Connect with us

Gorontalo

Tim Resmob Polda Gorontalo, Ringkus Pelaku Penipuan Modus Pinjam Mobil

Published

on

Foto Istimewa

Polda Gorontalo-Bagi anda yang memiliki usaha rental mobil baiknya hati-hati dan waspada terhadap para peminjam atau penyewa. Pasalnya, kejahatan dan upaya penggelapan mobil milik anda bisa saja terjadi jika anda lengah.

Baru-baru ini Tim Resmob Polda Gorontalo berhasil mengamankan 1 orang tersangka dalam perkara tindak pidana Penipuan dan Penggelapan Mobil Rental.

Pelaku berinisial SO (29), diringkus Senin (24/8) kemarin. Ia merupakan warga Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. Alih-alih meminjam mobil rental kepada korban untuk dipakai, mobil tersebut justru digadaikan kepada orang lain.

Katim Resmob Polda Gorontalo, Ipda Sucipto Amboy menjelaskan, kronologis penangkapan berawal saat pelaku ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggelapan mobil rental. Sebelumnya, penyidik kata dia juga sudah dua kali memanggil tersangka akan tetapi pelaku tidak menghadiri dan mengindahkan panggilan penyidik.

“Maka di terbitkanlah surat perintah membawa kepada tersangka,” ungkap Sucipto.

Sucipto Amboy juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang didapatkan, Tim Resmob mendengar kabar bahwa tersangka sudah berada di Makassar Sulawesi selatan selama 1 Bulan sejak bulan februari 2020. Kemudian berpindah ke Pemalang Jawa Tengah selama 6 bulan dan berpindah lagi ke Bekasi Jakarta selama 1 bulan, kemudian kembali ke Makassar beberapa minggu. Dan pada bulan Agustus 2020, Tim resmob mendengar kabar bahwa tersangka sudah kembali ke Gorontalo.

Mendengar Informasi tersebut, Tim Resmob Polda Gorontalo melalukan pencarian terhadap tersangka di rumah keluarganya dan pada pukul 22.00 Wita.

“Dengan gerak cepat, Tim langsung menuju lapangan taruna dan melihat tersangka sedang menunggu seseorang di sekitar lapangan taruna, yang selanjutnya Tim membuntuti tersangka dan saat melintas di jln. Dua susun kota gorontalo, Tim memberhentikan sepeda motor yang dikendarai tersangka dan langsung mengamankan tersangka,” jelas Sucipto.

Lebih lanjut Ipda Sucipto menyebutkan, untuk saat ini tersangka di bawa ke Polda Gorontalo guna dilakukan penyelidikan/penyidikan lebih lanjut di Subdit 1 Ditreskrimum Polda Gorontalo.

“Diketahui tersangka sudah berapa kali melakukan perbuatan tersebut dengan modus yang sama dan memiliki laporan di beberapa Polres yakni Polres Gorontalo Kota Sebanyak 3 Laporan Polisi, Sus penggelapan mobil avanza pada tahun 2019, Sus Fidusia mobil honda Brio dan Sus penipuan uang sejumlah 130 juta. Kemudian di Polres Gorontalo, pelaku terdapat laporan dengan kasus penipuan uang sejumlah 50 juta dan tersangka pernah ditahan di Polres Gorontalo Kota tahun 2019 namun ditangguhkan penahanannya,” tutur Sucipto.

Gorontalo

Warganet Kaget! Ini Isi Menu Bergizi Gratis Senilai Rp15 Ribu

Published

on

Pohuwato – Heboh di media sosial! Warganet digemparkan dengan beredarnya video pembagian Menu Bergizi Gratis (MBG) — program pemerintah untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan, Selasa (24/02/2024).

Fenomena tersebut juga terjadi di Kabupaten Pohuwato. Dalam video berdurasi satu menit tiga puluh enam detik yang diunggah oleh akun Facebook Yanto Samarang, terlihat pembagian paket Menu Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa. Video itu dapat diakses melalui tautan https://www.facebook.com/share/v/1arfb2iAJ6/.

Dalam rekaman tersebut, Kepala Desa Suka Makmur, Badrun Iyone, memperlihatkan secara detail isi kantongan makanan bergizi yang berisi satu bungkus roti, tiga butir kurma, satu butir telur, dan satu buah pisang matang.

Unggahan itu langsung memancing beragam tanggapan dari warganet. Banyak pengguna media sosial menganggap isi menu MBG terlalu sederhana dan dinilai tidak sepadan dengan anggaran program yang disebut-sebut mencapai Rp15.000 per porsi. Sebagian bahkan memperkirakan biaya bahan makanan tersebut tidak mencapai Rp10.000.

Salah satu akun, HT, menulis estimasi harga bahan pangan yang ia hitung sendiri:
“1 buah pisang Rp3.750, 3 biji kurma Rp3.750, 1 butir telur Rp3.750, 1 bungkus roti Rp3.750. Total Rp15.000,” tulisnya dalam kolom komentar.

Sementara akun lain, SU, menanggapi dengan pendapat berbeda, “MBG dengan harga Rp15.000 itu roti satu, kurma tiga, telur satu, pisang satu. Kalau dikalkulasi, harganya tidak sampai Rp15.000.”

Menanggapi polemik yang berkembang, Erik Sigit Bangga, Koordinator Wilayah Program MBG Kabupaten Pohuwato, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa anggaran MBG sudah diatur secara rinci berdasarkan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Untuk bahan baku makanan, anggarannya berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebanyak Rp3.000 digunakan untuk biaya operasional seperti listrik, Wi-Fi, dan gaji relawan. Sedangkan Rp2.000 dialokasikan untuk insentif serta fasilitas dapur. Jadi total Rp15.000 per porsi itu sudah terbagi secara jelas,” terang Erik.

Ia menambahkan, pelaksanaan MBG di Pohuwato telah sesuai dengan ketentuan, di mana untuk siswa PAUD hingga kelas 3 SD dialokasikan Rp8.000 per porsi, sedangkan untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA Rp10.000 per porsi.

Dalam prosesnya, pihak pelaksana juga melibatkan ahli gizi, kepala SPPG, dan akuntan untuk memastikan setiap menu memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak.

“Kami memastikan menu memenuhi 30 persen dari kebutuhan gizi harian, atau setara dengan satu kali makan. Karena dalam sehari anak-anak makan tiga kali, maka program ini hanya mencukupi satu kali makan,” jelas Erik.

Terkait perbedaan menu sebelum dan selama Ramadan, Erik mengatakan perubahan dilakukan menyesuaikan waktu konsumsi. Sebelumnya, makanan disajikan dalam bentuk nasi lengkap dengan lauk pauk. Namun selama Ramadan, menunya disederhanakan menjadi menu berbuka yang ringan.

“Untuk Ramadan, kami membuat menu seperti takjil—ada kurma, telur rebus, roti, dan buah. Semua sudah dihitung oleh ahli gizi; karbohidrat dari roti, protein dari telur, gula alami dari kurma,” tuturnya.

Saat ditanya apakah terdapat perbedaan anggaran selama Ramadan, Erik menegaskan bahwa besaran anggaran tetap sama.
“Sama saja,” ujarnya singkat.

Continue Reading

Gorontalo

Namanya Dicatut Media, Wakil Dewan Pengawas KUD Dharma Tani Angkat Bicara

Published

on

Abd Rahman Murad || Foto isitimewa

Gorontalo – Abd Rahman Murad, Wakil Dewan Pengawas KUD Dharma Tani, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan di sejumlah media yang mencatut nama dan fotonya dalam isu hubungan kerja sama antara KUD Dharma Tani Marisa dan PT Merdeka Copper Gold.

Dalam pernyataannya, Abd Rahman Murad menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan informasi maupun keterangan apa pun kepada media terkait kerja sama antara KUD Dharma Tani dan perusahaan tersebut. Ia menilai penyebutan namanya dalam pemberitaan itu telah merugikan dirinya secara pribadi.

“Saya, Abd Rahman Murad, dengan ini menyatakan bahwa terkait pemberitaan yang telah disebarluaskan beberapa media tentang KUD Dharma Tani Marisa bersama Merdeka Copper Gold yang mencatut nama serta foto saya, saya secara pribadi merasa dirugikan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pertama, dirinya sama sekali tidak pernah menjadi narasumber, melakukan pemberitaan, ataupun memberikan informasi apa pun terkait hubungan kerja sama dan keberlangsungan antara KUD Dharma Tani bersama Merdeka Copper Gold.

Lebih lanjut, terkait pencatutan nama dan foto dalam pemberitaan tersebut, Abd Rahman kembali menegaskan bahwa hal itu sangat merugikan dirinya, baik dari sisi pribadi maupun profesional.

“Atas hal ini, saya akan menyurat secara langsung ke Dewan Pers untuk mempertanyakan media yang telah melakukan pencatutan nama dan foto saya. Saya juga akan mencari tahu siapa aktor di balik pemberitaan yang telah menyebarluaskan narasi dan opini yang tidak benar tersebut,” ujarnya.

Abd Rahman Murad dengan tegas menyatakan bahwa pemberitaan yang menyeret namanya adalah hoaks dan mengada-ada. Ia memastikan akan menempuh jalur hukum terhadap oknum yang telah melakukan pencatutan nama serta penyebaran informasi yang dinilainya tidak benar dan menyesatkan.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya akan melakukan proses pelaporan hukum terhadap pemberitaan yang dilakukan oleh oknum tersebut,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut demi keberimbangan informasi dan pemenuhan asas jurnalisme yang berimbang.

Continue Reading

Gorontalo

Tujuan Mulia Tersandung Kritik, MBG Gorontalo Ramai Dikeluhkan di Medsos

Published

on

Gorontalo – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo kini menjadi salah satu topik hangat yang banyak diperbincangkan publik selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Program yang sejatinya dirancang sebagai andalan pemerintah dalam pemenuhan gizi anak tersebut justru menuai beragam kritik dan kekecewaan dari berbagai kalangan.berita.

Sejumlah menu yang disajikan dalam program itu menjadi sorotan utama. Banyak pihak menilai, penyajian dan kualitas makanan tidak sejalan dengan standar dan mutu makanan bergizi yang sebelumnya disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional kepada masyarakat.gorontalo.

Koordinator Forum Pemuda Gorontalo, Zasmin Dalanggo, menegaskan perlunya perbaikan teknis secara menyeluruh dalam proses penyaluran dan penyajian Makan Bergizi Gratis di daerah. Ia menilai berbagai keluhan yang ramai disuarakan masyarakat melalui media sosial harus dijadikan bahan evaluasi serius oleh penyelenggara program di semua level.

“Harus ada perbaikan secara teknis dan berskala, baik dalam penyaluran maupun penyajian. Keluhan yang beredar di media sosial tidak boleh diabaikan. Ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas menu yang disajikan,” tegas Zasmin.

Tak hanya menyangkut kualitas menu, kritik juga diarahkan pada aspek distribusi. Zasmin menyoroti tidak adanya label informasi pada makanan yang dibagikan, sehingga masyarakat tidak mengetahui secara jelas kandungan gizi, tanggal produksi, maupun standar kelayakan konsumsi dari paket yang diterima.

Lebih lanjut, ia juga menyesalkan penggunaan bahan plastik sebagai wadah penyaluran makanan. Menurutnya, hal ini berpotensi menambah persoalan sampah plastik di Gorontalo, sementara di sisi lain pemerintah tengah mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

“Program nasional justru menggunakan wadah plastik, sementara pemerintah mengimbau pengurangan sampah plastik. Ini menjadi ironi dan harus segera dibenahi,” ungkapnya.

Zasmin mendesak agar segera dilakukan koordinasi dan evaluasi menyeluruh sebelum dampak negatifnya semakin meluas, baik dari sisi kualitas makanan maupun potensi peningkatan volume sampah plastik di daerah.bpmpprovsumut.

Ia juga meminta agar seluruh pihak terkait dilibatkan secara aktif, mulai dari pemerintah daerah, pelaksana teknis, hingga unsur masyarakat, baik dalam proses pengawasan maupun penyajian. Hal ini dinilai penting untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan awalnya sebagai program peningkatan gizi anak dan bukan sekadar formalitas penyaluran bantuan.berita.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk penyelenggara program dan Badan Gizi Nasional, untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut demi keberimbangan informasi.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler