Kota Gorontalo
Luncurkan Kampung Moderasi Beragama, Ini Harapan Sekda Ismail Madjid
Published
3 years agoon
KOTA GORONTALO – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo bersama Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo telah resmi meluncurkan Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulondthalangi, Kota Gorontalo. Acara peluncuran ini memiliki tujuan untuk memperkuat kerukunan dan toleransi dalam masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, menyatakan bahwa KMB ini juga memiliki peran penting dalam meningkatkan profesionalitas penyuluh agama Islam dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka.
“Dengan hadirnya KMB ini, kami berharap para penyuluh agama, baik dari kalangan Islam maupun non-Islam, akan semakin kreatif dan inovatif dalam membimbing masyarakat dengan semangat moderasi beragama,” ujar Ismail Madjid.
Selain itu, Ismail menekankan bahwa salah satu tujuan utama KMB adalah untuk meningkatkan kualitas sikap toleransi dan moderasi beragama, sehingga dapat berkontribusi dalam memperkuat persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mendukung pembangunan nasional.
“Melalui penerapan prinsip moderasi dalam beragama dan pemahaman yang benar tentang praktik keagamaan, kami berharap masyarakat dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi dampak negatif yang dapat mengancam persatuan NKRI,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa pembentukan KMB ini merupakan upaya untuk mengembangkan paradigma masyarakat tentang kesadaran moderasi beragama, yang akan diwujudkan dalam lingkungan wilayah kelurahan.
“KMB ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Gorontalo dan Kementerian Agama. Kami percaya bahwa Kampung Moderasi Beragama ini akan menjadi model bagi wilayah lain, karena mampu menggabungkan berbagai unsur lembaga dan lapisan masyarakat. Dengan demikian, harmoni kehidupan dalam keberagaman dapat diperkuat, toleransi dalam perbedaan dipromosikan, serta keberagaman dapat menjadi pilar yang mempersatukan seluruh warga negara,” tutup Ismail Madjid.
Dengan diluncurkannya Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Tenda, diharapkan masyarakat Gorontalo akan semakin mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antara Pemkot Gorontalo dan Kantor Kementerian Agama diharapkan dapat memperkuat harmoni dan persaudaraan antar warga dalam menghadapi keberagaman, serta turut berkontribusi dalam pembangunan nasional secara keseluruhan. Semoga dengan adanya Kampung Moderasi Beragama ini, kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat Kota Gorontalo akan semakin terjaga dan diperkuat.
You may like
-
Sentil Efisiensi Anggaran, Wali Kota Gorontalo Sampaikan Pesan Penting Mendagri di Hari Otda
-
Tegas! Pemkot Gorontalo Dukung Penuh Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Tanpa Cukai
-
Tanpa Sekat Birokrasi! Wali Kota Adhan Berbaur Lepas dengan Warga Tutup HUT ke-298 Kota Gorontalo
-
Tantangan Fiskal 2026: Kucuran Dana Susut, Pemkot Gorontalo Andalkan Sektor Jasa dan Pajak
-
Tak Main-Main! Wali Kota Adhan Siap Pidanakan Penyerobot Lahan Eks Terminal 42
-
Sukses Besar! 5 Hari Digelar, Turnamen Basket 3×3 HUT ke-298 Kota Gorontalo Resmi Ditutup
Advertorial
Sentil Efisiensi Anggaran, Wali Kota Gorontalo Sampaikan Pesan Penting Mendagri di Hari Otda
Published
7 hours agoon
27/04/2026
Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo sukses menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 secara khidmat di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo, Senin (27/04/2026). Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, membacakan amanat strategis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian. Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Mendagri melalui Wali Kota mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk merumuskan regulasi dan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Hal ini dinilai krusial, terutama dalam merespons isu-isu strategis global maupun nasional seperti ketahanan pangan, transisi energi, perubahan iklim, hingga pesatnya disrupsi teknologi.

“Harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Sinergi ini harus senantiasa dijaga agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar Wali Kota Adhan saat membacakan pidato Mendagri.
Lebih lanjut, pemerintah daerah juga diinstruksikan untuk segera mengeksekusi langkah-langkah strategis di tingkat lokal. Instruksi ini mencakup upaya nyata dalam mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi, optimalisasi pengelolaan sumber daya air, serta transformasi peningkatan kualitas pelayanan publik dasar.
Sektor ekonomi kerakyatan turut menjadi sorotan dalam amanat tersebut. Pemkot Gorontalo diminta menaruh perhatian penuh pada penguatan kewirausahaan daerah, pemberian dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta perluasan akses layanan pendidikan dan kesehatan demi mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat.
Menutup amanatnya, Wali Kota Adhan kembali mengingatkan seluruh jajaran birokrasi mengenai pentingnya menjaga efisiensi dalam pelaksanaan setiap kegiatan pemerintahan. Ia menegaskan agar penggunaan anggaran daerah dikawal secara ketat guna memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan dampak dan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Advertorial
Tegas! Pemkot Gorontalo Dukung Penuh Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Tanpa Cukai
Published
4 days agoon
23/04/2026
Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas instansi kepabeanan dalam memberantas peredaran barang ilegal. Dukungan ini ditegaskan secara langsung saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail, menghadiri acara pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan kepabeanan dan cukai di eks Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Gorontalo, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pemusnahan produk-produk ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai (polos) atau yang tidak bermeterai resmi. Langkah ini merupakan bagian krusial dari upaya penegakan hukum dan aturan di bidang kepabeanan dan cukai.
Sekda Ismail menyatakan bahwa pemerintah daerah berdiri di garda terdepan untuk mendukung penuh segala bentuk penertiban peredaran rokok ilegal di wilayahnya.
“Pemusnahan ini sangat perlu kita dukung karena berkaitan langsung dengan tata kelola pengedaran barang. Khususnya untuk komoditas rokok, distribusinya harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan wajib dikenakan pajak cukai,” ujar Ismail.
Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa keberadaan rokok ilegal tidak hanya melanggar hukum perniagaan, tetapi juga merugikan kas daerah secara nyata. Pasalnya, sebagian dari pendapatan cukai rokok nasional turut dialokasikan kembali ke daerah.
“Cukai atau pajak rokok itu, 10 persennya akan masuk ke daerah. Dengan mendukung penegakan aturan kepabeanan ini, secara tidak langsung kita juga berkontribusi nyata dalam mengamankan serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.
Selain menyoroti aspek penerimaan pendapatan daerah, Sekda Ismail juga menggarisbawahi bahwa pengendalian peredaran rokok bersinggungan erat dengan upaya negara dalam menjaga taraf kesehatan masyarakat. Menurutnya, kebijakan pengenaan instrumen pajak dan cukai pada produk tembakau sejatinya menjadi salah satu cara pemerintah untuk mengendalikan tingkat konsumsi warga.
“Kalau pajak atau cukai semakin tinggi, harga rokok akan ikut menyesuaikan. Hal itu diharapkan dapat mengurangi atau mengendalikan daya beli dan konsumsi rokok, yang pada gilirannya akan mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Ismail mengakui bahwa hingga saat ini, rokok masih menjadi barang konsumsi yang sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat. Namun demikian, pemerintah tetap memiliki kepentingan sekaligus kewajiban untuk mengatur peredarannya demi kemaslahatan yang lebih luas.
Melalui momentum kegiatan pemusnahan ini, Pemkot Gorontalo berharap kesadaran masyarakat—baik dari sisi konsumen maupun pedagang—terhadap pentingnya penggunaan barang legal dapat semakin meningkat. Hal ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan maksimal bagi kesehatan publik.
Advertorial
Tanpa Sekat Birokrasi! Wali Kota Adhan Berbaur Lepas dengan Warga Tutup HUT ke-298 Kota Gorontalo
Published
5 days agoon
23/04/2026
Kota Gorontalo – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai penutupan seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo yang dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja, Rabu (22/4/2026). Dalam momen puncak tersebut, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, tampak melepaskan sekat birokrasi dan berbaur lepas bersama warga masyarakat.
Acara penutupan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta ribuan warga setempat.
Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Adhan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan yang sukses dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan adalah kunci utama dalam memperkuat peran serta warga guna menyokong pembangunan daerah.
“Momentum peringatan ulang tahun ke-298 ini hendaknya kita jadikan sarana refleksi untuk melihat kembali perjalanan panjang Kota Gorontalo, sekaligus mempersiapkan diri secara matang dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” ujar Adhan Dambea di hadapan masyarakat yang hadir.
Lebih lanjut, pucuk pimpinan Kota Gorontalo itu mengajak warganya untuk terus merawat persatuan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah pesatnya dinamika pembangunan perkotaan.
“Mari kita jadikan semangat hari ulang tahun Kota Gorontalo ini sebagai energi positif untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah yang kita cintai,” tambahnya memotivasi.
Sebagai informasi, rangkaian peringatan HUT ke-298 tahun ini telah diisi dengan ragam kegiatan positif, mulai dari perlombaan kesenian, kegiatan syiar keagamaan, turnamen olahraga, kompetisi e-sport, hingga pameran pemberdayaan UMKM yang digelar di sepanjang jalan depan Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo.
Malam puncak penutupan tersebut ditutup dengan penuh kegembiraan. Suasana menjadi semakin cair ketika Wali Kota Adhan terlihat berbaur ke tengah kerumunan masyarakat saat grup band The Soul mulai melantunkan deretan lagu-lagu Timur yang menggugah semangat kebersamaan.
Atasi Darurat Sampah Perkotaan, Kecamatan Dumbo Raya Gandeng SDGs Center UNG dan GIZ Jerman
Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas
Sentil Efisiensi Anggaran, Wali Kota Gorontalo Sampaikan Pesan Penting Mendagri di Hari Otda
Peringati Hari Otda ke-30, Bupati Pohuwato Soroti Keterbatasan Ruang Fiskal Daerah
Bikin Bangga Gorontalo, Prof. Eduart Promosikan Keajaiban Teluk Tomini di Pameran Laut Terbesar RI
Viral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
Meresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
Sikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
Sentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Advertorial2 months agoTertib Administrasi! Pemkab Pohuwato Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan
-
Gorontalo2 months agoTak Tinggal Diam! Dugaan Pelecehan dan Pelanggaran Kerja Alfamidi Dilaporkan ke Disnaker
-
Gorontalo3 months agoTak Sekadar Rayakan HUT, Gerindra Gorontalo Ulurkan Kasih untuk Anak Yatim dan Piatu
-
Gorontalo3 weeks agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Bone Bolango2 months agoPemuda Bergerak: Karang Taruna Patriot Bilungala Kukuhkan Silaturahmi
-
Daerah2 months agoSuara Tradisi di Tengah Zaman: Koko’o Bilungala Tetap Berdentum Tanpa Sound System
-
Gorontalo3 months agoSudah Lengkap Berkasnya, Ahli Waris Pohuwato Masih Menanti Klaim Jaminan Kematian
-
Daerah3 months agoMisteri Kebakaran Berulang, Rumah Pasutri Ini Habis Lagi Dilalap Api
