Connect with us

Gorontalo

Turun di Pasar Sentral, Kapolda Gorontalo Bagikan Masker ke Warga

Published

on

Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr.M. Adnas,M.Si saat memakaikan masker ke pengunjung pasar

POLDA GORONTALO-Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr.M. Adnas,M.Si tiba-tiba muncul di pasar sentral Kota Gorontalo, Selasa (21/2) sekitar pukul 13.00 Wita. Ia mengimbau masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan sambil membagikan masker dan hand sanitizer.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian daerah Gorontalo tersebut di pasar sentral adalah sebagai keprihatinan atas meningkatnya jumlah masyarakat yang terdampak covid-19 di wilayah Provinsi Gorontalo. Hal tersebut diungkapkan saat di wawancara oleh beberapa media usai membagikan masker dan hand sanitizer.

“Hari ini, kita dari Polda Gorontalo merasa perihatin, adanya peningkatan jumlah masyarakat yang terdampak Covid-19, sehingga kita turun ke pasar, untuk mengingatkan masyarakat, memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan sekaligus membagikan masker dan juga hands sanitizer. Hands sanitizer yang kita bagikan merupakan hasil produksi Polda Gorontalo dibantu dari BPOM dan semua ini adalah untuk masyarakat agar terhindar dari penyebaran covid 19,”ujar Adnas.

Sebelumnya diketahui, berdasarkan hasil konferensi pers Gugus Tugas Provinsi Gorontalo pada Senin (20/7), menunjukkan jumlah positif Covid-19 di wilayah Gorontalo meningkat cukup signifikan. Ada 106 kasus baru dengan rincian jumlah positif Covid 19 sebanyak 538, sembuh 309, meninggal 27 dan dirawat 202. Meski jumlah pasien covid 19 yang sembuh bertambah, namun jumlah penyebarannya juga terus bertambah, salah satu penyebabnya adalah masyarakat tidak lagi memedomani protokol kesehatan, hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono,SIK.

“Kemarin di depan Polda kita laksanakan pendisiplinan masyarakat yang melintas di jalan, dan hasilnya ratusan warga terjaring karena tidak memakai masker, ini membuktikan tingkat disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan sudah mulai kendur, dan terbukti jumlah penyebaran covid19 di wilayah Propinsi Gorontalo terus meningkat,kondisi inilah yang membuat Kapolda prihatin hingga memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk kembali menggalakkan kegiatan pendisiplinan masyarakat, bahkan beliau siang tadi turun langsung ke pasar Sentral Gorontalo mengedukasi masyarakat sambil membagikan masker dan hands sanitizer, semua ini adalh wujud kepedulian bapak kapolda Gorontalo untuk keselamatan masyarakat agar terhindar dari penyebaran covid-19,”ujar Wahyu.

Gorontalo

Kapolda Salurkan 500 Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Korem 133/NWB

Published

on

POLDA GORONTQLO-Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr.M. Adnas, M.Si menyalurkan bantuan sebanyak 500 paket pelindung berupa Masker dan Hand Sanitizer kepada Korem 133/NWB Gorontalo, Senin (3/8). Penyerahan bantuan dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid 19 yang kian merebak di Gorontalo.

Bantuan diterima langsung Komandan Korem (Danrem) 133/NWB Brigjen C.zi Bagus Antonov Hardito.

Adapun 500 paket bantuan tersebut terdiri dari 300 buah Masker serta 200 Botol Hand Sanitizer hasil pabrikan Polda Gorontalo.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengharapkan agar Masker dan Hand Sanitizer tersebut dapat digunakan oleh seluruh anggota TNI dengan sebaik mungkin.

“Bantuan ini sebagai bentuk nyata perlawanan melawan Covid 19, dan diharapkan kita dapat Bersama sama saling mendukung dan bekerja sama pula dengan elemen masyarakat lainnya sehingga bisa saling bersinergi menekan penyebaran Virus Corona,” tutup Adnas. (D01751)

Continue Reading

Gorontalo

Stress Di-PHK, Bapak Tiga Anak di Kabgor Gantung Diri

Published

on

GORONTALO-Diduga tak mampu menanggung beban hidup dan tekanan ekonomi, seorang bapak 44 tahun di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, bunuh diri. Pria dengan nama lengkap Muhtar Latawa itu, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya, pada Rabu (29/7). Kabarnya, korban mengalami depresi akibat penyakit yang diderita tak kunjung sembuh. Korban juga menurut pengakuan sang istri MD, sempat alami stres karena sudah lama tidak lagi bekerja setelah diberhentikan dari pabrik karena sakit.

“Suami saya stres dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh dan tidak bisa bekerja. Dulu dia pernah bekerja di pabrik kelapa tapi karena sakit dia berhenti, dia juga pernah menderita struk,” kata Istri korban.

Jasad korban ditemukan pada 14.30 WITA. MD mengaku kaget melihat suaminya sudah menggantung diri di dapur rumah mereka. Dirinya kemudian langsung berteriak dan meminta tolong kepada warga.

Kapolsek Limboto Barat, Iptu Iwan Kapojos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurtnya usai ditemukan jenazah korban langsung dibawa ke Puskes Limboto Barat untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, pada tubuh jenazah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan hasil penelusuran informasi dari para warga sekitar, Kapolsek Limboto juga membenarkan bahwa korban memang mengalami depresi akibat kehilangan pekerjaan.
“Korban mengalami depresi, kita juga sudah cari info dan memang dari hasil penelusuran aktivitas korban beberapa hari sebelumnya, korban juga sempat melakukan percobaan bunuh diri di sungai,” ujar Kapolsek.

Continue Reading

Gorontalo

Kabur Pindah-pindah Tempat, Pelaku Pembunuhan Halte SMA Telaga, Diringkus Saat Petik Cengkeh di Tomohon

Published

on

Foto Ilustrasi manado.tribunnews.com

GORONTALO-Mungkin masih segar diingatan pembaca dengan kasus pembunuhan di Halte Bus depan SMA Telaga, Kabupaten Gorontalo pada bulan Agustus 2019 lalu. Sabtu (15/7) kemarin, salah satu tersangka yang telah dijadikan DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam kasus tersebut berhasil dibekuk Satreskrim Polres Gorontalo.

Tersangka berinisial JP alias Jopan. Ia merupakan satu dari sejumlah pelaku insiden penganiayaan yang mengakibatkan korban Raikel Hanafi, meninggal Dunia.

Menurut keterangan petugas, pencarian JP sempat mengalami kesulitan. Pasalnya, dalam pelariannya, ia berpindah-pindah tempat. Nanti pada Sabtu (25/7/2020) pagi lalu, tim Pandawa Reskrim Polres Gorontalo berhasil mengetahui tempat persembunyiannya di Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Aipda Roy D. Passa, SH menjelaskan, kronologis penangkapan bermula saat Team mendapat informasi bahwa ada seorang yang diduga DPO bersembunyi di wilayah Tomohon tepatnya di Kelurahan Tinoor.

Mendapat informasi tersebut, petugas lalu melakukan koordinasi dengan Team Resmob Polres Tomohon, dan pada pukul 17.30 wita, mereka langsung bergerak ke wilayah Tomohon guna melakukan penyelidikan. Di kelurahan Tinoor, JP atau Yopan, menurut Roy bekerja sebagai pemetik cengkeh.

“Usai melakukan penyelidikan, team berhasil membekuk Lk. Yopan pada Sabtu 25 Juli, yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor Merk Supra Warna Biru Kombinasi Grey, dengan berusaha untuk melarikan diri, namun usahanya tersebut dapat dicegat oleh Team Pandawa dan akhirnya JP alias Yopan dapat diamankan,” jelas Roy.

Yang bersangkutan kini diamankan di Mapolres Gorontalo, untuk dilakukan proses hukum lanjutan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler