Connect with us

Advertorial

Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pemkot dan Pemprov Gorontalo Jalin Kerjasama Strategis

Published

on

Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo resmi menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam rangka optimalisasi penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) oleh Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, dan Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, pada Rabu (20/11/2024) di Hotel Gren Alia Senen, Jakarta.

Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo, Nuryanto, menyampaikan bahwa kerjasama ini mencakup sejumlah langkah strategis, antara lain pendataan kendaraan, pelaksanaan razia kepatuhan pembayaran PKB dan BBNKB, sosialisasi, serta pengembangan kompetensi aparatur di bidang kesamsatan dan pengelolaan opsen pajak.

“Kerjasama ini akan mulai diimplementasikan pada awal Januari 2025, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor,” ungkap Nuryanto.

Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, yang menekankan pentingnya sinergi dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, inisiatif ini juga didasarkan pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2023 yang mengatur ketentuan umum tentang pajak daerah dan retribusi daerah, termasuk pemungutan opsen pajak.

Menurut Nuryanto, kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi penerimaan daerah melalui pengelolaan pajak kendaraan yang lebih terintegrasi dan efisien.

Selain pendataan dan razia, aspek pelatihan bagi aparatur kesamsatan menjadi prioritas untuk memastikan kompetensi dalam menjalankan tugas pengelolaan pajak. “Kami juga berfokus pada sosialisasi kepada masyarakat, sehingga mereka lebih memahami pentingnya pajak kendaraan dalam mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Gorontalo optimis penerimaan dari sektor PKB dan BBNKB dapat meningkat secara signifikan. Hal tersebut sejalan dengan upaya bersama untuk memperkuat basis pendapatan asli daerah (PAD) guna mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kerjasama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan wujud sinergi konkret antara Pemprov dan Pemkot Gorontalo untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih besar,” tutup Nuryanto.

Advertorial

Miris! Tiga Pasang Muda-Mudi Terjaring Razia Miras dan Asusila di Bulan Puasa

Published

on

Kota Gorontalo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo mengamankan tiga pasangan muda-mudi yang bukan suami istri saat razia di sejumlah rumah kos pada Senin (09/03/2026) malam, bertepatan dengan malam ke-20 Ramadan.

Razia yang digelar untuk menjaga ketertiban umum selama bulan suci tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kota Gorontalo, Marwan Saleh. Ia bersama sejumlah personel menyisir beberapa titik kos dan tempat hiburan seperti lokasi biliar yang sebelumnya kerap mendapat laporan dari masyarakat.

Temuan pertama terjadi di salah satu rumah kos di kawasan Jalan Wongkaditi. Saat pemeriksaan, petugas mendapati sepasang muda-mudi sedang mengonsumsi minuman keras di dalam kamar.
Sementara dua pasangan lainnya ditemukan di rumah kos berbeda dalam kondisi berduaan di kamar tanpa ikatan pernikahan.

“Dalam razia tadi malam kami menemukan tiga pasangan bukan suami istri di beberapa rumah kos. Salah satu pasangan bahkan kedapatan mengonsumsi minuman keras,” kata Marwan Saleh, Selasa (10/3/2026).

Marwan menambahkan, pengawasan terhadap pelanggaran ketertiban umum akan terus diperkuat, terutama selama Ramadan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang meminta Satpol PP meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, termasuk peredaran miras dan perilaku yang bertentangan dengan norma sosial maupun agama.

Seluruh pasangan yang terjaring razia kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan. Petugas juga memberikan peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Continue Reading

Advertorial

Saat Pengawasan Diperkuat, Wabup Iwan Tegaskan Peran Strategis APIP bagi Pembangunan Pohuwato

Published

on

Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pengawasan intern pemerintah daerah sekaligus memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Inspektorat Kabupaten Pohuwato secara berkelanjutan melaksanakan berbagai upaya peningkatan kapabilitas APIP sesuai kerangka Internal Audit Capability Model (IACM).

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan asistensi peningkatan kapabilitas APIP Kabupaten Pohuwato yang digelar di Bidang P3A Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Senin (09/03/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Mohamad Riyanto, serta Kepala Inspektorat Kabupaten Pohuwato, Irfan Saleh, bersama jajaran APIP lingkup Inspektorat.

Kegiatan diawali dengan pemaparan gambaran umum mengenai kapabilitas APIP oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo yang menjelaskan pentingnya penguatan fungsi pengawasan internal dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui pemaparan ini, peserta diingatkan bahwa pengawasan intern yang kuat menjadi salah satu pilar utama pencegahan penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, menegaskan bahwa penguatan peran APIP merupakan salah satu kunci penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel. Menurutnya, APIP tidak lagi dipandang sebatas lembaga pemeriksa, tetapi sebagai unsur penjamin kualitas tata kelola.

“APIP tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan setiap program dan kegiatan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, efektif, efisien, serta bebas dari penyimpangan,” ujar Iwan.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan bimbingan teknis dan asistensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas APIP agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, independen, dan berintegritas. Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi di daerah.

Menurutnya, peningkatan kapabilitas APIP diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan internal pemerintah daerah sehingga mampu mendukung pencapaian tujuan pembangunan sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan maupun pelaksanaan program pemerintah. Dengan APIP yang semakin kuat, diharapkan kualitas belanja daerah dan pelayanan publik juga ikut meningkat.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo yang telah memberikan pendampingan, bimbingan teknis, serta asistensi kepada Inspektorat Kabupaten Pohuwato dalam upaya peningkatan kapabilitas APIP.

“Kehadiran dan dukungan BPKP tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengawasan intern serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Iwan menekankan, peningkatan kapasitas ini penting agar APIP mampu menjawab tantangan pengawasan yang semakin kompleks.

Selain itu, hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga Inspektorat Kabupaten Pohuwato mampu menjadi APIP yang semakin profesional, kredibel, serta memberikan nilai tambah bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tidak hanya berhenti pada tataran materi, namun benar-benar tercermin dalam perbaikan proses kerja dan rekomendasi pengawasan.

Terakhir, Wabup Iwan Adam menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato yang tidak berkesempatan menghadiri kegiatan ini karena masih mengikuti agenda di luar daerah. Untuk itu, Bupati memberikan mandat kepada dirinya untuk mewakili pemerintah daerah dalam membuka dan mengikuti rangkaian kegiatan bimtek dan asistensi peningkatan kapabilitas APIP tersebut.

Continue Reading

Advertorial

Di Tengah Tantangan Generasi Muda, Wali Kota Adhan Ajak Bangkitkan Lagi Semangat Kepramukaan

Published

on

Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menghadiri pelantikan pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Gorontalo yang berlangsung di Sanggar Bakti Pramuka Kota Gorontalo, Senin (09/03/2026). Pada kesempatan itu, Adhan hadir sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Gorontalo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Gerakan Pramuka tingkat nasional, pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gorontalo, serta para pengurus dan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di lingkungan Kota Gorontalo. Kehadiran unsur pusat, daerah, hingga cabang ini menegaskan kuatnya dukungan terhadap kebangkitan kembali aktivitas kepramukaan di daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Adhan menegaskan bahwa pelantikan pengurus Kwarcab Pramuka merupakan momentum penting untuk memperkuat peran organisasi kepramukaan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum untuk memantapkan organisasi serta membangkitkan kembali gairah kegiatan kepramukaan di Kota Gorontalo,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, tangguh, serta memiliki semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, penguatan kegiatan kepramukaan menjadi salah satu upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif era digital.

Menurut Adhan, nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan kepramukaan sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.

“Tujuan pendidikan kepramukaan adalah membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, memiliki kerja sama, taat hukum, dan disiplin. Hal ini menjadi modal penting bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berbakti kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Kwarcab Pramuka Kota Gorontalo yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu bekerja lebih solid dan inovatif, sehingga dapat semakin memacu perkembangan kegiatan kepramukaan di daerah tersebut.

Ia juga mendorong Kwarcab Pramuka Kota Gorontalo untuk segera mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda nasional Gerakan Pramuka, termasuk Jambore Nasional yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang di Cibubur. Keterlibatan aktif dalam kegiatan skala nasional dinilai penting untuk menambah wawasan dan pengalaman anggota Pramuka di daerah.

Selain itu, Kwartir Daerah Gorontalo juga akan mendorong penguatan pendataan anggota Pramuka melalui aplikasi digital “Ayo Pramuka”. Aplikasi ini merupakan program Kwartir Nasional yang dirancang untuk memperkuat sistem administrasi keanggotaan secara nasional, sehingga data anggota lebih tertib, akurat, dan mudah diakses.

Rangkaian kegiatan pelantikan pengurus Kwarcab Pramuka Kota Gorontalo kemudian dilanjutkan dengan launching Masjid Al-Adha 14. Peluncuran masjid ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan hari itu dan diharapkan dapat memperkuat aktivitas keagamaan sekaligus menjadi pusat pembinaan karakter bagi generasi muda, termasuk bagi para anggota Pramuka di Kota Gorontalo.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler