Connect with us

Kota Gorontalo

Matangkan Persiapan, BPS Akan Lakukan Pendataan Regsostek

Published

on

Pelatihan petugas Regsostek gelombang pertama || Foto istimewa

KOTA GORONTALO – Pusat Statistik (BPS) akan segera melakukan pendataan awal Registrasi Awal Sosial Ekonomi (Regsostek) di Kota Gorontalo. Untuk memaksimalkan hal itu, dilakukan pelatihan bagi petugas yang akan turun di lapangan nanti.

Kepala BPS Kota Gorontalo, Rasjid Masjhur mengatakan saat ini untuk wilayah Kota Gorontalo sudah pada tahap pelatihan petugas Regsostek gelombang pertama. Rasjid menerangkan pendataan Regsostek sendiri terdiri dari data sosial ekonomi untuk seluruh penduduk, bagaimana proses sosial ekonominya, serta tingkat kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan bahwa proses pendataan akan menerapkan cara door to door ditiap-tiap kelurahan serta RT/RW. Jadi tidak hanya berdasarkan data yang diambil dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gorontalo.

“Jadi masyarakat akan didata keseluruhannya 100 persen tanpa terkecuali. Tentu dalam hal ini kami juga telah melakukan sosialisasi melalui iklan, contohnya seperti disiaran Radio yang menghimbau kepada masyarakat untuk dapat memberikan jawaban kepada para petugas dengan sebenar-benanrnya, ” terang Rasjid.

Disisi lain, Kabid Persandian dan Statistik Dinas Kominfo Kota Gorontalo, Arifin Gawa menjelaskan tujuan pelaksanaan Registrasi Awal Sosial Ekonomi (Regsostek) di Kota Gorontalo ini adalah untuk bagaimana Pemerintah Kota (Pemkot) bisa mendapatkan data yang kongkrit atau valid tetang masalah sosial ekonomi di masyarakat.

“Sehingga data ini dapat dipergunakan oleh semua pengambil kebijakan dalam memberikan segala jenis bantuan pemerintah,” jelasnya.

Arifin menambahkan dengan proses pendataan seperti ini kita bisa mengetahui data yang valid tentang kondisi masyarakat Kota Gorontalo “sehingga Pemkot dalam mengambil kebijakan seperti memberikan Bantuan Langsung Tunai benar-benar dapat diterima oleh masyarakat yang tingkatan ekonominya paling dibawah atau tepat sasaran,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengajak seluruh masyarakat dapat memberikan informasi yang nyata terkait dengan kondisi yang sebenarnya.

Advertorial

Pesan Wali Kota Marten Taha di Hari Lebaran 1445 Hijriah

Published

on

KOTA GORONTALO – Dalam rangka memperingati momen Lebaran 1445 Hijriah, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menyampaikan pesan penting tentang menjaga dan mempererat silaturahim di antara masyarakat. Acara ini berlangsung dalam format open house di rumah pribadinya pada Jumat (12/4/2024), yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD, perwakilan organisasi kemasyarakatan, pemangku adat, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Marten Taha menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah. Bagi Marten, Lebaran merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa dalam momen ini, semua orang saling bersilaturahmi, saling memaafkan, dan saling mengikhlaskan kesalahan yang pernah terjadi.

“Momen ini bagi saya merupakan momen yang sangat membahagiakan, dan tentunya bagi seluruh masyarakat juga. Karena dalam momen yang penuh rahmat ini, kita semua di sini bersatu dalam silaturahmi dan memaafkan satu sama lain,” ujar Marten.

Marten berharap bahwa setelah momen Idulfitri berlalu, semua lapisan masyarakat dapat kembali bersatu dan hidup berdampingan dengan baik, serta merajut kembali kebersamaan yang telah terjalin. Pesannya mencerminkan pentingnya persatuan dan harmoni di tengah-tengah masyarakat, serta nilai-nilai saling pengertian dan toleransi yang harus terus dijaga.

Continue Reading

Advertorial

Perayaan Idul Fitri di Kota Gorontalo: Pesan Kebangsaan dari Wali Kota Marten Taha

Published

on

KOTA GORONTALO – Momentum keagamaan yang penuh makna, seperti perayaan Idul Fitri, seringkali menjadi momen yang tepat bagi pemimpin untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan nilai-nilai yang bersifat mendalam kepada masyarakat. Tak terkecuali di Kota Gorontalo, di mana Wali Kota Marten Taha mengambil kesempatan sebagai khatib pada salat Ied 1 Syawal 1445 H di Masjid Agung Baiturrahim.

Dalam khutbahnya, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, dengan penuh kebijaksanaan, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang diilhami oleh sifat-sifat mulia Rasulullah SAW. Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah diangkat sebagai pedoman yang harus diteladani oleh setiap pemimpin dalam menjalankan tugasnya. Marten menegaskan bahwa kepemimpinan yang kokoh dan berintegritas merupakan pondasi utama dalam membangun sebuah masyarakat yang maju dan sejahtera.

Namun, lebih dari sekadar pembahasan tentang kepemimpinan, Marten Taha juga mengajak jemaah untuk merenungi pentingnya kesatuan dalam perbedaan. Menurutnya, perbedaan adalah bagian dari sunatullah yang harus dikelola dengan bijaksana. Dalam suasana yang dipenuhi oleh perbedaan, Marten Taha mendorong agar masyarakat bersatu dan bekerja sama untuk membangun daerah, terlepas dari latar belakang dan perbedaan yang ada.

Selain itu, Wali Kota Gorontalo juga menyampaikan rasa syukur atas situasi kondusif yang terjaga di Kota Gorontalo selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri. Marten Taha mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam merayakan nilai-nilai kemanusiaan dan kebaikan, serta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam menciptakan suasana yang nyaman dan aman selama perayaan Idul Fitri.

Pesan-pesan kebangsaan dan semangat kebersamaan yang disampaikan oleh Wali Kota Gorontalo ini menjadi refleksi penting bagi seluruh masyarakat, tidak hanya di Kota Gorontalo, tetapi juga di seluruh Indonesia. Semangat untuk bersatu dalam perbedaan dan bekerja sama dalam membangun negeri merupakan kunci keberhasilan bagi kemajuan dan kemakmuran bersama.

Perayaan Idul Fitri di Kota Gorontalo bukan hanya merupakan momen keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk merajut kembali tali persaudaraan, meningkatkan toleransi, dan memperkuat rasa persatuan di tengah-tengah masyarakat yang heterogen. Semoga pesan-pesan kebijaksanaan dari Wali Kota Marten Taha dapat menginspirasi dan membawa berkah bagi semua.

Continue Reading

Advertorial

Buka Puasa Bersama Insan Pers: Marten Taha Menyebut Jurnalis sebagai Ruh Pemerintah

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, kembali menggelar acara buka puasa bersama insan pers, sebuah kegiatan yang menjadi agenda rutin dan diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Gorontalo. Tahun ini, acara berlangsung di Bandayo Lo Yiladia (BLY), Ahad (07/04/2024).

Sebelum memulai buka puasa, Marten Taha dan para jurnalis terlebih dahulu melakukan sesi sharing, sebagai bentuk apresiasi atas peran penting media dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan. Menurut Marten Taha, pers memiliki peran yang tak tergantikan sebagai “ruh” pemerintahan.

“Menganggap media sebagai ruh pemerintah bukanlah tanpa alasan. Media tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memberikan masukan, kritik, saran, dan usulan yang membangun untuk pembangunan daerah,” ungkap Marten, menekankan pentingnya peran media dalam pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Marten Taha juga menyoroti peran media dalam memberikan inspirasi bagi perencanaan dan pelaksanaan program-program pemerintah. “Media menjadi cermin yang mencerminkan keadaan masyarakat, sehingga bisa menjadi sumber inspirasi bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Marten Taha juga mengucapkan terima kasih atas terlaksananya sesi sharing yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Persandian. Ia juga mengingatkan mitra media untuk lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat serta memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah.

“Kita berharap mitra media dapat terus mendukung program dan pembangunan daerah dengan memberikan masukan yang bermutu serta mengawal kebijakan pemerintah untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Marten Taha, menegaskan komitmen untuk menjaga hubungan yang baik antara pemerintah dan media dalam upaya membangun Gorontalo yang lebih baik.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler