Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Prof. Amir Halid : Buku “Mengayuh di Antara Gelombang” Miliki Pesan Moral

Published

on

Foto Istimewa Prof. Amir Halid pada diskusi buku “Mengayuh di Antara Gelombang” Miliki Pesan Moral

UNG – Buku “Mengayuh di Antara Gelombang” yang ditulis oleh Funco Tanipu dan Tarmizi Abas memiliki pesan moral. Hal ini disampaikan oleh Prof. Amir Halid pada diskusi buku tersebut yang diselenggarakan pada di Warkop Amal Gorontalo beberapa waktu lalu.

Amir mengatakan buku “Mengayuh di Antara Gelombang” adalah buku non-fiksi yang menceritakan dengan apa adanya aktivitas Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Eduart Wolok, ST., MT., selama memimpin Universitas Negeri Gorontalo.

“Pesan moral yang pertama adalah kata gelombang itu sendiri. Kata gelombang itu identik dengan ekonom kapitalis, karna dia selalu naik turun. Kapitalis berlaku dan dapat diterima saat ini. Lawan dari kapitalis adalah sosialis yang sudah tumbang. Ekonomi sosialis cenderung susah untuk kita terima karena tidak begitu menghargai hak-hak ekonomi orang lain, sehingga menurut saya buku ini cocok untuk mengambil narasi gelombang itu”, jelasnya.

Dari sisi kebaruan buku “Mengayuh di Antara Gelombang”, Amir mensejajarkannya dengan buku biografi mantan Rektor Universitas Hasanudin Prof. Ahmad Amirudin yang diingat sebagai peletak ekonomi modern bagi warga Sulawesi Selatan.

“Prof. Ahmad Amirudin yang memiliki three concept itu, pertama adalah kewilayahan komoditas yang juga diangkat oleh pak Eduart saat ini dengan isu kawasan Teluk Tomini, maka Sulawesi Selatan Sukses menjadi lumbung pangan bukan saja nasional bahkan Internasional. Mudah-mudahan inspirasi yang diangkat disini yaitu isu kawasan menjadi bagian dari pemikiran pak Eduart Wolok yang bisa kita lihat”.

Lebih lanjut Amir mengungkapkan Sekolah Desa yang digagas oleh Rektor UNG sangat bagus. Saat ini, isu-isu ekonomi perkotaan mengalami kejenuhan.

“Sekarang dikenal ‘common to common economy’ bagaimana menumbuhkan ekonomi dari desa dengan memilih beberapa keunggulan yang ada disana, dan itu orientasinya ekspor merupakan sesuatu yang sangat baik untuk dikembangkan sehingga isu tentang Sekolah Desa ini, bagaimana meningkatkan kapasitas mereka kepala desa dan seterusnya itu sangat penting untuk terus ditingkatkan”.

Amir berharap, buku “Mengayuh di Antara Gelombang” akan terus ditulis dan semakin dipertajam sehingga ke depan akan menjadi ide atau teori-teori baru yang bisa digunakan di Gorontalo, nasional dan internasional.[/responsivevoice]

Advertorial

Resmi Dimulai! 5.504 Peserta Berjuang Rebut Kursi PTN Lewat UTBK-SNBT 2026 di UNG

Published

on

UNG – Perjuangan ribuan calon mahasiswa untuk menembus gerbang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian kembali dimulai. Secara serentak di seluruh Indonesia, tahapan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 resmi digulirkan pada Selasa (21/4/2026).

Di Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali memegang amanah penuh sebagai pusat pelaksana ujian nasional tersebut. Tercatat, sebanyak 5.504 peserta akan berjuang keras di gelombang pertama ini demi mengamankan tiket menuju masa depan akademik mereka.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan UTBK di UNG akan berlangsung secara maraton selama enam hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 21 hingga 26 April 2026.

Pelaksanaan ujian setiap harinya dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan siang. Terpantau pada hari perdana pelaksanaannya, sebanyak 587 peserta telah memadati ruang-ruang ujian untuk menaklukkan soal-soal seleksi yang diujikan.

“Guna memastikan kenyamanan para peserta ujian serta meminimalisasi berbagai potensi kendala teknis, UNG telah melakukan persiapan yang sangat matang pada sektor sarana dan prasarana pendukung untuk enam hari ke depan,” ujar Prof. Hafidz.

Tak tanggung-tanggung, panitia lokal UNG telah menyiagakan 26 laboratorium komputer berteknologi canggih yang tersebar di dua titik, yakni Kampus Utama UNG di Kota Gorontalo dan Kampus Baru UNG di Kabupaten Bone Bolango. Seluruh laboratorium tersebut dipersenjatai dengan ratusan perangkat komputer berspesifikasi standar nasional yang didukung oleh koneksi internet mumpuni.

Menurut Prof. Hafidz, kepercayaan sebagai pusat penyelenggara UTBK-SNBT merupakan tanggung jawab besar bagi UNG dalam mendukung kelancaran proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di Indonesia. Amanah ini harus dijawab dengan tingkat kesiapan yang maksimal.

Oleh karena itu, UNG berkomitmen penuh untuk menyukseskan seluruh tahapan UTBK-SNBT 2026 agar dapat berjalan lancar, tertib, dan berintegritas sesuai dengan aturan yang ditetapkan pusat.

“Dengan persiapan yang komprehensif serta dukungan fasilitas yang memadai, UNG sangat optimistis pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Gorontalo dapat berlangsung sukses. Kami berkomitmen memberikan pengalaman ujian yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Bikin Bangga Gorontalo! Dosen UNG Novriyanto Napu Sukses Jadi Interpreter Sister City di Jepang

Published

on

UNG – Kiprah gemilang akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencuri perhatian di panggung internasional. Novriyanto Napu, M.AppLing., Ph.D., dosen Fakultas Sastra dan Budaya pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNG, sukses menunjukkan perannya sebagai duta bahasa dan budaya Indonesia melalui dua agenda strategis di Jepang sepanjang April 2026.

Keterlibatan penting pertama Novriyanto berlangsung pada 2 April 2026. Ia dipercaya mengemban tugas sebagai penerjemah lisan (interpreter) dalam prosesi penandatanganan kerja sama kota kembar (sister city) antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Izumisano, Osaka. Kegiatan diplomatik yang dihelat di Stargate Hotel tersebut menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, pariwisata, dan pertukaran budaya.

Dalam forum kenegaraan itu, Novriyanto tampil piawai menjembatani komunikasi lintas pemerintahan. Ia bertugas menerjemahkan pidato sambutan resmi dari wali kota secara langsung dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia. Kemampuan linguistik dan penguasaan bahasa Jepang yang mumpuni menjadi kunci keberhasilannya dalam memastikan setiap pesan diplomatik tersampaikan secara presisi, akurat, dan kontekstual.

Tak hanya berkontribusi dalam forum resmi pemerintahan, kiprah akademisi bergelar doktor ini berlanjut pada 16 April 2026. Novriyanto terjun langsung dalam program pendidikan masyarakat melalui kelas “English Conversation” yang difasilitasi oleh lembaga Izumisano Cross-Cultural Association. Kelas interaktif ini dirancang khusus bagi warga lokal Jepang yang berkeinginan meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris mereka untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam proses pengajaran, ia dihadapkan pada tantangan sosiokultural yang khas, yakni karakter peserta Jepang yang cenderung pasif dan kurang percaya diri saat berbicara bahasa asing. Namun, berkat pendekatan komunikatif dan metode pembelajaran yang menyenangkan (fun learning), suasana kelas berhasil disulap menjadi lebih hidup dan interaktif. Para peserta pun menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi saat berlatih merangkai kalimat-kalimat sederhana dalam bahasa Inggris.

Rangkaian pencapaian di Negeri Sakura ini sejatinya amat selaras dengan rekam jejak akademik Novriyanto sebagai seorang pakar linguistik terapan yang diakui. Lektor Kepala di UNG ini tercatat sukses merengkuh gelar doktor (Ph.D.) di bidang Applied Linguistics dari University of South Australia pada 2016, usai menyelesaikan studi magister di The University of Newcastle. Lebih prestisius lagi, ia juga pernah didapuk sebagai Research Fellow di University of Massachusetts Amherst, Amerika Serikat, pada tahun 2022.

Berbekal jam terbang mengajar, kemampuan multilingual yang mencakup bahasa Jepang, serta rekam jejak publikasi ilmiah bereputasi internasional, sosok Novriyanto terbukti sangat relevan dalam menjembatani komunikasi lintas budaya.

Dua kegiatan krusial yang sukses dijalankannya di Jepang ini tidak hanya mencerminkan tingginya kapasitas akademik individu, melainkan juga mempertegas peran strategis dosen UNG dalam mendukung diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di level global.

Continue Reading

Advertorial

Jangan Lengah! Pengawas UTBK 2026 UNG Diminta Waspadai Potensi Kecurangan Calon Mahasiswa

Published

on

UNG – Keberhasilan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2026 tidak terlepas dari peran krusial petugas pengawas ruang ujian. Terkait hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Abdul Hafidz Olii, M.Si., menegaskan pentingnya profesionalitas para pengawas dalam mengawal integritas seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Prof. Hafidz mengingatkan bahwa pengawas memegang peran kunci, bukan sekadar duduk memantau berjalannya ujian. Lebih dari itu, mereka bertugas memastikan setiap tahapan berlangsung ketat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Tanggung jawab besar berada di pundak para pengawas untuk menjamin ujian ini berjalan secara jujur, tertib, dan bersih dari segala bentuk pelanggaran aturan,” ungkapnya.

Tingkat kewaspadaan yang tinggi mutlak diperlukan selama proses seleksi berlangsung. Para pengawas dituntut jeli dan tidak memberikan toleransi terhadap berbagai modus kecurangan.

“Kewaspadaan ekstra sangat diperlukan untuk mencegah potensi kecurangan yang mungkin dilakukan oleh oknum peserta. Oleh karena itu, pengawas dituntut untuk selalu menjalankan tugas secara profesional, teliti, dan berani mengambil tindakan tegas jika di lapangan ditemukan indikasi pelanggaran,” tegas Prof. Hafidz.

Di sisi lain, ketegasan tersebut juga harus diimbangi dengan kemampuan manajerial ruangan. Pengawas memiliki andil besar dalam menciptakan atmosfer ujian yang kondusif. Lingkungan ruangan yang nyaman dan tenang diyakini dapat membantu calon mahasiswa lebih fokus dan optimal dalam menyelesaikan soal.

“Selain menjaga kedisiplinan ketat, pengawas juga harus mampu menghadirkan situasi yang membuat peserta merasa nyaman, sehingga mereka dapat mengikuti rangkaian ujian tanpa adanya tekanan psikis yang berlebihan,” tambahnya.

Pada akhirnya, kelancaran seluruh rangkaian penyelenggaraan UTBK-SNBT 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen sivitas akademika UNG. Kelancaran jalannya ujian, kata Hafidz, sekaligus menjadi bukti kesiapan ‘Kampus Kerakyatan’ tersebut dalam menjawab kepercayaan penuh yang diamanahkan oleh kementerian.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler