Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Ketua DWP UNG Resmi Menyandang Gelar Doktor

Published

on

Foto Istimewa

UNG – Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Gorontalo Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.GK, telah resmi menyandang gelar doktor bidang ilmu pendidikan IPA. Gelar tersebut diperoleh setelah berhasil melalui ujian terbuka disertasi promosi doktor dalam bidang pendidikan IPA pascasarjana UNG, Selasa (24/1/2023).

Cecy yang merupakan dosen pada Fakultas Kedokteran UNG berhasil mempertahankan disertasi dengan judul, pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning Ten Jump (PBL-TJ) pada pembelajaran sistem endoktrin di UNG. Dalam perjalanan akademiknya pada program doktor, Ia memperoleh indeks yudisium 3.97 predikat cumlaude.

Menurut Cecy disertasi pengembangan PBL-TJ dilakukan untuk menutupi kekurangan dari model pembelajaran sebelumnya. Dengan pembelajaran PBL-TJ maka model pembelajaran akan lebih mengarahkan mahasiswa mencapai hasil belajar baik, dengan betul-betul paham atas teori maupun praktek dalam mata kuliah yang dipelajari.

“Dengan model pembelajaran ini mahasiswa akan lebih kreatif dalam penggunaan teknologi pembelajaran, untuk hasil belajar yang bisa masuk dalam teknologi pembelajaran seperti paparan video dan bentuk publikasi lainnya,” jelasnya.

Sebagai metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa, penggunaan metode pembelajaran PBL-TJ dapat digunakan oleh dosen khususnya di UNG dalam mendukung pencapaian indikator kinerja utama (IKU) khususnya IKU 7 yakni kelas yang kolaboratif dan partisipatif.

Advertorial

Simbol Perjalanan Panjang: Logo Dies Natalis UNG ke-33 Resmi Dirilis

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi meluncurkan logo Dies Natalis ke-33 sebagai identitas visual peringatan hari lahir kampus tersebut. Peringatan Dies Natalis UNG jatuh setiap 16 Januari, merujuk pada berdirinya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993. STKIP Gorontalo inilah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Negeri Gorontalo.

Logo Dies Natalis ke-33 dirancang dengan filosofi yang dalam, menggambarkan perjalanan panjang UNG dalam membangun jati diri sebagai perguruan tinggi negeri yang tumbuh, mandiri, dan unggul. Angka “33” menjadi elemen utama yang melambangkan usia UNG saat ini, sekaligus menyimpan makna historis “63” — merefleksikan perjalanan institusi ini sejak masa Junior College hingga berkembang menjadi universitas negeri yang kokoh dan berdaya saing.

Dari sisi desain, konsep visual angka yang saling bertumpuk dan tersusun berjenjang menggambarkan proses pertumbuhan dan transformasi kelembagaan UNG. Desain tersebut melukiskan semangat berkelanjutan yang telah membawa UNG dari lembaga pendidikan guru menuju universitas komprehensif yang terus berinovasi.

Secara warna, angka “33” memadukan kuning keemasan dan merah maron. Kuning keemasan mencerminkan warna almamater saat UNG masih berstatus STKIP, sedangkan merah maron melambangkan warna almamater UNG setelah berubah menjadi universitas negeri. Perpaduan ini menyimbolkan keagungan, semangat perubahan, dan energi positif dalam perjalanan universitas menuju masa depan yang lebih gemilang.

Elemen teks “Dies Natalis”, “UNG”, serta tema “Tumbuh, Mandiri, Unggul” turut memperkuat pesan utama logo. Penggunaan logotype resmi UNG menunjukkan konsistensi identitas visual institusi, sementara tema tersebut menggambarkan arah dan komitmen UNG dalam meningkatkan kualitas, kemandirian, dan daya saing di usia ke-33 tahun.

Logo Dies Natalis UNG ke-33 ini dirilis dalam dua versi — positif dan negatif — untuk memberikan fleksibilitas dalam penerapan di berbagai media publikasi dan kegiatan kampus selama rangkaian Dies Natalis berlangsung.

UNG juga menyediakan tautan unduhan resmi untuk publik melalui laman: Logo Dies Natalis UNG ke-33.

Continue Reading

Advertorial

Dari Teluk Tomini, UNG Temukan Cadangan Air Tanah Berpotensi Nasional

Published

on

UNG – Tim peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil mengungkap potensi besar batupasir di kawasan Teluk Tomini sebagai reservoir air tanah dalam yang berperan penting untuk mendukung program swasembada air nasional. Penelitian tersebut dilaksanakan oleh dosen Program Studi Teknik Geologi UNG melalui skema Hibah Penelitian Fundamental–Reguler Tahun 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Riset berjudul “Kajian Potensi Batupasir di Teluk Tomini untuk Pengembangan Kawasan Reservoir Air Tanah dalam Mendukung Terciptanya Swasembada Air” ini dipimpin oleh Dr. Aang Panji Permana, S.T., M.T., bersama Muh. Kasim, S.T., M.T., Ronal Hutagalung, S.T., M.T., I Nengah Sandi, S.T., serta mahasiswa Teknik Geologi UNG.

Selama ini, kajian mengenai air tanah di kawasan Teluk Tomini umumnya berfokus pada batugamping dan endapan aluvial. Namun, kawasan yang meliputi Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara tersebut juga memiliki sebaran luas batupasir yang belum banyak diteliti, terutama yang berada pada Formasi Dolokapa, Lokodidi, dan Randangan. Batupasir dari formasi-formasi ini memiliki potensi besar sebagai media penyimpan air tanah.

Penelitian dilakukan melalui survei geologi lapangan, analisis petrografi batuan, serta analisis geokimia menggunakan metode X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah studi didominasi oleh satuan batupasir berlapis dan batupasir masif dengan dua jenis utama, yakni Lithic Arenite dan Feldspathic Wacke.

Batupasir tersebut tersusun atas mineral kuarsa, feldspar, serta fragmen batuan vulkanik dengan karakter porositas primer dan sekunder yang baik, menunjukkan kemampuan menyimpan dan mengalirkan air. Analisis geokimia turut mengindikasikan bahwa batupasir ini terbentuk pada lingkungan tektonik busur kepulauan (oceanic island arc) yang berkaitan erat dengan aktivitas subduksi di sekitar Teluk Tomini.

“Temuan ini membuktikan bahwa batupasir Teluk Tomini sangat berpotensi dikembangkan sebagai reservoir air tanah dalam untuk memenuhi kebutuhan air bersih di masa depan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur,” jelas Dr. Aang Panji Permana, S.T., M.T. Ia menambahkan bahwa penelitian ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang tercantum dalam RPJMN 2025–2029, untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian air di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil penelitian tersebut akan dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, sekaligus memperkuat komitmen UNG dalam pengembangan riset berbasis potensi lokal dan sumber daya geologi wilayah Teluk Tomini. Penelitian lanjutan direncanakan pada tahun 2026 dengan fokus pada analisis porositas dan permeabilitas batupasir, guna mendukung pemodelan reservoir air tanah secara lebih detail dan aplikatif.

Continue Reading

Advertorial

Rapat Senat FIS UNG 2026: Fokus pada Riset, Pembelajaran, dan Kolaborasi

Published

on

UNG – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar rapat senat tahunan sekaligus menyusun rencana program kerja tahun 2026 di Aula FIS pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FIS UNG, Dr. Drs. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si., dan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian tahun 2025 serta merumuskan strategi pengembangan ke depan.

Rapat senat kali ini berfokus pada evaluasi program-program unggulan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sepanjang 2025. Dalam kesempatan itu, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan rekomendasi konstruktif guna memperkuat kinerja fakultas serta meningkatkan akuntabilitas institusi di masa mendatang.

Agenda utama rapat ialah penyusunan dan pembahasan rencana program tahun 2026. Berbagai rancangan program yang disusun diharapkan dapat menjawab tantangan baru sekaligus mendukung visi FIS UNG dalam memperkuat peran ilmu sosial di tingkat nasional dan internasional. Beberapa program prioritas yang menjadi fokus pembahasan antara lain peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan riset berbasis komunitas, serta perluasan kerja sama strategis dengan mitra akademik dan lembaga pemerintah maupun nonpemerintah.

Dalam sambutannya, Dr. Zuchri Abdussamad menegaskan pentingnya kolaborasi lintas unsur civitas akademika dalam mencapai visi dan misi fakultas.

“Tahun 2026 adalah tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang. Mari kita tingkatkan sinergi dan optimalkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Dekan FIS UNG.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan diskusi terbuka serta sesi tanya jawab yang konstruktif. Para anggota senat aktif menyampaikan masukan untuk penyempurnaan program kerja yang telah dirancang. Di penghujung kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi program-program tersebut sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik di lingkungan FIS UNG.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan FIS UNG dalam menjaga kualitas akademik dan memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler