kabupaten pohuwato
Tim Peneliti Kedaireka UNG Sulap Bahan Pangan Lokal Solusi Turunkan Stunting
Published
4 years agoon
POHUWATO – Tim peneliti Kedaireka, Universitas Negeri Gorontalo bekerjasama dengan BKKBN Pusat menyelenggarakan Workshop Desa EDU Digital pangan lokal bebas stunting di wilayah Kabupaten Pohuwato, Selasa (06/12/2022) bertempat di Marisa Echo Resort.
Workshop itu dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo, Kepala Tim Peneliti UNG, Prof. Dr. Margaretha Solang, M. Si, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, DR. Ir. Fikri Adam, Seluruh unsur Dinas terkait di Kabupaten Pohuwato, Rektor UMgo, UG, IAIN, Poltekes, Dan IKSAN.
Kepala Tim Peneliti UNG, Prof. Dr. Margaretha Solang mengatakan bahwa kegiatan yang dinisiasi oleh Matching Fund Kedaireka merupakan sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan untuk percepatan penurunan stunting menggunakan bahan pangan.
“Khususnya di Kabupaten Pohuwato kami menemukan olahan pangan stunting yang bervariasi dari kerang dara yang di olah menjadi bakso dan jagung pulo yang di olah susu fermentasi atau lebih dikenal sebagai yogurt,” terangnya.
Margaretha mengatakan bahwa hal ini didasari dari hasil riset yang menemukan bahwa kandungan dari kerang dara dan jagung pulo bisa memperbaiki nilai gizi pada Balita yang terkena stunting.
“Sebelumnya, kami sudah melakukan pengecekan darah kepada Balita stunting dan menemukan bahwa kadar FE Balita di Gorontalo yang terkena stunting itu mengalami penurunan, begitu juga kadar kalsium dan ionnya itu melebihi batas normal. olehnya, hal ini perlu ditanggulangi dengan pangan lokal tersebut,” jelasnya.
Margaretha berharap olahan pangan kerang dara dan jagung pulo dapat menjadi nutrisi tambahan bagi Balita yang terkena stunting.
Selain Workshop, Margaretha mengatakan bahwa pihaknya juga menggelar pelatihan cara pengolahan produk kerang dara dan jagung pulo kepada masyarakat umum khususnya ibu-ibu rumah tangga yang memiliki Balita.
“Dari pelatihan ini diharapkan para ibu-ibu dapat memiliki keterampilan, dari keterampilan ini bisa menjadi manfaat bagi ibu-ibu untuk meningkatkan perekonomian contohnya seperti membuat industri skala rumah tangga dan kami juga telah menyediakan sebuah website dimana dalam website tersebut terdapat edukasi tentang stunting, penanganan stunting, pangan lokal stunting, cara pengolahan dan pemasarannya,” pungkasnya.
You may like
-
ULTIMATUM! LABRAK Pohuwato Desak DPRD Gelar RDP Terkait Dugaan Perampasan Lahan Tambang
-
Polemik Memanas, Koordinator BGN Gorontalo Akhirnya Buka Suara Soal Bahan Lokal MBG
-
Malam Penuh Ampunan, Pemda Pohuwato Gelar Doa Bersama di Nisfu Syakban
-
Demi Layanan Lebih Baik! Saipul A. Mbuinga Ajukan Peningkatan RS Bumi Panua
-
Di Tengah Sinar Mentari, Bupati Saipul Memimpin Tabur Bunga Hari Pahlawan di Pohuwato
-
7 Camat Baru Resmi Menjabat: “Jika Tak Efektif, Bisa Kami Kembalikan,” Tegas Bupati
Advertorial
Gelar Ritual Lomayango: Wabup Iwan S. Adam Letakkan Batu Pertama Kantor Bupati Pohuwato
Published
2 days agoon
10/06/2026
Pohuwato – Proyek pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang baru resmi dimulai. Dimulainya konstruksi jantung pemerintahan Bumi Panua ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama pemangku lembaga adat setempat, Selasa (09/06/2026).
Prosesi peletakan batu pertama tersebut dikawal langsung oleh unsur tinggi adat, di antaranya Kadhi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu, Hakimu Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya, Bate Lo Pohuwato Asmad N. Tuna, serta Wuu Pohuwato Raman Pakilie. Keterlibatan para tokoh ini merupakan bagian dari sakralnya ritus adat Gorontalo yang mengiringi pembangunan fasilitas publik.
Rangkaian ritual adat telah bergulir sejak pagi hari pukul 06.00 WITA yang diawali dengan pelaksanaan ritual Lo Duoto (tahapan permohonan restu sebelum pengerjaan fisik). Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, puncak prosesi dilanjutkan dengan ritual Lomayango atau peletakan batu pertama sebagai simbol legitimasi dimulainya pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.
Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pohuwato Zulkifli Umar, Kabag Kesra Nakir Ismail, Kabag Umum Ramayani Nento, Camat Marisa Usman Bay, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta manajemen kontraktor pelaksana dari PT Cipta Adhi Guna.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pemangku adat yang telah mendedikasikan waktu demi mengarsiteki spiritualitas pembangunan gedung ini.
“Terima kasih kepada seluruh lembaga adat yang telah memimpin prosesi sakral ini sebagai bentuk doa kolektif agar pembangunan berjalan mulus. Begitu pula kepada pihak kontraktor dan konsultan pengawas yang kini telah siap bekerja di lapangan,” ujar Iwan.
Wabup Iwan menegaskan bahwa Pemkab Pohuwato menargetkan mega proyek ini rampung tepat waktu dalam durasi masa kontrak selama 217 hari kalender. Ia mewanti-wanti agar aspek kualitas material dan struktural tidak dikorbankan demi mengejar kecepatan durasi pengerjaan.
“Hasil pengerjaan yang presisi dan berkualitas tinggi tentu akan menentukan ketahanan jangka panjang gedung ini, yang nantinya kembali menjadi pusat komando pelayanan pemerintahan daerah,” jelasnya.
Iwan mengonfirmasi bahwa Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, sejatinya sangat berkeinginan hadir langsung dalam groundbreaking ini. Terlebih, sehari sebelumnya bupati bersama wabup telah melakukan inspeksi detail di lokasi guna memastikan kematangan persiapan teknis.
“Beliau sudah menginspeksi langsung kesiapan lokasi kemarin. Namun, karena pada waktu yang bersamaan hari ini ada agenda kedinasan lain yang tidak bisa ditunda, saya didelegasikan mandat untuk mewakili beliau melakukan peletakan batu pertama,” terangnya.
Lebih lanjut, Iwan mengingatkan jajaran PT Cipta Adhi Guna agar patuh pada cetak biru (blueprint) desain serta spesifikasi teknis yang tertuang dalam dokumen kontrak. Kantor bupati yang baru ini diproyeksikan tidak sekadar wadah administrasi birokrasi, melainkan representasi wajah kemajuan daerah yang akan diakses oleh masyarakat maupun tamu luar provinsi.
Kehadiran kantor definitif ini memang telah lama dinantikan setelah musibah kebakaran beberapa tahun lalu memaksa aparatur daerah berkantor sementara di gedung bersama. Jika sesuai estimasi, kantor bupati yang representatif ini ditargetkan siap ditempati pada akhir tahun 2026 demi mendongkrak efektivitas pelayanan publik.
Advertorial
Simbol Kebangkitan Bumi Panua: Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang Baru Resmi Dimulai
Published
3 days agoon
09/06/2026
Pohuwato – Lembaran baru sejarah tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pohuwato segera dimulai. Seluruh tahapan persiapan di lokasi proyek dinyatakan rampung dan siap memasuki prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) Kantor Bupati Pohuwato yang baru, Selasa (09/06/2026).
Guna memastikan seluruh kesiapan berjalan tanpa kendala, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam meninjau langsung area proyek infrastruktur tersebut pada Senin (08/06/2026).
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis klir sebelum alat berat dan pekerja konstruksi mulai bergerak. Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri oleh pihak kontraktor pelaksana yang memenangkan tender pembangunan fisik gedung dengan target durasi pengerjaan selama 217 hari kerja.
Hadir pula mendampingi bupati di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Zulkifli Umar, Plt. Kepala Dinas PUPR Mahyudin Ahmad beserta jajaran, Tim Ahli Bupati, serta Pemangku Adat (Bate) Pohuwato Asmad N. Tuna. Kehadiran kelembagaan adat ini krusial untuk menyelaraskan nilai-nilai filosofis kebudayaan daerah ke dalam rangkaian ritual peletakan batu pertama.
Lokasi pembangunan gedung pusat pemerintahan baru ini menempati area bekas Kantor Bupati Pohuwato yang hangus terbakar akibat kerusuhan massa pada September 2023 silam.
Di sela-sela peninjauan, Bupati Saipul menginstruksikan kepada dinas teknis dan kontraktor agar mendetailkan titik pemancangan batu, baik di area sudut maupun poros tengah bangunan dasar.
“Peletakan batu pertama ini adalah tiang pancang penting, terlebih untuk bangunan berskala besar yang menjadi jantung pemerintahan daerah. Di Gorontalo, khususnya Pohuwato, prosesi sakral seperti ini wajib melibatkan lembaga adat sebagai wujud penghormatan terhadap nilai budaya leluhur. Kita berserah diri agar pembangunan ini mendapat berkah, rahmat, dan pertolongan dari Allah SWT,” kata Bupati Saipul.
Bagi Saipul, pendirian kembali kantor bupati ini bukan sekadar urusan estetika fisik semata. Infrastruktur ini menjadi simbol kebangkitan roda pemerintahan dan pelayanan publik Bumi Panua setelah sempat hancur akibat musibah kebakaran beberapa tahun lalu.
Ia pun mengetuk hati seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pohuwato untuk menyertakan doa restu agar proyek berjalan aman, kondusif, dan rampung tepat waktu.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Pohuwato. Semoga gedung yang menjadi simbol daerah ini selesai sesuai jadwal, sehingga fungsi koordinasi dan pelayanan administrasi publik kembali berjalan representatif,” harapnya.
Lebih lanjut, Saipul mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas terealisasinya kucuran anggaran pembangunan yang telah diperjuangkan pasca-insiden September 2023.
“Alhamdulillah, perjuangan panjang jajaran pemerintah daerah untuk menjemput anggaran akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2026 ini, pembangunan dapat resmi direalisasikan. Insyaallah, besok kita saksikan bersama peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pengerjaan,” pungkasnya.
Advertorial
ISI KEKOSONGAN JABATAN: Sekda Definitif Cuti Haji, Achmad Jusuf Djuuna Terima SK Pj Sekda Pohuwato
Published
3 days agoon
09/06/2026
Pohuwato – Untuk menjamin roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan prima, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pohuwato kepada Achmad Jusuf Djuuna, Senin (08/06/2026).
Penyerahan SK bernomor T/4.1053/BKPSDM/133-VI tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Pohuwato. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pohuwato, Sutrisno Puluhulawa, bersama jajaran terkait.
Sebelumnya, Achmad Jusuf Djuuna telah dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Pohuwato. Seiring berakhirnya masa tugas sebagai Plh, pemerintah daerah bergerak cepat menetapkannya sebagai Penjabat Sekda guna memberikan legalitas kewenangan yang lebih kuat dalam memimpin birokrasi.
Mekanisme penunjukan ini telah mengantongi restu dari Pemerintah Provinsi lewat Surat Persetujuan Gubernur Gorontalo Nomor 800.1.3/BKPSDM/1063/V/2026 tertanggal 22 Mei 2026. Merujuk pada aturan tersebut, masa penugasan Pj Sekda dihitung mulai 3 Juni 2026 hingga Sekda definitif selesai menjalani cuti, dengan jangka waktu paling lama tiga bulan.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menjelaskan bahwa langkah taktis ini wajib dilakukan untuk menjaga stabilitas administrasi dan tata kelola pemerintahan. Pasalnya, Sekda definitif saat ini sedang mengambil hak cuti tahunan untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
“Penetapan Penjabat Sekretaris Daerah ini dilakukan agar pelaksanaan tugas pemerintahan, koordinasi antarperangkat daerah, serta pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan optimal. Karena itu, diperlukan pejabat yang memiliki kewenangan penuh untuk mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) selama Sekda definitif menjalankan ibadah haji,” urai Bupati Saipul.
Bupati Saipul juga menitipkan pesan agar Achmad Jusuf Djuuna mampu menjalankan mandat ini dengan integritas tinggi, profesionalitas, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral.
“Saya berharap Penjabat Sekretaris Daerah dapat melaksanakan tugas, wewenang, kewajiban, dan tanggung jawabnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bangun komunikasi yang solid dengan seluruh OPD agar program pembangunan tidak mandek dan pelayanan publik tetap maksimal,” harapnya.
Di akhir penyampaiannya, orang nomor satu di Bumi Panua ini mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pohuwato untuk tidak mengendurkan kedisiplinan, menjaga loyalitas, dan merapatkan barisan dalam menyukseskan program daerah.
“Momentum ini hendaknya menjadi penguat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga kebersamaan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Pohuwato,” kunci Bupati Saipul.
Hadirkan Tokoh Pers Nasional: Temu Jurnalis Gorontalo 2026 Siap Digelar Dua Hari
Tak Bisa Ngaji Tetap Sekolah: Ini Solusi Humanis Wali Kota Adhan Dambea untuk Calon Siswa SMP
Nyaris Setengah Miliar: Omzet Pedagang Street Food Jilid II Gorontalo Meledak dalam 3 Hari
Tembus Jurnal SINTA 2: Mahasiswa BK UNG Alwi Hasan Temukan Solusi Atasi Academic Burnout
Tembus Top 30 Global: Tiga Mahasiswi FEB UNG Siap Rebut Juara di Vietnam
Intimidasi Pekerja Pers: Petugas Merdeka Copper Gold Suruh Wartawan Lepas Baju
Target Standar Nasional: FOK UNG Matangkan Kesiapan Gedung OSCE Center untuk Ujian Apoteker
DUGAAN ARONGANSI: Warga Sebut Pani Gold Project Gunakan Senjata Laras Panjang Saat Penertiban
Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih
Kecaman Keras Pemred: Barakati.id Kutuk Dugaan Intimidasi Wartawan di Tambang Pohuwato
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah1 month agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo2 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo2 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Advertorial3 months agoAkhir Perjalanan Sang Mantan Perwira: Pohuwato Berduka
-
Daerah1 month agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo3 months agoHAM Dibahas, Lingkungan Rusak: Warga Palopo Hidup di Tengah Krisis Tambang Ilegal
-
Gorontalo2 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial2 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
