Connect with us

Bone Bolango

Diterjang Banjir, 3 Warga Bulango Utara Meninggal Dunia, Puluhan Rumah Rusak Parah

Published

on

Aparat TNI berlatih penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Bone Bolango | Foto Istimewa

Bone Bolango – Dua rumah di Desa Tapa dan Buidu Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango dilaporkan hanyut terseret banjir, 15 warga lainnya dilaporkan mengalami luka berat, 15 warga mengalami luka ringan, serta 3 warga meninggal dunia,  sementara ratusan warga lainnya masih berada di pengungsian.

Petugas yang diterjunkan ke lokasi bencana banjir langsung melakukan pertolongan, para Babinsa dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Basarnas langsung melakukan evakuasi warga yang menjadi korban banjir.

Pelatihan penanggulangan bencana banjir ini diikuti seluruh Babinsa, BPBD dan Basarnas | Foto Istimewa

Semua dilakukan dengan teliti dan teratur sesuai dengan standar operasional penanggulangan bencana. Sebagai wilayah yang rawan terkena bencana alam, semua aparat terutama babinsa yang ada di wilayah Gorontalo wajib mengetahui dan dilatih cara membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana alam, ungkap Letkol Allan Surya Lesmana, Dandim 1304 Gorontalo.

Pelatihan penanggulangan bencana yang digelar Korem 133 Nani Wartabone pada Jum’at 8 November 2019 ini dikhususkan bagi semua Babinsa di wilayah Gorontalo.

Latihan ini merupakan pembekalan bagi personil komando wilayah khususnya Babinsa dalam membantu penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah binaannya. “Sebagai negara yang rawan terjadi bencana, membuat semua elemen harus siap saat terjadi bencana, termasuk Babinsa”, ujar Letkol Allan Surya Lesmana, Dandim 1304 Gorontalo.

Dandim juga mengatakan, latihan ini sangat perlu bagi satuan komando, sebab sesuai amanat UU Nomor 34 tahun 2004  tentang TNI yakni melaksanakan TNI juga melakukan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Bentuk OMSP TNI diantaranya adalah membantu tugas pemerintahan di daerah, membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan serta membantu pencarian dan pertolongan.

Korem 133 Nani Wartabone dalam latihan penanggulangan korban banjir ini bekerjasama dengan BPBD, dan Basarnas Provinsi dan Kabupaten/Kota, mereka dilatih cara memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.

Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw dalam sambutan penutupan mengucapkan terima kasih kepada instansi terkait yang telah bersama menggelar latihan seperti ini.

Dirinya berharap, kedepan apabila terjadi bencana alam semua personil Babinsa dan aparat berwenang telah siap menghadapi musibah yang menimpa.

“kegiatan latihan ini telah berlangsung selama tiga hari yang diawali dengan teori singkat selama dua hari dan praktek lapangan yang berlangsung di Desa Tupa dan Buidu. Semoga ini bermanfaat buat seluruh personil” tutup Danrem.

Bone Bolango

Bukan Sekadar Pemasangan Garis Polisi: Polda Gorontalo Buru Pemilik Lubang dan Pengelola Rendaman PETI

Published

on

Gorontalo – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo mengambil tindakan tegas dengan memasang garis polisi (police line) di lokasi dugaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Batu Gergaji, Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (29/7/2026).

Operasi penertiban ini dipimpin oleh AKP Imam Ansyari Rambe bersama sembilan personel Ditreskrimsus, dengan sokongan (back-up) satu regu taktis Satbrimob Polda Gorontalo serta jajaran Satreskrim Polres Bone Bolango.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. melalui Dirreskrimsus Kombes Pol. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa pemasangan police line difokuskan pada lubang-lubang yang disinyalir aktif digunakan untuk penambangan ilegal. Selain itu, petugas menyisir dan menyelidiki lokasi penampungan serta rendaman pengolahan material emas di kawasan tersebut.

“Langkah penyegelan ini bertujuan untuk mendukung proses penegakan hukum secara tuntas terhadap praktik PETI di wilayah Kabupaten Bone Bolango,” tegas Kombes Pol. Maruly Pardede.

Dari hasil penyisiran di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti operasional, meliputi dua karung material batu galian, dua buah pipa karbon, tiga mata bor jet hammer, serta satu buah mangkuk plastik warna biru.

Selain menyegel lubang tambang dan mengamankan barang bukti material serta alat pengolahan, petugas turut menempelkan surat imbauan tertulis di sekitar area penambangan agar tidak ada lagi aktivitas ilegal yang berlangsung.

Kendati saat tim tiba di lokasi tidak ditemukan adanya aktivitas penambangan yang tengah berjalan, seluruh rangkaian kegiatan penyelidikan berlangsung aman, kondusif, dan tanpa hambatan.

Kombes Pol. Maruly menegaskan, Polda Gorontalo tidak akan berhenti pada tindakan penyegelan semata. Pihaknya kini tengah melakukan penelusuran mendalam terhadap pihak-pihak yang terafiliasi dengan aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Sebagai tindak lanjut, Ditreskrimsus Polda Gorontalo akan menelusuri seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemilik lubang tambang, para pekerja di lapangan, hingga pengelola tempat rendaman material,” pungkas Maruly.

Continue Reading

Bone Bolango

Belum Sempat Belajar, Dua Gedung SMPN 1 Batudaa Terbakar

Published

on

BONBOL – Kebakaran melanda kompleks SMP Negeri 1 Batudaa, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Insiden terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai, sehingga tidak ada siswa maupun guru yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Menurut informasi awal, proses pembelajaran di sekolah tersebut baru akan dimulai pukul 08.00 WITA, sehingga saat kebakaran terjadi, lingkungan sekolah masih relatif sepi dari aktivitas.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu bangunan sekolah. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan dua gedung utama, masing-masing terdiri dari satu bangunan ruang kelas dan satu bangunan kantor guru serta tata usaha.

Gedung pertama diketahui memiliki tiga ruang kelas, sementara gedung kedua mencakup ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil Kepala Sekolah, serta ruang Tata Usaha. Api yang berkobar hebat membuat sebagian besar isi ruangan tidak dapat diselamatkan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat rusaknya fasilitas dan dokumen penting sekolah. Tim pemadam kebakaran dibantu warga berhasil menjinakkan api setelah berjibaku selama lebih dari satu jam.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta menghitung total nilai kerugian.

Pihak sekolah memastikan bahwa langkah penanganan darurat sedang disiapkan, termasuk pengaturan ulang ruang kelas sementara agar kegiatan belajar mengajar siswa dapat kembali berjalan dalam waktu dekat.

Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari masyarakat Batudaa, mengingat sekolah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan unggulan di wilayah itu.

Continue Reading

Bone Bolango

Pemuda Bergerak: Karang Taruna Patriot Bilungala Kukuhkan Silaturahmi

Published

on

BONBOL – Kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Patriot Desa Bilungala berlangsung meriah pada Selasa (17/2/2026), di Lapangan Taruna Jaya, Desa Bilungala, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Agenda ini menjadi program rutin dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat pembinaan kepemudaan di wilayah tersebut.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femy Udoki, Anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango, Andris Makmur, beserta unsur Pemerintah Kecamatan Bonepantai, Kepala Desa Bilungala, tokoh adat, tokoh agama, dan para imam wilayah. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana kegiatan yang sarat makna kebersamaan.

Ketua Karang Taruna Desa Bilungala, Abdul Kadir K. Suleman, S.Pd.Gr, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan juga sarana memperkuat hubungan antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat.

Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan sosial bagi generasi muda agar terus berkontribusi aktif dalam pembangunan desa.

“Melalui Halal Bihalal ini, kami ingin meneguhkan semangat kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan membangun sinergi positif antarwarga maupun antarinstansi,” ujar Abdul Kadir.

Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan para tokoh undangan, doa bersama, dan ramah tamah. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti acara yang berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Semangat gotong royong dan persaudaraan terasa kuat di tengah kebersamaan warga Desa Bilungala dan wilayah sekitar.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler