kabupaten pohuwato
Atlet Takraw Jelki Ladada Akan Dibangunkan Hunian Oleh Pemda Pohuwato
Published
4 years agoon
POHUWATO – Kini satu lagi atlet takraw asal Desa Molosipat Utara Kecamatan Popayato Barat, Jelki Ladada akan mendapat bantuan rumah dari pemerintah kabupaten pohuwato. Janji pembangunan rumah tersebut sebagaimana disampaikan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga ketika berkunjung ke orang tua Jelki Ladada, Selasa, (24/5/2022).
Dengan didampingi Anggota DPRD Pohuwato, Rizal Pasuma, Wawan Hatama dan sejumlah pimpinan OPD, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga diterima Rosmia Sabila Ibu kandung dari Jelki. Selain ingin melihat kondisi dari tempat tinggal pasutri dua anak tersebut yang pernah tinggal di pos penjagaan desa, juga melihat lahan yang pas untuk pembangunan rumah bagi peraih medali perunggu di Sea Games Vietnam.
Karena diketahui pada kompetisi pesta olahraga tahunan tingkat Asia Tenggara (Sea Games) Vietnam 2022, mahasiswa UNG itu berlaga pada cabang sepak takraw nomor beregu berpasangan dengan Abdul Halim Radju (alumni) dan berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia.
Bupati Saipul mengatakan bahwa pemda Pohuwato akan memberikan bantuan rumah untuk Jelki Ladada sebagai pengganti tempat tinggal mereka yang pernah menempati pos penjagaan.
Disampaikan bupati, pj. Gubenur memohonkan maaf kepada keluarga Jelki dan juga masyarakat Popayato serumpun terkait dengan belum sempatnya berkunjung ke Popayato karena padatnya kegiatan.
Karena setelah diterima adat mopotilolo, pak Gubernur hanya bisa meninjau rumah dari Silvana atlet taekwondo.
“Ia, pak gubernur memerintahkan saya berkunjung untuk melihat langsung kondisi rumah dari atlet takraw yang memperoleh medali perunggu di Vietnam pada Sea Games 2022. Pak gubernur menyampaikan tetap berkunjung ke tempat ini (popayato),” Terang bupati.
Menurut Bupati Saipul, pemda Pohuwato mengambil langkah cepat dan alhamdulillah mendapatkan solusi terhadap pembangunan rumah Jelki, pembangunannya insyaallah dipercepat.
“Ini adalah bentuk kepedulian pemda terhadap atlet-atlet daerah yang telah berkiprah secara nasional bahkan dunia yang menunjukkan prestasinya, dan ini harus ada apresiasi, ada penghargaan dari pemda untuk memperhatikan atlet-atlet yang berprestasi,” Kata Bupati Saipul.
You may like
-
Gelar Ritual Lomayango: Wabup Iwan S. Adam Letakkan Batu Pertama Kantor Bupati Pohuwato
-
Simbol Kebangkitan Bumi Panua: Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang Baru Resmi Dimulai
-
ISI KEKOSONGAN JABATAN: Sekda Definitif Cuti Haji, Achmad Jusuf Djuuna Terima SK Pj Sekda Pohuwato
-
AKSELERASI UCJ: Bupati Saipul Mbuinga Gandeng PT IGL dan PT BTL Proteksi 215 Pekerja Rentan
-
KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini
-
Redam Tensi Lingkar Tambang: Bupati Saipul Kumpulkan Manajemen PT PETS dan Perwakilan Penambang
Advertorial
Genjot Cetak Sawah 5.000 Hektare: Siasat Taktis Bupati Saipul Mbuinga Jawab Instruksi Presiden Prabowo
Published
9 hours agoon
24/06/2026
Pohuwato – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri langsung acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman GORR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/06/2026). Kehadiran Kepala Negara menjadi klimaks dari perhelatan akbar yang mempertemukan jutaan petani, nelayan, penyuluh, hingga pelaku industri agrobisnis dari seluruh penjuru nusantara.
Hajatan strategis ini turut dihadiri oleh delegasi pimpinan daerah, di antaranya Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam, Ketua TP-PKK Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, serta Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Risnawati Adam Ali. Kehadiran jajaran Pemkab Pohuwato tersebut menegaskan komitmen penuh daerah dalam menyokong stabilitas pangan makro.
Presiden Prabowo Subianto tiba di venue utama didampingi oleh barisan elit menteri Kabinet Merah Putih. Kedatangan rombongan presiden disambut hangat oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Di panggung kehormatan, tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor.
Sinergitas lintas sektor dalam mengawal kedaulatan pangan juga tecermin dari kehadiran Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum HKTI Sudaryono, Mendagri Tito Karnavian, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bahagia emosionalnya karena dapat kembali bernostalgia di tengah keluarga besar pejuang pangan Indonesia. Agenda PENAS XVII ini menorehkan catatan sejarah sebagai kehadiran perdana Prabowo dengan kapasitas resmi sebagai Presiden Republik Indonesia, setelah pada tahun-tahun sebelumnya aktif mengikuti agenda serupa saat memimpin organisasi petani nasional.
Presiden Prabowo juga melayangkan rasa syukur yang mendalam atas lompatan kurva produksi pangan domestik yang berhasil diakselerasi berkat dedikasi kolektif di sektor hulu.
“Saya merasa bersyukur karena kita kian dekat menuju swasembada pangan total. Produksi beras, jagung, dan berbagai komoditas pangan esensial terus merangkak naik, bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah bangsa. Ini adalah buah dari cucuran keringat saudara-saudara sekalian. Untuk itu, saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan rasa hormat terdalam kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia,” tegas Presiden Prabowo Subianto yang disambut gemuruh tepuk tangan peserta.
Kepala Negara menegaskan bahwa modernisasi sektor agraria dan maritim wajib diakselerasi melalui tiga pilar utama: eskalasi produktivitas lahan, implementasi teknologi mekanisasi modern, serta penguatan hilirisasi industri agar komoditas mentah mampu memberikan nilai tambah (value added) ekonomis yang lebih tinggi bagi kesejahteraan rakyat.
Ditemui pascaagenda, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga melayangkan apresiasi tinggi atas keputusan Presiden yang memilih Provinsi Gorontalo sebagai episentrum perhelatan PENAS XVII. Menurut Saipul, kehadiran langsung Kepala Negara menyuntikkan energi dan motivasi berlipat bagi daerah untuk memperkuat kedaulatan pangan regional.
“Alhamdulillah, PENAS XVII di Gorontalo sukses besar. Ini kebanggaan masif bagi bumi Gorontalo, khususnya Kabupaten Pohuwato. Sejak awal kami mendukung penuh dengan menerjunkan kontingen terbaik yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, hingga pelaku usaha lokal untuk menyerap ilmu dan teknologi baru selama rangkaian kegiatan,” ungkap Saipul.
Saipul menambahkan, Kabupaten Pohuwato siap menjawab instruksi Presiden dengan memaksimalkan seluruh potensi wilayah di sektor pertanian, kelautan, dan perkebunan. Saat ini, Pemkab Pohuwato tengah menggenjot proyek strategis cetak sawah baru seluas kurang lebih 5.000 hektare demi mengamankan pasokan beras daerah.
“Pohuwato saat ini memegang predikat sebagai lumbung jagung terbesar di Provinsi Gorontalo. Melalui perluasan cetak sawah 5.000 hektare dan topangan stimulus dari pemerintah pusat, kami optimistis Pohuwato mampu naik kelas menjadi pilar penyokong pangan utama di tingkat provinsi maupun nasional,” papar Saipul.
Menutup keterangannya, Saipul menegaskan komitmen tegak lurus jajarannya untuk memfasilitasi kebutuhan para petani dan nelayan di akar rumput melalui skema pendampingan intensif, penyediaan sarana produksi (saprodi) berkualitas, serta pembukaan akses pasar yang sehat. Langkah konkret ini diyakini mampu menyukseskan visi swasembada pangan nasional sekaligus menyejahterakan para aktor utama pembangunan di daerah.
kabupaten pohuwato
Gara-Gara Ular Naik Isolator: Gardu Induk Paguat Meledak, Lima Kecamatan di Pohuwato Padam Total
Published
3 days agoon
22/06/2026
Marisa – Misteri penyebab padamnya aliran listrik secara mendadak yang sempat melumpuhkan sebagian wilayah Kabupaten Pohuwato pada Minggu (21/06/2026) malam akhirnya terkuak. Manajemen PLN Marisa mengonfirmasi bahwa insiden mati lampu massal tersebut dipicu oleh gangguan eksternal yang tak terduga dari faktor alam (satwa liar).
Sebelumnya, interupsi daya total yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah kecamatan—mulai dari Paguat, Marisa, Duhiadaa, Randangan, hingga Taluditi—sempat memicu kepanikan minor. Gelap gulita yang terjadi seketika di malam hari itu membuat masyarakat berspekulasi dan mempertanyakan keandalan sistem distribusi gardu induk.
Setelah melakukan penelusuran taktis dan penyisiran komprehensif, pihak PLN Marisa mengungkapkan bahwa pemadaman tersebut dipicu oleh seekor ular. Satwa tersebut dilaporkan merayap naik dan menyentuh bagian isolator listrik sensitif, hingga memicu hubungan arus pendek (korsleting) parah dan mengakibatkan dentuman ledakan di kawasan Gardu Induk (GI) Paguat.
Pasca-ledakan mekanis tersebut, personel teknis lapangan PLN langsung disiagakan di lokasi kejadian. Tim ahli terus melakukan lokalisasi komponen, pengamanan sistem kelistrikan, serta memastikan sterilisasi seluruh jaringan utama dari potensi gangguan lanjutan agar kondisi benar-benar pulih secara aman.
Berkat gerak cepat dan tanggap darurat dari para petugas di lapangan, pasokan daya listrik di sebagian besar wilayah terdampak kini berangsur normal kembali. Kendati demikian, hingga berita ini diterbitkan, proses pemulihan (recovery) bertahap masih terus dipacu pada beberapa klaster perumahan warga yang jaringannya sempat mengalami kendala teknis paling berat.
Sebelum adanya rilis kepastian ini, pihak otoritas PLN Marisa memang telah menginstruksikan tim bersiaga penuh dan menerjunkan personel pemburu gangguan langsung ke GI Paguat guna memeriksa seluruh rangkaian transmisi. Awak media masih terus bersiaga memantau kondisi lapangan serta menunggu keterangan resmi lanjutan terkait penyelesaian total proses normalisasi listrik di Bumi Panua.
Gorontalo
Diguncang Dentuman Keras: Sebagian Wilayah Marisa Gelap Gulita Akibat Gangguan Listrik Mendadak
Published
3 days agoon
22/06/2026
Pohuwato – Suara dentuman keras yang disusul pemadaman listrik secara mendadak menggemparkan warga di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Minggu (21/06/2026) malam. Insiden tanpa pemberitahuan resmi dari otoritas penyedia daya ini langsung melumpuhkan aktivitas publik dan memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pemadaman total (blackout) terjadi secara simultan di sejumlah titik vital pusat ibu kota kabupaten. Kondisi gelap gulita yang terjadi seketika membuat kepanikan minor di kalangan warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah maupun pelaku usaha mikro.
Saat dikonfirmasi awak media, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Marisa Arida Hirawan membenarkan adanya gangguan struktural pada jaringan distribusi mereka. Ia menjelaskan bahwa indikasi awal interupsi daya ini dipicu oleh insiden ledakan teknis, meski titik koordinat pastinya masih diinvestigasi.
“Informasi sementara yang kami terima, memang ada indikasi ledakan pada sistem jaringan. Saat ini, personel teknis lapangan sudah diterjunkan dan sedang bergerak cepat menuju Gardu Induk (GI) untuk melakukan lokalisasi masalah serta pengecekan komprehensif,” terang Arida Hirawan via sambungan telepon.
Dampak dari gangguan sistemis tersebut, hampir sebagian besar wilayah pelayanan di Kecamatan Marisa dilaporkan lumpuh total dari pasokan listrik. Sektor jasa dan utilitas rumah tangga menjadi pihak yang paling terdampak atas insiden operasional pada malam hari ini.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN Marisa belum merilis pernyataan resmi terkait penyebab utama pemicu ledakan maupun estimasi waktu normalisasi aliran listrik (recovery time). Awak media masih terus bersiaga di lokasi dan menghimpun data terbaru guna menyajikan perkembangan informasi lanjutan kepada publik.
Penuhi Stan Tani Merdeka Indonesia: Antrean Warga Berburu Produk Organik Nyaris Tak Pernah Sepi
Genjot Cetak Sawah 5.000 Hektare: Siasat Taktis Bupati Saipul Mbuinga Jawab Instruksi Presiden Prabowo
Sebut Sudaryono Berkomitmen Penuh: Langkah Berani Sulyanto Pateda Dobrak Pintu Kementan
Disebut Mirip Pemenang Piala Citra: Kelakar Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda di PENAS Gorontalo
Tindak Lanjuti Rekomendasi Dewas: UNG Kebut Pemutakhiran Akun Belanja BLU 2026
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
Tembus Jurnal SINTA 2: Mahasiswa BK UNG Alwi Hasan Temukan Solusi Atasi Academic Burnout
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah2 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi
