Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

UPT TIK UNG Terus Berinovasi

Published

on

UNG akan terus mengoptimalkan upaya adaptasi teknologi dengan terus melakukan inovasi || Foto Istimewa

UNG – Kondisi pandemi saat ini Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memberikan terus memberikan pelayanan optimal tidak hanya di bidang akademik belajar mengajar, tetapi juga dalam proses berjalan teknologi administrasi di era pademi COVID-19 melalui inovasi bidang IT.

Kepala Unit Teknologi Informasi Komunikasi UNG, Salahudin Olii menyampaikan bahwa perkembangan digital dan di era pandemi, UNG terus berupaya melakukan inovasi digital. Inovasi bidang IT kali ini adalah dengan melakukan inovasi penerapan teknologi di bidang administrasi melalui Tanda Tangan Digital.

“Kami UNG melakukan penjajakan kerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik dalam pengembangannya,” ujar Salahudin Olii.

Tanda tangan tak bisa lepas dari aktivitas keseharian. Bagaimana tidak, tanda tangan memiliki fungsi penting sebagai bentuk legitimasi dan legalitas, membuktikan identitas.

Serta menjaga integritas dokumen, atau untuk melakukan koreksi pada dokumen sebagai bukti adanya perubahan tersebut.

Seiring dengan perkembangan teknologi, tanda tangan pun ikut mengalami perkembangan dan transformasi. Transformasi dari tanda tangan ini hadir dalam bentuk tanda tangan elektronik.

“Menggunakan tanda tangan elektronik memiliki banyak keuntungan, lebih efisien, lebih cepat, dan lebih ramah lingkungan,” imbuh Salahudin.

Sebagai lembaga pendidikan, UNG akan terus mengoptimalkan upaya adaptasi teknologi dengan terus melakukan inovasi-inovasi, terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang melanda dunia.

Advertorial

Sambut Maba di PKKMB 2026: Rektor UNG Eduart Wolok Minta Mahasiswa Syukuri Kesempatan Emas Kuliah

Published

on

UNG – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyapa langsung ribuan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam agenda Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Senin (10/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan sejumlah pesan strategis terkait kesiapan mental dan komitmen akademik di jenjang perguruan tinggi.

Prof. Eduart menegaskan bahwa kesempatan mengenyam pendidikan tinggi di UNG merupakan sebuah keistimewaan yang patut disyukuri. Pasalnya, dari puluhan ribu pendaftar, hanya sebagian kecil calon mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dan resmi menyandang status sebagai bagian dari keluarga besar Kampus Kerakyatan UNG.

“Cara terbaik menyyukuri kesempatan emas ini adalah dengan mengikuti seluruh rangkaian proses akademik secara sungguh-sungguh. Manfaatkan ruang ini untuk menimba ilmu, membentuk karakter, mengasah keterampilan, serta berkomitmen merampungkan studi tepat waktu,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, sistem pendidikan tinggi memiliki regulasi dan dinamika akademik yang ketat. Oleh sebab itu, setiap mahasiswa dituntut untuk disiplin mematuhi aturan lembaga serta konsisten menjalankan kewajiban pembelajarannya.

Prof. Eduart tidak menampik bahwa perjalanan menempuh gelar sarjana akan diwarnai oleh berbagai tantangan dan dinamika sosial. Namun, ia mengingatkan agar kendala yang dihadapi tidak dijadikan alasan untuk mundur.

“Perjalanan kuliah tidak selalu mulus, akan ada lika-liku dan dinamika yang harus dihadapi. Namun ingat, setiap tantangan yang berhasil dilalui akan menempa kalian menjadi pribadi yang lebih tangguh. Proses inilah yang menjadi bekal berharga untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat kelak,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Rektor mewanti-wanti mahasiswa baru agar segera beradaptasi dengan kultur belajar mandiri di perguruan tinggi. Adaptasi yang cepat dinilai menjadi kunci utama dalam meraih prestasi akademik yang memuaskan sekaligus lulus tepat waktu.

“Selamat memulai perjalanan di Kampus Kerakyatan UNG. Doa saya menyertai seluruh mahasiswa baru agar sukses menggapai cita-cita di universitas tercinta ini,” pungkas Prof. Eduart.

Continue Reading

Advertorial

Diikuti Maba dari 27 Provinsi: UNG Resmi Buka PKKMB 2026 Selama Lima Hari

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memberikan pembekalan komprehensif mengenai dinamika perguruan tinggi kepada ribuan mahasiswa baru melalui agenda Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang resmi dibuka pada Senin (10/8/2026).

Ketua Pelaksana PKKMB UNG, Zulkarnain Anu, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa PKKMB difungsikan sebagai wadah transisi guna mengenalkan sistem pendidikan tinggi, budaya akademik, norma kampus, hingga nilai-nilai dasar kemahasiswaan. Pembekalan ini menjadi fondasi awal pembinaan agar mahasiswa siap menjalani pembelajaran perguruan tinggi secara mandiri, aktif, kreatif, dan bertanggung jawab.

“PKKMB tahun ini diikuti oleh 5.166 mahasiswa baru yang berasal dari 27 provinsi di Indonesia. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 10 hingga 14 Agustus 2026,” papar Zulkarnain.

Zulkarnain menambahkan, teknis PKKMB diatur secara berjenjang mulai dari tingkat universitas hingga fakultas. Sepanjang pelaksanaan, para peserta dibekali materi-materi esensial yang menopang perjalanan akademik mereka di UNG.

“Materi pembekalan mencakup wawasan kebangsaan dan bela negara, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, adaptasi perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter, hingga muatan lokal berbasis kearifan kawan Kawasan Teluk Tomini,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan krusialnya keikutsertaan mahasiswa baru dalam seluruh tahapan PKKMB. Menurutnya, pemahaman yang diperoleh selama PKKMB menjadi modal utama adaptasi dari atmosfer sekolah menengah menuju dunia perkuliahan.

“Karakteristik kehidupan kampus sangat berbeda dengan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pembekalan khusus ini mutlak diperlukan agar mahasiswa baru mampu memahami kultur belajar, sistem akademik, serta dinamika kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang akan dijalani,” ujar Rektor.

Prof. Eduart berpesan agar seluruh peserta mengikuti PKKMB hingga tuntas. Momen ini menjadi peta jalan (roadmap) awal yang memberi gambaran utuh tentang bagaimana mahasiswa akan mengarungi perjalanan akademik dan membina diri selama empat tahun ke depan di Kampus Kerakyatan UNG.

Continue Reading

Advertorial

Sisihkan Puluhan Ribu Pendaftar: Rektor UNG Resmi Kukuhi 5.166 Mahasiswa Baru Tahun 2025/2026

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara resmi mengukuhkan 5.166 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan generasi muda terpilih yang tersebar di 11 fakultas tersebut sah menjadi bagian dari civitas akademika “Kampus Kerakyatan” UNG setelah mengikut ritual prosesi dalam Rapat Senat Terbuka.

Prosesi pengukuhan yang khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., dengan didampingi Ketua Senat Universitas, Prof. Dr. Femy Sahami, M.Si., serta jajaran pimpinan universitas lainnya.

Dalam pidato almamaternya, Prof. Eduart Wolok menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa ribuan peserta yang dikukuhkan merupakan talenta terbaik yang berhasil lolos setelah menyisihkan puluhan ribu pendaftar dari berbagai jalur seleksi nasional maupun mandiri.

“Nikmati dan jalani dinamika kehidupan akademik di kampus dengan penuh suka cita. Tujuan utama menempuh pendidikan di sini adalah memperkuat kompetensi serta kualitas diri agar kelak dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Rektor UNG.

Lebih lanjut, Prof. Eduart menegaskan bahwa menyandang status sebagai mahasiswa UNG bukan sebatas rutinitas kuliah harian. Status tersebut membawa amanah besar untuk terus mengasah potensi kepemimpinan, menanamkan kedisiplinan, serta menjaga ketekunan selama proses pembelajaran.

“Kesempatan emas mengecap pendidikan tinggi di UNG harus dimaksimalkan lewat kesungguhan belajar dan keaktifan berkarya. Ini penting demi mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di kancah global,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Rektor mendorong mahasiswa baru untuk segera beradaptasi dengan atmosfer kampus serta sistem akademik perguruan tinggi. Adaptasi yang cepat dinilai menjadi kunci utama agar mahasiswa mampu merampungkan studi tepat waktu dengan raihan prestasi yang membanggakan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler