Connect with us

Gorontalo

Jadi Korban Investasi Bodong, Abdul Wahab Olii Layangkan Gugatan Ke PN

Published

on

Abdul Wahab Olii

GORONTALO – Seakan tak ada habisnya, korban dari investasi bodong fx family terus bermunculan kepermukaan, Abdul Wahab Olii (31) warga asal Dudepo, Kecamatan Patilanggio mengaku sebagai korban dari salah oknum berinisial AY, mengalami total kerugian hingga Rp. 696 juta.

Abdul sendiri saat ini telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo terkait dengan kasus penipuan yang dialaminya.

Menurutnya, kejadian ini bermula ketika dirinya sedang menghadiri doa syukuran Bulan Mei tahun lalu dan pada saat itu dirinya mendapatkan tawaran dari salah satu admin Fx Family untuk berinvestasi dengan iming-iming mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

Ia dijanjikan akan memperoleh keuntungan 27 persen dari total modal yang disetorkan, per 7 hari dihitung semenjak penyetoran. Skema ini berlaku selama sebulan, jadi dalam sebulan wahab bakal dapat sekitar 3 kali pencairan untung.

“Saya tidak menyangka yang hadir di acara syukuran tersebut banyak oknum-oknum kepolisian yang terlibat menjadi admin, setelah saya menghadiri itu, saya di ajak untuk melakukan invest dengan iming-imingi memperoleh keuntungan yang berlipat ganda oleh admin bernama Adrian Lasimpala,” ungkapnya, Selasa (31/05/2022).

Wahab dijanjikan akan memperoleh keuntungan bahkan di naikan persenan dari total 27 persen jika modal yang disetorkan semakin besar, per 7 hari dihitung semenjak penyetoran. Skema ini berlaku selama sebulan, jadi dalam sebulan wahab bakal dapat sekitar 3 kali pencairan untung.

“Olehnya, pada tanggal 10 Bulan Juni 2021, saya memutuskan untuk melakukan investasi sebesar Rp. 90 juta, lalu di minggu berikutnya sebesar Rp. 55 juta dan di minggu berikutnya sebesar Rp. 64 juta, jadi dalam sebulan itu ada kisaran 200 juta yang saya investasikan,” jelasnya.

Wahab sempat curiga karena ada desakan berkala yang dilakukan oleh pihak admin Fx Family untuk terus melakukan deposit atau menyetorkan modal sehingga dirinya harus menjual aset pribadi dan berhutang ke bank.

Namun karena terbuai oleh janji manis admin, Wahab terus melakukan penyetoran hingga terhentinya pencairan pada 7 November yang mengakibatkan modal hingga Rp. 696 juta di tawan owner dan admin Fx Family sampai dirinya mendapat kabar bahwa pelaku owner Fx Family AY telah di tangkap Polda Gorontalo.

Olehnya, Wahab berharap modal pokoknya selama 8 bulan dapat terkembalikan dan juga admin beserta Owner Fx dapat di berikan sanksi seadil-adilnya oleh pihak berwajib karena sudah merugikan masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gorontalo

Seorang Lansia Warga Upomela Dikabarkan Hilang Terseret Arus Sungai

Published

on

GORONTALO – Seorang Lansia, Abdullah Pakaya warga Desa Upomela, Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo dikabarkan hilang terseret arus sungai Upomela, dirinya diketahui menyebrangi sungai dan akan memberi makan ke kucing peliharaannya pada Rabu (10/8/2022).

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Hendry Pattiruhu menjelaskan bagian komunikasi SAR Gorontalo mendapat laporan dari masyarakat ada kejadian membahayakan manusia, laporan tersebut diterima pukul 22.18 WITA.

“Kami kantor SAR Gorontalo menerima laporan dari masyarakat, mereka meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang,” Hendry Pattiruhu.

Hendry melanjutkan kronologis hilangnya Abdullah, bermula ketika korban akan menyebrangi bantaran sungai Upomela. Korban berangkat menuju sungai pukul 16.30 WITA dan biasanya pulang ke rumah Sekitar Pukul 18.00 WITA. Namun hingga menjelang waktu Maghrib korban tak kunjung kembali.

Hingga saat ini Tim SAR gabungan terdiri dari TNI-Polri, IEA, dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap korban dan dikarenakan posisi sudah larut malam, pencarian di hentikan sementara dan akan di lanjutkan besok pagi Kamis, (11/8/2022).

Continue Reading

Gorontalo

PMI Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Mutasi 25 Personil Polri

Published

on

Wakil ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia Aldy Ibura

GORONTALO – Kasus penembakan sesama anggota Polisi Brigadir J, dan Brada E, akhir-akhir ini menyita perhatian publik, terutama pengguna sosial media. Di Instagram sendiri ada kurang lebih 5,4 ribu tagar #brigadirj dan ribuan komentar membicarakan dan bertanya-tanya seputar kasus ini. Bahkan sempat trending beberapa kali di Twitter, semua bertanya-tanya seputar kebenaran dan kepastian dari kasus ini.

Wakil ketua umum Partai Mahasiswa Indonesia Aldy Ibura mengatakan, jika kita menyoroti perkembangan keseriusan penanganan kasus ini, maka bisa dilihat dari beberapa anggota Polri yang diperiksa dan mendapatkan sanksi dicopot serta dimutasi dari jabatannya.

“Hal ini membuktikan bahwasanya sedari awal institusi Polri dan Kapolri sendiri tidak tersandera oleh kepentingan manapun. Dan kami yakin kasus ini bisa kemudian di ungkap secara transparan,” Kata Aldy.

Kepada Kapolri, Kami berharap kasus ini segera diselesaikan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku serta dapat dilakukan penegakan hukum dengan seadil-adilnya tanpa memandang pangkat dan jabatan terhadap siapa saja yang terlibat.

“Sehingga citra Polri sebagai aparat penegak hukum tetap terjaga di hadapan masyarakat Indonesia,” Sambung Aldy.

“Pada intinya harapan publik adalah bagaimana Tim Khusus Polri bisa menuntaskan pekerjaannya dan menegakkan supremasi hukum yang seadil-adilnya bagi korban dan seluruh pihak yang terlibat,..”

“Terakhir kami meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil penanganan kasus ini dan mendukung segala upaya penegakan hukum yang sedang di jalankan,” Tutup Aldy.

Continue Reading

Gorontalo

Ketua OKK DPD II Tanggapi Polemik Hasil Muscam KNPI Dungaliyo

Published

on

Arief Habibie Ketua OKK DPD II Kabupaten Gorontalo || Foto istimewa

GORONTALO – Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo menyikapi polemik hasil Musyawarah Kecamatan DPK Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dungaliyo. Selasa (26/7/2022).

Arif Habibie mengatakan pihak DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo melihat, bahwa hasil muscam KNPI Kecamatan Dungaliyo sudah sesuai ketentuan dan prosedur.

“Kami hadir bersama ketua DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo dalam pelaksanaan Muscam tersebut berdasarkan undangan yang diberikan oleh panitia, dan kami melihat dengan hadirnya pemerintah Kecamatan Dungaliyo dan beberapa aparat desa yang ada tentu hal ini sudah dikoordinasikan terlebih dahulu,” Ungkap Arif.

Arif menambahkan konflik yang terjadi di Kecamatan Dungaliyo itu adalah hal biasa dan itu hanyalah dinamika organisasi. Ia juga sangat mengapresiasi, karena ternyata ada pihak-pihak terkait yang penduli terhadap kepemudaan apalagi mengenai musyawarah KNPI khususnya di Kecamatan Dungaliyo.

“Sehingga hal ini tidak perlu dilakukan peninjauan kembali dan kami menunggu hasil Muscam tersebut segera dilakukan pengajuan administrasi sebagai proses untuk pemenuhan Surat Keputusan (SK) dari DPD II KNPI Kabupaten Gorontalo,” Pungkasnya.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler