Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Membangun Inovasi untuk Kemanusiaan diusia UNG yang ke 58 Tahun

Published

on

Foto Aldi Ibura Presiden BEM UNG 2020

UNG – Sedikit menakwilkan Sejarah berdirinya Kampus yang saat ini dijuluki sebagai Kampus Kerakyatan, Universitas Negeri Gorontalo, disingkat UNG, adalah perguruan tinggi negeri di Gorontalo, Indonesia, yang berdiri pada 1 September 1963. Mulanya Universitas ini diberi nama Junior College, dan menjadi bagian dari FKIP UNSULUTENG. Tahun 1964 statusnya berubah menjadi Cabang FKIP IKIP Yogyakarta Cabang Manado, tahun 1965 bergabung dengan IKIP Manado Cabang Gorontalo.

Tahun 1982 lembaga ini menjadi salah satu Fakultas dari Universitas Sam Ratulangi Manado dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsrat Manado di Gorontalo. Lembaga ini resmi berdiri sendiri berdasarkan Keppres RI Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 16 Januari 1993, dengan nama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gorontalo.

Tahun 2001 berdasarkan Keppres RI Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 5 Februari 2001 status lembaga ini ditingkatkan menjadi IKIP Negeri Gorontalo dengan 5 Fakultas dan 25 Program Studi. Dan akhirnya, pada tanggal 23 Juni 2004 Presiden Megawati meresmikan menjadi Universitas Negeri Gorontalo dengan Keputusan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2004, tanggal 23 Juni 2004. (Wikipedia)

Sejak Bulan September 2019 Bapak Dr. Eduart Wolok, ST, MT terpilih dan dilantik sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo.

Diusia UNG yang ke 58 Tahun dibawa kepemimpinan Bapak Dr. Eduart Wolok, ST, MT. UNG tidak hanya berinovasi, tetapi telah banyak melakukan pengabdian kepada masyarakat, contoh kecil program kerja yang telah dibuat UNG yakni penerangan di dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kab. Gorontalo, wilayah yang tidak sama sekali tersentuh oleh Listrik, dan masih banyak kebijakan lainnya.

Sebagai pimpinan kampus Pak Rektor telah banyak memberikan kontirbusi positif. Terlebih pada kondisi pandemi Covid 19. Kebijakan yang dibuat tentu semata-mata untuk Masyarakat, lebih Khusus pada masyarakat UNG tercinta.

Kebijakan dan Program kerja ini meliputi pembentukan Crisis Center UNG, terlibat Aktif dalam Menyusun kebijakan Untuk Pemerintah daerah Gorontalo dalam penangan Covid 19, mencanangkan desa Pancasila, Bekerja sama dengan pemerintah daerah, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, sampai Pemerintah daerah Maluku Utara.

Hal Ini dilakukan antara lain membahas tentang mahasiswa yang berada di daerah tersebut yang menimbah ilmu di Kampus Kerakyatan UNG, dan masih banyak lagi giat dari UNG untuk meningkatkan Citra UNG yang Unggul dan Berdaya saing.

Jika dijabarkan program kerja selama 2 tahun capaian UNG dibawa kepemimpinan Bapak Dr. Eduart Wolok, ST, MT. tentu akan banyak dan memenuhi halaman tulisan ini.

Bagi saya Bapak Rektor Bukan hanya sekedar Pimpinan Kampus, beliau pun sering memebrikan nasehat dan masukan ibarat seorang Ayah, terkadang jika ada masukan dan aspirasi dari kawan-kawan Mahasiswa didalam Kampus, Respon beliau sangat cepat dan meberikan solusi, tanpa harus menghadap dan melakukan rapat, sekalipun ditengah-tengah kesibukan dan agenda kerja yang begitu padat, hal ini terbukti, sampai dengan saat ini masih aktif berkomunikasi melalui via telephon, Whatsapp dan media sosial lainnya.

Diakhir tulisan ini, saya ingin menyapaikan besar harapan bahwa untuk UNG terus Berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata Kepada masyarakat dan Negara sebagaimana maksud dari Tri Dharma Perguruan tinggi.

Selamat Dies Natalis yang ke 58 Untuk kampus tercinta, dan Terima kasih Untuk Bapak Rektor UNG Atas Ide, Gagasan dan Inovasinya.

Advertorial

Mendikbudristek Apresiasi UNG Sebagai Tuan Rumah Pilmapres Nasional 2024

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi tuan rumah Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional Tahun 2024. Ajang bergengsi ini mempertemukan 31 mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., menyampaikan apresiasinya kepada UNG saat pembukaan acara Pilmapres Tingkat Nasional 2024. Dalam sambutannya, Nadiem mengucapkan terima kasih kepada UNG, terutama kepada Rektor Prof. Eduart Wolok, atas persiapan yang matang untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Negeri Gorontalo, khususnya kepada Bapak Prof. Eduart Wolok, atas persiapan yang telah dilakukan untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Pilmapres 2024,” kata Nadiem.

Nadiem berharap kegiatan Pilmapres Tingkat Nasional 2024 berjalan lancar, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, serta semangat untuk berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Mari kita sukseskan penyelenggaraan Pilmapres 2024 dengan terus bergerak serentak melanjutkan semangat merdeka belajar,” ajaknya.

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., mengungkapkan bahwa Pilmapres 2024 adalah Pilmapres kedua yang dilaksanakan di wilayah timur Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari kementerian dan teman-teman di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) terhadap UNG.

“Terima kasih atas kepercayaan kementerian dan juga teman-teman di Puspresnas terhadap Universitas Negeri Gorontalo. Kepercayaan seperti ini sangat penting bagi kami dalam rangka meningkatkan kapasitas, dan yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kepercayaan akademik terhadap Universitas Negeri Gorontalo,” kata Prof. Eduart.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia melalui semangat merdeka belajar yang diusung oleh Nadiem Makarim.

Continue Reading

Advertorial

Auditorium UNG Siap Jadi Titik Pengungsian Korban Banjir Gorontalo

Published

on

UNG – Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah dipersiapkan sebagai salah satu titik pengungsian bagi warga yang terdampak banjir di Gorontalo. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyatakan bahwa gedung auditorium ini dapat menampung hingga 1000 pengungsi dan dilengkapi dengan fasilitas dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para korban.

“Auditorium UNG dapat menampung sekitar 1000 pengungsi. Kami juga menyediakan fasilitas dapur umum,” ungkap Prof. Eduart Wolok.

Selain menyediakan tempat pengungsian, UNG juga telah membentuk Crisis Center for Flood and Landslide (Pusat Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor). Pusat penanggulangan bencana ini tidak hanya berfungsi selama bencana berlangsung tetapi juga dalam fase pemulihan pasca-bencana.

“Crisis Center UNG juga akan menyediakan pelayanan kesehatan bagi para korban terdampak banjir tersebut,” jelasnya.

Crisis Center UNG melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, teknik sipil, ilmu lingkungan, dan kesehatan, untuk memberikan penanganan yang komprehensif selama dan setelah bencana banjir. Hal ini menunjukkan komitmen UNG dalam memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.

“Anggota Crisis Center UNG juga terdiri dari dosen berbagai bidang ilmu selain ilmu kesehatan seperti psikologi, teknik sipil, ilmu lingkungan, dan lainnya yang dibutuhkan saat penanganan pasca banjir,” kata Rektor.

Dengan persiapan ini, diharapkan para korban banjir di Gorontalo dapat merasa aman dan terdukung selama masa pengungsian. Langkah-langkah ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Universitas Negeri Gorontalo berharap melalui upaya ini, dapat meringankan beban para korban banjir dan membantu mereka dalam proses pemulihan pasca-bencana. Semua pihak diimbau untuk terus saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi situasi darurat ini.

Continue Reading

Advertorial

Atlet UNG Raih Dua Medali pada Kejuaraan Nasional Petanque Antar Mahasiswa

Published

on

UNG – Prestasi gemilang berhasil diraih oleh para atlet dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam ajang Kejuaraan Nasional Petanque Antar Mahasiswa yang diselenggarakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 22-26 Mei 2024. Mahasiswa UNG sukses membawa pulang dua medali perunggu, masing-masing untuk kategori double women dan beregu putra.

Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Provinsi Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp. GK., mengungkapkan rasa bangga dan senangnya atas pencapaian tersebut. Keberhasilan meraih medali perunggu ini merupakan pencapaian awal yang membanggakan bagi para atlet petanque UNG dan menjadi kebanggaan tersendiri untuk Provinsi Gorontalo.

“Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa UNG tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang olahraga. Prestasi ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama universitas,” ujar Cecy.

Sebagai Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Cecy menambahkan bahwa raihan medali dalam Kejurnas Petanque mahasiswa ini menunjukkan eksistensi UNG di kancah nasional, serta membuktikan bahwa dalam olahraga petanque, UNG mampu bersaing dengan universitas-universitas lainnya di Indonesia.

“Prestasi ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi para atlet petanque UNG untuk meraih lebih banyak lagi prestasi di masa mendatang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan universitas, tetapi juga memacu semangat seluruh civitas akademika UNG untuk terus mengembangkan diri dalam berbagai bidang. Semangat dan dedikasi para atlet petanque UNG dalam meraih prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut serta mengukir prestasi di bidang olahraga maupun akademik.

Keberhasilan ini menandai babak baru dalam perkembangan olahraga petanque di UNG dan Provinsi Gorontalo, dengan harapan akan ada lebih banyak lagi prestasi yang diraih oleh para atlet muda di masa depan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler