Kota Gorontalo
Wali Kota Marten Taha Optimis Pembangunan Kota Gorontalo Akan Terarah
Published
5 years agoon
KOTA GORONTALO – Dalam rangka penyampaian rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban Kepala daerah tahun 2020 oleh DPRD kota Gorontalo ke pemerintah Kota Gorontalo.
Wali Kota Gorontalo mengatakan, sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan pemerintah no 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah merupakan laporan yang berisi informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran yang disampaikan oleh Kepala daerah.
Untuk itu Marten menginstruksikan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah untuk mendengarkan dengan cara seksama serta segera menindaklanjuti penyampaian rekomendasi DPRD kota Gorontalo atas LKPJ tahun 2020 untuk tidak terulang lagi dalam perencanaan perencanaan yang akan datang.
“Saya sangat berharap agar seluruh jajaran pemerintah kota Gorontalo untuk merubah mindset berfikir tentang pola perencanaan dan penganggaran sesuai dengan regulasi regulasi yang baru. Dengan mengetahui hal tersebut saya yakin dan optimis pembangunan kota Gorontalo akan terarah,” Ungkapnya, (3/5/2021).
Menurutnya, untuk melakukan hal itu tentunya kita semua baik pemerintah daerah maupun lembaga DPRD harus dalam satu frekuensi yang sama.
Diperlukan komitmen yang kuat serta konsistensi dalam pelaksanaan program kegiatan dan sub kegiatan yang dimuat dalam RKPD untuk menjadi acuan perencanaan penganggaran pelaksanaan program dan evaluasi.
Sementara kata Marten, Kebijakan refocusing anggaran tersebut kemudian berdampak pada skenario pembangunan sebagimana yang dituangkan dalam RKPD tahun 2020 yang merupakan periode tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2019-2024
“Kami menyadari dalam lkpj yang disampaikan terdapat beberapa indikator output yang tidak tercapai dan dalam rapat pembahasan pansus hal tersebut menjadi sorotan,” Terang Marten.
You may like
-
Berangkat Lengkap Pulang Utuh: Pemkot Gorontalo Sambut 264 Jemaah Haji Kloter 28
-
Tak Bisa Ngaji Tetap Sekolah: Ini Solusi Humanis Wali Kota Adhan Dambea untuk Calon Siswa SMP
-
Tangkal Arus Globalisasi: Sekda Ismail Madjid Ajak Anak SD Gorontalo Rawat Tradisi Lisan
-
Pangkas Jalur Birokrasi: Target Wali Kota Adhan Dambea Hadirkan Mal Pelayanan Publik di Pusat Kota
-
BUKAN ARTIS MEDSOS: Wali Kota Adhan Dambea Larang Keras ASN Live TikTok Saat Jam Kerja
-
Akar Kriminalitas: Wali Kota Gorontalo Sebut KDRT hingga Perkelahian Dipicu oleh Miras
Advertorial
Dua Tahun Berturut-turut: Wali Kota Adhan Dambea Terima 100 Mahasiswa KKN UGM di BLY
Published
3 hours agoon
24/06/2026
Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi menyambut kedatangan 100 mahasiswa dan 4 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026. Prosesi penerimaan delegasi akademis kampus berbasis Yogyakarta ini berlangsung khidmat di Gedung Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Senin (22/06/2026).
Ratusan intelektual muda tersebut dijadwalkan bakal berdiaspora untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di sejumlah lokus wilayah strategis, yang mencakup teritorial Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango (kawasan Bone Pantai), dan Kabupaten Gorontalo Utara.
Seremoni penerimaan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Indra Gobel, Sekretaris Daerah Ismail Madjid, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Dr. Deddy, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Harianto Saini. Turut hadir pula jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta lurah se-Kota Gorontalo.
Dalam sambutan resminya, Wali Kota Adhan Dambea melayangkan apresiasi tinggi kepada rektorat UGM yang kembali menetapkan Provinsi Gorontalo sebagai lokus pengabdian. Menurut Adhan, penetapan wilayah ini selama dua tahun berturut-turut—sejak 2025 hingga 2026—merupakan sebuah kehormatan geopolitik sekaligus peluang emas bagi daerah.
Adhan berharap, penetrasi program kerja dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia ini tidak hanya menyentuh aspek pembangunan fisik pedesaan semata. Lebih dari itu, kehadiran kontingen UGM ditargetkan mampu memicu lompatan motivasi dan membakar semangat generasi muda lokal agar berani merajut mimpi melanjutkan studi ke universitas klaster puncak nasional.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa UGM di Gorontalo harus menjadi stimulan psikologis bagi anak-anak daerah. Kami menaruh harapan besar agar pasca-program ini, semakin banyak putra-putri asli Gorontalo yang memiliki konfiden dan daya juang tinggi untuk menembus seleksi akademik di UGM,” tegas Wali Kota Adhan.
Politisi senior ini menggarisbawahi bahwa daerahnya tidak boleh sekadar diposisikan sebagai objek penonton atau laboratorium formalitas KKN semata. Substansi utama yang dikejar oleh pemerintah daerah adalah transfer pengetahuan, internalisasi nilai, serta dampak jangka panjang (long-term impact) terhadap eskalasi indeks pembangunan manusia (IPM).
“Jangan sampai daerah kita hanya dijadikan tempat KKN yang lewat begitu saja tanpa bekas. Poin krusialnya adalah bagaimana kehadiran mereka mentransfer inspirasi bagi anak-anak di desa-desa Gorontalo untuk terus belajar, mendulang prestasi, dan berani bersaing masuk ke jajaran kampus elite di Indonesia,” imbuhnya.
Melalui kemitraan KKN inklusif ini, Pemkot Gorontalo optimis dapat mengunci komitmen kolaboratif yang lebih solid antara klaster akademik dan birokrasi daerah. Sinergi ini diproyeksikan mampu mengurai berbagai problem sosial kemasyarakatan sekaligus mencetak cetak biru generasi muda daerah yang unggul dan berdaya saing global.
Advertorial
Nyaris Tembus Rp100 Juta: Dua Hari Street Food Kota Tua Gorontalo Bukukan Transaksi Fantastis
Published
5 hours agoon
23/06/2026
Kota Gorontalo – Di tengah absennya sektor industri manufaktur besar dan keterbatasan komoditas sumber daya alam (SDA), Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berhasil mengukuhkan diri sebagai tulang punggung utama stabilitas ekonomi di Kota Gorontalo. Sektor domestik ini terbukti ampuh menjaga daya beli masyarakat dan menopang laju pertumbuhan ekonomi daerah dari lini terbawah.
Potret ketangguhan ekonomi kerakyatan tersebut tercermin nyata dalam perhelatan Street Food Kota Tua Jilid III. Berdasarkan data rekapitulasi resmi dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, total omzet transaksi yang berhasil dibukukan hanya dalam kurun waktu dua hari pelaksanaan menembus angka fantastis, yakni sebesar Rp99,1 juta.
“Alhamdulillah, pendapatan para pelaku UMKM lokal selama dua hari perhelatan nyaris menyentuh angka Rp100 juta,” konfirmasi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo Muttakin Adam, Senin (22/06/2026).
Muttakin merinci bahwa stimulus finansial tersebut mengalir langsung ke kantong puluhan pelaku usaha yang menjajakan ragam kuliner makanan, minuman, hingga komoditas olahan rumahan (home industry). Efek domino (multiplier effect) dari perputaran uang ini tidak hanya menguntungkan para pedagang di lini depan, melainkan turut menggerakkan rantai pasok sektor penunjang lainnya yang terintegrasi.
Menariknya, akselerasi ekonomi ini terpusat di koridor historis Kota Tua Gorontalo. Jajaran bangunan cagar budaya yang menjadi saksi bisu peradaban kota kini diakomodasi sebagai ruang niaga estetik pasca-matahari terbenam. Kawasan yang dulunya pasif selepas petang perlahan menjelma menjadi episentrum baru interaksi sosial sekaligus generator ekonomi kreatif bagi warga Bumi Serambi Madinah.
Fenomena ini mempertegas struktur fundamental ekonomi Kota Gorontalo yang sangat bergantung pada sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) serta sektor jasa. Berbeda dengan daerah lain yang mengandalkan dana bagi hasil (DBH) sektor pertambangan, perkebunan skala makro, ataupun kawasan industri berat, roda ekonomi di Kota Gorontalo justru murni berputar dari denyut nadi usaha berbasis komunitas mikro.
Oleh karena itu, intervensi dan pembinaan terhadap pelaku UMKM terus menjadi program prioritas Pemerintah Kota Gorontalo di bawah nahkoda Wali Kota Adhan Dambea bersama Wakil Wali Kota Indra Gobel. Duet kepemimpinan ini menempatkan sektor usaha kecil sebagai benteng pertahanan ekonomi utama yang menjaga daya tahan domestik tetap stabil.
Kebijakan strategis tersebut lahir dari pembacaan objektif atas postur daerah yang mayoritas digerakkan oleh unit usaha rakyat—mulai dari sektor warung makan, kedai kopi, pedagang kaki lima (PKL), hingga industri rumahan. Seluruh klaster ini berkontribusi aktif dalam menekan angka pengangguran serta membuka lapangan kerja baru secara mandiri.
Lewat peluncuran agenda inklusif seperti festival Street Food, Pemkot Gorontalo berkomitmen memperluas ruang promosi dan memangkas jalur pemasaran bagi UMKM dengan mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung.
Capaian transaksi yang mendekati angka Rp100 juta dalam hitungan hari menjadi indikator sahih bahwa UMKM bukan sekadar sektor alternatif, melainkan fondasi utama perekonomian kota. Dari sudut-sudut klasik Kota Tua, denyut ekonomi rakyat dibuktikan tetap hidup dan produktif melalui lapak-lapak kecil yang konsisten melayani perputaran rupiah setiap malam.
Advertorial
Berangkat Lengkap Pulang Utuh: Pemkot Gorontalo Sambut 264 Jemaah Haji Kloter 28
Published
2 days agoon
22/06/2026
Kota Gorontalo – Suasana haru dan peluk rindu mewarnai kepulangan rombongan jemaah haji asal Kota Gorontalo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 28. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian rukun Islam kelima di Tanah Suci, sebanyak 264 jemaah akhirnya tiba kembali di bumi serambi madinah dan disambut hangat oleh otoritas Pemerintah Kota Gorontalo di Asrama Haji Gorontalo, Senin (22/06/2026).
Prosesi penyambutan resmi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Gorontalo Sukamto Mooduto yang hadir mewakili Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea.
Dalam sambutannya, Sukamto menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepulangan seluruh Dhuyufurrahman (tamu Allah) asal Kota Gorontalo ini dalam keadaan utuh dan sehat walafiat. Kondisi fisik yang tetap prima ini dinilai sebagai anugerah besar mengingat beratnya medan geografis, perbedaan cuaca ekstrem, serta padatnya fase ibadah fisik yang wajib dijalani selama berada di Arab Saudi.
“Alhamdulillah, jemaah haji Kota Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 28 ini berangkat dalam keadaan personel lengkap dan kembali ke daerah pun dalam jumlah yang utuh. Sebanyak 264 jemaah telah tiba dengan selamat dan seluruhnya dilaporkan dalam kondisi sehat,” ujar Sukamto Mooduto di sela-sela pemantauan jemaah.
Sukamto menambahkan, jajaran eksekutif Pemerintah Kota Gorontalo turut berbahagia menyambut kepulangan para jemaah. Keberhasilan menuntaskan rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air tanpa kendala medis berarti menjadi kebanggaan kolektif bagi pihak keluarga maupun masyarakat Kota Gorontalo secara luas.
Pemkot Gorontalo menaruh harapan besar agar ratusan jemaah yang baru tiba ini mampu meraih predikat haji mabrur. Esensi spiritual dan nilai-nilai kesalehan sosial yang diperoleh dari kota suci Makkah dan Madinah diharapkan dapat diimplementasikan secara konkret di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
“Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi figur teladan sekaligus oase penyejuk di tengah masyarakat. Mari terus rawat konsistensi ibadah, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai keislaman yang telah ditempa selama satu bulan lebih di sana,” tambahnya.
Penantian panjang selama lebih dari 40 hari berbuah manis saat tangis bahagia pecah di kawasan Asrama Haji Gorontalo. Ratusan sanak keluarga yang telah memadati area penjemputan sejak pagi hari langsung menyambut kedatangan jemaah dengan dekapan hangat penuh syukur.
Sebagai penutup informasi, Sukamto menegaskan bahwa agenda serah terima dan penerimaan jemaah haji secara formal oleh Pemerintah Kota Gorontalo dijadwalkan bakal digelar pada Rabu, 24 Juni 2026, terpusat di Gedung Bandhayo Lo Yiladia (BLY).
Dua Tahun Berturut-turut: Wali Kota Adhan Dambea Terima 100 Mahasiswa KKN UGM di BLY
Bergeser dari Evaluasi Rapor: Orang Tua Keluhkan Dana Pembangunan Saat Rapat di SMA 3 Gorontalalo
Nyaris Tembus Rp100 Juta: Dua Hari Street Food Kota Tua Gorontalo Bukukan Transaksi Fantastis
Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG
Tak Perlu Terbang ke Makassar: Menikmati Semangkuk Pallubasa Kaya Rempah di Kota Gorontalo
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
Studi Dermatologis : Mandi Setiap Hari Bisa Merusak Kulit. Cukup Mandi 3 Hari Sekali Saja
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah2 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
Advertorial3 months agoSentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi
