Connect with us

Politik

Pegang Prinsip Politik Silaturrahim, GERINDRA Melawat ke BKKBN

Published

on

GORONTALO – Pengurus DPD Partai Gerindra Gorontalo melakukan lawatan ke Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, (28/10/2022). Jl. Prof. Dr. Aloe Saboe, Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

Kedatangan ketua Elnino M.H Mohi bersama pengurusnya, disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Hartati Suleman.

Tidak Hanya di Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Kata Elnino pihaknya telah mendatangi sejumlah lembaga, diantaranya KPU Provinsi, Bawaslu. Kemudian akan meneruskan lawatan ini ke Polda Gorontalo, Korem, Kanwil Agama, BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo, termasuk juga Perwakilan Bank Indonesia.

Elnino menjelaskan kedatangan DPD Partai Gerindra Gorontalo ke sejumlah instansi pemerintahan untuk merawat komunikasi dan mempererat tali silaturahim. Menurutnya, politik silaturahim yang dilakukan Gerindra Gorontalo, dilakukan untuk menerima dan menghargai perbedaan.

Elnino yang baru saja dikukuhkan oleh Sekjend Ahmad Muzani sebagai ketua DPD Gerindra Gorontalo, menjelaskan langkah mereka, selain menjalankan program politik silaturahmi dengan seluruh elemen, ini juga sebagai sikap politik Gerindra yang selalu digaungkan.

“Jadi, garis besarnya tak lain, untuk mengontrol kader tidak berkonflik dengan yang lain, ataupun mengontrol kader kami supaya tidak diajak berkonflik oleh orang lain,” Ulas Elnino.

Selanjutnya, politik silaturahim ini dimaksudkan kata Elnino, untuk memahami situasi dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, “Intinya, kami inginkan kader menolong orang sebanyak mungkin,” Ujar Elnino.

Sementara itu, kedatangan Elnino bersama pengurus DPD di Perwakilan BKKBN Gorontalo, menurut dia, ada banyak hal penting yang harus diterima dari mereka terutama masalah data, pastinya BKKBN sendiri memiliki data yang real berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan.

“Jadi, politisi dan partai harus tahu biar mengerti pula jika bicara tentang negara atau daerah atau kepentingan masyarakat terutama kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai bicara tapi dia tidak mengerti keadaan,” Kata Elnino.

“Itulah alasan kami menjadikan BKKBN sebagai sesuatu yang sangat penting bagi partai dan meminta kesiapan untuk menjadi narasumber pada kegiatan kegiatan kajian yang dilakukan oleh Gerindra,” Tandasnya.

News

Prabowo Instruksikan Migrasi Gas ke Kompor Listrik Dipercepat

Published

on

NEWS – Di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026), sebuah langkah ambisius dirajut demi melepas jerat ketergantungan energi. Presiden Prabowo Subianto tegas menginstruksikan jajarannya, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, untuk memacu transisi dari elpiji ke kompor listrik. Manuver ini merupakan respons atas kerentanan fluktuasi harga migas global, sekaligus upaya meredam lonjakan impor yang kian membebani fiskal negara.

​Sinergi lintas kementerian pun dipantik agar migrasi energi ini tak sekadar wacana. Sebuah Satgas percepatan transisi yang dikoordinasikan Bahlil langsung dibentuk untuk eksekusi lapangan. Sementara itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi disiagakan guna meramu landasan riset perguruan tinggi. Mengonfirmasi mandat krusial tersebut, Menteri Brian Yuliarto menyatakan secara lugas, “Kita diminta (Presiden Prabowo) mempercepat bagaimana kompor listrik itu bisa menggantikan kompor dari elpiji,” tuturnya usai pertemuan.

​Desakan untuk beralih dari elpiji ini sejatinya lahir dari kalkulasi ekonomi yang mendesak. Melansir analisis dari berbagai media, pergeseran ini adalah langkah krusial untuk mereduksi triliunan rupiah uang negara yang terkuras oleh subsidi energi tahunan. Mewujudkan kemandirian ini ditargetkan tak memakan waktu lama. Sesuai tenggat waktu Presiden, revolusi energi dapur—yang juga diiringi percepatan PLTS dan motor listrik—harus terealisasi utuh paling lambat tiga hingga empat tahun ke depan.

Continue Reading

News

Fakta Terbaru, Tel Aviv Porak-poranda! Kesaksian Mengejutkan dari Mulut Politikus Inggris.

Published

on

Politikus Inggris, George Galloway, membongkar klaim mengejutkan terkait perang Iran melawan aliansi AS-Israel dalam podcast The Last Crusade, Senin (9/3/2026). Ia menyebut media Barat sengaja menutupi skala kehancuran yang sebenarnya.

Galloway mengeklaim pertahanan udara Israel telah lumpuh, membuat Tel Aviv hancur layaknya Gaza. Ia juga menuding data korban jiwa yang dirilis sangat tidak akurat.

“Tel Aviv itu sudah mirip seperti Gaza. Kenapa saya tahu, karena saya punya teman di sana,” ujarnya. “Mereka juga berbohong soal jumlah korban. Bagaimana mungkin dengan serangan seperti ini hanya ada enam korban tewas. Saya bertaruh, hampir lebih dari 1.000 korban sudah meninggal. Ini tidak akan bisa mereka sembunyikan selamanya,” tegas Galloway.

Galloway membantah tudingan AS bahwa rezim Ayatollah Ali Khamenei menewaskan 40.000 orang. Menurutnya, kegagalan AS memecah belah warga Iran pasca-gugurnya Khamenei membuat Donald Trump mencoba memanfaatkan kelompok Kurdistan.

“Kini Trump meminta Kurdistan yang maju untuk melawan,” kritik Galloway. “Masalahnya Kurdistan sudah bosan ditipu oleh Amerika. Jika keinginan itu diwujudkan maka sebagian wilayah Turki dan Irak akan dikorbankan untuk Kurdistan,” pungkasnya.

Laporan media internasional seperti Firstpost dan analisis Redline Observers pada Maret 2026 turut mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan rudal Israel mulai kewalahan menghadapi serangan asimetris Iran. Pakar geopolitik Seyed Mohammad Marandi mencatat bahwa aset strategis AS, termasuk kapal induk USS Gerald R. Ford, bahkan terpaksa menjauh dari zona bahaya untuk menghindari kerusakan fatal.

Continue Reading

News

Pukulan Telak! Iran Sukses Hancurkan Sistem Radar Rudal AS Senilai 4,7 Triliun di Yordania

Published

on

Konflik di Timur Tengah kian memanas. Amerika Serikat menelan kerugian besar setelah sistem radar pemandu rudal canggihnya yang bernilai 300 juta dolar AS (sekitar 4,7 triliun rupiah) hancur lebur akibat serangan Iran.

Berdasarkan laporan NDTV yang turut dikonfirmasi oleh pantauan citra satelit Bloomberg dan CNN, Iran sukses menghancurkan radar AN/TPY-2 di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Radar buatan RTX Corp ini adalah “mata” penentu bagi sistem pertahanan rudal canggih THAAD milik AS. Tanpa fungsinya, beban pencegatan rudal balistik kini jatuh sepenuhnya pada sistem Patriot, yang stok rudalnya dilaporkan makin menipis.

Menurut catatan Foundation for Defense of Democracies (FDD), serangan ke pangkalan tersebut terjadi secara beruntun. Menanggapi insiden ini, Ryan Brobst, pakar militer dari FDD menyatakan: “Jika berhasil, serangan Iran terhadap radar THAAD akan menandai salah satu serangan Iran yang paling sukses sejauh ini.” Meski begitu, ia menegaskan bahwa pertahanan AS belum sepenuhnya lumpuh, “Militer AS dan para mitranya memiliki radar lain yang dapat terus memberikan cakupan pertahanan udara dan rudal, mengurangi dampak hilangnya satu radar.”

Kerugian ini memukul telak Pentagon. Data Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan AS hanya mengoperasikan delapan unit THAAD di seluruh dunia. Pakar pertahanan rudal CSIS, Tom Karako, menyoroti betapa fatalnya kerusakan ini: “Ini adalah sumber daya strategis yang langka dan kehilangannya merupakan pukulan besar.” Karako juga menjelaskan tidak adanya armada pengganti, “Kekuatan delapan baterai masih di bawah persyaratan struktur kekuatan sebanyak sembilan yang ditetapkan pada tahun 2012, jadi tidak ada cadangan TPY-2 yang menganggur.”

Serangan di Yordania ini bukan satu-satunya kerugian AS. Laporan berbagai media internasional mencatat radar peringatan dini AS di Qatar juga sempat rusak oleh serangan Iran. Situasi krisis ini memaksa Gedung Putih segera memanggil para kontraktor pertahanan utama untuk mempercepat produksi rudal dan peralatan tempur pengganti.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler