Advertorial
Riset Laboratorium Tembus Birokrasi: Aplikasi ‘LibQual Analyzer’ Karya PLP Teknik Industri UNG Resmi Diadopsi Pemprov
Published
3 weeks agoon
UNG – Kolaborasi taktis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah kembali membuahkan hasil nyata. Berlokasi di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyerahkan sekaligus mendemonstrasikan pengoperasian perangkat lunak LibQual Analyzer System v1.0. Aplikasi berbasis teknologi tepat guna ini merupakan hasil hilirisasi riset Laboratorium Simulasi dan Komputasi, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik UNG, Selasa (07/07/2026).
Aplikasi inovatif tersebut dikembangkan oleh Nurfaisal Harun, S.T., M.T., Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Ahli Pertama, berkolaborasi dengan dosen Teknik Industri UNG Idham H. Lahay, S.T., M.Sc., IPM. Sistem ini juga telah mengantongi perlindungan hukum resmi berupa sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk kategori Pemrograman Komputer.
Pengembangan aplikasi ini berawal dari kebutuhan riil mahasiswa di laboratorium. Dalam metodologi penelitian berbasis kuesioner, mahasiswa kerap terkendala pada fase pilot test—yakni pengujian 30 sampel awal untuk mengukur validitas serta reliabilitas instrumen sebelum pengumpulan data utama.
“Secara metodologi, fase pengujian instrumen ini wajib dilalui demi menjamin alat ukur penelitian valid secara statistik. Namun, kalkulasi manual yang rumit sering memakan waktu lama dan memperpanjang durasi penyelesaian studi mahasiswa,” jelas Nurfaisal.
Merespons kendala tersebut, Nurfaisal merancang LibQual Analyzer guna memangkas kerumitan prosedur teknis. Lewat otomatisasi pengolahan data primer, mahasiswa kini dapat menuntaskan fase uji instrumen secara presisi, terukur, dan jauh lebih cepat.
Langkah ini sekaligus merespons amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional PLP, khususnya pada sub-unsur pengembangan profesi poin III.D mengenai penemuan teknologi tepat guna di bidang pengelolaan laboratorium. Sistem berbasis spreadsheet cerdas ini secara otomatis memisahkan dimensi kualitas layanan berdasarkan parameter statistik parametrik, sehingga berfungsi sebagai alat pendukung keputusan (decision support system) yang objektif.
Pasca-pencatatan HKI, tim pengembang melangkah lebih jauh untuk mendiseminasikan inovasi ini ke luar lingkungan kampus, sekaligus mendukung pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU-5) UNG terkait pemanfaatan hasil riset oleh masyarakat dan instansi pemerintah. Momentum tersebut bertepatan dengan kebutuhan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo akan instrumen evaluasi dinamis guna mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) secara berkala—sebagaimana diwajibkan oleh regulasi pelayanan publik, Laporan Gubernur, Ombudsman RI, serta borang Akreditasi Perpustakaan.
Menjawab kebutuhan mitra daerah, Nurfaisal memperkaya sistem ini dengan fitur kalkulasi Customer Satisfaction Index (CSI). Integrasi metodologi ilmiah ini memberikan pijakan akademis yang akuntabel bagi dinas dalam mempertanggungjawabkan hasil evaluasi layanan kepada pemangku kepentingan.
Adopsi teknologi ini dilegalisasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) antara Fakultas Teknik UNG, Jurusan Teknik Industri, dan pihak dinas.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menyambut positif adopsi sistem ini. Ia menilai otomatisasi formula di dalam LibQual Analyzer v1.0 mampu mereduksi potensi human error dalam input data, sekaligus menyajikan rekapitulasi tingkat kepuasan masyarakat secara instan untuk kebutuhan standardisasi, pelaporan berkala, hingga akreditasi kelembagaan.
Keberhasilan serah terima ini mempertegas peran strategis laboratorium perguruan tinggi sebagai pusat penyedia solusi aplikatif bagi pembangunan daerah, sekaligus membuktikan efektivitas sinergi antara tenaga kependidikan, dosen, dan instansi pemerintah.
You may like
-
Penakluk Pembunuh Senyap: Peneliti UNG Sulap Rimpang Kunyit Jadi Minuman Effervescent
-
Raih Kualifikasi Tertinggi LAMEMBA dan LAMDIK: Dua Prodi FEB UNG Resmi Kantongi Akreditasi Unggul
-
Pemotong Rantai Keterlambatan Medis: Peneliti FK UNG Luncurkan Aplikasi Digital ‘Hallo Stroke’
-
Tembus Seleksi Ketat Kemenbud RI: Mahasiswa Sendratasik UNG Lolos Program Belajar Bersama Maestro 2026
-
Sasar 28 Desa di Kabupaten Gorontalo: Ratusan Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Resmi Dilepas
-
Sasar 28 Desa di Kabupaten Gorontalo: 448 Mahasiswa UNG Diterjunkan Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak
Advertorial
Penakluk Pembunuh Senyap: Peneliti UNG Sulap Rimpang Kunyit Jadi Minuman Effervescent
Published
6 days agoon
21/07/2026
UNG – Aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak kolesterol kerap dijuluki sebagai “pembunuh senyap” (silent killer). Kondisi ini menjadi pemicu utama serangan jantung dan stroke. Di tangan tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG), rimpang kunyit (Curcuma domestica) disulap menjadi sediaan minuman effervescent yang praktis, menyegarkan, serta efektif menekan kadar kolesterol.
Tim peneliti yang terdiri dari Zulkifli B. Pomalango, Mohamad Aprianto Paneo, Nasrun Pakaya, La Ode Aman, dan Ariani H. Hutuba ini berhasil mentransformasi citra kunyit yang semula identik dengan jamu pahit beraroma pekat menjadi minuman kesehatan modern berkarakter segar.
“Formulasi serbuk effervescent ini menghasilkan seduhan berwarna oranye cerah dengan aroma khas rimpang serta sentuhan rasa manis yang seimbang. Minuman ini dirancang agar nyaman dikonsumsi oleh masyarakat modern,” ungkap perwakilan tim peneliti, Zulkifli B. Pomalango.
Dari sisi farmasetika, produk ini telah memenuhi standar fisik sediaan obat yang ideal. Hasil uji organoleptik menunjukkan minuman effervescent kunyit memiliki derajat keasaman (pH) 5,9, waktu alir serbuk 14 detik, sudut repos 30°, serta waktu pelarutan instan selama 4 menit 20 detik.
Kekuatan utama sediaan ini bersumber dari curcumin, senyawa bioaktif utama dalam kunyit yang kaya antioksidan dan antiinflamasi. Melalui pemodelan molekuler (in silico) menggunakan perangkat lunak Autodock-vina, tim peneliti membuktikan bahwa curcumin memiliki afinitas ikatan yang kuat untuk menghambat penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah.
Efektivitas produk ini juga dibuktikan secara klinis (in vivo) pada hewan uji yang diinduksi kolesterol tinggi hingga mencapai tingkat hiperkolesterolemia 290 mg/dL. Pasca-pemberian dosis rutin sediaan effervescent kunyit, kadar kolesterol hewan uji turun drastis menjadi 165 mg/dL pada minggu pertama, lalu kembali menyentuh rentang normal 143 mg/dL pada minggu kedua.
Temuan ini membawa angin segar bagi pengembangan herbal terstandar di Indonesia. Sediaan effervescent kunyit tidak hanya menawarkan moda baru dalam menikmati bahan alam, melainkan juga berpotensi menjadi agen terapi komplementer alami untuk menjaga kesehatan kardiovaskular secara berkelanjutan.
“Formulasi ini membuktikan bahwa bahan alam lokal, jika diolah dengan sentuhan teknologi farmasi yang presisi, mampu menjadi instrumen ampuh dalam meredam ancaman penyakit degeneratif,” pungkas Zulkifli.
Melalui riset berkesinambungan ini, tim peneliti UNG optimistis dapat mendorong komersialisasi produk herbal lokal berbasis bukti ilmiah (evidence-based medicine) demi mendukung gaya hidup sehat masyarakat modern.
Advertorial
Raih Kualifikasi Tertinggi LAMEMBA dan LAMDIK: Dua Prodi FEB UNG Resmi Kantongi Akreditasi Unggul
Published
1 week agoon
19/07/2026
UNG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan pencapaian strategis dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Dua program studi (prodi) di lingkungan FEB UNG resmi menyabet predikat Akreditasi Unggul—jenjang kualifikasi tertinggi dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM)—dengan masa berlaku lima tahun.
Capaian pertama diraih oleh Prodi S1 Manajemen yang mengantongi predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 178/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026. Predikat ini berlaku efektif mulai 10 Juli 2026 hingga 10 Juli 2031.
Keberhasilan tersebut disusul oleh Prodi S1 Pendidikan Ekonomi yang juga meraih predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) melalui Surat Keputusan Nomor 1391/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2026, dengan masa berlaku 17 Juli 2026 hingga 16 Juli 2031.
Dekan FEB UNG Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si. menegaskan bahwa raihan ganda ini merupakan hasil nyata dari konsistensi seluruh civitas akademika dalam merawat budaya mutu (quality culture) yang berkelanjutan.
“Predikat Akreditasi Unggul pada Prodi S1 Manajemen dan S1 Pendidikan Ekonomi merupakan manifestasi dari kerja keras, komitmen, dan kolaborasi kolektif. Keberhasilan ini membuktikan kekuatan tata kelola pendidikan kami dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendongkrak daya saing lulusan di dunia kerja,” ujar Dr. Raflin.
Ia menambahkan, pengakuan dari LAMEMBA dan LAMDIK ini menjadi bahan bakar motivasi bagi FEB UNG untuk terus berinovasi, memperluas jejaring kemitraan strategis, serta mengadaptasi kurikulum berbasis perkembangan teknologi dan kebutuhan industri modern.
Di sisi lain, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNG Dr. Irawati Abdul, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa status Unggul ini dicapai melalui proses asesmen dan evaluasi lapangan yang ketat serta komprehensif.
“Pencapaian ini mengonfirmasi bahwa ekosistem akademik di FEB UNG telah beroperasi secara konsisten sesuai dengan standar nasional maupun internasional yang ditetapkan lembaga akreditasi,” terang Dr. Irawati.
Menurutnya, pencapaian dua prodi ini akan dijadikan tolok ukur (benchmark) bagi prodi lain di lingkungan FEB untuk mengeksalasi mutu kelembagaan.
“Ke depan, kami berfokus memperkuat sistem penjaminan mutu internal, merevisi kurikulum secara berkala, memacu penelitian dan pengabdian kolaboratif mahasiswa-dosen—termasuk riset berskala internasional—serta memodernisasi layanan akademik demi memperkokoh reputasi UNG sebagai kampus unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.
Advertorial
Pemotong Rantai Keterlambatan Medis: Peneliti FK UNG Luncurkan Aplikasi Digital ‘Hallo Stroke’
Published
1 week agoon
16/07/2026
UNG – Akses terhadap informasi dan layanan medis darurat kini berada dalam genggaman masyarakat. Komitmen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam melahirkan inovasi tepat guna kembali dibuktikan lewat peluncuran platform digital “Hallo Stroke”, sebuah aplikasi terpadu yang dirancang khusus untuk memangkas keterlambatan penanganan pasien stroke.
Inovasi yang diinisiasi oleh tim peneliti Fakultas Kedokteran (FK) UNG ini hadir sebagai media edukasi interaktif sekaligus jembatan layanan kesehatan. Fokus utamanya adalah membekali publik dengan kemampuan deteksi dini gejala stroke serta memberikan panduan penanganan medis yang cepat dan presisi.
Peneliti FK UNG Isman Yusuf memaparkan bahwa pengembangan Hallo Stroke didasari oleh tingginya angka mortalitas dan kecacatan akibat stroke yang kerap dipicu oleh minimnya literasi masyarakat terkait gejala awal (warning signs).
“Tingkat fatalitas stroke sangat bergantung pada golden period atau periode emas penanganan medis. Banyak kasus terlambat ditangani hanya karena keluarga pasien tidak mengenali gejala awal. Aplikasi Hallo Stroke kami hadirkan untuk memotong rantai keterlambatan tersebut,” ujar Isman.
Melalui platform berbasis situs web yang dapat diakses via laman hallostroke.org, masyarakat dapat memanfaatkan beragam fitur navigasi kesehatan. Layanan ini mencakup konsultasi medis bersama dokter, pemetaan langkah pertolongan pertama, panduan pencegahan melalui modifikasi gaya hidup, hingga direktori farmasi dan layanan rehabilitasi fisioterapi.
Sistem ini juga menyediakan kanal informasi ketersediaan ruang rawat inap di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan. Seluruh materi edukasi dikemas secara visual melalui artikel populer dan video animasi interaktif agar mudah dicerna oleh masyarakat awam.
“Aplikasi ini dirancang user-friendly. Pengguna cukup membukanya melalui peramban internet tanpa prosedur rumit, sehingga informasi dan bantuan medis dapat diakses secara instan saat kondisi darurat,” jelasnya.
Proses riset dan pengembangan Hallo Stroke menempuh perjalanan panjang selama dua tahun. Pengembangan ini mengusung pola kolaborasi internasional dan nasional yang melibatkan Monash University, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Guna memastikan keterjangkauan dan inklusivitas sistem, tim peneliti turut menggandeng organisasi kemasyarakatan serta komunitas disabilitas, seperti Yayasan Stroke Indonesia dan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Hadirnya Hallo Stroke mempertegas peran akademisi perguruan tinggi dalam merespons krisis kesehatan masyarakat melalui pendekatan teknologi terapan. Inovasi ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat kesadaran publik, menekan fatalitas serangan stroke, serta meminimalkan risiko kecacatan jangka panjang pada pasien.
Penakluk Pembunuh Senyap: Peneliti UNG Sulap Rimpang Kunyit Jadi Minuman Effervescent
Raih Kualifikasi Tertinggi LAMEMBA dan LAMDIK: Dua Prodi FEB UNG Resmi Kantongi Akreditasi Unggul
Fakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
GERINDRA; Sudalopo Bicara Politik, Yang Penting adalah Ente Berguna ke Berapa Orang?
Pemotong Rantai Keterlambatan Medis: Peneliti FK UNG Luncurkan Aplikasi Digital ‘Hallo Stroke’
Fakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
Diduga Tembus Rp1,3 Miliar: Skandal Penggelapan Dana Mahasiswa Guncang Kampus Universitas Gorontalo
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo Luncurkan “Manjonongki”, Aplikasi Karya Anak Daerah dari Riset Kampus
Sebut Tim Pemeriksa Masih Bekerja: Jawaban Diplomatis Rektor Universitas Gorontalo Soal Kisruh Keuangan
Sukses Cetak Rekor 13 Kali Beruntun: Pemkab Pohuwato Kembali Sabet Opini WTP dari BPK RI
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah3 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Daerah3 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
News3 months agoKronologi Kasus Toni Aji, Pembuat Website Desa Rp 5,7 Juta yang Jadi Terpidana Korupsi
-
Gorontalo3 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Advertorial3 months agoTotal Hadiah Rp60 Juta: Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 Resmi Dimulai
-
Gorontalo1 week agoFakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
-
Gorontalo3 months agoDari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026
-
Gorontalo3 months agoBukan Sekadar Hobi: Mods Mayday 2026 Jadi Simbol Kreativitas Anak Vespa Gorontalo