UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
IKA Fisika UNG Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan
Published
5 years agoon
UNG – Bulan ramadhan menjadi bulan yang spesial karena ada kesempatn untuk berbagi yang terbentang luas. Dimana semuat umat muslim yang merayakannya saling berlomba-lomba untuk berbuat baik. Mengingat, di bulan inilah keberkahan, pahala yang berlipat serta ampunan Allah SWT terbuka lebar untuk umat muslim yang ingin memperbanyak pahala dan menghapus dosa-dosanya. Ada banyak cara untuk melakukan kebaikan di bulan Ramadhan, salah satunya yang sudah menjadi tradisi adalah saling berbagi. Entah itu berbagi takjil, menu buka puasa, menu sahur, hingga santunan anak yatim. Hal inilah yang dilakukan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fisika Universitas Negeri Gorontalo Periode 2021-2024.
Pengurus IKA Fisika UNG memfasilitasi donasi alumni Fisika dengan kegiatan sosial berupa Pembagian Takjil di depan Gerbang Kampus I UNG Kota Gorontalo dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama, pemberian bantuan dan santunan bagi pengelola dan anak panti asuhan Harapan Kita Desa Huntu Utara Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango, (9/5/2021).
Pengelola Panti Asuhan, Eflin Panigoro, mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan bantuan yang diberikan oleh Pengurus IKA Fisika UNG sekaligus berbagi rasa berbuka puasa bersama anak panti.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak pengurus IKA Fisika UNG yang telah datang dan memberikan bantuan serta mengadakan buka puasa bersama anak panti,” sambut Eflin.
Dari pihak Jurusan Fisika UNG, yang diwakili oleh Dewa Eka Gede Setiawan, selaku Sekretaris Jurusan Fisika UNG mengapresiasi kegiatan Alumni Fisika berupa pembagian takjil dan buka puasa bersama anak panti asuhan. Jurusan Fisika tetap mendorong kegiatan alumni yang bisa berimbas positif ke pihak kampus maupun luar kampus yakni pemerintah daerah dan masyarakat.
“Apresiasi kami sampaikan untuk kegiatan alumni Fisika UNG, dan akan mendorong kegiatan alumni yang bisa bermanfaat bagi kampus maupun pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Eka.
Moh. Tamrin Sirajuddin, selaku Ketua IKA Fisika UNG Periode 2021-2024 dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini merupakan hasil kesepakatan bersama pengurus dengan tujuan menjalin silaturahmi antara alumni, serta peran serta alumni untuk masyarakat berupa kegiatan sosial dan sosialisasi Jurusan Fisika.
“Tujuannya sebagai bentuk menjalin silaturahmi dengan sesama alumni Fisika UNG. Selain itu juga meningkatkan peran serta alumni untuk masyarakat berupa kegiatan sosial dan sosialisasi Jurusan Fisika,” ujar Tamrin.
Pada akhir kegiatan ditandai dengan pemberian bantuan bahan pokok, santunan dana ke pengelola panti dan 40 orang anak panti asuhan serta foto bersama.
You may like
-
Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM
-
Targetkan Cetak Ratusan Doktor: Rektor Eduart Wolok Pacu Dosen Muda UNG Segera Studi Lanjut
-
Satu-satunya Utusan Kampus: Dosen FKTP UNG Dr. Arfiani Tembus Forum Akuakultur Dunia di Tiongkok
-
Kuota Terbatas Kampus Merah Maron: Pendaftaran Wisuda ke-62 UNG Hanya Sediakan 700 Kursi
-
Tembus Jurnal SINTA 2: Mahasiswa BK UNG Alwi Hasan Temukan Solusi Atasi Academic Burnout
-
Tembus Top 30 Global: Tiga Mahasiswi FEB UNG Siap Rebut Juara di Vietnam
Advertorial
Bawa Misi Desa Wisata Mandiri Energi: Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Resmi Mengabdi di Botutonuo
Published
4 hours agoon
22/06/2026
UNG – Sinergi lintas perguruan tinggi dalam wujud pengabdian masyarakat kembali ditunjukkan oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari kedua institusi bergengsi tersebut secara resmi diterjunkan ke Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (20/06/2026).
Prosesi penerimaan delegasi intelektual muda ini berlangsung hangat di balai desa setempat. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah desa, Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif yang siap menjalankan masa pengabdian komprehensif selama 45 hari ke depan.
Ketua Tim DPL KKN Kolaboratif Ervan Hasan Harun, yang didampingi oleh dua anggota DPL lainnya, Obhin Pakaya dan Jumiati Ilham, memaparkan bahwa program pengabdian tahun ini mengusung misi strategis. Tema spesifik yang diangkat adalah “Pengembangan Desa Wisata Mandiri Energi Berbasis Tenaga Surya untuk Mendukung Sport Tourism Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal.”
Kepala Desa Botutonuo Nuzzul Abdul Radjak menyampaikan apresiasi dan menyambut tangan terbuka kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu tersebut. Ia menilai intervensi dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk memoles potensi pesisir wilayahnya.
“Pemerintah dan masyarakat Desa Botutonuo menerima dengan sangat terbuka pelaksanaan program KKN Kolaboratif ini. Kami berharap seluruh rancangan kegiatan dapat tereksekusi dengan lancar, serta mampu memberikan multiplier effect (dampak ganda) yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga kami,” ujar Nuzzul.
Lebih rinci, Ketua DPL Ervan Hasan Harun menjelaskan bahwa program strategis yang dibawa berorientasi pada lompatan inovasi desa wisata. Fokus garapan mahasiswa tidak sekadar pembenahan fisik, melainkan mencakup optimalisasi sport tourism, penguatan sentra ekonomi kreatif, digitalisasi pemasaran, hingga implementasi teknologi panel surya sebagai suplai energi ramah lingkungan.
Melalui payung kolaborasi UNG dan UGM ini, diharapkan terbangun sinergitas solid antara perguruan tinggi dan entitas masyarakat akar rumput. Selain menargetkan luaran aplikatif sebagai pondasi pengembangan tata ruang wisata berkelanjutan, program ini juga menjadi wujud nyata dukungan kampus terhadap percepatan pembangunan Kawasan Teluk Tomini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan transisi energi terbarukan.
Advertorial
Buka Jalur Afirmasi Kedokteran: Langkah Berani UNG dan Pemkab Parigi Moutong Cetak Dokter Daerah
Published
13 hours agoon
22/06/2026
UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus melebarkan sayap kontribusi akademiknya ke wilayah luar provinsi. Komitmen ekspansi jejaring ini dibuktikan lewat jalinan kemitraan strategis bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, guna mengakselerasi pembangunan daerah dan mutu sumber daya manusia.
Langkah taktis tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. bersama Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, S.Kom. Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Aula Rektorat UNG, Minggu (21/06/2026).
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menegaskan, kolaborasi dengan UNG memiliki nilai geopolitik dan strategis yang sangat tinggi bagi daerahnya. Institusi pendidikan tinggi dinilai sebagai mitra intelektual yang mampu menyuplai pemikiran saintifik untuk melahirkan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat akar rumput.
“Kerja sama ini kami proyeksikan menjadi fondasi kokoh untuk menopang berbagai program strategis daerah, khususnya dalam memetakan serta mengembangkan potensi wilayah serta mendongkrak indeks kualitas sumber daya manusia di Parimo,” urai Erwin Burase usai seremoni.
Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama dalam kesepakatan ini adalah dibukanya keran pemanfaatan Program Afirmasi Fakultas Kedokteran UNG bagi putra-putri berprestasi asal Kabupaten Parigi Moutong. Program afirmasi ini ditargetkan mampu memangkas ketimpangan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Parimo untuk menempuh studi kedokteran, yang nantinya diproyeksikan kembali ke daerah sebagai tenaga medis daerah.
Merespons hal itu, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyambut optimis implementasi dari kesepakatan antardua institusi ini. Baginya, jalinan kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan pengejawantahan dari esensi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup aspek pendidikan, riset, serta pengabdian masyarakat.
“Kami menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial di atas selembar dokumen legalitas belaka. Ini adalah manifestasi nyata komitmen UNG untuk hadir secara konkret, mengintervensi pembangunan daerah, serta mengelevasi tingkat kesejahteraan masyarakat,” tegas Eduart Wolok.
Eduart menambahkan, melalui peta jalan kolaboratif yang disepakati, UNG siap menyuplai dukungan penuh di bidang akademik, kajian riset, transfer inovasi, hingga penguatan kapasitas aparatur sipil maupun masyarakat yang dibutuhkan oleh Pemkab Parigi Moutong. Sinergi ini diharapkan mengukuhkan peran kampus sebagai motor penggerak pembangunan daerah berkelanjutan di kawasan Teluk Tomini.
Advertorial
Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM
Published
2 days agoon
20/06/2026
UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat hilirisasi ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat melalui kemitraan strategis lintas institusi raksasa. Komitmen ini diwujudkan lewat pelepasan 38 mahasiswa terpilih untuk berkompetisi dan mengabdi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif UNG–Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026.
Mengusung tema besar “Mewujudkan Desa Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal,” program prestisius ini diproyeksikan menjadi inkubator bagi mahasiswa kedua universitas untuk menelurkan solusi nyata atas problematika pedesaan melalui instrumen inovasi, sains, dan teknologi tepat guna.
Seremoni pelepasan sekaligus agenda coaching (pembekalan) intensif ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Melalui fase pembekalan ini, para peserta dipersenjatai dengan pemetaan kompetensi taktis sebelum terjun membedah potensi sosiologis di lokasi pengabdian.
Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., merinci bahwa puluhan mahasiswa ini akan disebar secara merata di lima desa yang berada dalam lokus tiga kecamatan di dua kabupaten Provinsi Gorontalo. Sinergi antarkampus ini dibidik untuk memicu lompatan ekonomi kreatif dan tata kelola desa berbasis keunggulan komparatif wilayah masing-masing.
“Mahasiswa tidak boleh memosisikan diri sekadar sebagai pelaksana program formalitas akademik. Mereka dikirim sebagai agent of change (agen perubahan) yang wajib menstimulus inovasi serta menghadirkan resolusi konkret atas hambatan pembangunan yang dihadapi warga desa,” tegas Rosbin Pakaya.
Ia menambahkan, cetak biru KKN kolaboratif ini telah dirancang secara terintegrasi. Fokus gerakan mahasiswa mencakup empat pilar utama, yakni akselerasi ekonomi domestik, transformasi digital birokrasi desa, pemberdayaan pemuda dan perempuan, hingga tata kelola lingkungan yang ramah iklim dan berkelanjutan.
Selaras dengan hal itu, Wakil Rektor Prof. Abdul Hafidz Olii menegaskan bahwa KKN merupakan laboratorium sosial paling sahih bagi mahasiswa. Melalui benturan dinamika di lapangan, kepekaan sosial, kapasitas kepemimpinan, komunikasi publik, serta kemampuan problem-solving mahasiswa akan diuji secara natural.
“Ruang kelas memiliki batasan, namun lapangan pengabdian menyuguhkan realitas tanpa batas. Mahasiswa wajib membangun kemitraan setara dengan jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat demi merancang program kerja yang menghasilkan impact jangka panjang, bukan sekadar program instan,” papar Hafidz.
Menutup arahannya, Prof. Hafidz menggarisbawahi urgensi fase coaching pra-keberangkatan. Pembekalan materi—mulai dari metodologi pemetaan aset desa, strategi pemberdayaan inklusif, manajemen smart village, hingga mitigasi konflik lingkungan—menjadi jaminan bahwa delegasi UNG dan UGM siap menghadapi medan pengabdian dengan status matang dan terukur.
Tak Perlu Terbang ke Makassar: Menikmati Semangkuk Pallubasa Kaya Rempah di Kota Gorontalo
Bawa Misi Desa Wisata Mandiri Energi: Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Resmi Mengabdi di Botutonuo
Berangkat Lengkap Pulang Utuh: Pemkot Gorontalo Sambut 264 Jemaah Haji Kloter 28
Jadi Contoh Pencacahan SE2026: Wawali Indra Gobel Terima Tim BPS di Rumah Jabatan
Hasil Polesan Adhan Dambea: Kawasan Kota Tua Gorontalo Kini Hidup dan Berdenyut di Malam Hari
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
Sasar Rekognisi Global: FIP UNG Desain Pendidikan Teluk Tomini Menuju Internasionalisasi
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah1 month agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
News3 months agoTidak Diperhatikan Pemda Selama Beberapa Tahun, dr. Rizal Alaydrus & Papip Celebes Akhirnnya Turun Tangan Renovasi Asrama Bogor
