjadi ahli di bidang keilmuan masing-masing, seperti sastra, teknologi, nuklir, dan matematika, sehingga dapat menjadi kader yang berdedikasi secara paripurna.

Sebagai bagian dari peringatan Hari HB Jassin yang ke-106 tahun, HPMIG Jaya juga mengadakan Talkshow dengan tema “Reaktualisasi Semangat HB. Jassin di Kalangan Generasi Muda”.

Acara pelantikan dan talkshow tersebut menjadi bukti komitmen HPMIG Jaya dalam mendorong kader-kadernya untuk berkarya sesuai dengan keilmuan dan semangat perjuangan HB. Jassin, demi kemajuan Indonesia dan Gorontalo.

Gorontalo

Pasar Malam Marisa Ditutup dengan Meriahnya Konser Spesial Bersama Artis Ibukota

Published

on

POHUWATO – Masyarakat Kabupaten Pohuwato dan para penggemar pasar malam menyambut momen penutupan pasar malam Marisa dengan antusias dan kegembiraan yang tiada tara. Dipanggil dengan sebutan lokal “hoya-hoya”, pasar malam ini telah menjadi pusat hiburan dan kegiatan sosial selama beberapa waktu, menarik pengunjung dari berbagai penjuru untuk menikmati keberagaman kuliner, barang unik, dan berbagai wahana hiburan.

Terletak di Desa Marisa Teratai, Kecamatan Marisa, pasar malam ini tidak hanya menjadi daya tarik lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Pohuwato setiap tahunnya. Dengan tema akhir “Ganteng-Ganteng Ceria (GGC)”, panitia penyelenggara merencanakan penutupan yang megah dan tak terlupakan.

Para pengunjung akan disuguhi konser spesial dari beberapa artis ibukota yang diundang khusus untuk meramaikan penutupan pasar malam ini. Di antaranya, Imel, Mira, Ica, Mutia, dan DJ Rahmat Tahalu. DJ Rahmat Tahalu, dengan reputasi energi panggungnya yang memukau dan campuran musik yang beragam, diharapkan dapat memberikan penampilan yang mengguncang panggung utama pasar malam Marisa.

Acara konser spesial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, (13/04/2024), di panggung utama pasar malam Marisa. Pengunjung yang hadir sangat bersemangat dan menantikan penampilan para artis serta DJ yang akan menghibur mereka hingga larut malam.

Salah satu pengunjung, Iswan, menyatakan kegembiraannya atas keberadaan pasar malam tersebut. “Saya cukup senang dengan pasar malam ini. Dengan adanya wahana-wahana dan beragam kegiatan, kami bisa melepas penat dengan santai di tempat ini. Semoga ini bukanlah penutupan terakhirnya, dan kita semua berharap ada lagi pasar malam yang gemilang dan meriah seperti ini di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Continue Reading

Gorontalo

Kecaman Terhadap Tragedi Longsor PETI: LSM Desak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Usaha

Published

on

GORONTALO – Tragedi longsor yang terjadi di lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) yang dimiliki oleh salah satu pelaku usaha dengan inisial M, atau lebih dikenal sebagai Midun, menimbulkan kecaman keras dari LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

Aktivis LSM Pohuwato Watch, Ruslan Pakaya, SH, menegaskan perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan dengan memanggil pemilik lokasi untuk diproses hukum atas perusakan lingkungan yang berakibat fatal terhadap nyawa manusia serta menghilangkan habitat hewan dan tumbuhan di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, namun APH tentunya lebih memahami proses hukum dan sanksi yang berlaku bagi pelaku perusakan lingkungan tanpa izin,” tegas Ruslan dengan nada datar.

Ruslan juga menyoroti sikap para pelaku usaha yang tampak mengabaikan betapa mahalnya proses restorasi lingkungan yang telah dirusak dalam waktu singkat.

“Dana besar telah dialokasikan oleh negara untuk mengembalikan hutan yang telah gundul, namun segelintir orang dengan mudah merusaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum,” ungkapnya dengan kesal.

Ruslan berharap agar APH memberikan perhatian yang serius terhadap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh aktivis LAI, Harson Ali, yang menekankan perlunya APH untuk mengambil langkah tegas dengan memanggil pemilik lokasi dan memproses hukum kegiatan ilegal tersebut.

“Agar ada efek jera, APH harus bertindak dan memproses hukum kegiatan ilegal yang dilakukan oleh pemilik lokasi,” tegas Harson.

Continue Reading

Gorontalo

Korban Longsor PETI Di Desa Popaya Dimakamkan, LSM dan LAI Desak Tindakan Hukum

Published

on

GORONTALO – Keluarga korban longsoran material PETI di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato akhirnya mengantarkan jenazah korban ke peristirahatan terakhir di Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Korban yang telah diidentifikasi bernama Suprianto Mohamad, berusia 22 tahun, warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Pada Jumat (12/04/24), proses pemakaman sementara dilaksanakan di rumah duka. Dijadwalkan pukul 10.30, proses pemakaman almarhum akan dilaksanakan dengan khidmat.

Meskipun dalam suasana yang sedih, keluarga korban melepas dengan tenang saudara mereka yang telah berjuang keras untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang diperoleh dari pihak keluarga mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Namun, sebelumnya LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) telah menekankan pentingnya agar pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemilik lokasi dan pelaku usaha, dipanggil untuk mempertanggungjawabkan aktivitas ilegalnya di hadapan APH.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler