Connect with us

Kota Gorontalo

Memetik Keteladanan Dari Pejuang Partai Golkar

Published

on

Foto Istimewa ll DPD Partai Golkar Kota Gorontalo menggelar berbagai kegiatan sosial, termasuk memetik keteladanan para pejuang Golkar melalui anjangsana

KOTA GORONTALO – Mereka adalah pejuang Partai Golkar di Gorontalo. Mulai dari Hi. Tahir Musa, Hi. Mus Hilipito, Hi. Ismail Asagaf, Almarhum Nurdin Monoarfa, Almarhum Hi. Tommy Pakaya, Almarhum Hi. Rahman, Almarhum Alimin Dunggio, Almarhum Arusdin Bone. Serta Almarhum Hi. A.R Koniyo, Almarhum Fauzi Wartabone, Almarhum Gias Nono, Almarhum Nani Hasan, Almarhum Suminton Abd Madjid, Almarhum Rahman Pakaya dan Almarhum Amir Piola Isa, juga masih banyak lagi kader-kader Golkar lain.

Suasana momentum Hari Ulang Tahun ke 57 Partai Golkar yang berlangsung, (28/10/2021), dimanfaatkan dengan baik DPD Partai Golkar Kota Gorontalo. Menggelar berbagai kegiatan sosial, termasuk memetik keteladanan para pejuang Golkar melalui anjangsana.

Tak ada yang menduga, anjangsana dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo, Marten Taha itu berlangsung haru, bahagia dan penuh suka cita.

Keluarga-keluarga dari pejuang Partai Golkar yang ditemui jajaran DPD Partai Golkar Kota Gorontalo, berbangga hati, bahagia dan berterima kasih atas perhatian khususnya kepada orang tua mereka.

Seperti anjangsana yang berlangsung di kediaman Hi. Tahir Musa, dimana kehadiran Marten Taha dan kader Partai Golkar Kota Gorontalo disambut baik oleh keluraga Hi. Tahir Musa.

“Terima kasih Pak Marten dan seluruh kader Partai Golkar Kota Gorontalo. Kami sangat bahagia, hanya Pak Marten dan kader-kader yang memperhatikan kami,” ucap Prof Mince Kasim, yang juga Istri Hi. Tahir Musa.

Demikian pula saat anjangsana di kediaman pribadi milik Hi. Ismail Asagaf, berlangsung bahagia. Dimana Ismail Asagaf berbagi cerita dengan Marten Taha dan Risman Taha, tentang perjuangannya dulu. “Ini teman lama saya di Golkar dulu. Saat berjuang dulu,” ucapnya dengan menunjuk Risman Taha.

Terlepas dari seremonial rangkaian perayaan HUT ke 57 Partai Golkar, Marten Taha katakan ada hikmah yang diambil dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD Partai Golkar Kota Gorontalo.

“Golkar benar-benar masih dekat dengan masyarakat dan siap memperjuangkan hak-hak rakyat. Kemudian adalah, memetik keteladanaan para pejuang Partai Golkar ..,”

“Kedisiplinan, loyalitas, keutuhan, kekuatan, ketekunan, kesabaran dan semangat juang yang tinggi, patut untuk kita teladani dari para pejuang Golkar yang telah kami jungi ..,”

“Kalau dahulu di eranya mereka (Pejuang Golkar.red), solidaritas, loyalitas, komitmen, ketuhan, kedisiplinan dan kekuatan itu, sangat tinggi ..,”

“Inilah yang menurut saya, harus kita pelajari dari mereka. Agar kedepannya, organisasi partai ini bisa lebih kuat dan bisa mewujudkan cita-cita Partai Golkar untuk daerah dan masyarakat,” pungkasnya.

“Dan untuk ziarah ke makam para pejuang Partai Golkar, kami rencanakan Jumat (29/10/2021),” timpal Marten, yang juga Wali Kota Gorontalo Dua Periode.

Advertorial

Pesan Tegas Adhan Dambea: Anggota Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Penjaga Keutuhan NKRI!

Published

on

Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengingatkan seluruh anggota Gerakan Pramuka agar tidak melupakan nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Pesan penuh makna tersebut disampaikan langsung oleh Adhan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Apel Besar Pramuka Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Jumat (28/08/2026).

Menurut Wali Kota Adhan, Gerakan Pramuka memiliki peranan yang sangat vital dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menegaskan, pemuda masa kini tidak hanya dituntut cerdas dan inovatif, tetapi juga harus memiliki fondasi akhlak serta jiwa nasionalisme yang kuat.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Satya dan Darma Pramuka harus tetap menjadi pedoman hidup, yakni kedisiplinan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong,” ujar Adhan di hadapan para peserta apel.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota Pramuka Kota Gorontalo untuk pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Kemampuan beradaptasi dengan era modern, tegasnya, harus selalu diimbangi dengan karakter dan perilaku yang baik.

“Kepada anak-anakku dan adik-adik anggota Pramuka Kota Gorontalo, jadilah generasi penerus bangsa yang cerdas, inovatif, dan pantang menyerah,” tuturnya memotivasi.

Di samping itu, Wali Kota turut mengingatkan bahwa anggota Pramuka memikul tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mengambil peran aktif dalam memajukan daerah.

“Tunjukkan bahwa Pramuka Kota Gorontalo mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan membawa kemajuan bagi daerah yang sama-sama kita cintai ini,” katanya.

Sebagai informasi, Apel Besar Pramuka tahun ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus peringatan Hari Pramuka ke-65.

Dalam momentum bersejarah tersebut, Adhan kembali merefleksikan bahwa usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan yang harus dihargai oleh generasi saat ini.

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka bukanlah perjalanan yang singkat. Kemerdekaan ini diraih dengan perjuangan, tetesan darah, dan air mata para pahlawan bangsa. Maka, tugas kita hari ini adalah menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan tersebut dengan karya nyata,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Wali Kota Adhan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus Gerakan Pramuka, para pembina, pelatih, pamong, serta seluruh anggota yang selama ini konsisten menjalankan program pembinaan generasi muda di Kota Gorontalo.

Continue Reading

Advertorial

Reaksi Menohok Adhan Dambea Kunjungi Korban Penikaman: “Kalau Tidak Mampu Mengurus, Kembalikan ke Orang Tua!”

Published

on

Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menjenguk SM, wanita yang menjadi korban penikaman brutal oleh suaminya sendiri di sebuah rumah indekos di Jalan Kasuari, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Kedatangan Adhan pada Kamis (26/8/2026) tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi kesehatan korban sekaligus menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas peristiwa Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di wilayahnya.

Adhan yang baru saja tiba dari Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), seusai menghadiri agenda dinas pemerintahan, mengecam keras aksi penganiayaan tersebut dan menilainya sebagai tindakan yang sangat tidak manusiawi.

Peristiwa berdarah itu sendiri terjadi pada Sabtu (22/8/2026). Korban SM dihujani serangan senjata tajam oleh suaminya, FM (26), hingga menderita belasan luka parah di sekujur tubuhnya.

“Saya tidak ingin masuk ke ranah internal keluarga. Hanya saja, jika ada masalah, carilah jalan keluar, bukan main tusuk seperti ini,” tegas Adhan saat diwawancarai awak media usai menjenguk korban, Kamis (26/8/2026).

Ia menekankan bahwa konflik dalam rumah tangga seharusnya diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi yang baik, bukan dengan aksi kekerasan yang mengancam keselamatan jiwa pasangan. Jika perpecahan sudah tidak dapat dihindari, ia mengimbau agar persoalan diselesaikan secara beradab.

“Kalau memang sudah tidak mampu mengurus lagi, kembalikan secara baik-baik ke orang tuanya. Ini kejadian yang sangat luar biasa, korban sampai mengalami 17 tusukan,” ujar Adhan dengan nada prihatin.

Adhan berharap tragedi serupa tidak kembali terulang di Kota Gorontalo. Ia secara khusus mengingatkan masyarakat, terutama kaum pria, agar tidak mengedepankan emosi saat menghadapi masalah keluarga.

“Saya sangat berharap tidak ada lagi kejadian semacam ini di Kota Gorontalo,” tandasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Langsung ke Pintu Rumah! RSB Bagikan Seragam dan Sepatu Gratis untuk Siswa SD Gorontalo

Published

on

KOTA GORONTALO – Pembina Yayasan Pendidikan RSB Bakti Negeri, Ronald S. Bidjuni (RSB), turun langsung menyambangi rumah-rumah warga untuk membagikan paket bantuan pendidikan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kota Gorontalo.

Aksi jemput bola dari pintu ke pintu (door to door) ini dilakukan demi memastikan bantuan tepat sasaran. Paket yang disalurkan berisi perlengkapan sekolah lengkap, mulai dari seragam, topi, buku tulis, hingga sepatu baru.

Yayasan RSB Bakti Negeri bergerak secara terukur dengan fokus penuh pada kemajuan sektor pendidikan. Ke depan, yayasan ini menargetkan kerja sama lintas sektor untuk menjaring pelajar berprestasi dan kurang mampu mulai jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi agar mendapatkan beasiswa lanjutan.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang terkendala belajar hanya karena tidak punya seragam atau sepatu yang layak. Gerakan sosial ini adalah ikhtiar kecil kami untuk masa depan generasi Gorontalo,” ujar Ronald S. Bidjuni saat menyerahkan bantuan langsung kepada warga.

Kedatangan tim ke rumah-rumah disambut penuh haru dan bahagia oleh para orang tua serta anak-anak penerima manfaat. Sejumlah orang tua bahkan tak kuasa menahan haru sembari memanjatkan doa agar langkah sosial ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar yang membutuhkan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler