Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Bupati Elly Lasut Beri Kuliah di FIS UNG

Published

on

UNG – Bupati Kepulauan Talaud Dr. dr. Elly Engelbert Lasut, M.E. menjadi pembicara pada Kuliah Tamu yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo pada Rabu, 17 Januari 2024 di Aula FIS UNG.

Dekan FIS UNG Dr. Zuchri Abdussamad, S,I,K, M.Si. dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangan Bupati Eli Lasut untuk menjadi pembicara pada kuliah tamu adalah untuk mengungkap bagaimana implementasi dan komunikasi kebijakan publik yang baik.

“Mari kita gunakan momen ini untuk sharing pendapat dengan Pak Bupati”, ajaknya kepada mahasiswa yang hadir.

Bupati Eli Lasut memaparkan bahwa saat ini, dunia sedang berada dalam posisi Revolusi Industri 4.0. Era dimana siapapun dituntut untuk memahami tentang interaksi yang didasari pada penggunaan IT. Hal tersebut menjadi fokus anak-anak muda di dunia dalam berinteraksi sehingga disibukan pada upaya untuk menguasai hal-hal itu.

“Kita kemudian dikejutkan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang mendeklarasikan bahwa saatnya dunia ini masuk pada Revolusi Industri 5.0. Orang-orang kembali mengingat apa yang menjadi hal-hal dasar dalam interaksi sesama manusia”, ujarnya.

Ia melanjutkan, Shinzo Abe mengemukakan bahwa dalam kemajuan teknologi yang pesat ternyata hal yang paling penting dan mendasar adalah soal karakter universal.

“Karakter universal itu antara lain adalah kejujuran, niat baik, membawa kabar-kabar yang baik, membawa hubungan-hubungan yang baik, saling mengasihi satu dengan yang lain, saling mengasihi satu dengan yang lain, dan saling menghormati”, jelasnya.

Ia menilai bahwa karakter universal menjadi dasar penting dalam melakukan interaksi.

“Ekspresi universal inilah yang mempersatukan perbedaan. Ketika mengekspresikan nilai-nilai individual, maka akan menemukan perbedaan, dan penolakan”.

Advertorial

Auditorium UNG Siap Jadi Titik Pengungsian Korban Banjir Gorontalo

Published

on

UNG – Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah dipersiapkan sebagai salah satu titik pengungsian bagi warga yang terdampak banjir di Gorontalo. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyatakan bahwa gedung auditorium ini dapat menampung hingga 1000 pengungsi dan dilengkapi dengan fasilitas dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para korban.

“Auditorium UNG dapat menampung sekitar 1000 pengungsi. Kami juga menyediakan fasilitas dapur umum,” ungkap Prof. Eduart Wolok.

Selain menyediakan tempat pengungsian, UNG juga telah membentuk Crisis Center for Flood and Landslide (Pusat Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor). Pusat penanggulangan bencana ini tidak hanya berfungsi selama bencana berlangsung tetapi juga dalam fase pemulihan pasca-bencana.

“Crisis Center UNG juga akan menyediakan pelayanan kesehatan bagi para korban terdampak banjir tersebut,” jelasnya.

Crisis Center UNG melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, teknik sipil, ilmu lingkungan, dan kesehatan, untuk memberikan penanganan yang komprehensif selama dan setelah bencana banjir. Hal ini menunjukkan komitmen UNG dalam memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.

“Anggota Crisis Center UNG juga terdiri dari dosen berbagai bidang ilmu selain ilmu kesehatan seperti psikologi, teknik sipil, ilmu lingkungan, dan lainnya yang dibutuhkan saat penanganan pasca banjir,” kata Rektor.

Dengan persiapan ini, diharapkan para korban banjir di Gorontalo dapat merasa aman dan terdukung selama masa pengungsian. Langkah-langkah ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Universitas Negeri Gorontalo berharap melalui upaya ini, dapat meringankan beban para korban banjir dan membantu mereka dalam proses pemulihan pasca-bencana. Semua pihak diimbau untuk terus saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi situasi darurat ini.

Continue Reading

Advertorial

Atlet UNG Raih Dua Medali pada Kejuaraan Nasional Petanque Antar Mahasiswa

Published

on

UNG – Prestasi gemilang berhasil diraih oleh para atlet dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam ajang Kejuaraan Nasional Petanque Antar Mahasiswa yang diselenggarakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 22-26 Mei 2024. Mahasiswa UNG sukses membawa pulang dua medali perunggu, masing-masing untuk kategori double women dan beregu putra.

Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Provinsi Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp. GK., mengungkapkan rasa bangga dan senangnya atas pencapaian tersebut. Keberhasilan meraih medali perunggu ini merupakan pencapaian awal yang membanggakan bagi para atlet petanque UNG dan menjadi kebanggaan tersendiri untuk Provinsi Gorontalo.

“Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa UNG tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang olahraga. Prestasi ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama universitas,” ujar Cecy.

Sebagai Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Cecy menambahkan bahwa raihan medali dalam Kejurnas Petanque mahasiswa ini menunjukkan eksistensi UNG di kancah nasional, serta membuktikan bahwa dalam olahraga petanque, UNG mampu bersaing dengan universitas-universitas lainnya di Indonesia.

“Prestasi ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi para atlet petanque UNG untuk meraih lebih banyak lagi prestasi di masa mendatang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan universitas, tetapi juga memacu semangat seluruh civitas akademika UNG untuk terus mengembangkan diri dalam berbagai bidang. Semangat dan dedikasi para atlet petanque UNG dalam meraih prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut serta mengukir prestasi di bidang olahraga maupun akademik.

Keberhasilan ini menandai babak baru dalam perkembangan olahraga petanque di UNG dan Provinsi Gorontalo, dengan harapan akan ada lebih banyak lagi prestasi yang diraih oleh para atlet muda di masa depan.

Continue Reading

Advertorial

FSB UNG Gelar Workshop untuk Tingkatkan Kapasitas Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi Ilmiah

Published

on

UNG -Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan Workshop Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi Ilmiah pada 16 Mei 2024 di Gedung FSB UNG. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen FSB UNG dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya.

Dekan FSB, Prof. Dra. Nonny Basalama, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa tujuan utama workshop ini adalah untuk mendorong dosen dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang dapat dipublikasikan di tingkat internasional. “Publikasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban ilmiah dosen sebagai ilmuwan serta sarana untuk memperkaya khasanah ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Prof. Nonny juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian visi UNG yang unggul dan berdaya saing. “Dengan publikasi ilmiah yang berkualitas, kita dapat berkontribusi dalam perbincangan ilmu pengetahuan global dan menunjukkan keunggulan UNG di kancah internasional,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman: Dr. Hasan Panigoro, Sekretaris LP2M UNG, yang membahas roadmap penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah UNG, serta Prof. Irwan Abdullah, Guru Besar UGM dan pendiri IAS Foundation, yang memberikan wawasan tentang publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional.

Dengan workshop ini, FSB UNG berharap dapat meningkatkan kompetensi dosen dalam menghasilkan penelitian dan publikasi berkualitas, serta memperkuat kontribusi UNG dalam bidang ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat di tingkat global.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler