Connect with us

Advertorial

Soal Pelaksanaan MOMB Kampus, ini Kata Presiden BEM UNG Aldi Ibura

Published

on

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Rifaldy Ibura

UNG-Pelaksanaan Masa Orientasi Mahasiswa Baru atau MOMB di perguruan tinggi masih menjadi polemik apakah akan tetap dilaksanakan meski di tengah pandemik Covid-19 atau ditiadakan.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Rifaldy Ibura mengungkapkan, substansi dasar dari MOMB adalah terapan dan tidak bisa ditiadakan.

”Perihal kegiatan MOMB bukan persoalan berkumpulnya mahasiswa baru (Maba, red) di kampus ataupun kegiatan seremonial. Tetapi, bagaimana Maba akan dibentuk karakternya, penanaman nilai-nilai ideologis sebagai mahasiswa, serta kultur maba sewaktu di bangku sekolah, ketika masuk diperguruan tinggi, perlu di orientasikan,” kata Aldi

Dirinya menyadari bahwa pandemi covid-19 adalah hal yang urgen dan perlu diwaspadai. Namun bukan berarti MOMB harus tidak bisa dilaksanakan dengan mempertimbangkan protokol kesehatan.

Kalaupun misalnya, sambung dia, jika kegiatan MOMB dilaksanakan secara virtual, maka ada hal- hal yang perlu ditindak lanjuti, selanjutnya setelah kegiatan virtual. Yakni, penanaman ideologis.

“Kalau saya pribadi. Kenapa harus diadakan, karena memang tidak ada barometer yang mengukur sejauh ini, ketika tidak dilaksanakan MOMB ini, kultur dari pada mahasiswa ini bisa tertanam dengan sendirinya kepada para maba. Takutnya, ketika tidak ada pengadaan MOMB, kesan Maba hanya berpindah tempat, sekolahnya dulu di SMA masuk ke perguruan tinggi sama saja” tandasnya.

Advertorial

Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, Usulkan Dana Desa Bisa Gaji Honorer

Published

on

Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, ( Foto HUMAS)

UNG – Pengangkatan guru honorer di daerah ditetapkan oleh Surat Keputusan Gubernur, Bupati, Walikota atau Surat Keputusan Kepala Dinas dan Surat Keputusan Kepala sekolah.

Guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan Bupati atau Walikota digaji dengan dana APBD dengan kisaran satu juta per bulan dan gaji guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan berkisar dua juta rupiah per bulan.

“Ini menggambarkan terjadi perbedaan pendapatan antara guru honorer, di sisi lain tugas yang dituntut terhadap guru honorer ini sama”, ungkap Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok yang juga menjabat Ketua PGRI Prov. Gorontalo pada Forum Diskusi Denpasar 12, dengan tema Polemik Guru Honorer dan Tata Kelola Pendidikan Indonesia.

Eduart menambahkan bahwa salah satu jawaban untuk permasalahan-permasalahan ini adalah dengan menggunakan dana desa sebagai pembiayaan pengajar yang berasal dari warga tetapi tidak bisa dibiayai oleh APBN atau APBD.

“Dalam Permen Desa tentang SDGS Desa sudah dikemukakan oleh Menteri Desa, tinggal bagaimana merumuskan secara teknis pelaksanaanya,” terang Eduart.

Continue Reading

Advertorial

Anas Yusuf Targetkan PAD Dinas Kumperindag meningkat Di 2021

Published

on

Foto HUMAS

BOALEMO – Bupati Boalemo Anas Jusuf melakukan evaluasi Hasil Pendapatan Asli Daerah yang diterima Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan tahun 2020. Menurutnya target yang di berikan oleh Pemda Boalemo ke Dinas Kumperindag untuk memenuhi targetnya 720 juta rupiah pertahun, realisasinya hanya 500 Juta.

“Saya yakin masih ada upaya-upaya yang di lakukan untuk meningkatkan PAD ini, jangan menjadi alasan pandemi covid 19 menyebabkan penurunan PAD” Ujar Anas.

Anas membeberkan, untuk Kepala dinas Kumperindag dirinya menargetkan untuk periode 2021 harus memenuhi target 900 juta, dengan merubah pola penyetoran ke kas daerah

“mekanisme penyetorannya harus yang di dapat hari ini,di setor juga hari ini paling lambat besoknya, dengan catatan mekanismenya harus di atur, kemudian terbuka, masing-masing pendapatan harus di ketahui semua orang” Tegas Anas.

Dia juga menambahkan, akan mencari format yang pas, agar PAD yang diterima benar-benar di setorkan ke Kas Daerah.

“untuk itu saya berharap kepada Dinas Kumperindag, tahun ini agar dapat meningkat target PADnya, yang sudah saya tentukan dengan jumlah 900 juta rupiah”.

Continue Reading

Advertorial

Tetap Jaga Silaturahim, Marten Taha Serahkan Bantuan Ke Walikota Manado

Published

on

Walikota marten taha menyerahkan bantuan keapda Walikota Manado, (Foto Istimewa)


KOTA GORONTALO – Walikota Gorontalo Marten A. Taha menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Walikota Manado untuk korban bencana alam (21/1/2021).

Menurut Marten, Agenda yang dilakukan oleh pemerintah kota Gorontalo selain mempererat silaturahim dengan pemerintahan Kota Manado untuk mengetahui langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.

“Ketika kami mendengar Manado tertimpa musibah banjir dan tanah longsor, ada beberapa korban yang meninggal dunia, tadi dilaporkan ada enam orang, tentunya kami masyarakat Kota Gorontalo menyampaikan rasa bela sungkawa berduka” Jelas Marten.

Dirinya Juga Mengatakan, meskipun bantuan ini nilainya tidak seberapa, namun ini bukti rasa kepedulian dari masyarakat Gorontalo yang merasa bahwa mereka adalah bagian dari Manado juga.

“Atas musibah itu, kami dari Pemerintah dan Masyarakat Kota Gorontalo serta di ikuti Baznas Kota Gorontalo dan Bank SulutGo, menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang tekena Musibah” Marten.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler