Connect with us

kabupaten pohuwato

Bupati Respon Program Langit Biru PT Pertamina

Published

on

Foto HUMAS

POHUWATO – Upaya Pemerintah menciptakan udara yang bersih dan sehat dengan mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak yang lebih ramah lingkungan terus digaungkan, hal ini didukung dengan hadirnya Program langit biru oleh PT Pertamina.

Komitmen pihak pertamina terus mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM ramah lingkungan dan yang lebih berkualitas dalam meningkatkan performa kendaraan pun terus dilakukan.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menyambut baik program nasional pihak pertamina tersebut. Menurutnya, sebagai pemerintah daerah tentu saja hal ini perlu direspon positif, terlebih manfaatnya akan dirasakan oleh orang banyak.

“Selaku pemerintah daerah sangat mendukung dan mensuport program yang rencananya mulai Juni 2021,” Ungkap Bupati.

Sementara itu, Sales Branch Manager Rayon IV Sulutgo, Fadlan menjelaskan, program langit biru dari pertamina untuk mendukung kualitas udara yang lebih baik, karena saat ini premium dinilai efeknya tak sebaik pertalite, sehingga melalui program ini masyarakat akan di berikan edukasi beralih dari premium ke produk pertalite.

“Istilah di pertamina adalah pertalite khusus, tapi harganya sama dengan premium. Itu nanti ada potongan Rp. 1.400 bertahap selama dua bulan, naik 4 ratus nanti selama 6 bulan program ini berjalan,” Katanya, (25/5/2021).

Ia juga menambahkan, penerima BBM premium akan diperuntukkan untuk angkot kemudian roda tiga dan roda dua, sehingga diharapkan lebih tepat sasaran.

“Bentor, angkot ataupun roda dua itu mobilisasinya lebih cepat dan tanpa terkendala antriannya di SPBU,” Ujarnya.

Sementara Pohuwato nantinya berjalan mulai bulan Juni, dan saat ini pada Maret di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo hal serupa telah dilaksanakan.

“Untuk empat kabupaten lainnya di provinsi gorontalo rencananya bulan Juni, dan Alhamdulillah untuk Pohuwato mendapat dukungan dari bapak Bupati,” Jelasnya.

Advertorial

Soroti Angka Putus Sekolah! Kadisdik Pohuwato Gaungkan Program ‘Ayo Kembali ke Sekolah’

Published

on

Pohuwato – Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato menjadikan momentum pencanangan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 sebagai tonggak penguatan komitmen untuk memajukan sektor pendidikan daerah. Kegiatan yang berlangsung semarak ini digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Selasa (28/4/2026).

Acara pencanangan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, serta ribuan guru dan tenaga pendidik yang mewakili 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohammad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Forkopimda dan tingginya antusiasme para pahlawan tanpa tanda jasa dalam menyemarakkan kegiatan tersebut.

Selain seremoni, Arman turut memaparkan progres strategis pendidikan di Pohuwato. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja merampungkan salah satu tahapan krusial, yakni pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kami baru saja menyelesaikan tahapan ujian krusial di tingkat SD dan SMP, yaitu Tes Kemampuan Akademik. Tes ini menjadi instrumen penting untuk memetakan dan mengukur tingkat mutu siswa secara individual,” urai Arman.

Lebih lanjut ia menjelaskan, usai pelaksanaan Hardiknas, para siswa akan kembali bersiap menghadapi ujian asesmen jenjang akhir. “Jadi di sekolah saat ini ada dua tahapan ujian utama yang harus dilalui, yakni TKA dan asesmen jenjang akhir yang menjadi salah satu instrumen penentu kelulusan,” tambahnya.

Tak sekadar menyoroti evaluasi akademik, Arman juga secara terbuka menyoroti persoalan angka anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Pohuwato yang masih tergolong cukup tinggi.

Menyikapi hal tersebut, Kadis Pendidikan menginstruksikan seluruh tenaga pendidik untuk masif bergerak mendukung kampanye “Ayo Kembali ke Sekolah”. Program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut secara signifikan.

“Kami memohon dukungan penuh dari seluruh guru agar terus menggaungkan program ‘Ayo Kembali ke Sekolah’. Dengan begitu, jumlah anak yang tidak sekolah bisa semakin ditekan, dan Pohuwato siap mencetak sumber daya manusia unggul untuk membangun daerah serta bangsa ke depan,” tegasnya penuh harap.

Di tempat yang sama, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kemeriahan pencanangan Hardiknas yang digagas Dinas Pendidikan. Ia menilai kegiatan tahun ini terasa jauh lebih istimewa lantaran sukses menghimpun solidaritas para guru dari 13 kecamatan.

“Setiap tahun pelaksanaan Hardiknas di Pohuwato memang selalu berlangsung meriah. Namun hari ini menjadi bukti nyata kekuatan dan semangat bersama seluruh elemen dalam memajukan mutu pendidikan di daerah kita,” pungkas Bupati Saipul.

Sebagai informasi, rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Pohuwato ini masih akan terus bergulir dan ditutup dengan pelaksanaan upacara bendera sebagai acara puncak pada 2 Mei 2026 mendatang.

Continue Reading

Advertorial

Peringati Hari Otda ke-30, Bupati Pohuwato Soroti Keterbatasan Ruang Fiskal Daerah

Published

on

Pohuwato – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Senin (27/04/2026). Momentum bersejarah ini menjadi pengingat pentingnya memperkokoh komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima serta mewujudkan kemandirian fiskal.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Kegiatan khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Iwan S. Adam, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Iskandar Datau, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, pejabat fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pohuwato.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Saipul membacakan amanat tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Saipul menyoroti tema peringatan tahun ini, yakni “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini dinilai sarat akan makna kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal.

“Otonomi daerah merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Air,” ujar Bupati Saipul mengutip pesan Mendagri.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan besar Asta Cita dan kemajuan bangsa tidak akan tercapai tanpa adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Sinkronisasi ini harus dieksekusi melalui sejumlah langkah strategis.

Langkah-langkah tersebut meliputi integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome), inovasi digitalisasi, kolaborasi antardaerah, hingga fokus pada pemenuhan layanan dasar dan pengentasan ketimpangan.

Isu kemandirian fiskal juga menjadi sorotan tajam dalam peringatan ini. Bupati Saipul memaparkan bahwa kemandirian fiskal adalah pilar utama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Namun, realitanya masih banyak daerah yang terjebak dalam tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kondisi ini membuat ruang fiskal daerah menjadi sangat terbatas dan kurang fleksibel dalam merespons kebutuhan serta prioritas pembangunan yang bersifat lokal,” paparnya.

Meski demikian, otonomi daerah dinilai tetap menjadi jalan pembuka bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Oleh karena itu, keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional harus senantiasa dijaga dengan baik,” tambahnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Saipul mengajak seluruh elemen di Pohuwato untuk menjadikan capaian tiga dekade otonomi daerah ini sebagai batu loncatan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026. Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong bagi kita semua untuk mewujudkan Asta Cita. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai langkah kita semua,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Wajib Melek Digital! Wabup Pohuwato Instruksikan Seluruh ASN Bertransaksi Pakai QRIS

Published

on

Pohuwato – Transformasi digital di sektor keuangan daerah terus dipacu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato. Wakil Bupati (Wabup) Pohuwato, Iwan S. Adam, secara khusus menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan untuk menjadi pelopor pemanfaatan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam setiap transaksi keuangan.

Instruksi tegas tersebut disampaikan Wabup Iwan saat memimpin jalannya Apel Korpri tingkat Kabupaten Pohuwato yang digelar di halaman Kantor Bupati, Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, Iwan menegaskan bahwa penggunaan QRIS bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah langkah krusial dalam upaya mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan di daerah. Oleh karena itu, para abdi negara dituntut untuk tidak hanya sekadar paham teori, tetapi juga aktif mempraktikkan penggunaan QRIS, utamanya dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Sebagai abdi negara, ASN harus menjadi role model atau contoh nyata dalam penerapan digitalisasi ini. Mulai dari hal sederhana seperti bertransaksi menggunakan QRIS. Jika aparaturnya sudah terbiasa, masyarakat tentu akan ikut terdorong untuk beralih ke sistem pembayaran nontunai,” tegas Wabup Iwan di hadapan peserta apel.

Lebih lanjut, ia menjabarkan sederet keuntungan penerapan transaksi berbasis QRIS. Selain memberikan kemudahan, sistem ini menjamin proses transaksi yang jauh lebih cepat, aman, dan transparan. Dari sisi pemerintahan, ekosistem digital ini diyakini mampu mendongkrak peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lantaran seluruh pencatatan transaksi menjadi lebih akurat dan terintegrasi.

Tak berhenti pada imbauan penggunaan pribadi, Wabup Iwan juga mengajak seluruh ASN untuk mengambil peran proaktif dalam menyosialisasikan manfaat QRIS kepada masyarakat luas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Transformasi digital ini tidak akan bisa berjalan tanpa adanya dukungan dari semua pihak. ASN harus hadir sebagai pelopor, sekaligus agen perubahan dalam menuntun masyarakat menuju ekosistem ekonomi digital,” tambahnya penuh harap.

Sebagai informasi, Apel Korpri tersebut berlangsung secara tertib dan khidmat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Iskandar Datau, jajaran Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris OPD, para camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Pohuwato. Momen ini sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan disiplin, kinerja, dan kualitas pelayanan publik yang terintegrasi secara digital.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler