Connect with us

News

Geger! Warga Desa Motolohu Ditemukan Tewas Gantung Diri

Published

on

Foto Istimewa

GORONTALO – Salah satu warga Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato ditemukan gantung diri di kediamannya dengan seutas senar pancing, Diketahui Korban, Husain Muko (28) yang berprofesi sebagai petani, (10/9/2022).

Informasi yang berhasil dirangkum awwk media, tewasnya korban diketahui oleh sang istri dan anaknya usai menghadiri undangan pesta di Desa Motolohu Selatan. Sesampainya di rumah sang istri mendapati rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Kemudian istri korban berinisiatif menyuruh anaknya yang berumur 6 tahun untuk memanjat lewat jendela dan masuk kedalam rumah untuk membukakan pintu.

Setelah pintu berhasil terbuka, istri korban masuk dan mendapati korban telah tergantung di ruang depan dengan terlilit oleh seutas senar pancing di bagian lehernya dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Sempat mengalami shock atas peristiwa ini, Sang istri kemudian bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randangan.

Mendengar laporan itu, Personil Polsek Randangan pun langsung bergegas menuju lokasi dan melakukan evakuasi mayat.

“Kronologi sementara, menurut keterangan dari sang istri, beliau (HM) pagi-pagi masih berada di rumahnya, namun tingkahnya sudah tidak seperti biasanya saat di ajak bicara, dia hanya diam-diam saja, setelah itu istrinya masih pergi ke pesta di Desa Motolohu Selatan, Kecamatan Randangan, namun kata sang istri hatinya sudah tidak tenang dan gelisah sehingga istrinya langsung bergegas pulang ke rumah, namun sesampainya dirumah suaminya sudah meninggal dengan posisi tergantung,” tutur Bripka Hengki.

Gorontalo

Guncang Subkultur Otomotif Lokal: Kolaborasi Epik 3Second dan Gorontalo All Scooterist di Rabu-Rabu Ngopi

Published

on

Gorontalo – Komitmen untuk merangkul subkultur lokal dan membangun ruang kolaborasi yang inklusif terus digerakkan oleh 3Second Gorontalo. Brand fashion terkemuka di tanah air ini menggandeng Gorontalo All Scooterist (GAS) dalam sebuah aktivasi kreatif bertajuk “Rabu-Rabu Ngopi” yang berlangsung intim, penuh keakraban, dan sarat semangat solidaritas di Kota Gorontalo.

Agenda komunal ini mempertemukan para pencinta skuter dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan klub, komunitas terstruktur, hingga para pembalap dan scooterist independen di Gorontalo. Di luar fungsi konvensionalnya sebagai ajang kongko, Rabu-Rabu Ngopi diarsiteki menjadi ruang silaturahmi makro untuk mempererat persaudaraan antar-penunggang besi kanan, sekaligus membuka peluang kerja sama dalam memproduksi kegiatan otomotif yang berdampak sosial positif bagi masyarakat.

Sambil menikmati seduhan kopi, para peserta lintas generasi ini saling bertukar pengalaman, membedah gagasan, serta berdiskusi mengenai isu-isu krusial seputar dunia roda dua. Mulai dari edukasi keselamatan berkendara (safety riding), penguatan kelembagaan komunitas, hingga optimalisasi peran scooterist dalam menyokong promosi pariwisata daerah menjadi topik hangat yang mengemuka.

Perwakilan 3Second Indonesia Gorontalo, Muhamad Imron, memaparkan bahwa sinergi bersama komunitas merupakan bagian dari strategi penetrasi pasar sekaligus komitmen brand untuk hadir lebih dekat dengan denyut nadi generasi muda dan pelaku kreatif di Gorontalo.

“Rabu-Rabu Ngopi merupakan bagian integral dari program 3Second Space, sebuah ekosistem kreatif yang kami sediakan untuk mempertemukan komunitas, grup kolektif, musisi, hingga pelaku UMKM lokal di Gorontalo. Lewat atmosfer santai ini, kami ingin mewadahi mereka untuk saling berbagi narasi, memamerkan karya, memperluas jejaring bisnis (networking), dan mengonstruksi kolaborasi baru,” urai Muhamad Imron.

Imron menambahkan, ruang terbuka ini tidak memiliki batasan kaku. Siapa saja diperbolehkan menggunakannya untuk memperkenalkan identitas komunitas, mempromosikan produk lokal, menampilkan pertunjukan musik akustik, hingga memantik ide-ide segar yang inspiratif.

“Dengan merawat semangat kolektif ini, kami berharap dapat ikut serta mempercepat pertumbuhan ekosistem kreatif sekaligus menstimulasi perputaran ekonomi lokal di Gorontalo,” tambahnya.

Di sisi lain, perwakilan dari Gorontalo All Scooterist, Bela, melayangkan apresiasi tinggi atas kepedulian dan ruang yang diberikan oleh 3Second Gorontalo terhadap eksistensi pencinta Vespa dan skuter di daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada 3Second Gorontalo yang jeli melihat potensi kami. Kegiatan kolaboratif seperti ini tidak hanya memperkuat tali persaudaraan internal sesama scooterist, tetapi juga menjadi etalase bagi publik bahwa komunitas skuter mampu memberikan kontribusi nyata yang terukur bagi masyarakat,” tutur Bela.

Suasana hangat dan cair mendominasi sepanjang jalannya acara. Para peserta tampak menikmati sesi diskusi interaktif, sesi dokumentasi bersama, hingga menyusun draf agenda bersama (timeline) untuk kegiatan bakti sosial yang akan dieksekusi dalam waktu dekat.

Melalui jalinan kemitraan ini, 3Second Gorontalo dan Gorontalo All Scooterist optimistis dapat memicu lahirnya gerakan-gerakan inspiratif baru yang mampu memperkokoh solidaritas pemuda serta memperkaya variasi industri kreatif otomotif di Provinsi Gorontalo.

Continue Reading

News

Disebut Mirip Pemenang Piala Citra: Kelakar Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda di PENAS Gorontalo

Published

on

News – Suasana kemeriahan mewarnai acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo. Momentum tersebut eskalatif ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyapa secara khusus Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam pidato sambutan resminya, Rabu (24/06/2026).

Insiden menarik itu bermula saat Kepala Negara melakukan prosesi sapaan formal kepada sejumlah kepala daerah yang memadati podium kehormatan. Namun, begitu nama Sherly Tjoanda diucapkan oleh Presiden, gemuruh sorak-sorai dan riuh tepuk tangan dari ribuan pasang mata penonton spontan memuncak, terasa jauh lebih kontras dan bising dibandingkan momentum penyebutan gubernur dari wilayah lain.

“Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda,” ucap Presiden Prabowo Subianto di hadapan lautan peserta dan tamu undangan nasional.

Gelombang respons publik yang begitu masif ini dipicu oleh tingginya atensi masyarakat Gorontalo yang sebelumnya telah mengendus informasi mengenai kedatangan srikandi pemimpin Maluku Utara tersebut. Resonansi tepuk tangan yang menggema panjang di area utama venue PENAS bertransformasi menjadi representasi sambutan hangat warga lokal terhadap figur kepala daerah yang tengah menjadi buah bibir nasional itu.

Melihat antusiasme massa yang begitu meluap, Presiden Prabowo Subianto langsung merespons situasi panggung dengan menyelipkan kelakar taktis khasnya.

“Seperti pemenang Piala Citra ya,” seloroh Presiden Prabowo yang seketika memantik tawa renyah dari seluruh hadirin, sekaligus mencairkan formalitas protokoler kenegaraan.

Agenda puncak PENAS XVII tahun ini bertindak sebagai episentrum konsolidasi akbar bagi jutaan petani, nelayan, pelaku industri agrobisnis, hingga para pemangku kebijakan lintas sektor dari Sabang sampai Merauke. Selain Sherly Tjoanda, hajatan strategis ini turut dihadiri barisan elit daerah seperti Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Utara, hingga Gubernur Maluku.

Kehadiran jajaran gubernur pendamping bersama Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari komitmen kolektif intervensi kebijakan guna memperkokoh sektor agraria dan maritim sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional menuju swasembada total.

Kendati demikian, ledakan antusiasme masyarakat terhadap eksistensi Sherly Tjoanda di Bumi Serambi Madinah sukses mencuri panggung utama (scene-stealer) dalam pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo. Fenomena sosiologis ini sekaligus merefleksikan tingginya magnetisme publik terhadap profil kepemimpinan Sherly di kancah nasional saat ini.

Continue Reading

Gorontalo

Gaya Lugas Wakil Menteri Pertanian: Rahasia Sudaryono Bakar Adrenalin Pejuang Pangan Daerah

Published

on

Gorontalo – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia Sudaryono menitipkan pesan khusus yang mendalam kepada seluruh petani di Provinsi Gorontalo. Para petani diminta untuk melipatgandakan eksitasi semangat dalam memajukan sektor agraris guna memperkuat fondasi program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Instruksi taktis tersebut dilemparkan Sudaryono di sela-sela menghadiri agenda silaturahmi makro bersama pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Tani Merdeka, Asosiasi Pedagang Pasar, serta jajaran kader Partai Gerindra di Gorontalo, Selasa (23/06/2026).

Menyuarakan arahan dengan gaya khasnya yang lugas, komunikatif, dan membumi, Wamentan mengajak para pejuang pangan di daerah untuk konsisten bekerja keras menggenjot kurva produktivitas lahan pertanian mereka.

“Untuk seluruh petani Gorontalo, gas pol, rem blong. Itu saja,” cetus Sudaryono yang langsung disambut riuh antusiasme para peserta yang hadir.

Bagi Sudaryono, persistensi dan determinasi kerja keras para petani di lapangan bertransformasi menjadi pilar penentu yang paling krusial dalam menjaga stabilitas ketersediaan pasokan pangan nasional, terutama di tengah volatilitas iklim dan berbagai tantangan global yang membayangi sektor agrobisnis saat ini.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Kementerian Pertanian (Kementan) ini menyoroti pentingnya akselerasi produksi melalui intensifikasi serta optimalisasi lahan pertanian yang dikelola oleh masyarakat akar rumput.

“Formulanya sederhana, tanam lebih banyak, panen lebih banyak. Kuncinya hanya itu saja,” tegas Sudaryono di hadapan forum.

Pesan penyemangat dari perwakilan pemerintah pusat ini diyakini menjadi stimulus psikologis bagi para petani di Gorontalo untuk memaksimalkan seluruh potensi bentang alam daerah secara holistik. Provinsi Gorontalo sendiri secara historis memegang peranan strategis sebagai salah satu lumbung pangan andalan nasional, khususnya melalui komoditas jagung yang konsisten menjadi pilar penopang ekspor maupun kebutuhan domestik.

Melalui penguatan rajutan kolaborasi lintas sektor—yang mengintegrasikan peran regulator pemerintah, organisasi profesi petani, hingga keterlibatan para pelaku usaha pasar—ekosistem pertanian di Gorontalo diharapkan mampu mencetak swasembada baru yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani sekaligus ketahanan pangan Indonesia.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler