Gorontalo
Mengenal Lebih Dekat Tomy Ishak
Published
6 years agoon
Tomy Ishak. Biasa disapa Tomy. Lahir 10 Maret 1983, dan jadi calon Wakil Bupati di Pilkada Kabgor 2020 berpasangan dengan Chamdi Mayang.
Tomy lahir dari bapak bernama Sarton Ishak, pedagang kaki lima dan seorang ibu bernama Hapsa Kadir, guru madrasah. Tomy mampu mengenyam pendidikan sampai ke tingkat Perguruan Tinggi di Universitas Indonesia (UI) dan mendapat gelar Magister (S-2) Kajian Stratejik Ketahanan Nasional di Jakarta pada tahun 2012 di kampus mentereng tersebut. Semasa kuliah ia juga mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) karena kecerdasannya.
Selama berkarir, Tomy menduduki jabatan strategis di berbagai organisasi. Di dunia politik, ia menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra, Provinsi Gorontalo sejak 2016 sampai sekarang. Ia juga sebagai Inisiator Gorontalo BARU tahun 2018 dan Koordinator Elnino Center Kabupaten Gorontalo dari tahun 2015 sampai dengan sekarang.
Di dunia kerja, beberapa pengalaman kerja yang pernah digelutinya adalah sebagai Staf Ahli Komisi XI DPR-RI 2014 -2018, Staf Ahli DPD-RI 2012-2014. Ia juga pernah bekerja sebagai dosen beberapa mata kuliah seperti dasar-dasar ilmu politik, sistem politik Indonesia dan statistik di jurusan sosiologi di Universitas negeri Gorontalo (UNG) 2012-2013.
Tak berhenti di situ, Tomy juga pernah menjadi salah seorang analis data pada STATS Consulting di Bandung dan analis perancangan turbin angin di PT Creavisindo Global. Politisi muda ini juga telah melahirkan buku karya tulis dengan judul “Pemimpin dengan Huruf N 2018” dan “Andai Aku Gubernur Gorontalo 2013”.
Dengan segudang prestasi dan pengalaman semasa berkarir di dunia politik, sudah barang tentu menjadi modal utama baginya menjadi salah satu calon kandidat dari sekian calon yang masuk dalam bursa pencalonan di Pilkada.
Beberapa dukungan pun terus berdatangan, baik dari elit politik, tokoh masyarakat, mahasiswa, bahkan tak jarang deretan kaum milenial turut mendorong agar Tomy Ishak maju sebagai peserta di Pilkada Kabgor.
Soal domisili, Tomy Ishak tinggal di Dusun II, Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Bagi yang masih penasaran, silahkan sekali waktu berkunjung kerumahnya dan bercengkerama lebih dekat.
You may like
-
Bela Negara Versi Gerindra, Bukan Hanya Angkat Senjata
-
GERINDRA: Keluar Satu, Masuk Seribu
-
Tomy Ishak: Kantor DPD GERINDRA Gorontalo Kelar 2027
-
Gerindra Kabgor Targetkan Menang Dimasing-masing Dapil
-
Tomy Ishak Tampil Keren di Debat, Gadis-Gadis Terus Online
-
Hanura mendadak undang Chamdy-Tomy, ada apa?
Gorontalo
Guncang Subkultur Otomotif Lokal: Kolaborasi Epik 3Second dan Gorontalo All Scooterist di Rabu-Rabu Ngopi
Published
4 hours agoon
25/06/2026
Gorontalo – Komitmen untuk merangkul subkultur lokal dan membangun ruang kolaborasi yang inklusif terus digerakkan oleh 3Second Gorontalo. Brand fashion terkemuka di tanah air ini menggandeng Gorontalo All Scooterist (GAS) dalam sebuah aktivasi kreatif bertajuk “Rabu-Rabu Ngopi” yang berlangsung intim, penuh keakraban, dan sarat semangat solidaritas di Kota Gorontalo.
Agenda komunal ini mempertemukan para pencinta skuter dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan klub, komunitas terstruktur, hingga para pembalap dan scooterist independen di Gorontalo. Di luar fungsi konvensionalnya sebagai ajang kongko, Rabu-Rabu Ngopi diarsiteki menjadi ruang silaturahmi makro untuk mempererat persaudaraan antar-penunggang besi kanan, sekaligus membuka peluang kerja sama dalam memproduksi kegiatan otomotif yang berdampak sosial positif bagi masyarakat.
Sambil menikmati seduhan kopi, para peserta lintas generasi ini saling bertukar pengalaman, membedah gagasan, serta berdiskusi mengenai isu-isu krusial seputar dunia roda dua. Mulai dari edukasi keselamatan berkendara (safety riding), penguatan kelembagaan komunitas, hingga optimalisasi peran scooterist dalam menyokong promosi pariwisata daerah menjadi topik hangat yang mengemuka.
Perwakilan 3Second Indonesia Gorontalo, Muhamad Imron, memaparkan bahwa sinergi bersama komunitas merupakan bagian dari strategi penetrasi pasar sekaligus komitmen brand untuk hadir lebih dekat dengan denyut nadi generasi muda dan pelaku kreatif di Gorontalo.
“Rabu-Rabu Ngopi merupakan bagian integral dari program 3Second Space, sebuah ekosistem kreatif yang kami sediakan untuk mempertemukan komunitas, grup kolektif, musisi, hingga pelaku UMKM lokal di Gorontalo. Lewat atmosfer santai ini, kami ingin mewadahi mereka untuk saling berbagi narasi, memamerkan karya, memperluas jejaring bisnis (networking), dan mengonstruksi kolaborasi baru,” urai Muhamad Imron.
Imron menambahkan, ruang terbuka ini tidak memiliki batasan kaku. Siapa saja diperbolehkan menggunakannya untuk memperkenalkan identitas komunitas, mempromosikan produk lokal, menampilkan pertunjukan musik akustik, hingga memantik ide-ide segar yang inspiratif.
“Dengan merawat semangat kolektif ini, kami berharap dapat ikut serta mempercepat pertumbuhan ekosistem kreatif sekaligus menstimulasi perputaran ekonomi lokal di Gorontalo,” tambahnya.
Di sisi lain, perwakilan dari Gorontalo All Scooterist, Bela, melayangkan apresiasi tinggi atas kepedulian dan ruang yang diberikan oleh 3Second Gorontalo terhadap eksistensi pencinta Vespa dan skuter di daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada 3Second Gorontalo yang jeli melihat potensi kami. Kegiatan kolaboratif seperti ini tidak hanya memperkuat tali persaudaraan internal sesama scooterist, tetapi juga menjadi etalase bagi publik bahwa komunitas skuter mampu memberikan kontribusi nyata yang terukur bagi masyarakat,” tutur Bela.
Suasana hangat dan cair mendominasi sepanjang jalannya acara. Para peserta tampak menikmati sesi diskusi interaktif, sesi dokumentasi bersama, hingga menyusun draf agenda bersama (timeline) untuk kegiatan bakti sosial yang akan dieksekusi dalam waktu dekat.
Melalui jalinan kemitraan ini, 3Second Gorontalo dan Gorontalo All Scooterist optimistis dapat memicu lahirnya gerakan-gerakan inspiratif baru yang mampu memperkokoh solidaritas pemuda serta memperkaya variasi industri kreatif otomotif di Provinsi Gorontalo.
Gorontalo
Gandeng Taufan Ntobuo Sebagai Sekretaris: Langkah Taktis Dr Cecy Karim Kebut Program Kerja IKA UNDIP
Published
4 hours agoon
25/06/2026
Gorontalo – Barisan intelektual alumni Universitas Diponegoro di Provinsi Gorontalo resmi memiliki nakhoda baru. Pengurus Daerah Ikatan Alumni (IKA) UNDIP Provinsi Gorontalo resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung pada Minggu (21/06/2026).
Dalam pengukuhan struktur kepengurusan periode baru tersebut, dr. Cecy Rahma Karim, Sp.GK resmi dilantik sebagai Ketua IKA UNDIP Gorontalo. Ia akan mengomandoi organisasi ini bersama Taufan Ntobuo, S.Pi., M.Si. yang dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKA UNDIP Abdul Kadir Karding. Agenda strategis tersebut turut dihadiri oleh puluhan alumni lintas angkatan, sejumlah tokoh sosiopolitik lokal, serta jajaran tamu undangan regional.
Dalam pidato arahannya, Abdul Kadir Karding melayangkan ucapan selamat sekaligus menaruh ekspektasi tinggi terhadap gerbong kepengurusan baru ini. Ia menegaskan bahwa status sebagai alumni kampus legendaris asal Semarang tersebut memikul tanggung jawab sosial yang tidak boleh terputus meski masa studi telah usai.
“Kami berharap, walaupun sudah tidak lagi berkuliah di kampus UNDIP, marwah akademik dan semangat mengabdi tetap dijaga. Para alumni harus terus memberikan kemanfaatan nyata serta sumbangsih pemikiran yang konstruktif bagi kemaslahatan masyarakat luas,” ujar Abdul Kadir Karding.
Mantan legislator nasional yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia tersebut menguraikan, jajaran alumni memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk mengawal integrasi sosial, menjaga persatuan bangsa, serta menyokong keberlanjutan agenda pembangunan nasional.
“Kita semua adalah anak kandung bangsa. Menjadi tugas kolektif kita bersama untuk menjaga kedaulatan negara ini agar tetap utuh, memastikan akselerasi pembangunan terus berlanjut, dan menjamin hasil-hasil pembangunan tersebut dapat didistribusikan secara berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya tegas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan struktur regional IKA UNDIP di berbagai wilayah wajib memposisikan diri sebagai mitra strategis (strategic partner) bagi pemerintah daerah guna merumuskan solusi atas berbagai problem publik.
“Saya instruksikan agar IKA UNDIP Gorontalo secara proaktif mengambil peran sebagai mitra solutif bagi pemerintah dalam mendorong akselerasi pembangunan nasional maupun daerah,” tambahnya.
Momentum pelantikan kepengurusan baru ini diproyeksikan menjadi katalisator penting untuk merekatkan kembali jejaring komunikasi antaralumni di bumi Serambi Madinah. Sinergitas internal ini akan dikonsentrasikan pada penguatan multi-sektor, mulai dari intervensi kualitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, penguatan ekonomi kreatif, hingga pemantapan program pemberdayaan warga.
Di bawah komando Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.GK bersama Sekretaris Taufan Ntobuo, S.Pi., M.Si., IKA UNDIP Gorontalo diharapkan tampil lebih progresif dalam meluncurkan program kerja taktis yang memberikan dampak instan bagi daerah. Wadah kolaborasi ini disiapkan untuk menyalurkan keahlian, pengalaman, dan pemikiran para alumni di berbagai sektor demi menyokong percepatan pembangunan dan eskalasi kesejahteraan masyarakat Gorontalo.
Gorontalo
Penuhi Stan Tani Merdeka Indonesia: Antrean Warga Berburu Produk Organik Nyaris Tak Pernah Sepi
Published
21 hours agoon
24/06/2026
Gorontalo – Seremoni penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, berlangsung semarak dan dipadati lautan massa, Kamis (25/06/2026). Hajatan berskala nasional yang mempertemukan jutaan delegasi pejuang pangan dari berbagai provinsi di Indonesia ini sukses bertransformasi menjadi panggung besar introduksi hilirisasi produk agraria, sektor maritim, serta inovasi pangan lokal.
Sejak resmi bergulir selama sepekan terakhir, PENAS 2026 terbukti ampuh menjadi wadah inkubasi taktis bagi para pelaku hulu hingga hilir sektor pertanian dan kelautan. Melalui ruang perjumpaan ini, para peserta aktif melakukan transfer teknologi, memperluas jejaring kemitraan (networking) bisnis, hingga mempromosikan komoditas unggulan komparatif dari daerah masing-masing.
Kendati demikian, konsentrasi perhatian ribuan pengunjung pada hari pamungkas justru tersedot ke arah gerai pameran milik Tani Merdeka Indonesia (TMI). Stan organisasi pejuang pangan tersebut mendadak dibanjiri warga dan kolektor komoditas yang berburu berbagai produk hasil bumi berkualitas tinggi.
Eksitasi belanja masyarakat terlihat begitu masif. Sejak gerbang pameran dibuka pada pagi hari hingga menjelang detik-detik upacara penutupan resmi, stan TMI nyaris tidak pernah sepi dari antrean konsumen. Beragam varian produk unggulan, mulai dari hasil perkebunan organik, produk olahan pangan kreatif, hingga komoditas lokal spesifik lokasi laris manis diborong para pengunjung.
Fenomena lonjakan daya beli ini merefleksikan tingginya minat sosiologis masyarakat terhadap produk-produk pertanian domestik. Hal ini sekaligus menjadi pembenaran empiris bahwa sektor agrobisnis di tingkat akar rumput memiliki daya pikat ekonomi yang luar biasa jika dikemas lewat strategi pemasaran yang modern dan inovatif.
Bagi para delegasi lintas provinsi, perhelatan PENAS 2026 bukan sekadar rutinitas pameran tahunan biasa. Agenda ini diposisikan sebagai momentum sakral untuk mengonsolidasikan kembali semangat kemandirian pangan nasional serta percepatan kesejahteraan bagi petani dan nelayan di seluruh pelosok nusantara.
Kemeriahan malam penutupan ini meninggalkan kesan mendalam sekaligus mempertegas posisi bahwa sektor agraria dan perikanan tetap tegak lurus bertindak sebagai tulang punggung utama pembangunan kedaulatan bangsa.
Guncang Subkultur Otomotif Lokal: Kolaborasi Epik 3Second dan Gorontalo All Scooterist di Rabu-Rabu Ngopi
Gandeng Taufan Ntobuo Sebagai Sekretaris: Langkah Taktis Dr Cecy Karim Kebut Program Kerja IKA UNDIP
Penuhi Stan Tani Merdeka Indonesia: Antrean Warga Berburu Produk Organik Nyaris Tak Pernah Sepi
Genjot Cetak Sawah 5.000 Hektare: Siasat Taktis Bupati Saipul Mbuinga Jawab Instruksi Presiden Prabowo
Sebut Sudaryono Berkomitmen Penuh: Langkah Berani Sulyanto Pateda Dobrak Pintu Kementan
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
Studi Dermatologis : Mandi Setiap Hari Bisa Merusak Kulit. Cukup Mandi 3 Hari Sekali Saja
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah2 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
Advertorial3 months agoSentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi
