Connect with us

Advertorial

Logistik Pilkada Serentak 2024 di Gorontalo Telah Didistribusikan

Published

on

DEPROV – Menjelang hari pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, logistik pemilu untuk Provinsi Gorontalo telah selesai didistribusikan. Proses distribusi dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo, KPU Kabupaten Gorontalo, dan KPU Bone Bolango pada Selasa (26/11/2024).

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, mengungkapkan bahwa distribusi logistik Pilkada telah mencapai 100%, menandakan kesiapan penyelenggaraan pemilihan serentak di wilayah tersebut. Pemilihan ini mencakup beberapa posisi strategis, yakni:

  1. Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo
  2. Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo
  3. Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bone Bolango
  4. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo

“Sembilan armada truk telah disiapkan untuk mendistribusikan logistik ke masing-masing sembilan kecamatan dan 50 kelurahan di Kota Gorontalo. Setiap truk akan mengangkut logistik untuk satu kecamatan yang kemudian didistribusikan ke TPS di kelurahan-kelurahan,” jelas Thomas.

Meskipun distribusi logistik telah berjalan lancar, curah hujan tinggi menjadi tantangan utama. Namun, Thomas menyatakan keyakinannya bahwa dengan pengamanan dan pengawasan yang ketat, seluruh kotak suara dapat tiba dalam kondisi baik dan tersegel.

“Alhamdulillah, semua berjalan sesuai harapan. Kita berdoa agar pelaksanaan Pilkada serentak 2024 berlangsung aman dan lancar,” lanjutnya.

Ketua DPRD, bersama Penjabat Gubernur Gorontalo, meninjau langsung proses distribusi logistik hingga ke KPU Kabupaten Gorontalo dan KPU Bone Bolango. Mereka juga mengunjungi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan berdialog dengan Ketua Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk memastikan kesiapan menjelang hari pencoblosan.

“Semoga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan hingga proses pencoblosan selesai. Kita semua berharap pemilu ini dapat berlangsung aman dan terkendali,” harap Thomas Mopili.

Kesiapan logistik dan pengamanan yang terorganisasi menjadi langkah penting dalam memastikan Pilkada serentak 2024 di Gorontalo berjalan lancar. Pemerintah daerah bersama penyelenggara pemilu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menjaga demokrasi dan memastikan hak suara masyarakat dapat tersalurkan dengan baik.

Advertorial

Jaga Standar Pendidikan Doktor! Prodi S3 Administrasi Publik UNG Sukses Gelar AMI 2026

Published

on

UNG – Program Studi Doktor (S3) Administrasi Publik Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga standar mutu akademik melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026.

Pelaksanaan AMI tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi dan penjaminan mutu secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh proses akademik di tingkat program studi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Audit dengan kode dokumen AMI-PRODI-2026 ini mengacu pada Standar Instrumen AMI Program Studi Tahun 2026.

Proses audit dipimpin oleh tim auditor yang independen dan profesional, diketuai oleh Prof. Dr. Margaretha Solang, M.Si., dengan anggota Huzaima Mas’ud, M.Pd. Tim auditor melakukan verifikasi dan evaluasi secara mendalam terhadap berbagai dokumen pendukung penyelenggaraan akademik di Program Studi S3 Administrasi Publik.

Dalam pelaksanaannya, proses audit berlangsung secara cermat, transparan, dan konstruktif. Sejumlah aspek vital menjadi penelaahan utama, di antaranya keselarasan kurikulum, kualifikasi dan pelaksanaan riset, kelengkapan dokumen proses pembelajaran, serta penerapan sistem penjaminan mutu pada tingkat program studi.

Koordinator Program Studi S3 Administrasi Publik UNG, Dr. Yanti Aneta, S.Pd., M.Si., bersama jajaran pengelola program studi berperan aktif dalam mempersiapkan berbagai dokumen dan data pendukung yang dibutuhkan selama proses audit berlangsung.

Kesiapan tersebut mencerminkan komitmen program studi dalam menjadikan penjaminan mutu sebagai bagian dari budaya kerja akademik. AMI tidak hanya dipandang sebagai kegiatan evaluasi rutin, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk mengidentifikasi kekuatan, menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki, serta memastikan keberlanjutan peningkatan kualitas akademik.

Melalui proses audit yang dilakukan secara objektif dan terukur, Program Studi S3 Administrasi Publik memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesesuaian pelaksanaan kegiatan akademik dengan standar mutu yang berlaku.

Hasil AMI Tahun 2026 selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi Program Studi S3 Administrasi Publik Pascasarjana UNG dalam menentukan langkah tindak lanjut serta perbaikan pada berbagai aspek yang masih memerlukan penguatan.

Tindak lanjut hasil audit diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, serta sistem penjaminan mutu secara terpadu di tingkat program studi.

Dengan terlaksananya AMI 2026, Prodi S3 Administrasi Publik UNG kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar mutu akademik sekaligus membangun budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pendidikan jenjang doktor yang berkualitas, transparan, berdaya saing tinggi, serta mampu memberikan kontribusi akademik yang nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Continue Reading

Advertorial

Bebas Biaya Pendidikan! 1.613 Mahasiswa Baru UNG Resmi Terima Beasiswa KIP-Kuliah 2026

Published

on

UNG – Langkah 1.613 mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk menempuh pendidikan tinggi mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2026. Penyerahan bantuan ini ditandai dengan pembagian buku tabungan dan kartu ATM secara simbolis kepada para penerima.

Ketua Pengelola KIP Kuliah UNG, Taufiq Ismail Yusuf, S.T., M.T., menjelaskan bahwa mahasiswa yang menerima buku tabungan dan ATM tersebut merupakan penerima beasiswa KIP-Kuliah UNG yang lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Melalui rekening masing-masing, mahasiswa akan menerima bantuan biaya hidup sebesar Rp950 ribu setiap bulan. Bantuan tersebut disalurkan langsung tanpa potongan sepeser pun, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang berbagai kebutuhan operasional selama menjalani masa perkuliahan.

“Bantuan biaya hidup tersebut kami salurkan setiap bulannya langsung ke rekening penerima beasiswa tanpa dilakukan potongan. Biaya tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk membantu memenuhi keperluan mereka dalam kegiatan perkuliahan nanti,” ujar Taufiq.

Ia menambahkan, program KIP Kuliah merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi secara merata. Program ini memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Muhamad Amir Arham, M.E., menyampaikan selamat kepada 1.613 mahasiswa baru yang telah resmi ditetapkan sebagai penerima KIP-Kuliah. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya menyokong dari sisi finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral agar mahasiswa semakin terpacu mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Semoga para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk menunjang kebutuhan perkuliahan, sekaligus menjaga komitmen akademik agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang membanggakan,” pesan Prof. Amir.

Dengan dibagikannya buku tabungan dan kartu ATM KIP-Kuliah ini, ribuan mahasiswa baru UNG kini memiliki penopang kuat untuk menapaki perjalanan akademiknya. Lebih dari sekadar bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup, program ini menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul yang kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Continue Reading

Advertorial

Dorong Birokrasi Digital! BKPSDM Kota Gorontalo Gagas Inovasi GO-ASN

Published

on

Kota Gorontalo – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo dalam mempercepat transformasi birokrasi dan modernisasi manajemen aparatur sipil negara (ASN) kembali diwujudkan melalui terobosan inovasi digital.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Gorontalo, Mohammad Mulky Datau, mempresentasikan Rancangan Proyek Perubahan (RPP) bertajuk “GO-ASN: Model Transformasi Manajemen ASN Kota Gorontalo” pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.

Seminar pembuktian gagasan tersebut berlangsung di BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (4/9/2026).

Dalam pemaparannya, Mulky menjelaskan bahwa GO-ASN dirancang sebagai model transformasi manajemen yang mengintegrasikan berbagai layanan kepegawaian ke dalam satu sistem tata kelola yang terpadu dan efisien.

Presentasi RPP tersebut dihadiri langsung oleh Dewan Penguji, Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Dalam penyusunannya, Mulky didampingi oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Nuryanto, selaku mentor, serta Shinta Papia sebagai coach.

Inovasi GO-ASN digagas untuk menjawab berbagai tantangan pengelolaan administrasi kepegawaian sekaligus mengawal agenda reformasi birokrasi. Inisiatif ini selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam aspek penguatan reformasi birokrasi, digitalisasi tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di tingkat daerah, GO-ASN diarahkan menjadi bagian integral dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Gorontalo dan Rencana Strategis (Renstra) BKPSDM Kota Gorontalo. Melalui model ini, pelayanan kepegawaian tidak lagi bersifat reaktif, melainkan bertransformasi menuju sistem berbasis teknologi yang proaktif.

Konsep utama GO-ASN adalah membangun ekosistem orkestrasi digital yang menghubungkan sejumlah platform kepegawaian yang telah digunakan pemerintah, seperti SIASN BKN, SIMPEG, dan e-Kinerja.

Sistem ini dirancang untuk mendeteksi kebutuhan maupun hak-hak kepegawaian ASN secara otomatis, sehingga seluruh proses administrasi dapat dituntaskan tepat waktu.

Melalui pola otomatisasi ini, ASN tidak perlu lagi secara manual mengurus berkas administrasi personal yang berkaitan dengan hak kepegawaiannya. Langkah ini diharapkan mampu memangkas beban administratif ASN, sehingga para pegawai dapat lebih fokus pada peningkatan mutu pelayanan publik kepada masyarakat.

Dalam seminar tersebut, Dewan Penguji Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil memberikan sejumlah catatan strategis. Selain mengapresiasi konsep integrasi bersama SIASN dan Document Management System (DMS) BKN, ia mendorong agar pengembangan GO-ASN diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang lebih luas.

Kolaborasi tersebut mencakup pemangku kepentingan (stakeholder) internal, yakni seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Gorontalo. Sementara untuk stakeholder eksternal, GO-ASN diharapkan dapat merangkul berbagai lembaga penyedia layanan kesejahteraan ASN, seperti PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Taspen (Persero).

Menurut penguji, makin luas jangkauan integrasi antarlembaga, makin besar pula manfaat yang dirasakan para ASN. Pegawai nantinya dapat mengakses layanan hak finansial, jaminan sosial, perbankan, hingga persiapan masa pensiun secara lebih mudah, transparan, dan terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, Mulky Datau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel atas arahan serta dukungan penuh dalam pelaksanaan PKN Tingkat II dan pengembangan proyek perubahan ini.

“Dukungan penuh, arahan, serta kepercayaan dari Bapak Wali Kota H. Adhan Dambea dan Bapak Wakil Wali Kota Indra Gobel menjadi fondasi utama bagi saya dalam mengikuti PKN Tingkat II ini. Gagasan Proyek Perubahan GO-ASN ini lahir untuk mengawal visi dan misi Pemkot Gorontalo serta RPJMD,” ujar Mulky.

Sementara itu, Pj. Sekda Kota Gorontalo, Nuryanto, selaku mentor menegaskan kesiapan jajaran jajaran birokrasi Pemkot Gorontalo untuk menyukseskan tahapan implementasi proyek perubahan tersebut.

Tahapan selanjutnya akan difokuskan pada pelaksanaan aksi perubahan dan uji coba (piloting) layanan proaktif GO-ASN di lingkungan Pemkot Gorontalo. Evaluasi menyeluruh terhadap penerapan proyek perubahan ini dijadwalkan berlangsung pada Seminar Evaluasi Implementasi Proyek Perubahan pada November 2026 mendatang.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler