Connect with us

kabupaten pohuwato

Saipul Bersama Istri Bukber Bersama Masyarakat Desa Balayo

Published

on

POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama istri, Selvi Mbuinga Monoarfa melakukan buka puasa bersama dengan masyarakat Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Minggu, (16/4/2023).

Buka puasa di Masjid Nur Yaqin itu merupakan jadwal bagi Saipul Mbuinga bersama istri yang setiap bulan puasa dilakukan. Jadwal itupun berlaku sejak ia masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pohuwato.

Saipul Mbuinga menyampaikan, buka puasa seperti ini sudah menjadi rutinitas keluarga, bahkan sebelum menjabat sebagai bupati agenda buka puasa terus dilakukan.

“Alhamdulillah hingga saat ini kami masih berkesempatan melakukan buka puasa bersama warga yang ada di Desa Balayo khususnya,..”

“Kami pun sangat bangga masih diberikan kepercayaan oleh warga setempat melakukan buka puasa dan Alhamdulillah juga warga sekitar hadir bersama di masjid ini,” ungkap Saipul.

“Sekali lagi terima kasih banyak atas kebersamaannya hadir dan melakukan buka puasa bersama, dan insyaallah kedepan masih diberi umur yang panjang sehingga bisa bertemu lagi dengan bulan yang penuh rahmat, magfirah dan ampunan,” pungkas Bupati Saipul.

Advertorial

Kunjungan Bupati dan Kajari Pohuwato ke Keluarga Korban Tenggelam di Bendung Randangan

Published

on

POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, bersama Kajari Pohuwato, Dr. Arjuna Meghanada Wiritanaya, S.H., M.H, mengunjungi keluarga korban yang tenggelam di Bendung Randangan beberapa waktu lalu. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa duka dari pemerintah daerah kepada keluarga yang ditinggalkan, di tengah upaya pencarian yang masih berlangsung.

Kedatangan Bupati Pohuwato dan Kajari Pohuwato disambut oleh orang tua dan saudara korban di rumah kontrakan samping Kantor Desa Ayula, Kecamatan Randangan. Sejak dikabarkan hilang pada Senin, 8 Juli, anak ketujuh dari delapan bersaudara tersebut belum juga ditemukan. Wiranto Asi Sarwan, yang dilaporkan tenggelam saat bermain di sekitar bendungan, masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan Satpol PP.

Tim gabungan terus melakukan pencarian dari bendung hingga menyusuri sepanjang sungai sampai muara. Korban, anak pasangan Ratna Sude Maulo (50) dan Asi Sarwan (44), masih belum ditemukan, meski upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti.

Dalam kunjungannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. “Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa keluarga ini. Pemerintah daerah akan terus mendukung dan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pencarian ini,” ujar Bupati Saipul.

Bupati Saipul juga berharap keluarga korban tetap tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini. “Kami pun sangat berharap anak itu secepatnya ditemukan,” ungkap Saipul.

Bupati menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan pengawasan di sekitar area bendungan. “Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan, terutama di sekitar area bendungan yang memiliki potensi bahaya,” tambahnya.

Bupati Saipul juga mengingatkan orang tua untuk selalu mengontrol anak-anak mereka agar tidak bermain atau mandi di area bendungan yang berbahaya. Setelah mengunjungi keluarga korban, Bupati dan Kajari Pohuwato melanjutkan perjalanan ke Bendung Randangan untuk melihat dari dekat lokasi kejadian dan bertemu langsung dengan tim Basarnas dan BPBD yang tengah melakukan pencarian.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan moral bagi keluarga korban serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan, terutama di area berbahaya seperti bendungan. Pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait terus bekerja sama dan berdoa agar Wiranto Asi Sarwan dapat segera ditemukan.

Continue Reading

Gorontalo

Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato

Published

on

Foto Ilustrasi kantipurnetwork.com

POHUWATO – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu malam pukul 19:45 WITA. Kejadian ini melibatkan seorang remaja bernama Galang Polimengo (17) yang nekat menghabisi nyawa adiknya sendiri, Fadria Polimengo (16). Insiden tersebut terjadi tepatnya 500 meter dari MTS Negeri 1 Lemito.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan warga setempat, Mohamad Talawa (54), kepada Barakati.id, kejadian bermula ketika Galang bersama teman-temannya sedang nongkrong dan menenggak minuman keras di rumahnya. Setelah pukul 17:30 WITA, Galang mengantar teman-temannya pulang dan kembali ke rumah. Setibanya di rumah, Galang meminjam charger HP dari adiknya, Fadria, yang saat itu sedang tidur.

Penolakan dari Fadria yang merasa terganggu mengakibatkan adu mulut antara keduanya. Tersinggung dengan penolakan dan kata-kata adiknya, Galang langsung menyerang Fadria dengan brutal. Serangan dimulai dengan menggunakan toples yang dihempaskan ke wajah adiknya, dilanjutkan dengan menusukkan tombak ke pipi, dan puncaknya, menusukkan kunci motor ke bagian mata adiknya. Serangkaian aksi kekerasan ini membuat Fadria tersungkur bersimbah darah dan meregang nyawa di kamar tidurnya.

Pengakuan Pelaku dan Penyelidikan

Kapolsek Lemito, Iptu Budi Abd. Gani, membenarkan kejadian pembunuhan tersebut. Awalnya, Galang Polimengo belum mengakui perbuatannya. Namun, setelah polisi menemukan tombak dan kain bersimbah darah di gudang, Galang akhirnya mengaku pada pukul 03:30 WITA dini hari.

“Awalnya belum mengaku si pelaku, karena tubuhnya bersih dari darah, namun karena mendapati sejumlah barang bukti di Gudang, tombak, dan kain bersimbah darah akhirnya dia mengakui perbuatannya,” ujar Iptu Budi Abd. Gani.

Saat ini, Galang telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kondisi Keluarga Korban

Pantauan Barakati.id menunjukkan bahwa keluarga korban saat ini masih dalam keadaan terpukul dan belum bisa memberikan pernyataan apa pun terkait insiden yang menimpa keluarga mereka.

Insiden ini mengguncang masyarakat setempat dan menjadi pengingat akan pentingnya pengendalian emosi serta dampak buruk dari konsumsi minuman keras. Semoga proses hukum berjalan dengan adil dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Continue Reading

Advertorial

Bupati Pohuwato Melepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Bone Bolango dan Kota Gorontalo

Published

on

POHUWATO – Dalam rangkaian kegiatan peninjauan TPS 009 di RTH Lapangan Ormas Marisa, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, melepas bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Pelepasan bantuan ini turut disaksikan oleh Pj. Gubernur Gorontalo, Mohammad Rudy Salahuddin, Forkopimda Provinsi, Forkopimda Pohuwato, serta sejumlah pejabat Pemda Pohuwato.

Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo saat ini tengah dilanda bencana alam berupa longsor dan banjir. Untuk meringankan beban warga setempat, Pemda Pohuwato memberikan bantuan berupa bahan makanan seperti beras, supermi, telur, susu, air mineral, minyak goreng, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Bupati Saipul A. Mbuinga menekankan pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi bencana alam. “Kami memahami betapa sulitnya situasi yang dihadapi oleh saudara-saudara kita di Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat Pohuwato,” ujar Bupati.

Bupati Saipul berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana. “Ini adalah langkah pemerintah daerah dalam menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam dan membantu mereka dalam proses pemulihan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan insyaallah mereka diberi kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi ujian yang berat ini,” ungkap Saipul.

Selain bantuan logistik, Pemda Pohuwato juga mengirim tim Tagana beserta peralatan dapur umum yang akan bergabung membantu langsung di lokasi bencana di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan tidak hanya berupa materi, tetapi juga berupa tenaga dan dukungan langsung di lapangan.

Monitoring PSU oleh Bupati Saipul A. Mbuinga yang dilanjutkan dengan pelepasan bantuan kemanusiaan ini menunjukkan komitmen pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam menjaga integritas pemilu serta menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama warga Gorontalo yang terkena musibah. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif kepada masyarakat untuk terus mendukung proses demokrasi dan tanggap terhadap bencana dengan semangat gotong royong.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler